Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

MMI Kembali Desak Hulman Sitorus Dilengserkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
  • print Cetak


PEMATANGSIANTAR :
Majelis Muslimin Indonesia (MMI) kembali mendesak Hulman Sitorus dilengserkan dari jabatannya sebagai Wali Kota Pematangsiantar periode 2010-2015, karena diduga memilik ijazah palsu.

Desakan ini disampaikan ratusan massa MMI saat melakukan aksi unjuk rasa di gedung DPRD Kota Pematangsiantar Jalan H Adam Malik, Senin 14 Februari 2011. Kedatangan massa ini dengan membawa spanduk dan poster yang mendesak Hulman Sitorus mundur dari jabatannya.

Kordinator aksi MMI, Bona Tua Naipos-pos menuturkan, kedatangan pihaknya untuk menuntut janji dari Ketua DPRD Marulitua Hutapea saat aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu, termasuk mendesak agar Hulman Sitorus dilengserkan, karena saat dilantik menggunakan stempel palsu Ketua DPRD.

Dalam pernyataan sikapnya, MMI juga mendesak DPRD agar membetuk tim Panitia Khusus (Pansus) mengenai ijazah Hulman Sitorus yang diduga palsu, masalah penggunaan stempel Ketua DPRD, serta hasil urine dan darah. MMI juga menyinggung keberadaan Eliakim Simanjuntak yang merupakan orang dekat Hulman Sitorus, dimana dinilai tidak jelas statusnya di rumah dinas wali kota.

Program Hulman Sitorus juga dinilai tidak jelas arahnya, termasuk janji pencairan voucer yang dibagikan tim sukses Hulman-Koni saat Pemillukada 20110. Hal lain disampaikan MMI menyangkut status SMA Negeri 4 dan SMA Negeri 5 yang tidak jelas tempat dan keberadaannya.

Massa MMI juga mendesak agar Marulitua keluar untuk menemui mereka, karena secara bersamaan DPRD sedang melukan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Plafon Perhitungan Anggaran Sementara (PPAS). Beberapa anggota dewan seperti Saud Simanjuntak, Aulul Imran, dan Chondri Horas Silitongan berusaha menemui massa. Namun, massa MMI menolaknya dan menginginkan bertemu langsung dengan Ketua DPRD. Tak berapa lama, Marulitua akhrinya keluar dan menemui massa.

Menurut Maruli terkait dugaan ijazah palsu maupun penggunaan stempel Ketua DPRD telah dilaporkannya beberapa waktu lalu pada aparat penegak hukum. Sedangkan menyangkut hasil urine dan darah Hulman Sitorus, politisi Partai Demokrat mengaku hanya mengetahuinya dari massa media.

“DPRD sangat sulit menindaklanjutinya, jika tidak ada data maupun bukti-bukti,” ujarnya.

Dalam aksi kali ini, sempat terjadi perdebatan antara Bona Tua Naipos-pos yang juga penasehat MMI dengan angggota DPRD, Aulul Imran menyangkut isu hasil urine dan darah Hulman Sitorus yang diduga merupakan milik Eliakim Simanjuntak. Aksi MMI berlanjut dengan mendatangi rumdis wali kota di Jalan MH Sitorus, dan tak berapa lama massa membubarkan diri. (js)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Kandidat Bupati Madina Yang Muncul

    Tiga Kandidat Bupati Madina Yang Muncul

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski tahapan pendaftaran bakal calon bupati Madina ke KPU diperkirakan bulan Juni, namun sejauh ini sudah muncul 3 kandidat yang mendaftar ke partai-partai politik. Ketiga nama itu adalah Saparuddin Haji Lubis, Ivan Iskandar Batubara dan Dahlan Hasan Nasution. Saparuddin Haji Lubis atau akrab dipanggil Akong berasal dari kalangan dunia usaha. […]

  • Gordang Sambilan Terbesar di Dunia Iringi Harun-Ichwan ke KPU

    Gordang Sambilan Terbesar di Dunia Iringi Harun-Ichwan ke KPU

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ada keunikan ketika pasangan Harun Mustafa Nasution-Ichwan Husein Nasution mendaftar sebagai bakal calon bupati/wakil bupati ke KPU Mandailing Natal, Sumut, Kamis (29/8/2024). Keunikannya adalah kehadiran Gordang Sambilan raksasa di konvoi rombongan pengiring. Rombongan bergerak dari pesantren Musthofawiyah, Purba Baru menuju Panyabungan. Lalu dari Panyabungan II rombongan jalan kaki ke kantor KPU […]

  • Sosok Ir. H. Zubeir Lubis

    Sosok Ir. H. Zubeir Lubis

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hari ini Sabtu pagi (5/9/2020), pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina), H.M. Sofwat Nasution dan Ir. H. Zubeir Lubis (Sofwat-Beir) mendaftar di KPU Madina. Inilah sosok Ir. H. Zubeir Lubis. Ir. H. Zubeir Lubis. Ia adalah seorang politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Beliau figur yang low profile, agamais, dan bergaul dengan semua […]

  • REFORMULASI PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS: ANTARA PERDESAAN DAN PERKOTAAN

    REFORMULASI PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS: ANTARA PERDESAAN DAN PERKOTAAN

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Rahmad Daulay*   PENDAHULUAN Permasalahan gizi di Indonesia masih menjadi isu serius yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), proporsi populasi stunting pada anak usia di bawah lima tahun masih cukup tinggi terutama di wilayah dengan tingkat kemiskinan dan akses pangan yang rendah. Pemerintah telah mencanangkan […]

  • Perkuat Argumentasi Hukum. Kuasa Hukum Cabup-Cawabup Madina Serahkan Puluhan Alat Bukti ke MK

    Perkuat Argumentasi Hukum. Kuasa Hukum Cabup-Cawabup Madina Serahkan Puluhan Alat Bukti ke MK

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    JAKARTA( Mandailing Online ): – Ketua Tim Kuasa Hukum Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal Nomor Urut 1 Harun Mustafa Nasution dan Muhammad Ichwan Husein Nasution, Salman Alfarisi Simanjuntak menyerahkan puluhan alat bukti baru ke Mahkamah Konstitusi (MK). Alat bukti tersebut, kata Salman dalam rangka memperkuat argumentasi paslon nomor urut 1 […]

  • Istri Otak Pembunuhan Suami, Pembunuh Bayaran Dibekuk

    Istri Otak Pembunuhan Suami, Pembunuh Bayaran Dibekuk

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN –  Petugas dari Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan, Sumut, bergerak cepat setelah Nurhayani Siregar, ibu tiga anak, mengakui telah membayar orang untuk membunuh suaminya, Armansyah Harahap (39). Dalam hitungan jam, setelah Nurhayani mengakui perbuatannya, sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa (8/9), polisi menangkap tiga pelaku lainnya. Ironisnya, ketiga pelaku yang ditangkap itu diketahui satu keluarga yang […]

expand_less