Kamis, 4 Jun 2026
light_mode

Soal PT Sorik Mas Pemkab Madina Bisa Ambil Tambang Emas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
  • print Cetak


Medan.
Jika pemerintah pusat tidak memperpanjang izin eksplorasi dan izin pinjam pakai hutan bagi PT Sorik Mas Mining untuk melanjutkan operasionalnya, maka dimungkinkan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) untuk mengambil alih tambang emas perusahaan itu.
“Jika izin tidak diperpanjang, ya bisa diambil alih Pemkab Madina saja,” jelas Wakil Ketua DPRD Propinsi Sumatera Utara (Sumut) dari Fraksi Partai Golkar yang juga terpilih dari daerah pemilihan Madina, Chaidir Ritonga, Jumat (25/3). Namun, katanya, jika pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kementerian Kehutanan berkenan memberikan perpanjangan izin, tentunya semua pihak harus menghormatinya.

Sebelumnya, Pemkab Madina menghentikan sementara kegiatan usaha pertambangan PT Sorik Mas Mining sejak 15 Maret lalu karena tak mampu menunjukkan perpanjangan izin eksplorasi dan pinjam pakai hutan yang sudah berakhir sejak Oktober 2010. Sementara masyarakat Madina terutama daerah yang masuk areal izin PT Sorik Mas Mining, seperti warga Desa Tangga Bosi Kecamatan Siabu, pun seringkali melakukan aksi penolakan terhadap operasional perusahaan tambang itu.

Chaidir mengatakan, Pemkab Madina bisa saja mengelola tambang emas itu apakah melalui perusahaan berstatus milik badan usaha milik daerah (BUMD) atau melalui masyarakat.

Namun politikus yang juga lama berkecimpung di organisasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut ini mengatakan, pihaknya tidak ingin lahan tambang emas yang sedang dieksplorasi PT Sorik Mas Mining ini menjadi dilema. “Memang di mana saja pun perusahaan tambang selalu mendapat pertentangan dari masyarakat sekitar, namun jika stakeholder duduk bersama dengan masyarakat, tentunya ada solusi terbaik,” sebutnya.

Kendati demikian, tambahnya, siapapun yang mengelola tambang emas tersebut, DPRD Sumut menginginkan agar memperhatikan aspek lingkungan sosial dan lingkungan hidup. Dia juga mengatakan pengelolaan tambang emas itu jangan sampai merusak tatanan sosial budaya masyarakat setempat.

Soal kebijakan Pemkab Madina yang merekomendasikan penghentian operasional sementara PT Sorik Mas Mining, Chaidir mengatakan mendukungnya, sambil menunggu perpanjangan izin itu diberikan pemerintah. Dia menambahkan, Pemkab Madina berwenang untuk mengetahui aspek legalitas setiap perusahaan yang beroperasi di daerahnya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamber) Propinsi Sumut, Untungta Kaban, mengatakan tidak bersalah dengan operasional PT Sorik Mas Mining yang izinnya sudah berakhir Oktober 2010.”Bukan kita yang salah, sebab izinnya langsung dari pusat,” sebutnya saat dikonfirmasi, Jumat (25/3).

Kendati demikian, Untungta menyebutkan sudah beberapa kali menghubungi pihat Kementerian ESDM untuk mencari informasi soal perpanjangan itu. Namun sejauh ini, belum juga ada jawaban. Dia meluruskan, PT Sorik Mas Mining bukan sama sekali tidak memiliki izin, akan tetapi masih dalam proses pengurusan.

Pemerhati ESDM, Washington Tambunan, juga mengatakan Distamben Sumut tidak bisa dipersalahkan dalam soal Sorik Mining. “Mungkin lebih tepat jika Distamben disebut harus menggiring PT Sorik Mas melengkapi perizinannya,” ujarnya menjawab wartawan.

Dia lebih sepakat kalau PT Sorik Mas yang dinyatakan bersalah karena sepertinya manajemen baru saat ini tidak menjalankan komunikasi yang baik dengan Pemkab Madina maupun Distamben. Dia menyayangkan hal itu terjadi. Seharusnya manajemen menjelaskan kepada Pemkab Madina sejauh mana perkembangan pengurusan perpanjangan izin itu.

Tolak Sorik Mas
Masyarakat Kabupaten Madina terus menolak keberadaan PT Sorik Mas Mining. Penolakan semakin meluas, mulai dari masyarakat Nagajuang, Tanggabosi, dan terbaru Mandailing Julu,terutama warga dari Kecamatan Ulu Pungkut.

Penolakan warga Ulu Pungkut dilakukan lewat spanduk di sepanjang wilayah tersebut,mulai dari perbatasan dengan Kecamatan Kotanopan.

Tokoh pemuda Kecamatan Ulu Pungkut Barry Parlindungan Lubis dan Idham Khalid mengemukakan, masyarakat di seluruh Kecamatan Ulu Pungkut telah bersepakat untuk menolak keberadaan PT Sorik Mas Mining terutama di wilayah mereka.”Masyarakat telah mengadakan musyawarah pada 9 Maret lalu, dan dalam musyawarah tersebut telah sepakat untuk menolak PT Sorik Mas Mining,”ungkap Barry.

Khalid menambahkan, masyarakat Ulu Pungkut menginginkan agar pemerintah pusat membatalkan izin PT Sorik Mas Mining yang mendapat kontrak mengelola 21.010 hektare lahan di daerah mereja.”Kami ingin mewariskan lingkungan yang baik dan terjaga kepada generasi kami, bukan mewariskan lingkungan yang telah tercemar atau penuh dengan lubang raksasa bekas tambang,” tegasnya. (benny pasaribu/zamharir rangkuti)
Sumber : Medanbisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mangrove Untuk Ketahanan Pangan

    Mangrove Untuk Ketahanan Pangan

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Dr. Erika Pardede Indonesia merupakan negara ke­pu­­la­uan yang memiliki ben­tangan pantai yang sangat pan­jang mencapai 956,181 km, dimana sekitar 4,25 juta hektar terdiri dari hutan mangrove. Hutan mangrove ada­lah tipe hutan yang terdapat di se­panjang pantai atau muara sungai yang di­pengaruhi oleh pasang surut air laut, yaitu tergenang air laut pada waktu pa­sang dan […]

  • Tahun ini, Pemkab Madina Glontorkan Dana 9 Miliar lebih untuk Penerangan Jalan Umum

    Tahun ini, Pemkab Madina Glontorkan Dana 9 Miliar lebih untuk Penerangan Jalan Umum

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Dinas Perhubungan alokasikan anggarkan dana Rp. 7.739.983.680. untuk belanja Penerangan Jalan Umum (PJU) untuk Tahun 2025. Selain PJU ada juga alokasi anggaran lain senilai Rp. 2.234.636.480 untuk Uraian pekerjaan abudemen batas daya 6600 VA; dan dan 4400 VA. Sumber dana kedua mata anggaran itu sendiri dari […]

  • BMKG: Gempa Padang Berkekuatan 4,2 SR

    BMKG: Gempa Padang Berkekuatan 4,2 SR

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyatakan gempa bumi yang terjadi di Padang pada Jumat, 3 Desember 2010, berkekuatan 4,2 SR dengan kedalaman 10 kilometer di lokasi 0.92 Lintang Selatan dan 100.41 BUjur Timur. Keterangan resmi BMKG yang diterima ANTARA, di Jakarta, Jumat, menyebutkan, lokasi gempa terjadi di darat tujuh kilometer Timurlaut Padang dan […]

  • Kolaborasi Polisi dan Pemerintah Desa Menekan Angka Kasus Pencurian

    Kolaborasi Polisi dan Pemerintah Desa Menekan Angka Kasus Pencurian

    • calendar_month Minggu, 18 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Arya Damanik Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Perkembangan kehidupan masyarakat yang begitu cepat sebagai hasil dan proses pelaksanaan pembangunan di segala bidang kehidupan sosial terutama dalam bidang keamanan telah membawa pula dampak negatif berupa peningkatan kualitas dan kuantitas berbagai macam kejahatan yang sangat merugikan dan meresahkan masyarakat, salah satunya adalah tindak pidana pencurian. Pencurian […]

  • Jembatan Rantopuran Madina Rawan Kecelakaan

    Jembatan Rantopuran Madina Rawan Kecelakaan

    • calendar_month Selasa, 28 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Minggu Kemarin Satu Keluarga Terjatuh PANYABUNGAN (MO) – Sejak jembatan bantu beroperasi di sisi timur jembatan Rantopuran yang ambruk dioperasikan, kecelakaan acap terjadi, terutama bagi pengendera sepeda motor. Berdasar data dan informasi yang berhasil dihimpun dari warga setempat, jembatan yang dipergunakan pertengahan bulan Maret itu sudah menelan beberapa korban, terutama yang jatuh akibat kurang hati-hati […]

  • Malam Malam Warga Desa Tanotiris Dikejutkan Kedatangan Cabup Harun Mustafa Nasution

    Malam Malam Warga Desa Tanotiris Dikejutkan Kedatangan Cabup Harun Mustafa Nasution

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Tanotiris ( Mandailing Online ): Malam malam, Warga desa Tanotiris di Kecamatan Siabu dikejutkan dengan kedatangan Calon Bupati Mandailing Natal Harun Mustafa Nasution. ia tiba tiba duduk di warung kopi saat kaum laki laki asik ngopi. sontak pengunjung terkejut dan bergantian menyalani Harun Mustafa Nasution. Mengetahui Calon Bupati kunjungi desa mereka, wargapun berdatangan tidak hanya […]

expand_less