Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Bukti PT SMGP Tidak Peduli dengan Kehidupan Masyarakat

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
  • print Cetak

Ketua Fraksi Golkar DPRD Madina Arsidin Batubara (Paling Kanan)/Roy Adam.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kejadian berulang terlepasnya gas beracun milik PT SMGP sehingga menyebabkan warga di sekitar WKP jadi korban adalah bukti perusahaan panas bumi itu tidak peduli dengan kehidupan masyarakat.

Hal itu disampaikan anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) dari fraksi Partai Golkar Arsidin Batubara menanggapi adanya lebih dari 50 orang terpapar gas beracun yang diduga jenis H2S.

“Ketika keselamatan warga negara dilettakkan sebagai prinsip tertinggi hukum, maka PT SMGP seolah meletakkan keselamatan warga justru di titik terendah nilai yang tidak mesti harus diperhatikan,” katanya, Minggu (7/3) malam.

Ketua fraksi Golkar ini mengatakan, PT SMGP tidak seharusnya menjadi “predator” bagi masyarakat Madina, khususnya warga Sibanggor.

“Kita boleh ramah pada investasi, tapi bukan berarti kita semua harus diam pada investasi manja yang tidak melihat masyarakat sebagai sebuah entitas kehidupan,” sebutnya.

Arsidin menambahkan, sebutuh apa pun masyarakat dengan keberadaan energi yang ramah lingkungan, tapi jauh lebih butuh ketenangan hidup.

“Sebutuh-butuhnya kita akan gerak ekonomi, tapi kita lebih butuh kenyamanan dalam melangsungkan kehidupan,” terangnya.

Ia pun berharap kepada semua pihak agar kesalahan berulang yang dipertontonkan PT SMGP ini menjadi alarm akan pentingnya kenyamanan dan ketenangan hidup hadir di tengah masyarakat

Untuk itu, anggota DPRD tiga periode ini meminta aparat penegak hukum benar-benar bisa menghadirkan hukum yang berkeadilan sehingga menimbulkan efek jera bagi perusahaan.

“Hukum mestinya hadir untuk memberi efek jera, tapi hari ini kita menyaksikan ketidakjeraan karena hukum memang seolah bungkam,” ucapnya dengan tegas.

“Akan kah kasus PT SMGP yang berulang ini juga harus kandas karena kekerabatan sosial sehingga masyarakat seolah bagai semut yang tersiram gula panas?” tutupnya dengan penuh tanya.

Sebagaimana berita yang dimuat di berbagai media ada dugaan kebocoran gas beracun H2S milik PT SMGP pada Minggu siang. Setidaknya 56 orang dinyatakan terpapar dan harus melalui perawatan intensif di rumah sakit.

Ini merupakan kejadi kedua setelah tahun lalu 51 orang terpapar H2S dengan 5 di antaranya meninggal dunia.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Turunkan Puluhan Spanduk Sambut Ramadan di Panyabungan, FPI Protes Satpol PP

    Turunkan Puluhan Spanduk Sambut Ramadan di Panyabungan, FPI Protes Satpol PP

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Satpol PP Mandailing Natal menurunkan puluhan spanduk dan baliho ucapan Marhaban Ya Ramadan milik FPI di Panyabungan. Akibatnya Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (FPI) Mandailing Natal (Madina) protes. FPI Madina menilai Satpol PP Madina arogansi sepihak dan diskriminatif terhadap keberadaan FPI. “Kita sangat menyesalkan dan mengecam keras tindakan over […]

  • Atika Paparkan Kondisi Ekonomi Makro Madina

    Atika Paparkan Kondisi Ekonomi Makro Madina

    • calendar_month Selasa, 28 Feb 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal, Sumatera Utara Atika Azmi Utammi Nasution, B.App.Fin mengurai kondisi ekonomi makro daerah, serta kebutuhan fiskal untuk membiayai pembangunan dalam rangka menjalankan fungsi dan kewenangan daerah menyediakan pelayanan publik. Atika mengungkap, bahwa dalam 15 tahun terakhir, PDRB (Pendapatan Dimestik Regional Bruto) Mandailing Natal (Madina) tumbuh walaupun belum signifikan. […]

  • Ansor Kecam Tindakan Oknum Kacapem Bank Sumut

    Ansor Kecam Tindakan Oknum Kacapem Bank Sumut

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sumatera Utara mengecam keras tindakan oknum Kepala Cabang Pembantu (Kacapem) Bank Sumut Gunung Tua Toguan Siregar yang mengancam Wartawan Metro Star, Zulham Dani Rambe. “Ansor mengecam segala bentuk kekerasan yang menimpa pekerja media (jurnalis), apalagi pelakunya sekelas Kacapem Bank Sumut Gunung Tua,” tegas Ketua PW GP Ansor Sumut Fadli […]

  • Paket Bahan Pangan dari Pemprovsu Disalurkan di Madina

    Paket Bahan Pangan dari Pemprovsu Disalurkan di Madina

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BUKIT MALINTANG (Mandailing Online) – Sebanyak 1000 paket dari total 54.225 paket bahan pangan untuk rakyat Madina dari Pemprov Sumut mulai disalurkan sejak Kamis (4/6/2020). Penyaluran perdana berlangsung di Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal (Madina). Penyerahan dilakukan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sumut, Ashar Harahap disaksikan Anggota DPRD Sumut dari Komisi B, H. Fahrizal Efendi Nasution, […]

  • Siswa Wajib Kuasai IT

    Siswa Wajib Kuasai IT

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SMA WR Supratman 2 Medan MEDAN- Informasi Teknologi atau biasa di singkat IT saat ini mutlak diperlukan semua masyarakat. Tentunya yang utama adalah bagi orang-orang di bidang pendidikan. Itu pula yang saat ini sedang digalakkan di SMA WR Supratman 2 Medan Jalan Brigjen Zein Hamid No 33 Medan. Mereka malah menggandeng lembaga pendidikan tingkat nasional […]

  • PIPANISASI DISTRIBUSI BBM MENYUSURI JALAN TOL

    PIPANISASI DISTRIBUSI BBM MENYUSURI JALAN TOL

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SEBAGAI SOLUSI EFISIENSI DISTRIBUSI BBM   Oleh: Rahmad Daulay*   PROLOG Antrian BBM pasca banjir bandang di Sumatra kembali memperlihatkan rapuhnya rantai distribusi BBM ketika daerah dilanda bencana alam. Banjir yang merendam jalan utama merusak jembatan dan menghambat mobilitas membuat suplai BBM dari terminal ke SPBU tersendat. Situasi ini menyebabkan masyarakat terpaksa mengantri berjam-jam hanya […]

expand_less