Selasa, 14 Apr 2026
light_mode

SMPN 2 MBG Kekurangan Mobiler

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
  • print Cetak


MADINA-
SMPN 2 Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG), Madina saat ini sangat membutuhkan mobiler yang mendukung proses belajar mengajar. Mobiler yang dibutuhkan adalah meja dan bangku belajar.
Karena keadan ini, saat ini masih banyak siswa yang tak ada tempat duduknya dan dengan terpaksa dalam 1 unit bangku ada 2 siswa yang duduk. Di samping itu SMPN 2 Muara Batang Gadis juga membutuhkan pagar sekolah karena setiap hari siswa terpaksa membersihkan kotoran ternak yang masuk ke lokasi sekolah
Hal ini disampaikan oleh Kepala SMPN 2 Muara Batang Gadis, Mawardi kepada METRO, Jumat (29/7) didampingi sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda di Panyabungan.
Dikatakan Mawardi, SMPN 2 Muara Batang Gadis telah beroperasi pada tahun 2003 lalu dan jumlah siswa dari tahun ke tahun semakin bertambah. Saat ini jumlah siswa di sekolah itu sebanyak 212 orang. Dengan jumlah sebanyak itu pihak sekolah menghadapi sejumlah kendala dan terutama pada masalah mobiler di dalam ruang belajar.
”Kami saat ini sangat membutuhkan sarana dan prasarana dalam menjalankan proses belajar mengajar yakni meja dan kursi sebanyak 60 buah dan meja sebanyak 30 buah,” tuturnya
Ditambahkannya, SMPN 2 ini juga sangat membutuhkan bantuan dana untuk pemasangan pagar di halaman sekolah. Pasalnya, selama ini setiap hari ternak milik masyarakat selalu masuk ke lokasi sekolah sehingga kotorannya tertinggal di lokasi sekolah.
”Terpaksalah para siswa harus gotong-royong setiap hari membersihkan kotoran terbak,” tambahnya
Tokoh masyarakat Muara batang gadis, H Amiruddin yang juga salah seorang anggota DPRD Madina kepada METRO mengatakan bahwa kondisi ini sudah selayaknya diperhatikan oleh Pemkab Madina, apalagi dikataka H Amir salah satu visi-misi Bupati-wakil bupati Madina yakni meningkatkan kualitas pendidikan di Madina.
Kami harap Disdik Madina jangan menutup mata atas kondisi ini. Artinya, kami Pemkab Madina harus membantu anggaran untuk melengkapi kekurangah mobiler itu, dan juga bisa mengalokasikan anggaran pembuatan pagar” sebutnya.
Sementara, Ketua Pantai Marat Mandailing Foundation, Kobol Nasution mengatakan, kondisi sekolah ini memang sungguh memperihatinkan. “Kekurangan mobiler ini seharusnya tak terjadi di Madina mengingat program pemerintah yang menyoroti dunia pendidikan. Kami sangat berharap Pemkab Madina melihat kondisi ini dan membantu siswa belajar,” katanya.(wan/mer)
Sumber : metrosiantar.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Polisi Diperkosa Kenalan Facebook

    Anak Polisi Diperkosa Kenalan Facebook

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, – Hati-hati menjalin pertemanan melalui sosial media seperti Facebook maupun Twitter. Pada ujungnya bisa bernasib malang seperti yang dialami oleh RM (15), seorang siswi kelas 1 salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat. Anak anggota polisi di kota Tangerang ini menjadi korban perkosaan oleh A (17) dan W (16), yang […]

  • Atika: Pemerintah Buka Akses Jasa Layanan Keuangan untuk Pelaku Usaha

    Atika: Pemerintah Buka Akses Jasa Layanan Keuangan untuk Pelaku Usaha

    • calendar_month Senin, 5 Des 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, melalui Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menyebutkan akan membuka akses yang seluas-luasnya bagi para pelaku ekonomi seperti UKM, IKM, koperasi, BUMDes dan individu yang ingin memperoleh layanan jasa keuangan dari pihak industri jasa keuangan. Pada Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) […]

  • Kabid PTK: Saya Hanya Boneka di Jabatan Ini

    Kabid PTK: Saya Hanya Boneka di Jabatan Ini

    • calendar_month Senin, 1 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengakuan mengejutkan keluar dari Kabid PTK Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Disdik Madina) Zulhamsyah saat mengikuti RDP dengan Komisi I. Zulham mengaku hanya boneka di jabatan yang ia duduki. Hal itu ia ungkapkan ketika menjawab pertanyaan dari Asmaruddin Nasution terkait isu adanya mahar sampai Rp 200 juta rupiah yang mengiringi pergantian kepala […]

  • Buntut Penikaman dan Penembakan Usai Kibotan

    Buntut Penikaman dan Penembakan Usai Kibotan

    • calendar_month Jumat, 23 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Warga Serahkan 28 Senjata Warga Hutatua di Kecamatan Panyabungan Timur, Madina, mengibarkan bendera putih pasca kisruh dengan desa tetangga saat acara kibotan dan penggerebekan ladang ganja. Sedikitnya 28 senapan rakitan dan 12 butir peluruh timah diserahkan kepada polisi. (foto ridwan lubis) SERAHKAN SENJATA: Warga Hutatua, Kecamatan Panyabungan Timur, Madina, menyerahkan 28 pucuk senjata api rakitan […]

  • Produser  Penentu Masa Depan Musik Mandailing

    Produser Penentu Masa Depan Musik Mandailing

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    Dalam sebuah wawanacara dengan pemerhati musik Mandailing yang juga penulis sekaligus sutradara film “Biola na Mabugang”, Askolani Nasution mengatakan, produser menjadi faktor utama penentu masa depan musik etnik Mandailing. Menurutnya, produser musik Mandailing belum mau mengoptimalkan kualitas produksinya, terutama dalam hal kemasan baik dalam sampul maupun faktor ekstrinsiknya. Jika dicermati lebih jauh, lanjut Askolani, tidak […]

  • Calon Bupati Madina, Amin Nasution Mencuat

    Calon Bupati Madina, Amin Nasution Mencuat

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Nama HM Amin Nasution,SH.MA mulai mencuat sebagai calon Bupati Madina di Pilkada Madina yang sudah dekat. HM Amin Nasution adalah putra daerah Mandailing Natal (Madina) yang berkecimpung di dunia advokad nasional, juga pendiri LBH AL Amin Madina yang telah melakukan banyak aktivitas sosial dan bantuan hukum bagi kalangan kurang mampu di […]

expand_less