Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Warga Sibanggor Merasakan Gas Ba’da Salat Asar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
  • print Cetak

Warga Sibanggor Julu saat dilarikan ke rumah sakit, Minggu (6/3/2022).

Kepanikan warga Sibanggor Julu, Mandailing Natal, Sumatera Utara seolah tiada akhir.

Ancaman sebaran gas beracun jenis H2S kembali terulang.

Paparan hidrogen sulfida (H2S) dari sumur geothermal diduga penyebabnya.

Puluhan warga dilarikan ke rumah sakit akibat sesak dan lemas.

Berdasar pengakuan sejumlah warga Sibanggor Julu di RSU Panyabungan, paparan gas mulai terasa ba’da salat azar, Minggu (6/3/2022).

“Saya lagi masak di dapur, tiba-tiba ada bau asap menyengat. Aromanya tidak enak,” kata Ruwiyah (28), warga Banjar Manggis yang dikutip BeritaHuta, Minggu.

Warga lain bernama Makmur, menyatakan tebaran gas mulai terasa sekitar pukul 16.30. Namun, ada juga warga yang menyebutkan sebenarnya aroma gas tak sedap itu sudah ada mulai pukul 15.00 WIB.

Saat kejadian, lanjut Makmur, semua warga Sibanggor Julu sebenarnya berada di dalam rumah karena memang sudah ada pengumuman bakal ada kegiatan Well Test di Well Pad AAE di Desa Siabanggor Julu, pada Minggu (6/3/2022), sekitar pukul 15.00. Masyarakat juga dihimbau tidak keluar rumah.

Korban lain, Endang Suprianti (35), menyebutkan merasakan sesak akibat adanya gas sekitar pukul 16.45.

“Tiba-tiba sesak. Rupanya warga lainnya juga merasakan hal serupa,” katanya dikutip BeritaHuta.

Di hari yang sama, Corporate Communication PT SMGP, Roby yang dihubungi BeritaHuta  mengatakan sedang di Jakarta. Ia membenarkan perusahaan itu Minggu petang melakukan kegiatan Well Test di Well Pad AAE di Desa Siabanggor Julu.

Saat pembukaan, kata dia, tidak terdeteksi adanya sebaran H2S.

Namun, setelah pembukaan terdapat keluhan warga. Mereka mencium bau H2S dan mengalami muntah dan lemas.

“Tim di lapangan langsung mengevakuasi ke rumah sakit,” katanya.

Saat ini penyidikan sedang dilakukan dan bekerjasama dengan pihak berwenang. PT SMGP telah mengambil langkah pendahuluan dengan fokus pada keselamatan warga dan pekerja.

Di sisi lain, hingga kini belum diketahui data pasti jumlah warga Sibanggor Julu yang terpapar gas H2S.

Meski demikian, data sementara dari Polres Madina hingga Minggu malam, menyebutkan sekitar 52 warga dilarikan ke RSU Panyabungan dan RS Permata Madina.

“Jumlah korban 52 orang,” kata Kapolres Mandailing Natal, AKBP H. Muhammad Reza dikutip Mohga News.

30 orang di RSUD Panyabungan dan 22 orang di RSU Permata Madina.

Pada tanggal 25 Januari 2021 peristiwa serupa terjadi. Sebanyak 5 warga meninggal dunia dan 24 warga lainnya harus dirawat di rumah sakit, menyusul semburan gas H2S dari persiapan pembukaan sumur SMP-T02 untuk komisioning PLTP Unit II (15 MW) yang dikelola PT SMGP di Sibanggor Julu.

Sumber: BeritaHuta/MohgaNews
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mulai Persiapkan Stand

    Mulai Persiapkan Stand

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Sejumlah  Instansi Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal Jumat, (6/2) mulai terlihat mempersiapkan standnya masing masing. Stand Pameran ini merupakan rangkaian kegiatan  memeriahkan Hut Madina yang ke 16.(hol).

  • Tiga Tersangka Perampok Toko Emas Ditangkap Warga

    Tiga Tersangka Perampok Toko Emas Ditangkap Warga

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sumut ( Berita ) : Tiga tersangka yang diduga komplotan perampok, Kamis [30/09], berhasil diringkus warga saat sedang beraksi di sebuah toko emas Indah Jaya, di Pasar Lama Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. Beruntung, aksi perampokan yang diduga bermodus hipnotis tersebut digagalkan warga, setelah salah satu pengunjung melihat para komplotan ini sedang berusaha menguras toko […]

  • Tangkap Aktor dan Pelaku Penyerahan Lahan ke PT. ALN

    Tangkap Aktor dan Pelaku Penyerahan Lahan ke PT. ALN

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penyerahan lahan kepada PT. Agro Lintas Nusantara (ALN) dinilai bertentangan dengan hukum, namun hingga saat ini tidak ada tindakan tegas maupun proses hukum dari aparat penegak hukum maupun Pemkab Mandailing Natal terhadap para pelaku maupun aktor intelektual yang bermain dibalik penyerahan lahan itu. “Masyarakat Muara Batang Gadis mulai geram sebab Pemkab […]

  • KKM dan Taman Budaya Sumut Jajaki Kemitraan

    KKM dan Taman Budaya Sumut Jajaki Kemitraan

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menggenjot promosi seni budaya dan parawitasa Mandailing Natal (Madina), Kampoeng Kaos Madina (KKM) dan Taman Budaya Propinsi Sumatra Utara akan menjalin kerjasama ke depan. Menjawab wartawan, Senin (30/9/2013), pemilik KKM Sobir Lubis menyatakan penjajakan kerjasama dengan Taman Budaya Sumut ini diharapkan dapat terjalin kemitraan dalam promosi parawisata, seni dan budaya Mandailing […]

  • Kopi Banamon Luncurkan Kemasan Sachet

    Kopi Banamon Luncurkan Kemasan Sachet

    • calendar_month Kamis, 24 Jan 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ULUPUNGKUT (Mandailing Online) – Prosdusen bubuk kopi Banamon dalam waktu dekat akan meluncurkan produk dalam kemasan sachet. Pihak KSU Kopi Mandailing Jaya selaku produsen Banamon menyatakan, kemasan sachet ini merupakan rangkaian lanjutan inovasi produknya. Sebelumnya Banamon telah diproduksi dalam bentuk kemasan bungkus berat 200 hingga 500 gram. Rasyid Assaf Dongoran, Pengawas KSU Kopi Mandailing […]

  • Banggar Kangkangi Ketetapan Bamus,  Produk DPRD Madina Dikhawatirkan Cacat Hukum

    Banggar Kangkangi Ketetapan Bamus, Produk DPRD Madina Dikhawatirkan Cacat Hukum

    • calendar_month Selasa, 18 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Banggar Kangkangi Ketetapan Bamus, Produk DPRD Madina Dikhawatirkan Cacat Hukum   PANYABUNGAN (Mandailing Onlne) – Badan Anggaran DPRD Madina dinilai mengangkangi jadwal pembahasan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2017 yang ditetapkan pihak Badan Musyawarah DPRD Madina. Kondisi ini dikhawatirkan menghasilkan produk DPRD yang cacat hukum. Dampaknya, pihak Fraksi Golkar menilai Badan Anggaran (Banggar) DPRD […]

expand_less