Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Pejabat Dinkes Harus Minta Maaf Kepada Rakyat Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
  • print Cetak

Ustad Sahminan Rangkuti

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pejabat di Dinas Kesehatan didesak meminta maaf kepada seluruh rakyat Madina terkait kesalahan input data covid-19 penyebab Madina masuk PKPM Level 4.

Desakan itu dicuatkan ustad Sahminan Rangkuti, Rabu (18/9/2021).

Jangan gara-gara oknum tertentu di Dinas Kesehatan Mandailing Natal (Madina), rakyat jadi korban menanggung rugi yang sangat besar.

“Mau salah input kek, error kek, mau merusak citra bupati kek, mau ningkatkan dana covid kek, itu tak penting. Yang penting adalah yang bersangkutan harus minta ma’af kepada seluruh rakyat Mandailing Natal,” ujar ustad Sahminan nada tinggi.

Menurutnya, permintaan maaf dan klarifikasi diucapkan dalam bentuk audio visual (video).

“Kalau data itu konkrit kita tidak keberatan. Ini dampaknya kepada masyarakat luas sangat luar biasa. Level 4 membatasi aktifitas rakyat lho. Makanya saya minta mereka  meminta maaf kepada rakyat Madina,” katanya.

PPKM Level 4 yang mewajibkan gerak masyarakat akan menyebabkan terganggunya rakyat mencari nafkah. Roda ekonomi akan melambat.

Di sektor pendidikan juga terdampak. Sistem Pembelajaran Tatap Muka Terbatas baru saja beberapa hari dimulai di Madina, namun akan dihentikan lagi gara-gara PPKM level 4 ini.

“Para orangtua baru saja membeli baju sekolah anak-anaknya, sepatu. Karena dua tahun sekolah tutup. Ini  tiba-tiba sekolah tatap muka harus dihentikan kembali hanya gara-gara satu dua orang,” keluh Sahminan.

Sehari sebelumnya, kesalahan peng-input-an data itu dinyatakan menjadi penyebab Madina masuk PPKM Level 4.

Kepala Dinas Kesehatan Madina, dr Syarifuddin telah menyatakan secara resmi di rapat Forkopinda, Selasa (7/9/2021) bahwa terjadi kesalahan input data oleh pejabat di instansi itu.

Pihak Polres Madina tengah melakukan investigasi terhadap masalah ini.

Penetapan Kabupaten Mandailing Natal berstatus level 4 sebaran covid-19 berdasar Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 40 Tahun 2021.

Inmendagri itu menginstruksikan pembatasan sosial di daerah-daerah level 4 tersebut sesuai variabel-variabel yang ditetapkan dalam skema PPKM dalam upaya penanggulangan vandemi covid-19.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lubuk Larangan : Pecandu Hingga Pembeli (2)

    Lubuk Larangan : Pecandu Hingga Pembeli (2)

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : Dahlan Batubara   Para pecandu Lubuk Larangan juga terdapat 2 variasi motivasinya. Motif pertama : ikan yang ditangkap hanya untuk konsumsi keluarganya semata alias tak dijual. Motif kedua : sebagian ikan untuk konsumsi keluarga, sebagian untuk dijual. Harga tiket dua variasi. Untuk orang luar desa lebih mahal dibanding penduduk desa setempat. Di […]

  • Jeratan Pinjol Kian Mencemaskan, Bagaimana Menyikapinya?

    Jeratan Pinjol Kian Mencemaskan, Bagaimana Menyikapinya?

    • calendar_month Jumat, 28 Jul 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Radayu Irawan, S.Pt Tren pinjaman online (pinjol) kian mencemaskan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja outstanding pembiayaan fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjol, terus naik. Tercatat pada Mei 2023 sebesar Rp51,46 triliun atau tumbuh sebesar 28,11% dari tahun lalu. Dari jumlah tersebut, sebesar 38,39% disalurkan kepada pelaku UMKM dengan penyaluran pelaku usaha perseorangan Rp15,63 […]

  • Pemerintah Terbitkan Hak Paten Kopi Mandailing

    Pemerintah Terbitkan Hak Paten Kopi Mandailing

    • calendar_month Kamis, 3 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Pemerintah Indonesia telah menerbitkan hak paten bagi kopi Mandailing, yakni Hak Paten Indikasi Geografis Kopi Arabika Sumatera Mandailing. Sertifikat hak paten itu diserahkan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasona Laoly  kepada Bupati Madina di gedung Graha Pengayom Kemenkum HAM RI, Jakarta, Kamis (3/11). Demikian diungkap Ketua Masyarakat Perlindungan Indikasi Georafis […]

  • Membangun Kembali Koperasi Pertanian, Perlukah?

    Membangun Kembali Koperasi Pertanian, Perlukah?

    • calendar_month Jumat, 1 Jun 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Rizki Puspita Dewanti Mahasiswa Pascasarjana Magister Sains Agribisnis IPB   Meninjau kembali koperasi Indonesia masa Orde Lama Vs Orde Baru Secara konstitusi, Indonesia memberikan ruang yang sangat luas pada gerakan koperasi. Koperasi juga diyakini sangat sesuai dengan budaya dan tata kehidupan bangsa Indonesia. Pada masa Orde Lama, koperasi di Indonesia khususnya koperasi pertanian […]

  • JKA Dibatasi, Akses Kesehatan Terbelah

    JKA Dibatasi, Akses Kesehatan Terbelah

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Irfandi, S. Pd   Pemerintah Aceh melakukan penyesuaian terhadap program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) yang akan mulai berlaku pada 1 Mei 2026. Dalam kebijakan baru ini, warga yang tergolong mampu tidak lagi ditanggung biaya kesehatannya oleh pemerintah daerah. Langkah ini diambil sebagai respons atas kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami tekanan. Kebijakan tersebut […]

  • Menko Perekonomian Kunjungi Kampoeng Kaos Madina

    Menko Perekonomian Kunjungi Kampoeng Kaos Madina

    • calendar_month Jumat, 11 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menteri Perekonomian RI, Darmin Nasution menyatakan industri salah satu upaya mendongkrak perekonomian daerah. Itu dikatakannya saat mengunjungi Kampoeng Kaos Madina di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Jum’at (11/5/2018). Kampoeng Kaos merupakan industri kreatif yang memproduksi berbagai jenis kaos, batik Mandailing, Gordang Sambilan serta banyak ragam pernak pernik khas Mandailing. Darmin menyatakan, industri […]

expand_less