Minggu, 13 Sep 2026
light_mode

KPU di Tiga Daerah Merasa "Serba Salah"

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
  • print Cetak

Medan – Komisi Pemilihan Umum di tiga daerah di Sumatera Utara, yakni Kota Tanjung Balai, Kota Tebing Tinggi dan Kabupaten Mandailing Natal merasa “serba salah” dalam menyelengarakan proses pilkada ulang sebagaimana ditetapkan Mahkamah Konstitusi.

Di satu sisi, kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut Irham Buana Nasution dalam pertemuan dengan Komisi II DPR RI di Medan, Jumat, KPU berkeinginan untuk melaksanakan proses itu karena amanat UU.

Namun, di sisi lain ada faktor teknis yang menyebabkan proses pilkada ulang itu sulit dilaksanakan, baik karena terkait ketersediaan dana maupun penetapan jadwal.

Ia mencontohkan pilkada ulang di Tanjung Balai yang berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada 28 September 2010 harus diulang di 17 kecamatan dan 217 tempat pemungutan suara (TPS) paling lama 60 hari setelah putusan dikeluarkan.

Secara umum, kata Irham, pelaksanaan pilkada ulang itu tidak menghadapi masalah karena anggaran yang telah disiapkan mencukupi untuk dua putaran.

Namun, ada kendala teknis yakni perubahan mata anggaran dari putara kedua menjadi proses pengulangan yang harus disetujui pihak Pemkot dan DPRD Tanjung Balai.

Untuk menetapkan perubahan mata anggaran itu, terjadi “tarik menarik” karena adanya dua pihak yang berbeda persepsi dalam waktu pelaksanaan proses pemungutan suara ulang.

Di satu pihak ada yang menginginkan agar proses pemungutan suara ulang itu dilakukan setelah masa jabatan Wali Kota Tanjung Balai Sutrisno Hadi berakhir.

Namun di pihak lain, ada juga yang menginginkan pelaksanaanya diselenggarakan secepat mungkin. “Sementara KPU tidak ingin terjebak dalam kepentingan dua pihak itu,” katanya.

Meski demikian, KPU Sumut mendapatkan kabar yang lebih menggembirakan dalam pelaksanaan pilkada ulang di Tebing Tinggi dan Mandailing Natal, karena pemerintah di dua daerah itu akan menyiapkan anggaran dalam APBD 2011.

Namun pihaknya mengharapkan penyediaan itu benar-benar terealisasi, karena besarnya desakan masyarakat agar proses pilkada di dua daerah tersebut sukses dan berjalan sesuai harapan.

“Kalau muncul kendala atau masalah dalam pelaksanaan pilkada, KPU yang akan disalahkan, bukan eksekutif,” katanya.

Ketua Komisi II DPR RI Chairuman Harahap yang mendapatkan informasi itu berjanji akan membahas masalah tersebut di tingkat pusat sesuai UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

“Masalah ini harus segera diselesaikan. Karena Menteri Dalam Negeri sendiri sudah menegaskan tanggung jawab dana pilkada ulang ada di tangan pemda,” katanya.

Guberur Sumut Syamsul Arifin mengatakan, munculnya masalah pendanaan dalam pilkada ulang di tiga daerah itu akibat kemampuan keuangan daerah yang terbatas.

Sebenarnya, kata Gubernur, anggaran itu telah ada, tetapi tidak mencukupi karena terkadang tidak dipersiapkan untuk proses pemilihan ulang.

Karena itu, telah ada imbauan dari Kementerian Dalam negeri agar setiap daerah mempersiapkan anggaran untuk dua kali pilkada guna menghindari masalah di kemudian hari.

“Kalau tidak terpakai harus dikembalikan ke kas daerah,” katanya.

Meski demikian, Gubernur Sumut itu berjanji pihaknya akan menyampaikan dan mencari penyelesaian terhadap masalah di tiga daerah itu kepada pemerintah pusat.
sumber:(ANTARA)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mutasi Jabatan di Pemkab Madina

    • calendar_month Rabu, 5 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mutasi jabatan dilakukan di lingkungan Pemkab Mandailing Natal, Rabu (4/6/2013). Pelantikan berlangsung di gedung serba guna, Parbangunan, Panyabungan dipimpin Sekretaris Daerah M Daud Batubara atas nama bupati Madina Hidayat Batubara. Sebanyak 169 PNS yang ikut dalam rotasi jabatan itu terbagi dalam dua surat keputusan. Untuk eselon II terdapat 6 nama yang […]

  • Kepala BIN: Pilkada Ditunda Jika Daerah Hanya ada Satu Calon

    Kepala BIN: Pilkada Ditunda Jika Daerah Hanya ada Satu Calon

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso mengatakan pilkada serentak bisa ditunda jika ada daerah yang hanya memiliki satu pasangan calon kepala daerah. “Belakangan ini ada beberapa kendala yang tidak disangka-sangka adalah ada Kabupaten atau kota yang tidak ada calonnya. Itu konsekuensinya harus ditunda pada periode berikutnya,” ujar Sutiyoso di Balai Kartini, Jakarta, Kamis […]

  • Marsialapari Tradisi Gotong Royong Masyarakat Mandailing

    Marsialapari Tradisi Gotong Royong Masyarakat Mandailing

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Harvina, S.Sos Tradisi gotong royong telah lama hidup dalam masyarakat Indonesia. Tradisi ini dapat terlihat dari kebiasaan masyarakat kita yang saling membantu dalam melakukan setiap kegiatan, misalnya dalam prosesi pernikahan, kematian, menjaga lingkungan dan bercocok tanam. Namun, beberapa tahun terakhir, tradisi gotong royong tanpa disadari mulai terkikis keberadaannya, terutama pada masyarakat yang hidup di […]

  • Karikatur Bincang Pilihan Calon Bupati Madina

    Karikatur Bincang Pilihan Calon Bupati Madina

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Karikatur Bincang Pilihan Calon Bupati Madina

  • Puncak HUT ke-58 Golkar di Madina Ditandai Tasyakuran dan Masuk Kantor Baru

    Puncak HUT ke-58 Golkar di Madina Ditandai Tasyakuran dan Masuk Kantor Baru

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Partai Golkar Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menandai puncak perayaan HUT (Hari Ulang Tahun) ke-58 partai dengan tasyakuran masuk kantor baru. Puncak perayaan dilaksanakan di halaman kantor partai, Jalan Willem Iskandar, Kelurahan Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut. Selain tasyakuran, DPD Golkar Madina juga memberikan santunan kepada anak […]

  • Demokrat Minta Pemilihan Ulang di Muara Batang Gadis

    Demokrat Minta Pemilihan Ulang di Muara Batang Gadis

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Demokrat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta dilakukan pencoblosan ulang di Kecamatan Muara Batang Gadis karena diduga terjadi kejanggalan dan kecurangan oleh penyelenggara pemilu. Surat yang ditujukan kepada KPU dan Panwaslu Madina tertanggal 13 April 2014 yang ditandatangani Ketua DPC Partai Demokrat Madina, Syafaruddin Ansyari dan Sekretaris dan Harminsyah Batubara itu […]

expand_less