Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

Sampah di Aek Mata Rusak Keindahan Kota Panyabungan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 12 Agt 2012
  • print Cetak

foto bendungan aek mata
Panyabungan (MO) – Kesadaran warga kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal terhadap kebersihan sungai Aek mata masih rendah. Sampah rumah tangga dan usaha dagang masih dibuang ke parit dan badan sungai.

Akibatnya, aliran sungai yang membelah kota Panyabungan ini selalu kotor oleh gulungan dan sumbatan sampah. Pemandangan pun menjadi tak sedap sehingga kota panyabungan masih kotor.

Apalagi jika pengendara melintas di atas jembatan aek mata, maka pemandangan kumuh di aliran sungai ini teramat ketara. Dus, di lebaran ini para perantau akan banyak yang pulang kampung, tentu kita selaku yangh tinggal di kampung halaman akan malu kepada perantau.

“Belum lagi harapan meraih piala Adi Pura, tentu akan jauh panggang dari api,” ungkap Sopian Lubis, warga Panyabungan kepada Mandailing Online, Minggu (12/8).

“Seharusnya ini harus menjadi pemikiran bagi Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan warga Panyabungan, jangan sampai ibukota kabupaten ini terus kotor,” katanya.

Dia berharap, Dinas Kebersihan, Muspika Panyabungan dan pihak kelurahan berupaya keras menumbuhkan kesadaran di tengah-tengah warga kota Panyabungan agar tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga keindahan kota.

Selain itu, dia juga meminta kepada Pemkab Madina untuk lebih memperbanyak titik-titik tong sampah atau bak sampah agar warga kota Panyabungan bisa lebih terbiasa dan mendarah daging membaung sampah pada tempat yang disediakan. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KECEWA BERHARAP PADA DEMOKRASI

    KECEWA BERHARAP PADA DEMOKRASI

    • calendar_month Senin, 28 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Alfisyah Guru / tinggal di Medan Masyarakat mulai menunjukkan taringnya. Masyarakat ogah ditipu terus oleh demokrasi melalui berbagai ajang Pilkada-nya. Pemilu dirasakan masyarakat sebagai ajang tipu-tipu untuk naiknya komunitas tertentu dalam kekuasaan yang sedang berjalan. Berbagai laporan kecurangan atas satu pasangan calon mulai dilaporkan. Pada Pilkada Medan tampak laporan dari Ahyar – Salman […]

  • Situs Islam di Barus dihantam banjir

    Situs Islam di Barus dihantam banjir

    • calendar_month Senin, 3 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Salah satu situs bersejarah, yakni makam para aulia (ulama) pengembang Agama Islam di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, mengalami rusak dihatam arus Sungai Sirahar, akibat banjir yang melanda daerah tersebut. “Makam aulia berlokasi di Desa Kinali, Kecamatan Barus tergerus banjir sepanjang 386 meter, dan rubuh,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) […]

  • HARAM MELECEHKAN AJARAN ISLAM

    HARAM MELECEHKAN AJARAN ISLAM

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Syaikh Abdullah bin Husain bin Thahir al-Ba’alawi al-Hadhrami asy-Syafi’i (w. 1272 H) menyatakan di dalam kitabnya Sullam at-Tawfîq: “Setiap Muslim wajib menjaga dan melindungi keislamannya dari apa saja yang merusak, membatalkan dan memutusnya, yaitu riddah, wa al-‘iyâdz billâh. Sungguh telah banyak di zaman ini sikap menggampangkan dalam ucapan sampai keluar dari sebagian mereka ucapan-ucapan yang […]

  • LBH Jakarta Protes Dituduh Terima Duit Rp 300 Juta untuk Serang Prabowo

    LBH Jakarta Protes Dituduh Terima Duit Rp 300 Juta untuk Serang Prabowo

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menepis terima menerima uang sebesar Rp 300 juta dari capres Joko Widodo untuk menyerang capres Prabowo Subianto, seperti dituduhkan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fahri Hamzah. "Tuduhan yang disampaikan Fahri itu adalah fitnah dan tidak dilandasi fakta," tegas Direktur LBH Jakarta Feby Yonesta dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, […]

  • 5 Tahun, Petani di Tambangan Tonga Tak Dapat Jatah Air

    5 Tahun, Petani di Tambangan Tonga Tak Dapat Jatah Air

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    TAMBANGAN ( Mandailing Online ): 5 tahun sudah petani sawah di daerah Tambangan Tongan, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tidak lagi bisa menanam padi. Pasalnya sungai batang aek tambangan yang biasa mengairi persawahan warga sudah tidak berfungsi baik akibat tanggul yang jebol. Ada sekitar 15 hektar lahan persawahan warga tidak dapat jatah […]

  • Abdul Rahim Siregar Reses di Mandailing Natal

    Abdul Rahim Siregar Reses di Mandailing Natal

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Anggota DPRD Sumut dari PKS, Abdul Rahim Siregar,ST.MT melakukan reses di Mandailing Natal, Senin (22/2/2021). Ini merupakan reses Tahun Sidang II 2020-202. Dilangsungkan di lapangan futsal Aek Galoga, Panyabungan. Hadir para fungsionaris, kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) serta konstituen dari berbagai kecamatan. Selain menyampaikan paparan oleh Abdul Rahim Siregar yang […]

expand_less