Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

“Harus Putus Jalannya Baru Diperbaiki?” Warga Pantai Barat Madina Geram Minta Pemekaran

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • print Cetak

Kondisi jalan Provinsi menuju Pantai Barat Madina parah. Kendaraan yang melintas harus extra hati hati ( ist )

MADINA ||Mandailing Online – Jalan menuju Pantai Barat Mandailing Natal rusak parah. Warga geram. Mereka menilai Pemkab Madina tak serius mengawal usulan perbaikan, sementara Pemprov Sumut dianggap tutup mata.

“Apa harus putus dulu jalan ini baru ditindaklanjuti? Ataukah harus ada reaksi warga dulu baru Pemprov Sumut mau memperbaiki?” kata seorang warga saat ditemui di titik terparah Desa Sopotinjak, Kecamatan Batangnatal, Selasa (21/4/2026).

Kerusakan paling parah terjadi di ruas Simpanggambir–Jembatan Merah. Statusnya jalan provinsi. Saipuddin, warga Tapus, Kecamatan Lingga Bayu, menyebut waktu tempuh ke Panyabungan kini molor jadi 3–4 jam. Padahal normalnya hanya 2,5 jam.

“Kita merasa saat ini lebih dekat ke Provinsi Sumatera Barat daripada ke ibukota Kabupaten Madina,” tegas Saipuddin.

Kondisi ini membuat warga kembali menyuarakan pemekaran Pantai Barat dari Madina. Alasannya, wilayah tersebut kerap “dianaktirikan” dalam pembangunan.

Saipuddin menilai, meski jalan berstatus milik provinsi, Pemda Madina tak boleh lepas tangan. Ia menyarankan Bupati menggunakan diskresi untuk mengajak perusahaan perkebunan yang beroperasi di Pantai Barat ikut menimbun titik-titik rusak.

“Banyak perusahaan di Pantai Barat. Apa tidak bisa bantu penimbunan? Kan mobil perusahaan tiap hari lewat jalan itu. Kenapa harus tunggu provinsi yang lamban penanganannya?” ujarnya.

Selain akibat bencana, truk CPO dan angkutan sawit milik perusahaan disebut jadi salah satu penyebab jalan cepat hancur. Warga minta Pemda, Pemprov, dan perusahaan duduk bersama sebelum akses utama Pantai Barat lumpuh total.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas PUPR Sumut maupun Pemkab Madina terkait rencana perbaikan ruas tersebut. (*)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Tuntut Ketua DPRD Tapanuli Tengah Mundur

    Warga Tuntut Ketua DPRD Tapanuli Tengah Mundur

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tapanuli Tengah: Unjuk rasa warga yang tergabung dalam Forum Lampu Merah (FLM) Pandan di depan Gedung DPRD Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Senin (25/10), diwarnai keributan. Kericuhan terjadi saat pendemo mendorong pagar kantor DPRD karena tidak diperbolehkan masuk ke dalam gedung. Petugas Satpol PP bersikeras tidak memasukkan para demonstran meski turun hujan. Salah satu ketua anggota […]

  • Ray Rangkuty : Pengaruh Politik Uang Cenderung Turun

    Ray Rangkuty : Pengaruh Politik Uang Cenderung Turun

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengaruh politik uang dalam Pemilu cenderung menurun. Itu diungkap Direktur Lingkar Madani, Ray Rangkuti dalam Sosialisasi Diskusi Publik Hasil Fakta Integritas Caleg Madina 2019 di Aula Mitra Tani, Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Senin (1/4/2019). Meski politik uang masih tetap bermain dalam Pemilu 2019 nanti, tetapi pengaruhnya terhadap keterpilihan relatif menurun. […]

  • Seluruh Bank di Aceh Wajib Sistem Syariah di Tahun 2022

    Seluruh Bank di Aceh Wajib Sistem Syariah di Tahun 2022

    • calendar_month Sabtu, 17 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Sesuai dengan qanun yang berlaku di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) seluruh bank sudah bersistem syariah sejak Januari 2022. Sejumlah cabang bank nasional di NAD sudah mempersiapkan diri sejak 2019 menuju bank syariah itu. Sejauh ini bank yang akan menerapkan sistem syariah itu antara lain bank BRI, BNI, Mandiri, CIMB Niaga. Sedangkan […]

  • Daerah Tertinggal Di Madina

    Daerah Tertinggal Di Madina

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Desa Aek Nabara Kecamatan Panyabungan Timur yang merupakan daerah terisolir di kabupaten Mandailing Natal yang sampai saat ini jauh dari perhatian pemerintah membuat warga desa itu terpaksa membuat pemukiman baru di kawasan Aek Gorsing. Fhoto : MOL

  • Songsong MBG Distan Madina Kluster Potensi Sayur dan Buah

    Songsong MBG Distan Madina Kluster Potensi Sayur dan Buah

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebutuhan sayur dan buah akan meningkat manakala program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan. Menyikapi ini Dinas Pertanian Mandailing Natal (Madina), Sumut sudah mengkluster potensi pengembangan produk holtikultura dan sayuran. Peta kecamatan akan menjadi batas-batas kluster. Pengembangan produk pertanian di berbagai kluster diharapkan dapat didongkrak oleh program ketahanan pangan dari Dana Desa. […]

  • Penembak Misterius Beraksi di Papua, 1 Tewas

    Penembak Misterius Beraksi di Papua, 1 Tewas

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Gerombolan itu menghadang orang di jalan ramai. Satu tewas dan beberapa orang luka tembak. Ditembak dari jarak 10 meter. Gimana tak mati. Peluru itu merobek dada Riswandy Junus. Lelaki itu tewas seketika. Dian, istri Riswandy yang membonceng di belakang, terluka tangan kanannya. Helm yang dipakai berlubang. Aksi brutal para penembak itu terjadi di Kampung Nafri, […]

expand_less