Rabu, 2 Sep 2026
light_mode

Seorang Pria Dibakar Hidup-Hidup di Langkat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Des 2021
  • print Cetak

Jenazah korban saat berada di RSU dr Djoelham, Kota Binjai untuk kepentingan otopsi.

LANGKAT (Mandailing Online) –  Tindakan sadis terjadi di Dusun Kuta Jering, Desa Belinteng, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (2/12/2021).

Darwis Sitepu (38) warga Dusun II Lorong Gereja, Desa Durian Lingga, Kecamatan Sei Bingai, tewas dibakar hidup-hidup setelah dianiaya dan disiram bensin oleh sekelompok pria.

Jenazah korban telah berada di RSU dr Djoelham Kota Binjai untuk keperluan otopsi.

Kasus ini sedang ditangani Polres Binjai.

Kasubag Humas Polres Binjai, Iptu Junaidi, membenarkan kejadian itu.

“Untuk para pelaku, hingga kini masih dalam pengejaran dan pendalaman. Beberapa saksi sudah kita mintai keterangan,” katanya saat dihubungi wartawan Kamis malam.

Dilansir Medan Bisnis Dayli, informasi yang diperoleh dari warga, sebelum peristiwa tragis itu terjadi, korban saat itu sedang duduk di sebuah pondok di Dusun Kuta Jering, Desa Belinteng, Kecamatan Sei Bingei, bersama 2 rekannya, yakni Selamat Tarigan, dan Darta.

Ketika mereka sedang bercerita-cerit di dalam pondok, datang sekelompok pria, diantaranya berinisial FD.

Kala itu, FD meminta korban untuk meninggalkan pondok itu. Namun permintaan pelaku FD tidak diindahkan oleh korban. “Gak mau kami,” kata korban saat itu menolak permintaan pelaku.

Kemudian keduanya terlibat keributan adu mulut dan berujung pemukulan yang dilakukan rekan pelaku FD, dengan menggunakan popor senapan angin. Korban merasa terancam mencoba melakukan perlawanan.

Rekan pelaku FD pun menyiramkan bensin/premium ke tubuh korban. Bensin tersebut dibawa kolompok pelaku dengan menggunakan ember. Kemudian FD mematik mancis dan membakar korban.

Melihat korban terbakar sekujur tubuhnya dan meregang nyawa, rekan korban, mencari pertolongan dan melaporkan kejadian ke pihak kepolisian.

Sedangkan FD dan rekan-rekannya sudah keburu kabur meninggalkan lokasi kejadian, saat personel Polsek Sei Bingai tiba di TKP.

Di TKP, polisi mengamankan barang bukti 1 mancis yang digunakan untuk membakar korban, 1 ember plastik warna hitam yang digunakan untuk menyiram korban menggunakan bensin.

Sumber: medan bisnis dayli / tvone news / viva.co.id / sumut.inews.id

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kutipan di Aek Sijorni Kecewakan Pengunjung

    Kutipan di Aek Sijorni Kecewakan Pengunjung

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        TAPSEL – Pengunjung Aek Sijorni kecewa akibat banyaknya kutipan di beberapa titik di lokasi wisata itu. Alhasil, himbauan Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel) tak mempan untuk mempertahankan nama baik Aek Sijorni yang berada di Kecamatan Sayur Matinggi itu. Betapa tidak, soalnya saat libur Tahun Baru, Rabu 1 Januari 2020 banyak pengunjung berbagai daerah yang […]

  • Harga Elpiji Di Medan Turun

    Harga Elpiji Di Medan Turun

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Medan – Harga elpiji 12 kilogram di pedagang pengecer di Kota Medan turun menjadi Rp95.000 hingga Rp100.000, dari sebelumnya Rp135.000-Rp140.000 per tabung. “Harga sudah turun. Walau berat juga karena sebelumnya sejak 1 Januari 2014 harga tebus mahal dan pada 7 Januari diturunkan sedikit,” kata Aji, pedagang elpiji di Jalan STM Medan, Selasa. Harga Rp95.000 untuk […]

  • Limbah Cair Tambang Emas Martabe Tetap Dibuang ke Sungai Batangtoru

    Limbah Cair Tambang Emas Martabe Tetap Dibuang ke Sungai Batangtoru

    • calendar_month Senin, 24 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Sisa limbah tambang emas PT G-Resource Martabe di Desa Aek Pining, Batangtoru, Tapanuli Selatan (Tapsel) tetap akan dialiri ke Sungai Batangtoru. Untuk menjamin keamanannya, pihak perusahaan siap meminumnya terlebih dulu. Tim Advance yang dikoordinir Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Sumatera Utara (Sumut) Eddy Syofian mengatakan, dari pengamatan langsung […]

  • Tangkapan Ikan di Lubuk Larangan Aek Pohon

    Tangkapan Ikan di Lubuk Larangan Aek Pohon

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Manndailing Online) – Lubuk larangan di Sungai Aek Pohon, Pidoli, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) dibuka untuk halayak umum, Minggu (28/4/2013). Daya tarik lubuk larangan benar-benar selalu memikat sejak dahulu. Ratusan penduduk Madina dari berbagai penjuru kecamatan tumpah ruah di sepanjang aliran sungai dan bergerombol dalam titik-titik lubuk. Mereka membawa jala. Tetapi ada juga yang […]

  • Warga Panyabungan Keluhkan Sampah

    Warga Panyabungan Keluhkan Sampah

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Foto tumpukan sampah di perempatan Pasar Jongjong Panyabungan PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Kebersihan Pertamanan Mandailing Natal (Madina) dimintameningkatkan sinergi penanaganan sampah di kota Panyabungan. Pasalnya banyak titik pembuangan sampah lama diangkut menyebabkan tumpkan sampah menggunung. Warga Panyabungan pun akhirnya mengeluh, selain sangat mengganggu pemandangan dan lingkungan yang ada disekitarnya juga menimbulkan bau busuk. Pantauan […]

  • Karikatur Pilkada di Mata Rakyat Madina

    Karikatur Pilkada di Mata Rakyat Madina

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Karikatur Pilkada di Mata Rakyat Madina. Banyak calon pemilih membahas Pilkada Madina di lopo-lopo yang ada di desa-desa. Selain membahas figur calon juga membahas kemungkinan besaran uang yang akan diberikan oleh para Tim Sukses kepada mereka (istilahnya: Serangan Fajar) di malam menjelang hari pencoblosan. “Sajia do mainna, ido naponting jita. Ise pe bupatina, les […]

expand_less