Senin, 31 Agu 2026
light_mode

Proyek Jalan Pagargunung-Batahan Diduga Fiktif

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 2 Nov 2016
  • print Cetak

Proyek jalan Pemkab Madina grafis

Proyek jalan Pemkab Madina grafis

PANYABUNGAN (Mandailing Online)  – Proyek peningkatan jalan Pagargunung-Batahan, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal (Madina) TA 2015 yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum diduga fiktif.

 “Kami sudah turun ke lokasi. Kami menemukan indikasi bahwa proyek itu fiktif. Hal itu diperkuat keterangan dan pengakuan masyarakat bahwa tidak ada pembangunan maupun peningkatan jalan senilai Rp978 jutaan di daerah itu,” ungkap Ketua DPD Front Komunitas Indonesia Satu (FKI-1) Madina, Syamsuddin Nasution, Selasa (1/11) di Panyabungan yang dilansir surat kabar Metro Tabagsel.

Ia mengatakan, dalam buku penjabaran APBD tahun 2015, pihaknya menemukan sejumlah proyek yang diduga tidak dikerjakan alias fiktif.

Kalaupun ada yang dikerjakan, tetapi tidak selesai, sehingga diyakini sejumlah proyek tersebut merugikan keuangan negara. Bahkan, menurut Syamsuddin, pihaknya sudah meminta keterangan dari Plt Kepala Dinas PU Maina terkait pelaksanaan proyek tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Madina, Syahruddin telah memberikan klarifikasi kepada FK-1 Madina dalam menjawab konfimasi tertulis yang dikirim FK-1 Madina kepadanya. Dalam jawaban konfirmasi itu, Syahruddin menyatakan bahwa proyek itu dikerjakan, hanya saja tak 100 persen.

“Kami sudah beberapa kali menyurati Plt Kadis PU Syahruddin memintai keterangan terkait proyek tersebut. Setelah beberapa kali kami surati baru dibalasnya. Dalam keterangannya, Kadis PU menyebut proyek peningkatan jalan tersebut memang dikerjakan, tetapi tidak selesai seratus persen. Ini yang jadi persoalan bagi kami. Begitu besarnya anggaran hampir Rp1 miliar, tetapi pekerjaan yang mereka maksud itu tidak ada. Yang ada hanya sedikit galian yang tentunya tidak bisa dimanfaatkan masyarakat,” bebernya.

Ironisnya lagi, sambung Syamsuddin, proyek yang bernilai sekitar Rp978 jutaan tersebut tidak menggunakan jasa konsultan. “Dalam keterangan Kadis PU, proyek tersebut tidak menggunakan konsultan. Ini kan aneh, kalau tidak ada konsultan bagaimana hasil pekerjaannya,” sebutnya.

Karena itulah, Syamsuddin meminta penegak hukum supaya melakukan penyelidikan terkait dugaan proyek fiktif tersebut. Sebab, menurut pantauan dan investigasi DPD FKI-1, masih ada beberapa proyek yang sama dan perlu penyelidikan dari lembaga penegak hukum.

“Kami siap membantu penegak hukum untuk menyelidiki beberapa proyek yang bermasalah dan fiktif di Dinas PU. Karena kami tidak ingin ada pembiaran dalam penggunaan anggaran keuangan negara,” tambahnya.

Sumber                : Metro tabagsel

Editor    : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Ke Depan Jangan Lagi Hobi Menangis

    Bupati Madina Ke Depan Jangan Lagi Hobi Menangis

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Memperjuangkan wilayah Mandailing Natal menjadi sebuah Daerah Otonomi Baru bukanlah semudah membalik telapak tangan, karena itu membicarakan seorang bupati/wakil bupati (pemimpin) untuk wilayah kita sangat tidak elok sekali kalau seorang pemimpin suka menangis dan juga tak tegar. Sebab menjadi pemimpin di Bumi Gordang Sambilan harus tegar dan tidak boleh menangis menghadapi masyarakat. Demikian sekelumit […]

  • Gempa guncang Aceh, enam orang meninggal

    Gempa guncang Aceh, enam orang meninggal

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Gempa kuat yang mengguncang Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, menyebabkan paling tidak enam orang meninggal dan sekitar dua ratus orang lainnya luka-luka. Sutopo Purwo Nugroho, humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan laporan sementara menyebutkan korban meninggal di Bener Meriah lima orang, dua hilang dan 70 lainnya luka-luka. Sedangkan di Aceh Tengah, satu orang meninggal […]

  • SBY bentuk poros baru?

    SBY bentuk poros baru?

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wacana pembentukan poros keempat yang dimotori oleh Partai Demokrat di Pilpres 2014 ternyata akan mengancam posisi poros koalisi lainnya. Bahkan pihak yang akan dirugikan atas terbentuknya poros koalisi keempat itu adalah Prabowo Subianto dan Partai Gerindra. “Kalau kemudian poros keempat koalisi ini benar-benar terjadi, bukan tidak mungkin yang paling dirugikan, secara matematika politik, […]

  • SMPN 2 MBG Kekurangan Mobiler

    SMPN 2 MBG Kekurangan Mobiler

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- SMPN 2 Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG), Madina saat ini sangat membutuhkan mobiler yang mendukung proses belajar mengajar. Mobiler yang dibutuhkan adalah meja dan bangku belajar. Karena keadan ini, saat ini masih banyak siswa yang tak ada tempat duduknya dan dengan terpaksa dalam 1 unit bangku ada 2 siswa yang duduk. Di samping itu […]

  • Masyarakat Tetap Tolak Keberadaan KP-USU

    Masyarakat Tetap Tolak Keberadaan KP-USU

    • calendar_month Senin, 7 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Kehadiran KP-USU dalam usaha pembukaan kebun sawit di Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) masih pro kontra ditengah berlanjutnya sidang di PTUN Medan. Kasus KP-USU ini mencuat setelah pihak Polres Madina menyetop aktivitas KP-SU di lapangan pada bulan Oktober 2012 karena izin lokasi dan izin usaha perkebunan KP […]

  • Januari-Juni, Indonesia Impor Cabai 27,8 Ribu Ton

    Januari-Juni, Indonesia Impor Cabai 27,8 Ribu Ton

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sepanjang Januari-Juni 2021 terjadi peningkatan impor cabai, jika dibandingkan dengan impor periode yang sama tahun lalu. Dilansir dari CNBC Indonesia, berdasarkan data BPS, impor cabang sepanjang Semester I-2021 sebanyak 27.851,98 ton dengan nilai US$ 59,47 juta. Angka tersebut meningkat jika dibandingkan dengan realisasi impor pada Semester […]

expand_less