Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Rapat Paripurna DPRD Madina Akhirnya Dibuka

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Sep 2012
  • print Cetak

lkpj madina 2011 270912PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah tiga hari skor akibat tak menucukupi quorum, akhirnya sidang paripurna DPRD Madina tentang Laporan Keterangan Pertangungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2011, Kamis (27/9).

Wakil Bupati Dahlan Hasan Nasution pun membacakan nota pengantar LKPJ tersebut di hadapan rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Madina As.Imran Khaitamy Daulay SH dihadiri dihadiri 20 orang anggota dari 4 fraksi yaitu Fraksi Golkar Plus, Fraksi Demokrat, Fraksi PKB dan Fraksi Perjuangan Repormasi. Tiga fraksi tak hadir yaitu Fraksi PKS, Hanura, dan Madina Bersatu.

Dalam laporannya Wakil Bupati Madina menyampaikan bahwa sudah kewajiban untuk menyampikan pertangungjawaban pelaksanaan anggaran APBD tahun 2011, sesuai dengan amanat pasal 184 Undang – undang no 32 Tahun 2004 junto PP no 8 tahun 2006.

“Laporan ini merupakan penyelenggaraan pemerintahan selama 1 tahun anggaran untuk disampikan kepada DPRD sebagai salah satu media check and balance antara kepala daerah dan DPRD. Dimana rekomendasi hasil evaluasi diharapkan menjadi masukan dan pertimbangan baik dalam penyusunan RKPD dan pelaksanaan RPJMD,” ujar Wakil Bupati.

Wakil Bupati memaparkan, berdasar data BPS, PDRB naik 2,47 % dengan laju pertumbuhan ekonomi sekitar 0,02 %. Kondisi ini mempengaruhi kebijakan keuangan yang selanjutnya dibuat sebagai landasan dalam penyusunan APBD TA 2011 berikut dengan perubahannya. Pendapatan perkapita Rp.4,14 Juta meningkat 11,56 %.

Secara umum realisasi APBD Tahun 2011 sebesar Rp. 678.451.916.227. Sementara Pendapatan Asli Daerah yang ditarget sebesar Rp. 25 Milyar terrealisasi sebesar Rp. 27,5 Milyar atau 110 %. Pendapatan transfer dari pemerintah propinsi dianggarakan Rp. 653,4 Milyar dengan realisasi Rp.655,3 Milyar. Sesuai dengan hasil audit BPK Pemkab Madina memperoleh penilaian WDP.

“Hal ini menunjukan keseriusan pemerintah dalam menatausahakan pengelolaan keuangan daerah yang tertib. Namun begitu, apapun yang kita hasilkan itu tidak terlepas dari kerjasama yang baik antara eksekutif dan legislatif,” katanya.

Dikatakannya, visi misi pemerintah daerah Madina priode 2011 – 2016 terwujudnya masyarakat Mandailing Natal yang religius, cerdsa, sehat, maju dan sejahtera dengan 6 misi. Ada 5 tujuan pembangunan dengan sasaran meningkatkan kualitas kehidupan beragama, meningkatkan akses terhadap pendidikan berkualitas, derajat kesehatan, akses inpormasi, dan tersedinya lapangan kerja baru. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cabup Harun Mustafa dan Kawan SMA ke Bawaslu Madina untuk Klarifikasi

    Cabup Harun Mustafa dan Kawan SMA ke Bawaslu Madina untuk Klarifikasi

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Calon Bupati (Cabup) nomor urut 1 Kabupaten Mandailing Natal (Madina), H Harun Mustafa Nasution memberikan klarifikasinya atas laporan terhadap dirinya yang dituding memberikan surat keterangan palsu. Dan diketahui tudingan ini didasari oleh penggunaan Ijazah SMA Negeri 1 Panyabungan yang digunakan Harun saat mendaftar ke KPU Madina mencalon Bupati Madina 2025-2030. […]

  • Ratu Inggris lepas Yudhoyono tinggalkan Istana Buckingham

    Ratu Inggris lepas Yudhoyono tinggalkan Istana Buckingham

    • calendar_month Jumat, 2 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    London, (MO) – Ratu Elizabeth II melepas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang meninggalkan Istana Buckingham, London, Inggris, pada Jumat pagi waktu setempat atau sore hari di tanah air. Ratu bersama Duke of Edinburke (Pangeran Philips) melepas Presiden dan Ibu Negara di depan pintu Istana. Ratu dalam kesempatan tersebut menggunakan baju hangat panjang warna abu-abu bernotif […]

  • Dua Rumah di Kelurahan Wek V Ludes Terbakar

    Dua Rumah di Kelurahan Wek V Ludes Terbakar

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Kebakaran hebat melanda dua unit rumah semi permanen yang dihuni empat kepala keluarga di Lingkungan VII, Kelurahan Wek V, Padangsidimpuan Selatan,  Kamis (16/4) sore kemarin. Api diketahui berasal dari kamar salahseorang penghuni rumah, Ruski (35) yang menderita tunagrahita (keterbelakangan mental). “Api berasal dari kamar Ruski. Dia sudah lari gak tau kemana. Dia ada […]

  • Wilayah Calon Kabupaten Pantai Barat Mandailing 45 Persen

    Wilayah Calon Kabupaten Pantai Barat Mandailing 45 Persen

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon kabupaten Pantai Barat Mandailing memiliki luas sekitar 45 persen, sementara kabupaten induk Mandailing Natal (Madina) tersisa 55 persen. Calon kabupaten ini juga memiliki sumber daya alam lengkap, yaitu perkebunan, kehutanan, pertambangan, sungai, laut dengan panjang garis pantai sekitar 170 km serta 24 pulau-pulau kecil. Kepala Bagian Humas Pemkab Madina, Arbiuddin […]

  • Reformasi Birokrasi Rasa Rupiah

    Reformasi Birokrasi Rasa Rupiah

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Liputan versi Pembaca November 2010 Memang benar dan saya akui itu. Karena itu setiap tahunnya selalu kita evaluasi dan perbaiki celahnya. Namun pusat tak bisa bergerak lebih karena adanya otonomi daerah. Meski kita menerapkan sistem komputerisasi tapi permainan di bawah juga makin canggih. Anehnya, ketika masalah muncul justru pusat yang disalahkan. NADA prihatin itu disampaikan […]

  • Jalan Sirambas Rusak Parah

    Jalan Sirambas Rusak Parah

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Peningkatan ekonomi di Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yang meliputi sepuluh desa di dalamnya, terhambat akibat jalan kabupaten sepanjang 6 km menuju wilayah tersebut rusak parah. Selain peningkatan biaya angkutan juga menjadi penghalang bagi pedagang untuk membawa hasil buminya. “Dalam lima tahun terakhir jalan Sirambas dari Mangga Dua hingga ibukota kecamatan yang […]

expand_less