Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Soal Oknum Polisi Pukuli Imam Salat Tarawih

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 24 Jul 2013
  • print Cetak

Kapolres Tapsel: Pelaku Akan Diberhentikan


SIDIMPUAN, –
Kapolres Tapsel AKBP Rizal Engahu akan memberhentikan Bripka Sawal Harahap, oknum polisi yang memukuli M Nabis Batubara, imam salat tarawih, jika terbukti mengalami gangguan kejiwaan.

AKBP Rizal Engahu kepada METRO, Selasa (23/7), mengatakan, kejadian itu terjadi di wilayah hukum Polres Psp. Dan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kapolres Psp AKBP Budi Hariyanto, untuk mengamankan anggotanya tersebut.

“Untuk masalah hukumnya saya sudah serahkan langsung kepada pihak yang bersangkutan, yaitu Polres Kota Psp. Saya juga sudah langsung berkoordinasi dengan Kapolres Psp untuk mengamankan pelaku. Kini, pelaku sudah ditahan di Lapas Salambue,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, mengenai permintaan masyarakat yang meminta pelaku untuk diberhentikan, menurutnya hal itu sah-sah saja karena masyarakat sudah merasa tidak nyaman atas kejadian tersebut.

Untuk itu, sambung kapolres, ia akan segera meminta anggotanya untuk melakukan pemeriksaan terkait adanya gangguan kejiwaan pada pelaku. Dan bila nanti terbukti, maka Rizal akan berkordinasi dengan pihak yang terkait untuk segera memroses pemberhentiannya.

“Akan segera kita periksa ia terlebih dahulu. Apapbila hasilnya memang sudah tidak bisa ditolerir maka saya siap memberhentikannya. Itupun dengan pertimbangan dari banyak pihak. Tapi akan saya koordinasikan kepada anggota untuk segera melakukannya,” pungkas kapolres.

Sebelumnya, kekhusyukan salat Tarawih di Masjid Nurul Iman, Kampung Darek Lingkungan I Wek VI, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kamis (18/7) sekitar pukul 20.30 WIB, berubah gaduh dan berdarah. Penyebabnya, oknum polisi bernama Bripka Sawal Harahap (33) memukuli M Nabis Batubara (65) yang saat itu menjadi imam salat.

M Nabis Batubara, warga Kampung Darek, kepada METRO, Jumat malam (19/7), menceritakan kronologi kejadian. Malam itu, ia menjadi imam salat tarawih di Masjid Nurul Iman, yang berada tak jauh dari rumahnya. Di belakang Nabis, berbaris rapi saf makmum laki-laki dan perempuan.

Tiba-tiba, saat ia bangkit dari sujud dan hendak mengakhiri salat, dari arah sampingnya datang seseorang dan langsung memukulinya tanpa ampun. “Saya tidak tahu mengapa tiba-tiba masuk ke dalam masjid dengan cara melangkahi orang yang sedang salat.

Sehabis saya bangkit dari sujud, dan hendak menghabiskan dua rakaat pertama, tepatnya saat duduk tahiyat akhir, pelaku langsung memukuli saya hingga berdarah. Kini, wajah ini harus dijahit,” ujar Nabis sambil menunjukkan lukanya yang masih diperban.

Nabis menambahkan, saat dipukuli ia tidak melawan sama sekali. Ia hanya bisa pasrah menahankan rasa sakit di wajah yang bersimbah darah. Selanjutnya, beberapa makmum melerai dan membawa pelaku ke luar masjid.

“Saya terkejut dan tidak melawan sama sekali. Kemudian saya berdiri, dan melihat pakaian yang saya pakai sudah penuh dengan tetesan darah. Saya heran mengapa dia memukuli saya,” kata Nabis.

“Demi Allah tidak pernah saya berurusan dengan pelaku. Bicara sepatah kata pun tidak pernah, makanya saya bingung, tiba-tiba saja dia datang dan memukuli saya,” sambungnya.

Sofyan Saleh Nasution (50), seorang saksi menambahkan, saat kejadian ia menjadi makmum dalam salat tarawih itu. Ia berada persis di belakang korban.

Ia sempat melihat pelaku melewati jamaah dengan melangkahinya. Kemudian, pelaku berdiri di samping korban dan langsung menghantam dan memukuli korban dengan kedua tangannya seperti orang yang sedang kesetanan. (metro)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKS: Madina harus buat Perda galundung

    PKS: Madina harus buat Perda galundung

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Maraknya praktik penambangan yang menggunakan galundung (mesin pemisah batu dengan emas), meresahkan warga Mandailing Natal. Pemerintahan daerah setempat diminta segera membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang galundung tersebut. Hal itu dikatakan Ketua Fraksi PKS DPRD Madina H Martua Nasution, pagi tadi, di Panyabungan. Pemkab diminta membuat Perda Galundung, sebab sudah meresahkan masyarakat. Tapi sebelumnya, […]

  • Saragih, Malau dan Margono Dipecat Dari Polisi karena Konsumsi Narkoba

    Saragih, Malau dan Margono Dipecat Dari Polisi karena Konsumsi Narkoba

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Briptu Andi Bonardo Saragih, Bripda Sumando Malau dan Ajun Brigadir Nurya Margono dipecat sebagai anggota polisi. Mereka memakai narkoba dan doyan membolos. Briptu Andi Bonardo Saragih dan Bripda Sumando Malau diketahui sempat bertugas di Samapta Polres Jakarta Barat. “Kalau Ajun Brigadir Nurya Margono, saya tidak tahu dia bertugas di mana. Ketiga polisi ini […]

  • Plasma PT. DIS dan Limbah PT. RMM Tak Ada Masalah

    Plasma PT. DIS dan Limbah PT. RMM Tak Ada Masalah

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Mekanisme pengolahan limbah oleh pabrik kelapa sawit PT. RMM telah sesuai dengan standar baku mutu yang dikeluarkan kementerian lingkungan hidup dan keputusan bupati Mandailing Natal (Madina) perihal izin pembuangan limbah cair ke badan sungai. Demikian rilis pers Humas PT. Dinamika Inti Sentosa (PT.DIS), JS. Tarigan,SH yang diterima Mandailing Online, kemarin, terkait berkembangnya […]

  • Jalan Lintas Natal-Panyabungan Longsor

    Jalan Lintas Natal-Panyabungan Longsor

    • calendar_month Sabtu, 2 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pj Bupati Madina Tinjau Jalan Longsor Panyabungan, Pj Bupati Mandailing Natal Ir Aspan Sofian Batubara MM meninjau lokasi Longsor di Jalan Lintas Natal-Panyabungan Km 195,500, Desa Sopo Tinjak, Kecamatan Batang Natal, Jumat (01/10/2010) kemarin. Sesampai di lokasi, Pj Bupati langsung memerintahkan Kabid Bina Marga Dinas PUP Anwar Daulay untuk sesegera mungkin memperbaiki jalan yang telah […]

  • Sempat di Razia, Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kawasan TNBG Madina Kembali Beroperasi

    Sempat di Razia, Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kawasan TNBG Madina Kembali Beroperasi

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Sungai aek nabontar di kawasan taman nasional batang gadis ( TNBG ), Desa Batahan Kotanopan menjadi salah satu lokasi aktifitas tambang emas ilegal di Wilayah hukum Polsek Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Lokasi itu pun sempat dirazia petugas dari TNBG. Meski aktifitas penambangan dengan menggunakan alat berat sempat […]

  • Nanan Soekarno Jadi Wakapolri

    Nanan Soekarno Jadi Wakapolri

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta : Komjen Pol Nanan Soekarna diangkat sebagai Wakil Kepala Kepolisian RI menggantikan Komjen Pol Jusuf Manggabarani. “Pengangkatan tersebut berdasarkan surat telegram Kapolri nomor STR/159/II/2011 tanggal 28 Februari 2011 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dalam Jabatan Baru di Lingkungan Polri,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri Brigjen Pol Ketut Untung Yoga Ana di Jakarta, […]

expand_less