Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Wabup Jakfar Sukhairi : 40 % Dana Desa Harus Uang Tunai Untuk Warga

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2020
  • print Cetak

H.M Ja’far Sukhairi Nasution

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, H.M Ja’far Sukhairi Nasution menghimbau agar 40 persen pagu Dana Desa (DD) dialihkan ke dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga yang kian berat secara ekonomi dampak pandemi Corona (Covid-19).

Dia juga meminta dukungan semua pihak agar pengalihan 40 persen itu mampu diaplikasikan para kepala desa.

“Ini demi kemanusiaan. Persoalan ekonomi yang menurun secara nasional telah berdampak di dearah kita,” katanya Senin (20/4/2020) menjawab wartawan.

Meski sebelumnya Pemkab Madina sudah sempat membahas penggunaan DD dikisaran 14 persen untuk bantuan tunai, namun berdasar perkembangan ekonomi dan demi untuk dan atas nama kemanusiaan, harus dinaikkan menjadi 40 persen.

“Kebutuhan masyarakat yang urgen dan semestinya menjadi atensi bagi semua para pemangku kebijakan, karena re-alokasi Dana Desa ini sudah jelas bisa dilakukan sesuai Permendes terbaru yang mengatakan bahwa BLT bukan dalam bentuk bahan sembako, melainkan uang tunai,” katanya.

Kebijakan pemerintah pusat tersebut, katannya tentu sudah didasari pertimbangan matang, karenanya harus diresfon pemerintah daerah secara objektif, jangan kaku dalam konteks menyelamatkan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Efek kekurangan sembako ini bisa memicu kerusuhan jika tidak diantisipasi dini dari sekarang, apa lagi saat ini sudah menjelang bulan Ramadhan disusul hari raya Idul Fitri tentunya tuntutan kebutuhan masyarakat semakin tinggi.

Wakil Bupati Jakfar Sukhairi juga meminta kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (selaku instansi yang mengkordinir Dana Desa), Camat, dan Kepala Desa di Madina bisa bersinergi dengan mengutamakan program-program desa yang bersifat vital, dan mengesampingkan dulu pengalokasian DD yang sifatnya belum mendesak seperti pengadaan pemadam kebakaran, alat musik, lampu jalan, bangunan fisik desa, dan semua barang-barang pengadaan yang sifatnya masih bisa di tunda.

“Karenanya saya meminta agar semua BPD (Badan Perwakilan Desa) se Madina juga proaktif memantau dan mengawasi pengalokasian DD.

“Kalau ada indikasi KKN dalam penggunaan DD termasuk untuk pencegahan Covid-19 , segera laporkan agar pihak hukum bertindak secepatnya, karena tentang ini saya sudah koordinasi langsung dengan pihak Polres Madina maupun Kejaksaan,” ujarnya.

Dijelaskan juga, pemotongan dana DAK oleh pusat akibat virus Corona merupakan dilema bagi daerah karena rangkaian aktifitas usaha yang melibatkan orang banyak menjadi terhenti, dan berakhir dengan melonjaknya angka pengangguran.

Karena itu salah satu solusinya adalah menggunakan DD secepat dan semaksimal mungkin sehingga masyarakat tidak resah.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Itak Poul-Poul, Penganan Khas Mandailing Yang Mulai Hilang

    Itak Poul-Poul, Penganan Khas Mandailing Yang Mulai Hilang

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Itak poul-poul salah satu makanan khas Mandailing yang dulunya sangat terkenal dan diminati. Namun, belakangan ini mulai hilang. Saat ini untuk mencari jenis makanan yang satu ini sangat susah di daerah Mandailing Natal (Madina), padahal makanan ini merupakan ciri khas daerah yang perlu dilestarikan. Penelusuran yang dilakukan, belakangan ini makanan khas […]

  • Rachmawati Siapkan Buku “Dosa Politik Mega”

    Rachmawati Siapkan Buku “Dosa Politik Mega”

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Ketua Dewan Pertimbangan Partai Nasdem Rachmawati Soekarnoputri sedang mempersiapkan sebuah buku kecil untuk diberikan kepada Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Dalam konteks Pilpres 2014, Rachma memiliki sikap yang berbeda dengan Surya Paloh. Tidak seperti Surya Paloh yang mendukung PDIP dan mendukung pencapresan Joko Widodo, Rachma memilih sebaliknya, tidak mendukung PDIP dan tidak mendukung pencalonan […]

  • Golkar Madina Salurkan APD Standar WHO

    Golkar Madina Salurkan APD Standar WHO

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD Partai Golkar Madina, Senin (13/4/2020) menyalurkan Alat Pelindug Diri (APD) berstandar WHO. Disalurkan ke RSU Panyabungan, puskesmas dan posko-posko pemeriksaan Covid-19 di perbatasan Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Jumlah APD itu 1000 set meliputi pakaian, helm, kacamata, sepatu bot, sarung tangan dan masker, hand sanitizer. Selain itu ada juga alat pengukur […]

  • Hidayat-Dahlan Harus Segera Tuntaskan Persoalan Listrik

    Hidayat-Dahlan Harus Segera Tuntaskan Persoalan Listrik

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho melantik Bupati-Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Periode 2011-2016 Hidayat Batubara-Dahlan Hasan Nasution di Gedung Serba Guna Pemkab Madina, Panyabungan, Selasa (28/06/2011). Pengambilan sumpah Bupati-Wakil Bupati Hidayat -Dahlan berdasarkan SK Mendagri No: 131.12-468 Thn 2011 dan SK Mendagri No: 132.12-469 Tahun 2011 tentang penetapan pengangkatan Bupati-Wakil Bupati […]

  • Dugaan Korupsi Sertifikasi Guru, Polisi Kembali Periksa Sekda Labuhanbatu

    Dugaan Korupsi Sertifikasi Guru, Polisi Kembali Periksa Sekda Labuhanbatu

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LABUHANBATU: Lagi, Sekdakab Labuhanbatu diperiksa di Mapolres Labuhanbatu terkait dugaan korupsi dana sertifikasi guru se Labuhanbatu. Hasban Ritonga Sekdakab Labuhanbatu datang ke Mapolres di Jalan HM Thamrin Rantauprapat. Kamis 21 April 2011 ditemani Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Erwin Siregar. Hasban diperiksa dan dimintai ulang keterangannya di ruangan Res Ekonomi terkait kasus […]

  • 9 Keluarga di Huta Tua Diyakini Miliki Senjata Rakitan

    9 Keluarga di Huta Tua Diyakini Miliki Senjata Rakitan

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Saat ini yang bisa dipastikan yang memilik senjata rakitan jenis senapan angin di Desa Pardomuan (Huta Tua), Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), hanya sebanyak 9 keluarga. Ini diketahui setelah dilakukan musyawarah dengan seluruh masyarakat paska kejadian pembacokan dan penembakan di Desa Gunung baringin sepekan lalu. Hal ini dikatakan Kepala Desa Pardomuan Mahlil […]

expand_less