Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Penerima BLT Tak Transparan, Warga Sinonoan Akan Polisikan Kepdes

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2020
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) –
Puluhan warga Desa Sinonoan Kecamatan Siabu mendatangi Polres Madina Kamis (21/5) siang.

Warga hendak mengadukan semrawutnya penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa 2020 di desa mereka.

Diantara poin yang dikeluhkan : pemerintah desa kurang transparan menentukan warga penerima manfaat.

Banyak yang kategori berhak tak masuk daftar.

Edy Saputra Nasution gelar Mangaraja Luat, mewakili warga mengatakan pemerintah desa sejak perencanaan BLT DD telah memberi harapan bahwa dana ini nantinya akan merata dibagikan kepada masyarakat. Tetapi akhirnya tidak semua yang mendapat.

“Kasihan pak, photo copy KK dan KTP dikumpulkan dan itu sudah dilakukan, namun saat pembagian banyak nama warga akhirnya tidak dimasukkan, ini menimbulkan kekecewaan”, ungkapnya.

“Kami hanya minta agar daftar penerima itu dipublikasikan saja agar semua bisa mengetahui alasan tidak dapat warga ini, karena menurut penilaian kami banyak yang layak namun tidak dapat”, ungkapnya.

Di tempat yang sama H. Daud Nasution juga warga pengadu mengungkapkan banyak warga yang kecewa dengan penentuan menerima manfaat dari BLT Dana Desa ini.

“Banyak masyarakat yang tidak menerima bantuan sama sekali, ada yang kondisi mengontrak rumah, anak 7 dan perkerjaan serabutan tidak mendapatkan, sementara yang mendapat di depan rumahnnya ada parkir mobil”, tudingnya.

Secara teknis, warga belum melakukan pengaduan karena tidak menyiapkan berkas berkas terutama poin poin aduan.

Usai berdialog dengan petugas jaga di pos masuk Mapolres warga kembali ke Desa Sinonoan untuk mempersiapkan berkas pengaduan.

Sementara itu Kades Sinonoan Hendri H Nasution yang dihubungi wartawan mengatakan bahwa soal siapa saja yang termasuk dapat menerima BLT Dana Desa ini sudah ada ketentuannya dan begitu juga besarannya.

“Kami mohon maaf bahwa tidak semua warga dapat menerima, misalnya jika sudah terdaftar di PKH atau Bansos maka tidak boleh dapat BLT lagi, kami harus selektif karena dana dibatasi”, ungkapnya.

“Bukan hanya itu, tim akan meninjau langsung kondisi warga dan memusyawarahkannya dengan BPD sehingga diambil keputusan sesiapa yang berhak, sangat sulit memang. Namun jika ketentuan pemerintah membolehkan seluruhnya dibagi dan dananya cukup maka kita bagikan semua, malah itu yang kita minta agar semua dapat”, ungkap Kades. (as)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 PNS Pemkab Paluta Terima Penghargaan dari SBY

    2 PNS Pemkab Paluta Terima Penghargaan dari SBY

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGBOLAK- Dua PNS di lingkungan Pemkab Paluta menerima penghargaan Satyalencana Karya Satya dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Tanda kehormatan itu disematkan Wabup Paluta Riskon Hasibuan, di lapangan Merdeka, Lingkungan II, Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, Rabu (17/8). Kedua PNS tersebut adalah H Mara Lobi Siregar yang menjabat Kepala Badan Perizinan dan Pelayanan Terpadu […]

  • Pobsi Lahirkan Atlet Berprestasi Melalui Turnamen Billiar 2011

    Pobsi Lahirkan Atlet Berprestasi Melalui Turnamen Billiar 2011

    • calendar_month Rabu, 4 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN- Turnamen biliar cup tahun 2011 tingkat Kota Psp yang dilaksanakan Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pengcab Pobsi) Kota Psp sejak tanggal 28-31 Desember lalu, di lantai III Pasar Sangkumpal Bonang telah melahirkan atlet beprestasi. Adapun yang tampil sebagai juara untuk tingkat senior yakni, juara I, Ardi, Juara II, Ceppan, Juara III Budi […]

  • Keajaiban Zamzam di Mata Ilmuwan

    Keajaiban Zamzam di Mata Ilmuwan

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Seorang ilmuwan terkenal Jepang, Dr Masasro Imoto, pernah berkata, “Air zamzam memiliki beberapa keistimewan yang tidak tertandingi oleh air biasa.” Merujuk pada sejumlah kajian ilmiahnya terhadap air zamzam dengan teknik nano, ternyata hal itu tidak mampu mengubah karakteristiknya sedikit pun. Apabila setetes air zamzam dicampur ke dalam 1000 tetes air biasa, maka air tersebut akanmemiliki […]

  • Lagu Mandailing Sekarang Tidak Lagi Berbahasa Asli Mandailing

    Lagu Mandailing Sekarang Tidak Lagi Berbahasa Asli Mandailing

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Akibatnya Tak Enak Karena Rasa Mandailing-nya Hilang PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para pencipta lagu-lagu Mandailing diminta untuk menerapkan bahasa Mandailing yang asli, bukan bahasa campuran. Sebab, saat ini album lagu-lagu Mandailing yang beredar sudah jauh dari bahasa dan ejaan Mandailing itu sendiri. Demikian diungkapkan sejumlah warga Panyabungan kepada Mandailing Online, Kamis (28/7/2016) terkait kekecewaan mereka  […]

  • Kecurangan Pilkada Madina 2020 Dinilai Lebih Dahsyat dari Kotawaringin Barat 2010

    Kecurangan Pilkada Madina 2020 Dinilai Lebih Dahsyat dari Kotawaringin Barat 2010

    • calendar_month Senin, 21 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kecurangan di Pilkada Mandaiiling Natal tahun 2020 dinilai lebih dahsyat dari kecurangan Pilkada Kotawaringin Barat tahun 2010. Mantan Ketua Umum Ima Tabagsel priode 2010-2012, Misron Saidi Batubara,ST menyatakan itu kepada Mandailing Online, Senin (21/12/2020) di Panyabungan. Menurutnya, fakta-fakta memberikan indikasi kecurangan yang bersifat terstruktur, sistematis dan massif di Pilkada Mandailing Natal […]

  • Waralaba Khas Mandailing

    Waralaba Khas Mandailing

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Selama ini Mandailing terlalu lama berdiri di ujung rantai ekonomi: menanam, memetik, mengolah, lalu menjual murah. Sementara keuntungan besar justru sering dinikmati mereka yang datang belakangan: pemilik merek, pemilik jaringan, pemilik sistem, dan pemilik cerita. Kopi Mandailing tumbuh dari tanah pegunungan. Tetapi nilai paling mahalnya sering muncul setelah: * […]

expand_less