Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Songsong MBG Distan Madina Kluster Potensi Sayur dan Buah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
  • print Cetak

Taufik Zulhandra

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebutuhan sayur dan buah akan meningkat manakala program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan.

Menyikapi ini Dinas Pertanian Mandailing Natal (Madina), Sumut sudah mengkluster potensi pengembangan produk holtikultura dan sayuran. Peta kecamatan akan menjadi batas-batas kluster.

Pengembangan produk pertanian di berbagai kluster diharapkan dapat didongkrak oleh program ketahanan pangan dari Dana Desa.

Dari total pagu Dana Desa terdapat 20 persen untuk program ketahanan pangan sesuai ketentuan yang ditetapkan Menteri Keuangan dan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

“Jika dilihat dari alokasi Dana Desa tahun ini ada kisaran 100 juta hingga 140 juta rupiah per desa per tahun untuk ketahanan pangan,” kata Kepala Dinas Pertanian Madina, Taufik Zulhandra, Jum’at (29/8/2025).

Tahun tahun sebelumnya anggaran ketahanan pangan boleh secara keseluruhan untuk membiayai infrastruktur seperti jalan usaha tani hingga irigasi. Tetapi sejak tahun 2025 hanya sekitar 30 hingga 40 persen saja untuk infrastruktur, sekitar 70 hingga 60 persen lainnya bisa dimanfaatkan untuk pengembangan tanaman pangan holtikultura dan sayuran.

“Untuk pengembangan tanaman pangan holtikultura dan sayuran di Madina – kita dari Dinas Pertanian – sudah kita buat pengklusteran,” ungkap Taufik.

“Katakanlah di Kecamatan Siabu komoditi apa yang cocok andalkan di sana”.

Pengklusteran ini juga akan menjadi subsidi silang. Komoditi tertentu yang minim di satu kluster akan di-dropping ke kluster lain.

“Pengklusteran ini kita akan kerjasama dengan kelompok tani. Kelompok tani ini pun adalah orang-orang yang mengerti di bidangnya, bukan lagi asal kita hunjuk dia bertanam sayuran, tetapi dia sudah terbiasa bertanam sayuran,” Taupik menjelaskan.

Menurutnya, sejauh ini data yang diperoleh Dinas Pertanian Madina terdapat sekitar 91.047 orang yang harus dilayani Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program MBG di Madina.

“Sudah kita hitung di Dinas Pertanian dan Dinas Tanaman Pangan berapa kebutuhan sembako setiap harinya. Baik telur, ikan, daging hingga sayur. Begitu juga dengan buahnya, nanti yang kita handalkan adalah semangka dan pisang karena ini yang kita lihat lebih murah dan lebih mudah ditanam,” katanya. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perlawann Sutan  Mangkutur Terhadap Belanda Di Mandailing.

    Perlawann Sutan Mangkutur Terhadap Belanda Di Mandailing.

    • calendar_month Minggu, 5 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Wilayah Mandailing Dalam membicarakan perlawanan yang pernah dilakukan oleh Sutan Mangkutur terhadap Belanda di daerah Mandailing, pada abad yang lalu, lebih dahulu akan dikemukakan beberapa hal tentang wilayah tersebut. Menurut Prapanca di dalam bukunya Negarakertagama, Mandailing termasuk ke dalam wilayah kerajaan Majapahit. Namun demikian dapat dikatakan bahwa sampai sekarang wilayah Mandailing belum termasuk yang banyak […]

  • 2011, Era Kebangkitan Pendidikan Sumut

    2011, Era Kebangkitan Pendidikan Sumut

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Syaiful Syafri mengatakan, tahun 2011 akan dijadikan sebagai era kebangkitan dan percepatan peningkatan kualitas pendidikan di daerah itu. “Langkah-langkah percepatan peningkatan kualitas tersebut di antaranya dengan mengejar ketertinggalan, dimana ada kekurangan akan langsung diisi dan kelemahan-kelemahan segera diperbaiki. Metode mana yang lemah itu akan terus ditingkatkan, kemudian sarana […]

  • Elizar Yahmid : Kesejatraan Nelayah di Pantai Barat Madina Hanya Dijanji Politik

    Elizar Yahmid : Kesejatraan Nelayah di Pantai Barat Madina Hanya Dijanji Politik

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      NATAL ( Mandailing Online ): Nelayan di wilayah Pantai Barat Kabupaten Mandailing Natal keluhkan tak adanya perhatian Pemerintah Daerah. Kesejahtraan seolah hanya pada saat janji politi saja. Meski TPI ( tempat pelelangan ikan ) telah ada, namun tidak serta merta membantu kesejahtraan nelayan. Harga ikan hasil tangkapan nelayan tetap saja dibawah sebab tidak adanya […]

  • Sikapi “Basa-basi” DPRD, Pemkab Madina Kasih Aksi Buktikan Nyali

    Sikapi “Basa-basi” DPRD, Pemkab Madina Kasih Aksi Buktikan Nyali

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Sebelas rekomendasi telah dibacakan. Bahasa tertib, pembahasan disebut komprehensif, dan semua pihak sepakat bahwa kinerja pemerintahan belum maksimal. Masalahnya—di titik itu semuanya berhenti. Kritik disampaikan, diakui, lalu dinetralkan oleh kata-kata aman: akan dijadikan acuan, akan menjadi perhatian serius, sinergi akan diperkuat. Publik sudah terlalu sering mendengar kalimat-kalimat ini. Yang […]

  • Kualitas Serai Wangi Madina Kalahkan Srilanka dan India

    Kualitas Serai Wangi Madina Kalahkan Srilanka dan India

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kualitas serai wangi dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalahkan serai wangi dari negara Srilangka dan India. “Kualitas serai wangi asal Pakantan, Kabupaten Mandailing Natal ini kwalitasnya mencapai 45 %,  sementara serai wangi asal negara Srilanka dan India mempunyai kualitas 25 % saja,” ungkap Anwar Mahjuddin dari Biosurya Global Sdn. Bhd, Malaysia […]

  • KPU di Tiga Daerah Merasa "Serba Salah"

    KPU di Tiga Daerah Merasa "Serba Salah"

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan – Komisi Pemilihan Umum di tiga daerah di Sumatera Utara, yakni Kota Tanjung Balai, Kota Tebing Tinggi dan Kabupaten Mandailing Natal merasa “serba salah” dalam menyelengarakan proses pilkada ulang sebagaimana ditetapkan Mahkamah Konstitusi. Di satu sisi, kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut Irham Buana Nasution dalam pertemuan dengan Komisi II DPR RI di […]

expand_less