Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

MMI Kembali Desak Hulman Sitorus Dilengserkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
  • print Cetak


PEMATANGSIANTAR :
Majelis Muslimin Indonesia (MMI) kembali mendesak Hulman Sitorus dilengserkan dari jabatannya sebagai Wali Kota Pematangsiantar periode 2010-2015, karena diduga memilik ijazah palsu.

Desakan ini disampaikan ratusan massa MMI saat melakukan aksi unjuk rasa di gedung DPRD Kota Pematangsiantar Jalan H Adam Malik, Senin 14 Februari 2011. Kedatangan massa ini dengan membawa spanduk dan poster yang mendesak Hulman Sitorus mundur dari jabatannya.

Kordinator aksi MMI, Bona Tua Naipos-pos menuturkan, kedatangan pihaknya untuk menuntut janji dari Ketua DPRD Marulitua Hutapea saat aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu, termasuk mendesak agar Hulman Sitorus dilengserkan, karena saat dilantik menggunakan stempel palsu Ketua DPRD.

Dalam pernyataan sikapnya, MMI juga mendesak DPRD agar membetuk tim Panitia Khusus (Pansus) mengenai ijazah Hulman Sitorus yang diduga palsu, masalah penggunaan stempel Ketua DPRD, serta hasil urine dan darah. MMI juga menyinggung keberadaan Eliakim Simanjuntak yang merupakan orang dekat Hulman Sitorus, dimana dinilai tidak jelas statusnya di rumah dinas wali kota.

Program Hulman Sitorus juga dinilai tidak jelas arahnya, termasuk janji pencairan voucer yang dibagikan tim sukses Hulman-Koni saat Pemillukada 20110. Hal lain disampaikan MMI menyangkut status SMA Negeri 4 dan SMA Negeri 5 yang tidak jelas tempat dan keberadaannya.

Massa MMI juga mendesak agar Marulitua keluar untuk menemui mereka, karena secara bersamaan DPRD sedang melukan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Plafon Perhitungan Anggaran Sementara (PPAS). Beberapa anggota dewan seperti Saud Simanjuntak, Aulul Imran, dan Chondri Horas Silitongan berusaha menemui massa. Namun, massa MMI menolaknya dan menginginkan bertemu langsung dengan Ketua DPRD. Tak berapa lama, Marulitua akhrinya keluar dan menemui massa.

Menurut Maruli terkait dugaan ijazah palsu maupun penggunaan stempel Ketua DPRD telah dilaporkannya beberapa waktu lalu pada aparat penegak hukum. Sedangkan menyangkut hasil urine dan darah Hulman Sitorus, politisi Partai Demokrat mengaku hanya mengetahuinya dari massa media.

“DPRD sangat sulit menindaklanjutinya, jika tidak ada data maupun bukti-bukti,” ujarnya.

Dalam aksi kali ini, sempat terjadi perdebatan antara Bona Tua Naipos-pos yang juga penasehat MMI dengan angggota DPRD, Aulul Imran menyangkut isu hasil urine dan darah Hulman Sitorus yang diduga merupakan milik Eliakim Simanjuntak. Aksi MMI berlanjut dengan mendatangi rumdis wali kota di Jalan MH Sitorus, dan tak berapa lama massa membubarkan diri. (js)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua DPRD Palas Kunjungi Kampoeng Kaos Madina

    Wakil Ketua DPRD Palas Kunjungi Kampoeng Kaos Madina

    • calendar_month Kamis, 2 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KKM Serupa Perlu Didirikan di Palas   Panyabungan (MO)- Industri kaos yang berlatar semangat etnis dan budaya Mandailing yang dilakoni Kampoeng Kaos Madina (KKM), telah menarik simpati dari kalangan politisi di Kabupaten Padang Lawas (Palas). Wakil Ketua DPRD Palas, Ammar Makruf Lubis berkunjung ke base camp Kampoeng Kaos Madina, di Sipolu-polu, Panyabungan, Madina, Rabu […]

  • Dana Beasiswa Minim, IMMAN Kecewa

    Dana Beasiswa Minim, IMMAN Kecewa

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PADANGSIDEMPUAN (Mandailing Online) – Organisasi mahasiswa menyatakan kecewa menyikapi minimnya dana Beasiswa Miskin Berperatasi di RAPBD Madina TA 2020. Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMMAN) Padangsidempuan dalam rilis pers yang dikirim kepada Mandailing Online, Rabu (18/12/2019) mendesak DPRD Madina berjuang menaikkan dana beasiswa itu di pembahasan RAPBD sebelum ditetapkan menjadi APBD. Pada Selasa kemarin, […]

  • Visi Misi Calon Bupati/Wakil Bupati Yusuf Nasution-Imron Lubis

    Visi Misi Calon Bupati/Wakil Bupati Yusuf Nasution-Imron Lubis

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      (Bagian 3 dari 3)   VII. PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Untuk mencapai tujuan dan sasaran sebagaimana telah dirumuskan, pasangan calon Bupati Mandailing Natal Tahun 2016 – 2021, Drs. M. Yusuf Nasution, M.Si dan H. Imron, S.Pd, M.M, maka disusunlah program – program pembangunan dengan pengelompokan sesuai dengan misi sebagai berikut :   Misi Pertama : […]

  • Tingkat Kehadiran ke TPS Minim

    Tingkat Kehadiran ke TPS Minim

    • calendar_month Rabu, 9 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di sejumlah kawasan Kabupaten Mandailing Natal tingkat kehadiran warga ke TPS menyalurkan hak pilihnya, minim. Pantauan Mandailing Online, Rabu (9/12) di beberapa TPS pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2015, menunjukkan persentase tingkat kehadiran sekitar 50 hingga 60 persen. Di TPS 1 Kelurahan Gunung Baringin Kecamatan Panyabungan Timur, dari sekitar 451 total […]

  • Bawaslu Harus Revisi Panwaslu

    Bawaslu Harus Revisi Panwaslu

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan,Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) As Imran Khaitami menyatakan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) harus merevisi seluruh anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kepala Daerah (Panwaslukada) Madina, sebelum pemungutan suara ulang dilaksanakan. “Saya khawatir, apabila Bawaslu tidak merevisi anggota panwaslu dalam menghadapi pemiluka ulang nanti, kemungkinan besar hasilnya kembali tidak baik dan lagi-lagi merugikan masyarakat […]

  • Atika di Kesulitan Jangkau Zona Banjir

    Atika di Kesulitan Jangkau Zona Banjir

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kawasan Pantai Barat merupakan zona terparah hantaman banjir di Mandailing Natal (Madina). Bahkan hari Senin (20/12/2021) atau dua hari setelah banjir melanda masih banyak desa di kawasan ini belum terjangkau tim pemerintah menyebabkan penanganan terkendala. Itu pula akhirnya Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution harus melewati jalur Batang Toru-Natal untuk bisa mencapai dua kecamatan […]

expand_less