Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Buat Baju Berbahan Emas Demi Dapatkan Perempuan Pujaan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 13 Agt 2013
  • print Cetak

Ungkapan ‘Uang tak bisa membeli cinta’ tampaknya tak berlaku bagi Datta Phuge, pria asal Pimpri-Chinchwad, India. Ia malah membuat kemeja berbahan emas seharga 14 ribu Poundsterling atau setara dengan Rp210 juta untuk menemukan perempuan yang akan menjadi jodohnya kelak.

Pria berusia 32 tahun itu mempekerjakan 15 perajin emas untuk membuat baju tersebut selama dua pekan. Belasan pekerja membutuhkan waktu 16 jam sehari untuk membuat dan menenun benang-benang emas tersebut.

Benang emas ditenun di kain berbahan beludru putih impor. Enam butir permata swarovski menghiasi pakaian tersebut. Penampilan itu kemudian dilengkapi dengan kalung, gelang, dan sejumlah cincin terbuat dari emas.

”Saya tahu saya bukanlah pria dengan penampilan menarik. Tapi saya yakin tak ada perempuan yang menolak kemilau kemeja ini,” kata Phuge dengan percaya diri.

Ia mengaku kemeja emas itu masuk dalam daftar impiannya. Phuge pun menekankan pakaian itu mengesahkan reputasinya sebagai ‘Gold Man of Pimpri’. (int)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penipuan MLM Dari Rp 35 Miliar, Uang di Rekening Ade Kini hanya Rp 2 Juta

    Penipuan MLM Dari Rp 35 Miliar, Uang di Rekening Ade Kini hanya Rp 2 Juta

    • calendar_month Senin, 11 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Pemeriksaan aparat kepolisian Polres Balikpapan terhadap Ade Farida, tersangka kasus penipuan senilai Rp 35 miliar terus dilakukan. Selain meminta keterangan para korban yang sudah melapor dan menyita aset Ade, pihak kepolisian pun masih menelusuri aliran dana di tiga rekening Ade. Termasuk korban-korban lainnya yang belum melapor. Senin (11/4/11), beberapa aparat Reskrim Polres Balikpapan […]

  • Baru 4 Kecamatan di Medan Terima Raskin Bulan Mei

    Baru 4 Kecamatan di Medan Terima Raskin Bulan Mei

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Penyaluran raskin untuk bulan Mei 2011 telah dilaksanakan di empat kecamatan di Kota Medan yakni Kecamatan Medan Marelan, Medan Belawan, Medan Tuntungan dan Medan Helvetia. Menyusul kecamatan lainnya setelah melunasi tunggakan bulan April 2011. Hal ini diungkapkan Asisten Kessos Musaddad pada saat rapat evaluasi penyaluran raskin bulan April 2011 di Kantor Walikota Medan, Selasa […]

  • Kami Terpaksa Makan Gandum

    Kami Terpaksa Makan Gandum

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Stok Makanan di Mesir Mulai Habis Sudah 7 Orang Tewas, Ratusan Luka-luka JAKARTA-Akibat krisis politik di Kairo, Mesir, kini sejumlah mahahasiwa asal Indonesia yang bertahan di kota Kairo mengaku kesulitan men dapatkan bahan-bahan makanan. Sementara, stok makanan mulai menipis. Para mahasiswa dan WNI di Mesir kini juga sudah dikumpulkan di satu tempat untuk memudahkan evakuasi. […]

  • Massa Ormas Islam Kepung Polresta Medan

    Massa Ormas Islam Kepung Polresta Medan

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Puluhan massa dari berbagai ormas islam tampak berkumpul di Polresta Medan, Senin (5/5/2014). Belum diketahui secara pasti apa maksud kedatangan puluhan massa berseragam serba putih ini. Pantauan Tribun, beberapa perwakilan massa tampak masuk ke gedung Polresta Medan. Sementara itu, beberapa massa lainnya tampak berjaga di halaman kantor polisi ini, seakan hendak mengepung gedung […]

  • Pemkab Madina Tampung 280 CPNS

    Pemkab Madina Tampung 280 CPNS

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) membuka pelamaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi tahun 2010 sebanyak 280 orang. Formasi yang di perlukan Kabupaten Mandailing Natal antara lain Guru SD sebanyak 39. Guru yang di butuhkan antaralain Guru Kelas Pendidikan D II SPGD sebanyak 25 orang, Pendidikan S1 […]

  • Harga Karet Terus Terpuruk, Petani Karet Beralih ke Kopi

    Harga Karet Terus Terpuruk, Petani Karet Beralih ke Kopi

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga karet alam yang terus terpuruk, menyebabkan petani karet sudah banyak beralih usaha ke tanaman kopi. Demikian dikatakan Ali Musa Manto Lubis, salah seorang petani Kopi di Mandailing Natal (Madina), menjawab Mandailing Online, Senin, (1/8) di Panyabungan. Manto mengungkapkan, berdasar catatan yang dibukukannya, terdapat sekitar 45 % petani karet mulai menyeriusi tanaman […]

expand_less