Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Bukti PT SMGP Tidak Peduli dengan Kehidupan Masyarakat

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
  • print Cetak

Ketua Fraksi Golkar DPRD Madina Arsidin Batubara (Paling Kanan)/Roy Adam.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kejadian berulang terlepasnya gas beracun milik PT SMGP sehingga menyebabkan warga di sekitar WKP jadi korban adalah bukti perusahaan panas bumi itu tidak peduli dengan kehidupan masyarakat.

Hal itu disampaikan anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) dari fraksi Partai Golkar Arsidin Batubara menanggapi adanya lebih dari 50 orang terpapar gas beracun yang diduga jenis H2S.

“Ketika keselamatan warga negara dilettakkan sebagai prinsip tertinggi hukum, maka PT SMGP seolah meletakkan keselamatan warga justru di titik terendah nilai yang tidak mesti harus diperhatikan,” katanya, Minggu (7/3) malam.

Ketua fraksi Golkar ini mengatakan, PT SMGP tidak seharusnya menjadi “predator” bagi masyarakat Madina, khususnya warga Sibanggor.

“Kita boleh ramah pada investasi, tapi bukan berarti kita semua harus diam pada investasi manja yang tidak melihat masyarakat sebagai sebuah entitas kehidupan,” sebutnya.

Arsidin menambahkan, sebutuh apa pun masyarakat dengan keberadaan energi yang ramah lingkungan, tapi jauh lebih butuh ketenangan hidup.

“Sebutuh-butuhnya kita akan gerak ekonomi, tapi kita lebih butuh kenyamanan dalam melangsungkan kehidupan,” terangnya.

Ia pun berharap kepada semua pihak agar kesalahan berulang yang dipertontonkan PT SMGP ini menjadi alarm akan pentingnya kenyamanan dan ketenangan hidup hadir di tengah masyarakat

Untuk itu, anggota DPRD tiga periode ini meminta aparat penegak hukum benar-benar bisa menghadirkan hukum yang berkeadilan sehingga menimbulkan efek jera bagi perusahaan.

“Hukum mestinya hadir untuk memberi efek jera, tapi hari ini kita menyaksikan ketidakjeraan karena hukum memang seolah bungkam,” ucapnya dengan tegas.

“Akan kah kasus PT SMGP yang berulang ini juga harus kandas karena kekerabatan sosial sehingga masyarakat seolah bagai semut yang tersiram gula panas?” tutupnya dengan penuh tanya.

Sebagaimana berita yang dimuat di berbagai media ada dugaan kebocoran gas beracun H2S milik PT SMGP pada Minggu siang. Setidaknya 56 orang dinyatakan terpapar dan harus melalui perawatan intensif di rumah sakit.

Ini merupakan kejadi kedua setelah tahun lalu 51 orang terpapar H2S dengan 5 di antaranya meninggal dunia.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Karet Melorot Lagi

    Harga Karet Melorot Lagi

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hanya dalam hitungan beberapa hari saja harga getah karet di beberapa pasar karet di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melorot ke angka Rp. 8.500 per Kg dari sebelumnya sudah mencapai Rp.10.000. Sejumlah petani karet kepada Mandailing Online, Selasa (26/3) mengaku gelisah dengan penurunan harga ini. “Kita merasa kaget akibat anjloknya harga karet […]

  • Rebecca Pacari Anak Medan

    Rebecca Pacari Anak Medan

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Penyanyi Rebecca akhirnya mengakui sudah punya kekasih. Mengaku serius pacaran dan ingin menikah, penyanyi yang punya banyak tato ini masih merahasiakan identitas pujaan hatinya. “Sudah ada, bahkan kita sudah bertemu keluarga masing-masing,” kata Rebeccan Meski serius bukan berarti Rebecca ingin menikah cepat. Kekasih Rebecca yang kabarnya berdarah Kanada dan Medan itu juga belum mau mengajak […]

  • Drainase Tersumbat, Jalan Kota Panyabungan Terendam

    Drainase Tersumbat, Jalan Kota Panyabungan Terendam

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) hujan yang mengguyur wilayah Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Jum’at malam 7/7/2023 membuat jalan kota Panyabungan tepatnya di pasar lama terendam air. Ketinggian air di jalan bahkan mencapai betis orang dewasa. Air yang menggenangi badan jalan diduga akibat drainase jalan tersumbat sampah, akibatnya air meluber ke jalan raya. Sejumlah sepeda […]

  • KUPT Panyabungan Timur : Kepsek SD Sirangkap Sudah Sering Dinasehati

    KUPT Panyabungan Timur : Kepsek SD Sirangkap Sudah Sering Dinasehati

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Kepala Unit Pelaksana Teknis Cabdis Pendidikan Kecamatan Panyabungan Timur, Rahim Lubis,S.Pd menyatakan salah satu pemberhentian Dorima, S.Pd dari jabatan Kepala Sekolah Dasar Negeri 128 Desa Sirangkap karena yang bersangkutan jarang hadir dalam rapat yang diadakan UPT Panyabungan Timur. Itu dikatakan Rahim Lubis menjawab Mandailing Online, Selasa (7/4/2015) terkait terkait […]

  • Ribuan Ha Sawah Dihantam Banjir

    Ribuan Ha Sawah Dihantam Banjir

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Ribuan hektare lahan persawahan di Kecamatan Siabu rusak dihantam banjir, belum lama ini. Masing-masing lahan tersebar di Desa Sihepeng, Huraba, Simangambat dan Bonan Dolok. Peristiwa ini terungkap saat Wakil Bupati (Wabup) Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution, meninjau lokasi tersebut, Senin (9/1). “Sampai sekarang lahan yang dihantam banjir ini belum bisa digunakan atau ditanami […]

  • Pemkab Madina Layangkan Teguran Ke-2 Kepada PT. Palmaris

    Pemkab Madina Layangkan Teguran Ke-2 Kepada PT. Palmaris

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) melayangkan surat teguran kedua terkait indikasi kebandelan PT. Palmaris Raya menyelesaikan persoalan sengketa lahan dengan warga Transmigrasi UPT 3 dan 4 desa lainnya di Kecamatan Batahan. “Kita sudah berikan surat tegoran kedua kepada perusahaan itu, batas tegoran kita berikan sampai pada 27 Desember 2013 ini agar mereka […]

expand_less