Rabu, 9 Sep 2026
light_mode

LABUSEL: KETIKA RAJA KOTAPINANG HADIR DI ISTANA BUPATI (bagian 2)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • print Cetak

Sutan Diaru dan Mimpi Besar dari Pinang Awan

 

Oleh: Tim Mandailing Epicentrum

 

Jika sejarah Sumatera dibaca hanya berdasarkan batas kabupaten modern, maka sebagian besar cerita penting kawasan ini akan hilang.

Karena pada masa lalu tidak ada Labuhanbatu Selatan.
Tidak ada Mandailing Natal.
Tidak ada Padang Lawas.

Yang ada adalah jaringan sungai, perdagangan, dan kekuasaan.

Salah satu simpul penting jaringan itu adalah Kerajaan Pinang Awan yang kemudian berkembang menjadi Kesultanan Kotapinang.

Posisinya strategis.

Berada di jalur Sungai Barumun yang menghubungkan pedalaman Sumatera dengan pesisir timur dan Selat Malaka.

Melalui sungai itulah komoditas, manusia, agama, dan pengaruh politik bergerak selama berabad-abad.

Sejumlah sumber sejarah menyebut Kesultanan Kotapinang memiliki hubungan genealogis dengan lingkungan Pagaruyung yang pengaruhnya menjangkau banyak wilayah Sumatera bagian tengah dan timur (Tengku Luckman Sinar, Bangun dan Runtuhnya Kerajaan Melayu di Sumatera Timur, 2006).

Namun cerita ini menjadi lebih menarik ketika nama Mandailing mulai masuk.

Dalam tradisi Mandailing, Raja Sibaroar Nasakti Nasution merupakan figur yang sangat penting.

Ia bukan hanya leluhur genealogis.
Ia juga tampil sebagai simbol kepemimpinan dan pemersatu masyarakat Mandailing dalam berbagai tarombo dan cerita adat.

Di sinilah muncul kisah yang masih hidup hingga hari ini.

Bahwa Sibaroar Nasakti memperoleh gelar Sutan Diaru melalui pengakuan dari lingkungan kerajaan Melayu yang berkaitan dengan Kotapinang dan jaringan kerajaan sahabat pada masanya.

Meski sebagian besar kisah ini hidup dalam tradisi lisan dan tarombo adat, maknanya tetap menarik untuk dibaca.
Karena dalam tradisi politik Melayu, pemberian gelar bukan sekadar penghormatan.

Ia adalah pengakuan.
Ia adalah legitimasi.
Dan sering kali merupakan bentuk aliansi.

Jika konteks zamannya diperhatikan, muncul kemungkinan bahwa pengangkatan Sutan Diaru bukan hanya urusan Mandailing semata.

Saat itu kawasan Sumatera sedang mengalami berbagai perubahan besar.
Persaingan antarkerajaan.

Perubahan jalur perdagangan.
Serta tekanan kekuatan-kekuatan eksternal yang perlahan memasuki wilayah-wilayah tradisional.

Dalam situasi demikian, jaringan antarkerajaan menjadi sangat penting.
Dan figur seperti Sibaroar Nasakti mungkin dipandang mampu menjembatani hubungan antara pedalaman Mandailing dengan dunia Melayu di kawasan Barumun dan Kotapinang.

Karena itulah sebagian budayawan membaca Sutan Diaru bukan sekadar gelar adat.

Melainkan simbol harapan lahirnya kepemimpinan regional yang mampu memperkuat kawasan.

Menariknya, memori itu belum benar-benar hilang.

Hingga hari ini, nama Sibaroar, Sutan Diaru, Pagaruyung, dan Kotapinang masih muncul dalam berbagai diskusi sejarah lokal.

Bahkan bagi sebagian kalangan adat, hubungan Mandailing dan Kotapinang tidak pernah benar-benar putus.
Ia hanya berubah bentuk.

Dari hubungan politik menjadi hubungan budaya.

Dari aliansi kerajaan menjadi memori kolektif.

Dan mungkin itulah sebabnya mengapa setiap pertemuan antara institusi adat Kotapinang dan tokoh-tokoh dari kawasan Mandailing selalu mengandung resonansi sejarah yang lebih dalam daripada yang terlihat di permukaan. (bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Umak-Umak Pengajian Undang Atika, Karena Dinilai Calon Pemimpin Cerdas

    Umak-Umak Pengajian Undang Atika, Karena Dinilai Calon Pemimpin Cerdas

    • calendar_month Minggu, 1 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN SELATAN (Mandailing Online) – Kaum ibu-ibu pengajian wirid yasin Pagaran Tonga, Desa Hayuraja, Kecamatan Panyabungan Selatan mengundang calon wakil bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution ke pengajian itu. Atika hadir di pengajian itu pada Sabtu (24/10/2020) lalu. Penyambutan calon wakil calon bupati nomor 1 itu diiringi dengan pemembacaan suroh yasin tiga kali berturut turut, […]

  • Hadiri Halalbihalal PC NU, Bupati: Ini Momen Saling Memaafkan

    Hadiri Halalbihalal PC NU, Bupati: Ini Momen Saling Memaafkan

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution mengatakan halalbihalal merupakan momentum untuk saling memaafkan antar sesama. Hal itu disampaikan Sukhairi saat menghadiri acara halalbihalal Badan Otonom PC NU Madina pada Rabu (18/5) di kantor PC NU Madina, Desa Parbangunan, Panyabungan. “Kita harus memberikan maaf kepada orang yang berbuat salah […]

  • Paslon Harun-Ichwan Kunjungi Majlis Taklim Syeh Yakub Abdul Qadir Al Mandili di Panyabungan

    Paslon Harun-Ichwan Kunjungi Majlis Taklim Syeh Yakub Abdul Qadir Al Mandili di Panyabungan

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online): Sebelum menghadiri pencabutan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal yang akan berlangsung siang ini 23/9 di Gedung Serbaguna Amru Daulay. Pasangan Calon Bupati Harun- Ichwan menyempatkan diri menghadiri pengajian Majlis Taklim Syeh Yakub Abdul Qadir Al Mandili cabang Baitul Bukhori di Kampung Bargot Panyabungan III. “Pagi […]

  • Heran, Mendagri tertawakan DPRD Sumut

    Heran, Mendagri tertawakan DPRD Sumut

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA – Setelah tidak mendapatkan izin dari protokoler Sekretariat Wakil Presiden, kehadiran 25 anggota beserta pimpinan DPRD Sumatera Utara (Sumut) ke Jakarta terus dipertanyakan. Kehadiran mereka pun ditertawakan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Disinggung soal kedatangan 25 anggota serta pimpinan DPRD Sumut yang ingin mempertanyakan status Sekretaris Daerah (Sekda) Sumut, Gamawan Fauzi sedikit heran. Gamawan […]

  • Gemilang 16 Tahun, Mandailing Online Hadapi Tantangan Transformasi

    Gemilang 16 Tahun, Mandailing Online Hadapi Tantangan Transformasi

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Ludfan Nasution
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ludfan Nasution   Pegiat Gerep Institute … Enam belas tahun terbilang gemilang. Sejak 27 Agustus 2010, ketika dunia media digital masih sepi-sepi saja dan media online menjadi inovasi, Mandailing Online hadir dengan spirit menyuguhkan berita dan opini tentang realitas bagi masyarakat di Mandailing Natal sekitar (Tabagsel), perantau di kota-kota besar Indonesia dan negeri jiran […]

  • Abdul Latif Minta Pemda Tak Ganggu Perusahaan Gegara Politik

    Abdul Latif Minta Pemda Tak Ganggu Perusahaan Gegara Politik

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KAUM IBU JANGAN DIPERALAT PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Kepada pemerintah daerah, tolong lindungi pengusaha yang punya izin. Jangan karena politik kenyamanan kami terganggu”. Itu dinyatakan pegusaha pemilik perusahaan pemecah batu, Abdul Latif Lubis di hadapan wartawan, Selasa (15/9/2020). Pernyataan itu meresfon adanya rombongan kaum ibu dari Desa Sipapaga Kecamatan Panyabungan yang bertemu bupati Madina, Dahlan […]

expand_less