Jumat, 12 Jun 2026
light_mode

Tragedi KRI Nanggala, Indonesia Harus Ambil Pelajaran

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 2 Mei 2021
  • print Cetak

Oleh: Rusliana,SPd.I
Aktivis Forum Muslimah Peduli Mandailing Natal

KRI Nanggala 402 secara resmi dinyatakan tenggelam pada Sabtu 24 April 2021 setelah sebelumnya dinyatakan hilang kontak saat melaksanakan misi latihan penembakan torpedo di perairan utara pulau Bali pada Rabu,  21 April 2021 (Tempo.com,26/4/2021).

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan, berdasarkan bukti bukti otentik dapat dinyatakan KRI Nanggala 402 tenggelam dan seluruh awaknya gugur.

Upaya pencarian dan pertolongan atau SAR berskala besar dilakukan dengan melibatkan unsur unsur dari TNI, Polri, Basernas, BPPT, KNKT dan perkuatan bantuan dari negara negara sahabat antara lain Singapura, Malaysia, Australia serta Amerika.

Kebijakan Industri Maritim Masih Dianaktirikan

Pakar maritim, Prof. Daniel M. Rosyid Ph.D menyatakan keprihatinannya atas peristiwa tenggelam nya KRI Nanggala. Dengan gugurnya para awak kapal, ia berharap ada evaluasi jika secara teknis terkait penyebab “kecelakaan” bukan sekedar persoalan patriotisme.

Tenggelamnya Nanggala 402 bukanlah peristiwa pertama di KRI Indonesia. Sudah ada peristiwa sebelumnya yang telah menimpa KRI lainnya. Pertama KRI Rencong 622 terbakar dan tenggelam di Papua Barat pada tahun 2018 kemudian KRI Teluk Jakarta 541 tenggelam di Jawa timur pada tahun 2020 lalu.

Indonesia adalah negara kepulauan yang membutuhkan satuan KRI yang memadai. Dilihat dari kondisi alutsista Indonesia saat ini yang sangat memprihatinkan baik  dari sisi umur begitu pula jumlahnya yang sangat terbatas.

Dari sisi umur alutsista Indonesia yang sudah tua tentu tidak bisa optimal dalam pengaplikasiannya, bahkan justru mengakibatkan kecelakaan yang menelan banyak nyawa TNI AL, seperti kondisi KRI Nanggala. Hal ini patut disayangkan.

Begitu pula dengan jumlah kapal selam Indonesia, dibanding dengan negara lain seperti korea Utara  yang memiliki 83 buah kapal selam, Cina 74, AS 66, Rusia 62. Dan Indonesia hanya memiliki 5 kapal. Padahal fungsi kapal selam adalah sebagai Alat Utama Sistem Senjata (Alustista), seharusnya mencapai jumlah yang dibutuhkan untuk pertahanan maritim Indonesia yang memadai. Bagaimana mungkin Indonesia bisa menjaga ketahanan militer di bidang maritim jika kondisi pertahanannya saja seperti itu? Hal ini tentunya menjadi pelajaran bagi negeri ini.

Renungan untuk indonesia

Kondisi Indonesia saat ini yang hanya memiliki lima kapal selam yang telah beroperasi sejak tahun 1980-an, sangat jauh dari ideal melihat  laut indonesia yang luasnya 62% dengan panjang pantai 81 ribu kilometer.

Diperlukan upgrade politik islam yang memiliki pengaturan terhadap pertahanan secara detail. Militer ini sangat dipengaruhi visi politik luar negri khilafah yaitu dakwah dan jihad ke suluruh penjuru dunia. Dengan penerapan ekonomi Islam, maka negara akan memiliki angaran besar dari pos pos penerimaan dari kepemilikan umum dan pos lainya sehingga memudahkan negara khilafah dalam pembangunan struktur pertahanan yang kuat.

Dalam Daulah Islam adanya depertemen industri yang mengurusi semua masalah yang berhubungan dengan perindustrian, baik yang berhubungan dengan industri berat seperti industri mesin dan peralatan, pembuatan dan perakitan alat transportasi (kapal, pesawat, mobil dsb) industri bahan mentah dan industri elektronik maupun yang berhubungan dengan industri ringan baik industri itu berupa pabrik pabrik yg menjadi milik umum maupun pabrik pabrik milik pribadi yg memiliki hubungan dengan industri  militer (perperangan) industri dengan berbagai jenisnya itu semuanya harus dibangun dengan berpijak pada politik perang. Sebab jihad dan perang memerlukan pasukan, agar mampu berperang harus memiliki persenjataan. Agar persenjataan itu terpenuhi bagi pasukan secara memadai hingga pada tingkat yang optimal tentu harus ada industri persenjataan di dalam negeri. Khususnya industri perang karena hubungannya yg begitu kuat dengan jihad.

Daulah islam diharuskan mendirikan industri persenjataannya sendiri dan mampu mengembangkan persenjataan sendiri. Dengan begitu Daulah akan tetap memiliki kendali atas dirinya sendiri untuk mengukuhkan kekuatannya. Daulah juga harus sanggup memiliki dan menguasai persenjataan yang paling canggih dan paling kuat.

Dengan begitu semua bentuk dan tingkat kecanggihan yang dibutuhkan Daulah dapat dikuasai hingga akhirnya menggentarkan musuh musuh Daulah. Baik musuh wujud nyata maupun laten sebagaimana firman Allah SWT

Siapkanlah oleh kalian untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yg kalian sanggupi dan dari kuda kuda yang ditambatkan untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kalian mengentarkan musuh Allah, musuh kalian  dan orang orang selain mereka yg tidak kalian ketahui sedangkan Allah mengetahuinya” (TQS al- Anfal : 60)

Wallahu a’lam

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Besok Aktivitas Dibuka, Manajemen SMGP Doa Bersama

    Besok Aktivitas Dibuka, Manajemen SMGP Doa Bersama

    • calendar_month Rabu, 24 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Manajemen PT SMGP melakukan doa bersama, Rabu (24/2/2021) menyongsong rencana operasional kembali sebagian aktivitas PLTP Sorik Marapi mulai besok. Pengoperasian sebagian aktivitas PLTP Sorik Marapi itu merujuk persetujuan Kementerian ESDM Republik Indonesia melalui surat  nomor T348/EK.04/DEP.T/2021 tertanggal 19 Februari 2021, yakni pengoperasian PLTP WKP Sorik Marapi Unit 1 (45 […]

  • Game Bass Juara Festival Band Kajari Panyabungan Cup I

    Game Bass Juara Festival Band Kajari Panyabungan Cup I

    • calendar_month Senin, 25 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Grup Band Game Bass akhirnya keluar sebagai juara I Festival Band Kajari Panyabungan Cup I 2010, Jumat-Sabtu (22-23/10/2010) di areal parkir Pasar Baru Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. Sedangkan posisi kedua ditempati Grup Band Base, Grup Band Ri Et On posisi III dan Grup Band The Finegeers juara favorit. Untuk gitaris terbaik jatuh gitaris Grup The […]

  • Proses Penegerian STAIM, Kemenag Akan Bentuk Tim

    Proses Penegerian STAIM, Kemenag Akan Bentuk Tim

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Kementerian Agama Republik Indonesia dalam waktu dekat akan membentuk tim yang akan bekerja dalam proses perubahan STAIM menjadi perguruan tinggi negeri. Kepastian pembentukan tim ini merupakan hasil pertemuan Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution dengan Kementerian Agama di Jakarta, Selasa (22/8/2017). Tim ini akan melakukan cek lapangan meneliti keabsahan […]

  • MEMANGGUL BAN DALAM

    MEMANGGUL BAN DALAM

    • calendar_month Selasa, 2 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dua orang kaum perempuan di Desa Jambur Baru Kecamatan Batang Natal memanggul ban dalam ukuran besar menuju sungai hendak mengumpul pasir dan batu sebagai mata pencaharian alternatif. Belakangan ini tingkat pendapatan masyarakat di Batang Natal sangat rendah akibat masih rendahnya harga karet yang selama ini sebagai mata pencaharian utama penduduk di Batang Natal. (foto : […]

  • IPML Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Linggabayu

    IPML Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Linggabayu

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      LINGGABAYU (Mandailing Online) – Ikatan Persaudaraan Mahasiswa Linggabayu (IPML)  Padangsidimpuan menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Kecamatan Linggabayu, Rabu (17/10/2018). Bantuan disalurkan ke desa-desa yang dilanda banjir, meliputi Desa Aek Garingging, Batu Loting,  Kelurahan Tapus dan Simpanggambir. Pengumpulan bantuan dilakukan beberapa titik jalan di Padangsidimpuan, antara lain Simpang Silandit dan Alun-alun Kota Padangsidimpuan dalam […]

  • Ini Dia Dokumen Kelengkapan Persyaratan Calon Kepala Desa

    Ini Dia Dokumen Kelengkapan Persyaratan Calon Kepala Desa

    • calendar_month Jumat, 21 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tahapan pendaftaran bakal calon kepala desa akan dimulai pada 31 Oktober hingga 08 November 2016, maka para bakal calon harus mempersiapkan dokumen persyaratan. Berdasar Pasal 28 Ayat (2) Peraturan Bupati Kabupaten Mandailing Natal Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Petunjuk Teknis Tata Cara Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa, calon […]

expand_less