Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

SDM Mumpuni, RSUD Panyabungan Layak Jadi Rujukan

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Senin, 25 Okt 2021
  • print Cetak

dr. Rusli Menerima Secara Langsung Kedatangan Komisi IV DPRD Madina di RSUD Panyabungan.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sumber daya manusia (SDM) di RSUD Panyabungan dilihat dari keberadaan tenaga medis dan tingkat pendidikan sangat mumpuni sehingga seharusnya sudah layak jadi rumah sakit rujukan di wilayah Tabagsel.

Demikian disampaikan Direktur RSUD Panyabungan dr. Rusli Pulungan saat menerima kunjungan Komisi IV DPRD Madina pada Senin (25/10).

“RSUD harusnya menjadi pilihan pertama masyarakat karena sesuai SDM, RSUD Panyabungan sangat mumpuni. Bahkan ketersediaan dokter spesialis masih lebih baik dari rumah sakit lain di wilayah Tabagsel,” katanya.

Rusli menambahkan, pemerintah terus mendorong hadirnya dokter-dokter spesialis di RSUD Panyabungan. Termasuk dokter kulit dan dokter jantung.

Rusli memaparkan meskipun punya SDM mumpuni masih banyak masyarakat yang memilih berobat ke rumah sakit lain karena beberapa hal. Salah satunya faktor pelayanan.

“Seperti yang disampaikan bapak-bapak dan ibu dewan dari Komisi IV, salah satu keluhan masyarakat adalah pelayanan yang masih perlu peningkatan,” jelasnya.

dr. Rusli mengungkapkan bahwa selama ini sudah ada perbaikan pelayanan terhadap pasien tetapi dalam pandangan masyarakat masih perlu banyak perbaikan.

Ia pun berharap kedatangan Komisi IV DPRD Madina ke RSUD Panyabungan memberikan dampak baik.

“Dengan adanya pertemuan ini, kita berharap keluhan layanan bisa diminimalisir, terjadi peningkatan peranan komite medik,” harapnya.

Untuk bisa menjadi rujukan, terang Rusli, RSUD harus berbenah dan pemerintah juga harus memberikan perhatian terhadap pegawai yang bertugas.

“Pemerintah juga harus hadir dan memperhatikan pegawai di sini. Terutama kesejahteraan dan kepastian status mereka,” ujarnya.

Sementara dari internal RSUD akan meningkatkan skill paramedis dengan melaksanakan pelatihan-pelatihan, termasuk pelatihan komunikasi.

“Pelayanan itu bukan hanya mengobati pasien, tapi juga komunikasi baik verbal maupun gestur tubuh,” imbuhnya.

Untuk diketahui saat ini ada 19 dokter spesialis, 4 dokter gigi dan 15 dokter umum yang bertugas di DPRD. Itu belum termasuk tenaga kesehatan lainnya seperti perawat dan bidan yang jumlahnya hampir mencapai 100 orang.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Huta Baringin TB Salurkan BLT Tahap I 2021

    Desa Huta Baringin TB Salurkan BLT Tahap I 2021

    • calendar_month Jumat, 23 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandaiiling Online) – Desa Huta Baringin TB, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandaiiling Natal menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun 2021. Pantauan di lapangan, penyaluran BLT di aula gedung serbaguna Desa Huta Baringin TB, Jum’at (23/4/2021) dengan mematuhi protokol kesehatan Covid19. Kepala Desa Huta Baringin TB, Rahmad Syah Lubis di sela-sela penyaluran mengatakan […]

  • Jelang Lebaran Kendaraan Penumpang Harus Fit

    Jelang Lebaran Kendaraan Penumpang Harus Fit

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINTANG – Mngantisipasi terajadinya kecelakaan pada arus mudik lebaran mendatang, para pengusaha angkutan umum di Kabupaten Sintang diminta untuk memperhatikan kendaraan yang akan dipergunakan untuk mengangkut penumpang. “Jangan hanya karena ingin mengejar keuntungan semata kita kemudian mengabaikan keselamatan penumpang dengan menggunakan kendaraan yang sudah tidak layak lagi, itu dilarang,” kata kepala dinas perhubungan Kabupaten Sintang […]

  • Unjukrasa Karyawan PT.RMM Berlanjut

    Unjukrasa Karyawan PT.RMM Berlanjut

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aksi unjukrasa sekitar 500 karyawan dan karyawati PT.RMM (Rimba Mujur Mahkota) sejak selasa lalu belum berakhir hingga Jum’at (17/4). Aksi unjukrasa pertama pada selasa berlangsung di kantor distrik PT.RMM Kebun Sikarakara, Kecamatan Natal, Mandailing Natal (Madina). Tak mendapat jawaban sesuai dengan tuntutan, aksi berlanjut ke lapangan kantor Dinas Kependudukan Catatan […]

  • Tragedi Pemerkosaan di Madina, Sejumlah Wartawan dan Pengacara Siap Dampingi Korban

    Tragedi Pemerkosaan di Madina, Sejumlah Wartawan dan Pengacara Siap Dampingi Korban

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah wartawan dan pengacara di Kabupaten Mandailing Natal menyatakan siap mendampingi korban pemerkosaan SN (20) Wanita asal Panyabungan yang terjadi beberapa waktu lalu oleh sejumlah pemuda di salah satu gedung kosong di Taman Raja Batu Panyabungan pada Rabu (06/11) sekitar pukul 15.00 Wib. Kejadian ini sontak membuat sejumlah wartawan dan pengacara […]

  • Jemaah Haji Asal Madina Jalin Kerja Sama Dengan KKSU

    Jemaah Haji Asal Madina Jalin Kerja Sama Dengan KKSU

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MAKKAH (Mandailing Online) – Untuk memperlancar pelaksanaan ibadah haji di Mekkah dan Armina,  jemaah haji asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang tergabung dalam kloter 3 Medan menjalin kerja sama dengan Kerukunan Keluarga Sumatera Utara (KKSU) yang tinggal di Mekkah. Itu dikatakan Ketua Kloter 3 Embarkasi Medan, Ahmad Zainul Khobir Batubara, S. Ag, MM, Jum’at […]

  • Kades Hutatinggi Akui Kasih Fee ke Oknum Untuk Memuluskan Pencairan Dana Pembangunan MCK Masjid Nurul Iman

    Kades Hutatinggi Akui Kasih Fee ke Oknum Untuk Memuluskan Pencairan Dana Pembangunan MCK Masjid Nurul Iman

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): terkait pembangunan mandi cuci kakus ( MCK ) masjid Nurul Iman di Desa Hutatinggi, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Madina. Kepala Desa Muhammad Taufik, mengungkapkan pengakuan mengejutkan. Ia mengaku dana bantuan pembangunan MCK itu tidak sepenuhnya digunakan untuk pembangunan MCK. ” untuk memuluskan pencairan dana pembangunan MCK Masjid senilai Rp.400.000.000 itu, […]

expand_less