Minggu, 19 Apr 2026
light_mode

Usai UN Siswa SMK Coret -coret

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
  • print Cetak


SIPIROK-
Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk SMK berakhir Rabu (20/4) kemarin. Berakhirnya UN tersebut, beberapa peserta meluapkan rasa kegembiraan dengan aksi corat-coret seragam.
Bagi mereka tentu hal ini merupakan tren atau luapan kegembiraan, tetapi harus disadari tindakan tersebut kurang terpuji apalagi dibarengi dengan tindakan lain di luar corat-coret karena tidak mencerminkan generasi terdidik.
Pantauan METRO, Rabu (20/4) di SMKN 1 Sipirok Kabupaten Tapsel, para peserta melakukan aksi corat-coret tanda berakhirnya mereka dari bangku sekolah. Tindakan tersebut bahkan dilakukan masih dilingkungan sekolah dengan menggunakan spidol dan pilox dan aksi ini masih terus tampak berlanjut dijalanan, di mana beberapa siswa mengendarai sepedamotor dengan pakaian telah berubah warna.
Padahal usai UN berakhir seluruh peserta SMKN 1 Sipirok, 315 orang telah diberikan saran, arahan dan bimbingan oleh kepala sekolah dan para guru agar tidak melakukan tindakan corat-coret.
Namun para peserta UN tersebut tidak bisa membendung luapan kegembiraan mereka setelah usai mengikuti UN tersebut. Padahal sebagai generasi sepantasnya berpikir lebih positif dan terpenting bagaimana mereka memandang masa depan yang membentang didepan mata, untuk masa depan bangsa dan negara yang lebih baik.
Sementara, di Pemandian Parsariran Kecamatan Batang Toru, di pinggir jalinsum terlihat puluhan siswa SMK juga pakaian sekolahnya sudah penuh corat-coret. Wajahnya terlihat gembari usai mandi-mandi di air yang jernih tersebut.
Menaggapi hal tersebut, salah seorang anggota Komisi IV DPRD Tapsel H Gunawan Siregar mengatakan, aksi corat-coret memang bukan tindakan terpuji dan harus segera ditinggalkan. Untuk menanggulangi hal tersebut dimasa yang akan datang, tentunya harus ada penegasan dan pemahaman yang baik dari tempat mereka sekolah melalui kepala sekolah dan para orang tua.
”Ke depan harus ada upaya penangan yanglebih baik dengan aksi itu, terutama dari pihak sekolah dan juga orangtua,” katanya.
Jangan Coret Seragam!
Sejumlah siswa mengaku sudah diberi arahan dan diingatkan untuk tidak melakukan corat-coret seragam sekolah setelah UN selesai.
Diutarakan Dewi salah seorang siswi peserta UN SMAN 1 Sibuhuan kalau mereka sudah diingatkan pihak sekolah agar tidak melakukan aksi coret-coretan baju seragam sekolah, karena aksi tersebut tidak baik karena terkesan kurang terpelajar.
“Bagusan saja baju seragam sekolah diberikan kepada orang yang tidak mampu, termasuk bagi siswa miskin,” terangnya, Rabu (20/4).
Sementara Kadisdik Palas Ali Irpan Hasibuan menerangkan pihaknya sudah mengimbau seluruh Kasek untuk mengingatkan siswanya agar tidak ada melakukan coret-coretan baju seragam sekolah termasuk dengan hura-hura.
“Karena kelakukan yang demikian tidak mencermnkan budaya Palas yang bermoral dan santun. Lebih bagus baju seragam sekolah disumbangkan kepada yang tidak mampu,” ucap Ali Irpan.
Untuk itu sebut Kadis, pihaknya mengecam keras jika ada siswa yang melakukan aksi coret-coretan baju, karena dinilai menoda citra pendidikan.
“Itu mubajir, untuk apa dicoret-coret, karena terkesan kurang bermoral. Untuk itu kita harap jangan ada aksi yang begituan terjadi di Palas,” tukasnya. (ran/amr/leo)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Investor Lirik Potensi Pabrik Tapioka di Madina

    Tiga Investor Lirik Potensi Pabrik Tapioka di Madina

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga investor Sumatera Utara tertarik berinvestasi di sektor perkebunan ubi kayu dan pendirian pabrik tepung tapioka di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Keinginan para investor tersebut berinvestasi di Madina tercuat dalam sebuah pertemuan di rumah dinas bupati Madina, Jumat (1/11). Ketiga investor Sumut itu yakni, Surianto, Hengky Suwongso dan Wenan. Ketiganya […]

  • Awal Juni Ada Razia Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor di Madina

    Awal Juni Ada Razia Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor di Madina

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) : Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPT Pependa) atau Kantor Samsat Panyabungan bekerjasama dengan PT. Ak. Jasaraharja dan Satlantas Polres Mandailing Natal akan menggelar Razia Gabungan Kepatuhan Pajak Kenderaan Bermotor yang dimulai Tanggal 3 hingga 6 Juni 2024. Kepala UPT. Pependa Kantor Samsat Panyabungan Salamat Nasution S.Sos mengatakan razia gabungan dilaksanakan […]

  • Banjir Landa Ranto Baek

    Banjir Landa Ranto Baek

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Bencana banjir melanda sejumlah desa di Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal, Senin (29/11/2010) sekira pukul 17.00 WIB. Bencana banjir terjadi di 120 km dari Kota Panyabungan, Ibukota Kabupaten Madina. Banjir di Ranto Baek terjadi akibat meluapnya Sungai Simpang Talap, setelah wilayah tersebut diguyur hujan disertai angin kencang sejak pukul 12.00 WIB. Dari keterangan […]

  • SMS Center KPU Madina Mudah dan Praktis

    SMS Center KPU Madina Mudah dan Praktis

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – SMS Sidalih dalam program SMS Center yang diluncurkan KPU Madina, Sabtu ( 12/9) kemarin, sangat praktis dan mudah serta efisien juga akurat. Sehingga warga Mandailing Natal (Madina) yang ingin mengetahui apakah sudah terdaftar di Daftar Pemilih Sementara Pilkada Madina atau belum akan mudah terlayani. Konsultant IT KPU Madina, Muhammad Rizki Lubis […]

  • Kritik Untuk SBY “Pemimpin, Keberanian, dan Perubahan”

    Kritik Untuk SBY “Pemimpin, Keberanian, dan Perubahan”

    • calendar_month Minggu, 12 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tulisan Kolonel Adjie Suradji Berisi Kritik pada SBY di Harian Kompas Oleh: Adjie Suradji Terdapat dua jenis pemimpin cerdas, yaitu pemimpin cerdas saja dan pemimpin cerdas yang bisa membawa perubahan. Untuk menciptakan perubahan (dalam arti positif), tidak diperlukan pemimpin sangat cerdas sebab kadang kala kecerdasan justru dapat menghambat keberanian. Keberanian jadi satu faktor penting dalam […]

  • Tambang Emas di Sungai Batang Natal Belum Ada Izin

    Tambang Emas di Sungai Batang Natal Belum Ada Izin

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Aktivitas tambang biji emas di Sungai Batang Natal titik Desa Lancat, Dusun Batu Gajah, Kecamatan Lingga Bayu, Mandailing Natal (Madina) belum memiliki izin. Itu diungkapkan Kepala Bidang Pertambangan Umum Dinas Pertambangan Energi Madina, Azhar, Jum’at (23/5/2014). “Hingga saat ini kita belum ada mengeluarkan izin pertambangan emas di Desa Lancat, Dusun Batu […]

expand_less