Jumat, 6 Mar 2026
light_mode

Tipikor APBD Dinas Cipta Karya Madina Tahun 2008

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 27 Sep 2010
  • print Cetak

PN Periksa 4 Saksi
Panyabungan,
Terkait kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Dinas Cipta Karya Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang menyebabkan kerugian Pemerintah Daerah sebesar sekitar Rp 96 Jutaan, hari ini Rabu (22/9), Pengadilan Negeri Panyabungan Kabupaten Madina memeriksa 4 orang saksi yang merupakan masih pejabat di Dinas Cipta Karya, dimana pemeriksaan tersebut adalah mengenai adanya mobiler dan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) piktif serta Pajak yang tidak disetor
Demikian disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni Sahrul Efendi Harahap SH MH dan Muhammad Iqbal SH MH, saat ditemui WARTAWAN usai persidangan, di Gedung PN Panyabungan di desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara, Rabu (22/9).
Kepada WARTAWAN, Sahrul Efendi menjelaskan bahwa kasus ini adalah merupakan kasus Tipikor dana APBD di Dinas Cipta Karya Pemkab Madina tahun 2008 dimana Dinas ini mendapatkan kucuran dari APBD sebesar Rp 42 Milyar dimana dalam jumlah ini yang tak bias dipertanggungjawabkan sebesar Rp 96 juta, dalam kasus ini sudah melibatkan 3 orang terdakwa yakni Nurul Huda, Muhammad Oloan dimana keduanya telah di vonis oleh PN Panyabungan dengan hukuman Nurul Huda mendapat hukuman penjara 16 bulan penjara sedangkan terdakwa kedua Muhammad Oloan mendapat hukuman 1 tahun penjara, sedangkan terdakwa ketiga yakni Parlindungan Sinaga yang merupakan Kepala Dinas Cipta Karya selama 6 bulan terhitung bulan Maret hingga Agustus tahun 2008,”Sesuai dengan Pasal 5 Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang Tipikor, terdakwa diancam dengan hukuman penjara di atas 5 tahun dengan tuntutan dana APBD tahun 2008 yang tak bias dipertanggungjawabkan sebesar Rp 96 juta dengan rincian mobile dan SPPD yang piktif serta Pajak yang disetor” Jelas Sahrul Efendi kepada WARTAWAN Rabu siang usai siding
Siding yang dipimpin langsung oleh Ketua PN Panyabungan Kabupaten Madina Irwan Efendi SH serta dihadiri terdakwa, Parlindungan Sinaga didampingi penasehat hukumnya Zulhaeri Sinaga SH dan dua orang JPU, Sidang kedua ini dengan agenda pemeriksaan 4 orang saksi yakni Sekretaris Dinas,Muda Sakti, Kasubbag Keuangan Afrizal SE, Kabid Bangunan Risfan Zulyardi serta Bendahara Pengeluaran Riani Lubis
Pantauan WARTAWAN, sidang yang berjalan kurang lebih 1 jam itu Majelis Hakim memintai keterangan 4 orang saksi secara bergantian terkait system dan teknis penggunaan dan administrasi anggaran APBD tahun 2008, dan hal ini terlihat banyaknya pertanyaan yang dilemparkan baik Majelis Hakim maupun JPU seputar penggunaan anggaran APBD baik secara teknis maupun administrasi untuk menentukan kemana sebenarnya dana sebesar Rp 96 yanb tak bias dipertanggung jawabkan itu. Ketua PN Panyabungan mengakhiri sidang dan untuk dilanjutkan pada hari Kamis (23/9).(wan)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Panyabungan Timur Hancur

    Jalan Panyabungan Timur Hancur

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Minimnya Drainase di sepanjang jalan menuju Kecamatan Panyabungan Tiur Kabupaten Mandailing Natal membuat jalan hancur berlobang akibat dari kikisan air.(MO)

  • Stunting Ancaman Bagi Generasi Bangsa

    Stunting Ancaman Bagi Generasi Bangsa

    • calendar_month Selasa, 6 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengajak seluruh stackholder fokus benahi stunting dalam rapat kerja tim percepatan dengan Taman Pemulihan Gizi (TPG) dan enumerator dalam rangkat persiapan survey tim Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) di aula Ladang Sari Desa Gunung Tua, Kecamatan Panyabungan, Selasa (6/9/). “Perlu kita pahami […]

  • Anwar Sadat Dilantik Jadi Anggota DPRD Madina

    Anwar Sadat Dilantik Jadi Anggota DPRD Madina

    • calendar_month Senin, 23 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anwar Sadat Nasution dilantik menjadi anggota DPRD mandailing Natal, Senin (23/7/2018). Dia menggantikan posisi Ir. H. Ali Makmur Nasution atau Oji Ganding dalam satu pergantian antar waktu (PAW) dari Partai Hanura. Pelantikan ini berlangsung dalam rapat paripurna istimewa di gedung DPRD Mandailing Natal (Madina). Anwar Sadat akan menduduki kursi DPRD Madina […]

  • Ada Anggaran 3,4 Miliyar di Satpol PP Madina untuk Belanja Jasa Keamanan. Kasus Pemerkosaan Libatkan Oknum Satpol PP Jadi Sorotan

    Ada Anggaran 3,4 Miliyar di Satpol PP Madina untuk Belanja Jasa Keamanan. Kasus Pemerkosaan Libatkan Oknum Satpol PP Jadi Sorotan

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) -Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2010 tentang Satuan Polisi Pamong Praja disebutkan bahwa Satuan Polisi Pamong Praja mempunyai tugas menegakkan Peraturan Daerah dan menyelenggarakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Bicara ketertipan umum, nampaknya Satpol PP Madina masih jalan ditempat meskipun alokasi anggaran APBD Madina cukup banyak digunakan untuk kegiatan penyelenggaraan ketertipan […]

  • Bahasa Daerah Perlu Diterapkan di Sekolah

    Bahasa Daerah Perlu Diterapkan di Sekolah

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK-Ketua Umum (Ketum) Ikatan Keluarga Alumni Pelajar Sipirok Sekitarnya (IKAPSI) Sumatera Utara (Sumut), Ir Muhammad Yamin MM, menegaskan, bahasa daerah perlu diterapkan dan masuk kurikulum sekolah. “Mata pelajaran aksara, bahasa, dan adat budaya daerah yang ada di Tapanuli Selatan (Tapsel) perlu dimasukkan dalam kurikulum setiap sekolah. Tujuannya, untuk menjaga kelestarian budaya, memberikan pengetahuan dan pemahaman […]

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Petinju ternama Indonesia Chris John akhirnya memutuskan gantung sarung usai mengalami kekalahan dari petinju Afrika Selatan, Simpiwe Vetyeka, “Setelah 10 tahun mempertahankan gelar juara dunia, sekarang sudah waktunya bagi saya untuk menggantungkan sarung tinju” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, hari ini. Pria berusia 34 tahun ini juga menyatakan tidak kecewa kehilangan gelar […]

expand_less