Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

69 tewas selama Lebaran di Sumut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 27 Agt 2012
  • print Cetak

MEDAN- (MO), Hingga hari ke-14 selama Lebaran, pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2012 yang digelar di wilayah hukum Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) terjadi 249 kasus kecelakaan lalulintas dengan mengakibatkan 69 orang tewas akibat kecelakaan lalulintas (Lakalantas) dan 188 orang mengalami luka berat serta 332 orang cidera ringan dengan kerugian materi mencapai Rp786.570.000,-.

“Selama 14 hari dilaksanakan Ops Ketupat Toba 2012 tersebut terjadi pelanggaran lalu lintas sebanyak 10.326 set /pelanggaran dengan rincian,sebanyak 6.243 set dilakukan tilang dan 4.083 set diberikan teguran saja,”ujar Kepala Subdit Pengelola Informasi dan Data (PID) Poldasu, AKBP MP Nainggolan, tadi malam.
join_facebookjoin_twitter

Dikatakannya lagi bahwa pihaknya hingga saat ini masih terus melakukan himbauan dan penyuluhan, khususnya kepada para pemudik ataupun pengendara yang melintas di jalan lintas Sumatera (Jalinsum). Hal itu dilakukan, sambungnya lagi, agar pengendara lebih berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalulintas,” tandasnya.

Sementara sejak digelar Operasi Ketupat Toba 2012 di jajaran hukum Kepolisian Resort (Polres) Medan telah terjadi 22 kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) dengan 7 orang korban yang tewas dan 16 orang korban mengalami luka berat serta 12 orang mengalami luka ringan. Sedangkan untuk kerugian materil mencapai Rp30.650.000,-.

“Dari data yang kami kumpulkan Ops Ketupat Toba tersebut digelar sejak Tanggal 11 Agustus sampai sekarang lebih meningkat dibandingkan tahun 2011 lalu,” demikian dikatakan Kasat Lantas Polresta Medan Kompol Risya Mustario.

Data yang diperoleh di Satlantas Polresta Medan menyebutkan bahwa pada tahun 2011 terjadi 21 kasus kecelakaan lalu lintas dan korban yang meninggal dunia sebanyak 4 orang.Sedangkan korban yang mengalami luka berat ada 14 orang dan luka ringan sebanyak 12 orang dengan total kerugian sebesar Rp87.400.00,-.

Dilanjutkannya lagi bahwa daerah yang terjadi kecelakaan kebanyakan dikawasan pinggiran kota Medan seperti Helvetia, Sunggal, Percut Sei Tuan, Pancurbatu dan Delitua. Kebanyakan korbannya pengendara sepeda motor,” tandasnya.

Sementara itu Kaur Tilang Satlantas Polresta Medan,Aipda Fery mengatakan bahwa untuk Tindakan Langsung (Tilang ) yang dikeluarkan Satlantas Polresta Medan sebanyak 350 pengendara sepeda motor yang ditilang karena tidak memakai helm saat mengendarai sepeda motor. “Sedikitnya 350 tilang kita keluarkan kepada pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm,” katanya.

Dilanjutkannya lagi, pengendara sepeda motor yang ditilang anggota Satlantas Polresta Medan pada malam hari saat melintas di jalan-jalan inti kota Medan. “Pengendara menganggap dikiranya tidak ada polisi yang tugas di malam hari,” imbuh Aipda Fery lagi.(waspada)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madina Percepat Pemeriksaan Kasus Kebakaran Pasar Hilir

    Polres Madina Percepat Pemeriksaan Kasus Kebakaran Pasar Hilir

    • calendar_month Selasa, 11 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim Percepatan Pemeriksaan Polres Madina terjun langusung di lokasi melakukan pemeriksaan tambahan dalam memproses penyebab kebakaran di Pasar Hilir, Panyabungan, Selasa (11/10). Tim berada di lokasi membawa peralatan lengkap dan menemui para korban kebakaran untuk mengumpulkan bukti-bukti tambahan penyebab kebakaran yang menghaguskan 17 rumah penduduk yang terjadi tanggal 26 September lalu […]

  • Swasembada Kedelai : Bentuk Egoisme Pemerintah

    Swasembada Kedelai : Bentuk Egoisme Pemerintah

    • calendar_month Senin, 2 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Josua Desmonda Simanjuntak Present Master Program in Faculty of Economics and Management, Department of Agribusiness Bogor Agricultural University, Bogor (Indonesia) Kementerian Pertanian melalui Menteri Pertanian, Amran Sulaiman megklaim bahwa Indonesia telah kembali berhasil melakukan swasembada beras pada tahun 2017, dimana hal ini terjadi terakhir kali pada tahun 1984. Selain beras, beliau juga […]

  • Pemkab Tapsel Bagi-bagi Mobil

    Pemkab Tapsel Bagi-bagi Mobil

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tapsel, Walau keuangan daerah dalam keadaan “kolaps” sehingga harus melakukan pinjaman daerah untuk menutupi belanja mencapai Rp 30 miliar, namun Pemkab Tapanuli Selatan tetap mengalokasikan dan merealisasikan pengadaan kenderaan angkutan darat bermotor baik yang dialokasikan di Sekretariat DPRD maupun Sekretariat Daerah. Sukses pengadaan 12 unit mobil dinas baru kepada alat kelengkapan dan Fraksi DPRD dalam […]

  • Dispen Madina Diminta Kaji Ulang Pelantikan Kepsek SMPN 1 Lingga Bayu

    Dispen Madina Diminta Kaji Ulang Pelantikan Kepsek SMPN 1 Lingga Bayu

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pendidikan Mandailing Natal dihimbau memeriksa ulang berkas pengangkatan kepala Sekolah SMP Negeri 1 Lingga Bayu. Pasalnya, beredar informasi, kepala sekolah yang dilantik itu dikabarkan 3 bulan lagi akan pensiun sebelum dilantik menjadi kepala sekolah SMP Negeri 1 Lingga Bayu. Sejumlah warga Kecamatan Lingga Bayu kepada Mandailing Online, Rabu […]

  • Pengemban Dakwah Memang Harus Good Looking

    Pengemban Dakwah Memang Harus Good Looking

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Novida Sari Ketua Muslimah Peduli Generasi Mandailing Natal Baru-baru ini Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi tengah menjadi sorotan. Bagaimana tidak, Menag menyebutkan radikalisme masuk masjid lewat anak good looking. (cnnindonesia.com, 03/09/2020). Bahkan di kanal Youtube Kemenpan RB, menag mengatakan “caranya masuk mereka gampang, pertama dikirimkan seorang anak yang good looking, penguasaan bahasa arabnya […]

  • Isu Jamaah Haji Madina Bersisik Ular Tidak Benar

    Isu Jamaah Haji Madina Bersisik Ular Tidak Benar

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN, Maraknya isu yang mengatakan salah seorang jamaah haji Madina pada kloter 11 berubah kulit dari manusia menjadi ular saat menunaikan ibadah haji di Mekkah, dibantah tim pemandu haji Indonesia (TPHI) Madina. “Isu itu tidak benar terjadi dan itu hanya fitnah. Selama di Mekkah dan di Madinah, kondisi semua jamaah haji baik-baik saja, tidak ada […]

expand_less