Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

TNBG Madina : Kalau Ada Oknum Atasnamakan TNBG Madina Untuk Tambang Emas Ilegal, Segera Laporkan. Tambang Ilegal di Aek Bontar Segera Ditindak

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • print Cetak

Alat berat milik pelaku tambang yang beroperasi dikawasan TNBG Madina ( ist )

MADINA ( Mandailing Online ): Masih beroperasinya aktifitas tambang emas ilegal dengan menggunakan alat berat jenis excavator di aek bontar Kecamatan Kotanopan yang merupakan kawaaan  Taman Nasional Batang Gadis ( TNBG ) Madina membuktikan Balai TNBG di Madina tak berdaya.

Menanggapi hal ini, Kepala Tata Usaha (KTU) Balai TNBG Madina Herbert Aritonang menyampaikan, tidak pernah ada persetujuan atau izin dari Balai Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) terhadap aktifitas pertambangan emas ilegal. Terkait informasi adanya aktifitas di wilayah aek bontar pihaknya akan segera melakukan penindakan.

“Tidak ada aktivitas pertambangan emas ilegal yang mendapat ijin dari Balai TNBG. Apabila ada yang mengatasnamakan TNBG agar dilaporkan kepada pihak berwajib.
Balai TNBG akan melakukan penindakan ke lokasi yang dilaporkan” Jelas KTU Balai TNBG Herbert Aritonang, Jum’at (27/02/26) seperti dikuti dari Metro7News.com.

Kerusakan TNBG dampak pertambangan emas ilegal dikawasan Taman Nasional Batang Gadis Madina ( ist )

Seperti diketahui, aktifitas tambang emas ilegal di kawasan TNBG lokasi aek bontar dilakukan oknum pengusaha tambang ilegal asal Sumatra Barat. Aek bontar sendiri diketahui memang daerah perbatasan antara Sumatra Utara dengan Sumatera Barat tepatnya Kabupaten Pasaman Barat.

Berdasarkan informasi yang disampaikan masyarakat, aktivitas tambang emas ilegal dikawasan itu di koordinatori MTN alias Taan warga Jorong Panggambiran Kecamatan Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat. Namun ada diduga oknum pemodal yang merupakan purnawirawan Polri.

Sementara itu Humas Polres Pasaman Barat melalui akun media sosial “X” menyampaikan akan segera melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap warga Pasaman Barat yang terindikasi melakukan aktivitas tambang emas ilegl, serta menyampaikan bahwa telah pernah dilakukan sosialisasi dan penindakan hukum terhadap pelaku.

“Untuk masalah PETI telah Kami lakukan sosialisasi dan penegakan Hukum dan saat ini masih dalam proses hukum terhadap Kasus tersebut dan dalam penanganan tambang emas ilegal, kami telah laksanakan juga giat koordinasi dengan Pemda dan Kodim dengan tokoh – tokoh Masyarakat agar bisa bersama – sama untuk menghentikan kegiatan tersebut” jelas Humas Polres Pasaman Barat. ( napi )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemudik di Madina Turun 50%

    Pemudik di Madina Turun 50%

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Hari Raya Idul Fitri tahun ini jumlah pemudik turun 50% bila dibandingkan dengan tahun – tahun kemarin demikian dikatakann Wakil Ketua Organda Madina, Palit Nasution kepada wartawan (MB).

  • Program Berobat Gratis dari Pemkab Madina Tetap Berlaku 2025

    Program Berobat Gratis dari Pemkab Madina Tetap Berlaku 2025

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Kesehatan mengumumkan bahwasanya program nasional Universal Health Coverage (UHC) atau BPJS Kesehatan gratis tetap berlaku di tahun 2025. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Madina dr. H. Mhd Faisal Situmorang, Senin (7/1/2025). Faisal menerangkan Pemkab Madina dibawah kepemimpinan Bupati HM Ja’far Sukhairi Nasution […]

  • UKT Bukti Komersialisasi Pendidikan Tinggi?

    UKT Bukti Komersialisasi Pendidikan Tinggi?

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan Tinggi di Indonesia kembali menuai kontroversi. Pasalnya, terjadi polemik yang sangat menyita perhatian publik terkait biaya UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang semakin tinggi. Meskipun tidak semua PTN maupun PTS memberlakukan biaya UKT dengan angka yang tinggi, tetapi sejumlah PTN yang sejatinya adalah plat merah, seperti menyaingi biaya kuliah perguruan […]

  • Pemkab Madina Masih Verifikasi Dana TT untuk Relokasi Pasar Baru Panyabungan

    Pemkab Madina Masih Verifikasi Dana TT untuk Relokasi Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) sejauh ini masih memverifikasi poin-poin pembiayaan dari pos anggaran Dana Tak Terduga untuk pengerjaan relokasi Pasar Baru Panyabungan. Itu dikatakan Kepala Bagian Humas Pemkab Madina, Muktar Afandi Lubis menjawab Mandailing Online via telefon selular, Selasa (24/7/2018). Verifikasi itu perlu dilakukan agar pengunaan dana TT untuk […]

  • Wabup Jakfar Sukhairi : 40 % Dana Desa Harus Uang Tunai Untuk Warga

    Wabup Jakfar Sukhairi : 40 % Dana Desa Harus Uang Tunai Untuk Warga

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, H.M Ja’far Sukhairi Nasution menghimbau agar 40 persen pagu Dana Desa (DD) dialihkan ke dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga yang kian berat secara ekonomi dampak pandemi Corona (Covid-19). Dia juga meminta dukungan semua pihak agar pengalihan 40 persen itu mampu diaplikasikan para kepala desa. “Ini […]

  • Bupati Madina Bantah Terlibat Korupsi Taman Raja Batu

    Bupati Madina Bantah Terlibat Korupsi Taman Raja Batu

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Sumut, Dahlan Nasution membantah soal dugaan korupsi di kasus Tapian Sirisiri dan Taman Raja Batu. Kalau ada kerugian negara yang terjadi, dia meminta agar ditetapkan siapa yang bersalah. “Saya enggak ada pernah korupsi, kok… Jangankan beratus juta, serupiah pun saya tidak ada korupsi di Madina. Kalau ada dapat […]

expand_less