Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Usai UN Siswa SMK Coret -coret

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
  • print Cetak


SIPIROK-
Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk SMK berakhir Rabu (20/4) kemarin. Berakhirnya UN tersebut, beberapa peserta meluapkan rasa kegembiraan dengan aksi corat-coret seragam.
Bagi mereka tentu hal ini merupakan tren atau luapan kegembiraan, tetapi harus disadari tindakan tersebut kurang terpuji apalagi dibarengi dengan tindakan lain di luar corat-coret karena tidak mencerminkan generasi terdidik.
Pantauan METRO, Rabu (20/4) di SMKN 1 Sipirok Kabupaten Tapsel, para peserta melakukan aksi corat-coret tanda berakhirnya mereka dari bangku sekolah. Tindakan tersebut bahkan dilakukan masih dilingkungan sekolah dengan menggunakan spidol dan pilox dan aksi ini masih terus tampak berlanjut dijalanan, di mana beberapa siswa mengendarai sepedamotor dengan pakaian telah berubah warna.
Padahal usai UN berakhir seluruh peserta SMKN 1 Sipirok, 315 orang telah diberikan saran, arahan dan bimbingan oleh kepala sekolah dan para guru agar tidak melakukan tindakan corat-coret.
Namun para peserta UN tersebut tidak bisa membendung luapan kegembiraan mereka setelah usai mengikuti UN tersebut. Padahal sebagai generasi sepantasnya berpikir lebih positif dan terpenting bagaimana mereka memandang masa depan yang membentang didepan mata, untuk masa depan bangsa dan negara yang lebih baik.
Sementara, di Pemandian Parsariran Kecamatan Batang Toru, di pinggir jalinsum terlihat puluhan siswa SMK juga pakaian sekolahnya sudah penuh corat-coret. Wajahnya terlihat gembari usai mandi-mandi di air yang jernih tersebut.
Menaggapi hal tersebut, salah seorang anggota Komisi IV DPRD Tapsel H Gunawan Siregar mengatakan, aksi corat-coret memang bukan tindakan terpuji dan harus segera ditinggalkan. Untuk menanggulangi hal tersebut dimasa yang akan datang, tentunya harus ada penegasan dan pemahaman yang baik dari tempat mereka sekolah melalui kepala sekolah dan para orang tua.
”Ke depan harus ada upaya penangan yanglebih baik dengan aksi itu, terutama dari pihak sekolah dan juga orangtua,” katanya.
Jangan Coret Seragam!
Sejumlah siswa mengaku sudah diberi arahan dan diingatkan untuk tidak melakukan corat-coret seragam sekolah setelah UN selesai.
Diutarakan Dewi salah seorang siswi peserta UN SMAN 1 Sibuhuan kalau mereka sudah diingatkan pihak sekolah agar tidak melakukan aksi coret-coretan baju seragam sekolah, karena aksi tersebut tidak baik karena terkesan kurang terpelajar.
“Bagusan saja baju seragam sekolah diberikan kepada orang yang tidak mampu, termasuk bagi siswa miskin,” terangnya, Rabu (20/4).
Sementara Kadisdik Palas Ali Irpan Hasibuan menerangkan pihaknya sudah mengimbau seluruh Kasek untuk mengingatkan siswanya agar tidak ada melakukan coret-coretan baju seragam sekolah termasuk dengan hura-hura.
“Karena kelakukan yang demikian tidak mencermnkan budaya Palas yang bermoral dan santun. Lebih bagus baju seragam sekolah disumbangkan kepada yang tidak mampu,” ucap Ali Irpan.
Untuk itu sebut Kadis, pihaknya mengecam keras jika ada siswa yang melakukan aksi coret-coretan baju, karena dinilai menoda citra pendidikan.
“Itu mubajir, untuk apa dicoret-coret, karena terkesan kurang bermoral. Untuk itu kita harap jangan ada aksi yang begituan terjadi di Palas,” tukasnya. (ran/amr/leo)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nelayan bakal punya rumah

    Nelayan bakal punya rumah

    • calendar_month Minggu, 8 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 10/2001 tentang Program Peningkatan Kehidupan Nelayan (PKN) akan menyiapkan rumah murah untuk nelayan mulai tahun 2012. “Sebagai nakhoda program PKN, pemerintah telah menyiapkan Rp3 triliun pada tahun ini,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C. Sutardjo, dalam siaran persnya, hari ini. Menurut dia, anggaran sebesar itu untuk pembangunan […]

  • Panglima TNI Sudah Hentikan Seluruh Kerjasama dengan Australia

    Panglima TNI Sudah Hentikan Seluruh Kerjasama dengan Australia

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Laksamana Muda TNI Iskandar Sitompul, mengatakan terhitung hari ini, Rabu 20 November 2013, Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko menghentikan seluruh kerjasama TNI dengan Royal Australian Army. Keputusan tersebut, kata Iskandar Sitompul, diambil oleh Panglima TNI sebagai tindak-lanjut dari perintah Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang meminta kerjasama […]

  • Info Jalur Mudik: Jalur Panyabungan-Gunung Baringin Ada 3 Titik Rawan

    Info Jalur Mudik: Jalur Panyabungan-Gunung Baringin Ada 3 Titik Rawan

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) : Bagi pembaca Mandailing Online yang hendak mudik lebaran ke kampung halaman Panyabungan Timur, Mandailing Natal, berikut ini kami sampaikan info jalur Panyabungan-Gunung Baringin. Berdasar pantauan di jalur ini, Minggu (12/7) setidaknya terdapat 3 titik rawan kecelakaan. Para pemudik diharapkan agar santai dan berhati-hati, tidak ngebut. Titik rawan pertama : […]

  • Usulan Wabup Terkait Penutupan PT SMGP Hanya Cakap-Cakap

    Usulan Wabup Terkait Penutupan PT SMGP Hanya Cakap-Cakap

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Usulan penutupan perusahaan panas bumi PT SMGP yang beroperasi di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sebagaimana dimuat beberapa media menurut Ketua Dewan Pengurus Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Muhammad Irwansyah Lubis hanya sebatas lip service. “Kita tidak pernah mendengar usulan itu diajukan secara resmi kepada pemerintah pusat […]

  • GPI Madina Dukung Peningkatan Status STAIN Madina Jadi Institut

    GPI Madina Dukung Peningkatan Status STAIN Madina Jadi Institut

    • calendar_month Jumat, 2 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengurus Daerah Gerakan Pemuda Islam (PD GPI) Kab Madina mendukung upaya Ketua STAIN Madina Dr. Sumper Mulia Harahap, M.Ag untuk meningkatkan status sekolah tinggi tersebut menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN). Demikian disampaikan Ketua PD GPI Kab Madina Al-Hasan Nasution, S.Pd melalui Ketua Bidang Keagamaan Samsul Hidayat Borotan, S.PdI kepada Mandailing […]

  • Kampung Tambahtin, Kampung Berbahasa Mandailing di Malaysia

    Kampung Tambahtin, Kampung Berbahasa Mandailing di Malaysia

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kampung Tambahtin ini berada di Pertang, Jelebu, Negeri Sembilan, Malaysia.  Satu dari tiga kampung yang berbahasa Mandailing di Negeri Sembilan. Penduduk kampung ini adalah etnis Mandailing yang bermigrasi dari Mandailing, Sumatera ke kawasan Negeri Perak di era 1800-an kemudian pindah ke kawasan Negeri Sembilan. Logat mereka berlanggam Mandailing Godang. Menurut Maznah Hasibuan, semua penduduk di […]

expand_less