Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Bukti PT SMGP Tidak Peduli dengan Kehidupan Masyarakat

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
  • print Cetak

Ketua Fraksi Golkar DPRD Madina Arsidin Batubara (Paling Kanan)/Roy Adam.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kejadian berulang terlepasnya gas beracun milik PT SMGP sehingga menyebabkan warga di sekitar WKP jadi korban adalah bukti perusahaan panas bumi itu tidak peduli dengan kehidupan masyarakat.

Hal itu disampaikan anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) dari fraksi Partai Golkar Arsidin Batubara menanggapi adanya lebih dari 50 orang terpapar gas beracun yang diduga jenis H2S.

“Ketika keselamatan warga negara dilettakkan sebagai prinsip tertinggi hukum, maka PT SMGP seolah meletakkan keselamatan warga justru di titik terendah nilai yang tidak mesti harus diperhatikan,” katanya, Minggu (7/3) malam.

Ketua fraksi Golkar ini mengatakan, PT SMGP tidak seharusnya menjadi “predator” bagi masyarakat Madina, khususnya warga Sibanggor.

“Kita boleh ramah pada investasi, tapi bukan berarti kita semua harus diam pada investasi manja yang tidak melihat masyarakat sebagai sebuah entitas kehidupan,” sebutnya.

Arsidin menambahkan, sebutuh apa pun masyarakat dengan keberadaan energi yang ramah lingkungan, tapi jauh lebih butuh ketenangan hidup.

“Sebutuh-butuhnya kita akan gerak ekonomi, tapi kita lebih butuh kenyamanan dalam melangsungkan kehidupan,” terangnya.

Ia pun berharap kepada semua pihak agar kesalahan berulang yang dipertontonkan PT SMGP ini menjadi alarm akan pentingnya kenyamanan dan ketenangan hidup hadir di tengah masyarakat

Untuk itu, anggota DPRD tiga periode ini meminta aparat penegak hukum benar-benar bisa menghadirkan hukum yang berkeadilan sehingga menimbulkan efek jera bagi perusahaan.

“Hukum mestinya hadir untuk memberi efek jera, tapi hari ini kita menyaksikan ketidakjeraan karena hukum memang seolah bungkam,” ucapnya dengan tegas.

“Akan kah kasus PT SMGP yang berulang ini juga harus kandas karena kekerabatan sosial sehingga masyarakat seolah bagai semut yang tersiram gula panas?” tutupnya dengan penuh tanya.

Sebagaimana berita yang dimuat di berbagai media ada dugaan kebocoran gas beracun H2S milik PT SMGP pada Minggu siang. Setidaknya 56 orang dinyatakan terpapar dan harus melalui perawatan intensif di rumah sakit.

Ini merupakan kejadi kedua setelah tahun lalu 51 orang terpapar H2S dengan 5 di antaranya meninggal dunia.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • LABUSEL: KETIKA RAJA KOTAPINANG HADIR DI ISTANA BUPATI (bagian 2)

    LABUSEL: KETIKA RAJA KOTAPINANG HADIR DI ISTANA BUPATI (bagian 2)

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sutan Diaru dan Mimpi Besar dari Pinang Awan   Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Jika sejarah Sumatera dibaca hanya berdasarkan batas kabupaten modern, maka sebagian besar cerita penting kawasan ini akan hilang. Karena pada masa lalu tidak ada Labuhanbatu Selatan. Tidak ada Mandailing Natal. Tidak ada Padang Lawas. Yang ada adalah jaringan sungai, perdagangan, dan […]

  • Jalinsum Titik Kotanopan Rusak, Warga dan Supir Minta Perbaikan

    Jalinsum Titik Kotanopan Rusak, Warga dan Supir Minta Perbaikan

    • calendar_month Rabu, 4 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Jalan Lintas Sumatera di titik kota Kotanopan, Mandailing Natal berlobang berbentuk kubangan. Para supir mengeluh karena harus hati-hati melintasi titik kerusakan badan jalan itu. Sejumlah tokoh Kotanopan menyebut kerusakan sudah lama terjadi dan terkesan diabaikan. Padalah pemerintah memiliki anggaran rutin untuk pemeliharaan jalan. Selain para supir, tokoh Kotanopan juga berharap […]

  • Pengunjuk Rasa Desak Kejari Madina Ungkap Identitas Politisi dan Bupati Diduga Menikmati Dugaan Korupsi Dana Desa Digital

    Pengunjuk Rasa Desak Kejari Madina Ungkap Identitas Politisi dan Bupati Diduga Menikmati Dugaan Korupsi Dana Desa Digital

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online : Lambannya penanganan dugaan korupsi desa digital atau Smart Village di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) membuat Generasi Muda (GM) Grib Jaya Madina berunjuk rasa di kantor  Kejaksaan Negeri Madina, Rabu (24/09/2025). pengunjuk rasa meminta kejaksaan profesional dan tidak tebang pilih terhadap siapa saja yang terduga menikmati aliran dana proyek desa digital […]

  • Kimi Dikabarkan Jadi Rebutan Lotus, Red Bull, dan Ferrari

    Kimi Dikabarkan Jadi Rebutan Lotus, Red Bull, dan Ferrari

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Munich – Saat ini pebalap Lotus Kimi Raikkonen sedang dihubungkan dengan Red Bull. Persaingan mendapatkan tanda tangan Raikkonen untuk musim 2014 tampaknya akan bertambah sengit seiring dengan laporan yang menyebut Ferrari ikut mendekatinya. Kontrak Raikkonen dengan Lotus akan habis di akhir musim 2013 ini. Artinya, musim depan ia bisa saja masih berada di tim itu […]

  • KPU Madina Peringkat I Keterbukaan Informasi Publik se-Sumut

    KPU Madina Peringkat I Keterbukaan Informasi Publik se-Sumut

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KPU Madina kembali meraih Peringkat I Pengelolaan Keterbukaan Informasi Publik se-Sumut, kategori “Sangat Patuh” sebagai Lembaga Non Struktural yang terus berkomitmen untuk memberikan akses informasi kepada masyarakat. Raihan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) itu berdasar pada pelaksanaan Pilkada Madina tahun 2015. Penghargaan tersebut secara langsung diberikan oleh Ketua KPU […]

  • Polres Madina Didesak Proses Penghina Wartawan

    Polres Madina Didesak Proses Penghina Wartawan

    • calendar_month Jumat, 2 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal didesak secepatnya memproses kasus penghinaan profesi wartawan oleh seorang gadis berinisial Ra. Ra yang disebut berdomisli di kawasan Panyabungan itu dilaporkan ke Polres Mandailing Natal terkait statusnya di akun facebook menghina profesi wartawan. Pengaduan dilayangkan sejumlah wartawan ke Polres Madina pada Selasa (30/5) lalu. Pengaduan itu tertuang […]

expand_less