Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

KPU di Tiga Daerah Merasa "Serba Salah"

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
  • print Cetak

Medan – Komisi Pemilihan Umum di tiga daerah di Sumatera Utara, yakni Kota Tanjung Balai, Kota Tebing Tinggi dan Kabupaten Mandailing Natal merasa “serba salah” dalam menyelengarakan proses pilkada ulang sebagaimana ditetapkan Mahkamah Konstitusi.

Di satu sisi, kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut Irham Buana Nasution dalam pertemuan dengan Komisi II DPR RI di Medan, Jumat, KPU berkeinginan untuk melaksanakan proses itu karena amanat UU.

Namun, di sisi lain ada faktor teknis yang menyebabkan proses pilkada ulang itu sulit dilaksanakan, baik karena terkait ketersediaan dana maupun penetapan jadwal.

Ia mencontohkan pilkada ulang di Tanjung Balai yang berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada 28 September 2010 harus diulang di 17 kecamatan dan 217 tempat pemungutan suara (TPS) paling lama 60 hari setelah putusan dikeluarkan.

Secara umum, kata Irham, pelaksanaan pilkada ulang itu tidak menghadapi masalah karena anggaran yang telah disiapkan mencukupi untuk dua putaran.

Namun, ada kendala teknis yakni perubahan mata anggaran dari putara kedua menjadi proses pengulangan yang harus disetujui pihak Pemkot dan DPRD Tanjung Balai.

Untuk menetapkan perubahan mata anggaran itu, terjadi “tarik menarik” karena adanya dua pihak yang berbeda persepsi dalam waktu pelaksanaan proses pemungutan suara ulang.

Di satu pihak ada yang menginginkan agar proses pemungutan suara ulang itu dilakukan setelah masa jabatan Wali Kota Tanjung Balai Sutrisno Hadi berakhir.

Namun di pihak lain, ada juga yang menginginkan pelaksanaanya diselenggarakan secepat mungkin. “Sementara KPU tidak ingin terjebak dalam kepentingan dua pihak itu,” katanya.

Meski demikian, KPU Sumut mendapatkan kabar yang lebih menggembirakan dalam pelaksanaan pilkada ulang di Tebing Tinggi dan Mandailing Natal, karena pemerintah di dua daerah itu akan menyiapkan anggaran dalam APBD 2011.

Namun pihaknya mengharapkan penyediaan itu benar-benar terealisasi, karena besarnya desakan masyarakat agar proses pilkada di dua daerah tersebut sukses dan berjalan sesuai harapan.

“Kalau muncul kendala atau masalah dalam pelaksanaan pilkada, KPU yang akan disalahkan, bukan eksekutif,” katanya.

Ketua Komisi II DPR RI Chairuman Harahap yang mendapatkan informasi itu berjanji akan membahas masalah tersebut di tingkat pusat sesuai UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

“Masalah ini harus segera diselesaikan. Karena Menteri Dalam Negeri sendiri sudah menegaskan tanggung jawab dana pilkada ulang ada di tangan pemda,” katanya.

Guberur Sumut Syamsul Arifin mengatakan, munculnya masalah pendanaan dalam pilkada ulang di tiga daerah itu akibat kemampuan keuangan daerah yang terbatas.

Sebenarnya, kata Gubernur, anggaran itu telah ada, tetapi tidak mencukupi karena terkadang tidak dipersiapkan untuk proses pemilihan ulang.

Karena itu, telah ada imbauan dari Kementerian Dalam negeri agar setiap daerah mempersiapkan anggaran untuk dua kali pilkada guna menghindari masalah di kemudian hari.

“Kalau tidak terpakai harus dikembalikan ke kas daerah,” katanya.

Meski demikian, Gubernur Sumut itu berjanji pihaknya akan menyampaikan dan mencari penyelesaian terhadap masalah di tiga daerah itu kepada pemerintah pusat.
sumber:(ANTARA)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Tak Bijaksana Penilaian Elemen Mahasiswa

    Ketua DPRD Tak Bijaksana Penilaian Elemen Mahasiswa

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sejumlah elemen mahasiswa menilai pernyataan Ketua DPRD Palas, HM Ridho Harahap yang mengatakan, tidak ada masalah dengan spanduk ucapan selamat menunaikan ibadah puasa 1432 H yang memakai logo daerah lain tidak bijaksana. “Pantas saja Kabupaten Palas ini tidak ada majunya. Soalnya rasa cinta terhadap daerah sangat minim sekali. Bahkan, banyak orang yang mengaku tokoh, tapi […]

  • Yang Muda Bisa Juga Jadi Raksasa

    Yang Muda Bisa Juga Jadi Raksasa

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Atika Azmi Utammi Nasution, B.AppFin, MFin Masayoshi Son adalah pendiri SoftBank saat masih berusia 24 tahun. Kini, SoftBank menginjak usia 39 tahun dengan jumlah karyawan sekitar 38.000 di seluruh dunia dikutip dari website resmi SoftBank. Pria lulusan UC Berkeley California ini berhasil mengembangkan SoftBank menjadi perusahaan terbesar kedua di Jepang setelah Toyota dan […]

  • Ketua DPD Hanura Sumut Tersandung Kasus Asusila

    Ketua DPD Hanura Sumut Tersandung Kasus Asusila

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIANTAR- Ketua DPD Partai Hanura Sumatera Utara H Zulkifli Siregar (ZS) tersandung kasus asusila. Pria 56 tahun itu diadukan ke Mapolresta Siantar Sabtu (5/3) malam dengan sangkaan melakukan pelecehan seksual kepada Ade Trianingsih (19) di Hall Laponta Siantar Hotel, Sabtu (26/2) sekira pukul 02.00WIB. Informasi yang berhasil di peroleh dari berbagai sumber menyebutkan, Zulkifli berada […]

  • SEJARAH KIAN KABUR

    SEJARAH KIAN KABUR

    • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Riani, S.Pd.I Guru tinggal di Medan Ranah pendidikan merupakan tempat menempa cikal bakal generasi, agar tercipta gambaran yang kuat pada peserta didik maka mata pelajaran (mapel) Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI) merupakan salah satu sarananya. Namun amat disayangkan bila mapel SKI ini ikut tergerus arus moderasi. Kementerian Agama meminta guru madrasah pengampu mata […]

  • Asap, 28 penerbangan di Kuala Namu ‘delay’

    Asap, 28 penerbangan di Kuala Namu ‘delay’

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Kabut asap yang melanda Sumatera Utara, Minggu, membuat 28 penerbangan dari Bandara Kualanamu tertunda (delay) dan pesawat lain dari Aceh terpaksa mendarat di Kuala Lumpur, Malaysia. “Yah kalau ditotal sejak Minggu pagi hingga pukul 21.00 WIB, ada 28 penerbangan yang terpaksa menunda keberangkatan karena kabut asap sempat membuat jarak pandang di bawah 700 […]

  • Kaula Muda Madina Inginkan AHY Calon Presiden RI

    Kaula Muda Madina Inginkan AHY Calon Presiden RI

    • calendar_month Senin, 23 Apr 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mendiskusikan calon presiden untuk Pilpres di 2019 tak hanya muncul di pusat, membicarakan figur yang diinginkan juga muncul di daerah. Dan wacana itu muncul dari kalangan kaula muda dari Madailing Natal (Madina) dalam sebuah diskusi. Dari diskusi itu mengerucut pilihan pada Agus Harimurti Yudhohono (AHY) maju sebagai capres. Keinginan itu […]

expand_less