Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Harga Elpiji Di Medan Turun

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Selasa, 7 Jan 2014
  • print Cetak

Medan – Harga elpiji 12 kilogram di pedagang pengecer di Kota Medan turun menjadi Rp95.000 hingga Rp100.000, dari sebelumnya Rp135.000-Rp140.000 per tabung.

“Harga sudah turun. Walau berat juga karena sebelumnya sejak 1 Januari 2014 harga tebus mahal dan pada 7 Januari diturunkan sedikit,” kata Aji, pedagang elpiji di Jalan STM Medan, Selasa.

Harga Rp95.000 untuk penjualan di toko/kedai dan Rp100.000 per tabung diantar ke rumah.

Kalau tidak diturunkan, kata dia, khawatir dikenakan sanksi oleh agen.

Mengutip pernyataan agen, Aji menyebutkan, Pertamina sedang mengawasi ketat harga jual khususnya di distributor sehingga agen minta pedagangnya juga mematuhi ketentuan soal penurunan harga.

“Apa boleh buat merugilah. Tapi syukurnya ketika harga tebus mahal, saya tidak beli banyak karena takut rugi menyusul permintaan dipastikan berkurang,” katanya.

Dia menyebutkan, pascakenaikan harga elpiji 12 kg, konsumen lebih memilih membeli elpiji 3 kg yang harganya stabil di Rp15.000 hingga Rp17.000 per tabung. Bahkan konsumen 12 kg banyak yang membeli tabung 3 kg.

Senior Supervisor External Relation PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I Fitri Erika menyebutkan, pihaknya terus mengawasi ketat peredaran dan harga jual elpiji di distributor/agen pascaditurunkannya harga jual elpiji 12 kg.

Sesuai kesepakatan dengan pemerintah, kenaikan harga elpiji 12 kg adalah Rp1.000 per kg atau rata-rata Rp14.200 per tabung sehingga menjadi Rp89.000 hingga Rp120.100 di tingkat agen sesuai lokasi.

Revisi harga gas elpiji non-subsidi ukuran 12 Kg tersebut mulai berlaku terhitung Selasa (7/1) pukul 00.00 WIB.

“Meski harga sudah direvisi, Pertamina tetap mengawasi stok, distribusi, hingga harga jual,” katanya. (ant)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • BMKG: Gempa Padang Berkekuatan 4,2 SR

    BMKG: Gempa Padang Berkekuatan 4,2 SR

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyatakan gempa bumi yang terjadi di Padang pada Jumat, 3 Desember 2010, berkekuatan 4,2 SR dengan kedalaman 10 kilometer di lokasi 0.92 Lintang Selatan dan 100.41 BUjur Timur. Keterangan resmi BMKG yang diterima ANTARA, di Jakarta, Jumat, menyebutkan, lokasi gempa terjadi di darat tujuh kilometer Timurlaut Padang dan […]

  • Syariah Islam Butuh Diterapkan, Bukan Direkontekstualisasi

    Syariah Islam Butuh Diterapkan, Bukan Direkontekstualisasi

    • calendar_month Jumat, 5 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memberikan sambutan pada pembukaan Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) yang ke-20 di Surakarta, Senin (25/10/2021). Dalam sambutan itu, dia antara lain menyampaikan pentingnya melakukan rekontekstualisasi sejumlah konsep fikih dalam rangka merespon tantangan zaman. Dia menambahkan bahwa ketidakstabilan sosial dan politik, perang saudara dan terorisme disebabkan oleh tindakan kelompok-kelompok […]

  • Dinas Perdagangan Madina dan Mahasiswa Akan Mendata di Pasar Tradisional dan Pasar Rakyat

    Dinas Perdagangan Madina dan Mahasiswa Akan Mendata di Pasar Tradisional dan Pasar Rakyat

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 10 mahasiswa dari dua perguruan tinggi melakukan magang dan praktikum di Dinas Perdagangan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut. Para mahasiswa akan melakukan pendataan pluktuasi jumlah pedagang di seluruh pasar tradisional dan pasar rakyat yang ada di Madina. Dua perguruan tinggi itu adalah STAIN Madina yang mengirim 6 mahasiswa smester 8 […]

  • Bupati Tekan PT. Rendi, Tokoh Pantai Barat Ucapkan Terimakasih

    Bupati Tekan PT. Rendi, Tokoh Pantai Barat Ucapkan Terimakasih

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Upaya bupati Madina memanggil semua pihak bagi upaya realisasi kebun plasma di Singkuang 1 dinilai sebagai langkah maju. Sebab, sudah 15 tahun warga Desa Singkuang 1, Kecamatan Muara Batang Gadis berjuang memperoleh hak-haknya berupa perkebunan plasma sawit dari PT. Rendi Permata Raya. Perusahaan itu memiliki kewajiban penuh membangun plasma untuk warga […]

  • MARSIDAO-DAO (2)

    MARSIDAO-DAO (2)

    • calendar_month Jumat, 19 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Naisuratkon : Dahlan Batubara Dung salose mambuot parira, kehe alai lao marpalan-palan mamolus gadu saba sareto pupu mamangani parira. Tarpaiada ji alai talaga ni tobat tar bahat tarida gulaen piri-piri dot capet. Adong muse tarida namalkot ilambung liang ni talaga i, na igalbuk ni aruting. Dodasna, pala adong namanggalbuk tar miduk mei gulaenna, […]

  • Tortor Mandailing Bukan Tortor Batak

    Tortor Mandailing Bukan Tortor Batak

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tarian Tortor Mandailing tidak sama dengan tarian tortor yang ada di tanah Toba. Etnis Toba tidak berhak mengklaim tortor Mandailing sebagai kesenian Batak. Sebab, kata “Batak” itu dipaksakan Kolonial Belanda sebagai nama etnis di kawasan Tapanuli di abad 19 yang hingga abad 21 ini ditolak oleh banyak etnis, termasuk […]

expand_less