Senin, 20 Apr 2026
light_mode

TNI AU minta maaf

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
  • print Cetak

JAKARTA, (MO) – Kasus pemukulan wartawan Riau Pos Didik, Ryan Fb Anggoro (LKBN Antara), Ari Nadem (Tv-One), dan Robi (RTv). Selain wartawan, dua mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) juga ditinju oknum anggota TNI AU karena kedapatan mengambil foto bangkai pesawat Hawk 200 yang jatuh di samping rumah warga

Semua pihak menyayangkan peristiwa ini. Bagaimana seorang awak media menjadi korban pemukulan oleh TNI

Kadispen TNI AU, Marsma TNI Azman Yunus, dalam dialog interaktifnya menyampaikan permintaan maaf atas nama TNI dalam kasus ini. Beliau mengatakan kasus pemukulan yang dilakukan oleh Letkol Robert Simanjuntak bersama anggotanya merupakan faktor emosi sesaat.

Pihaknya menjelaskan bahwa terjadi kesalahpahaman antara pihak wartawan dan TNI. Menurutnya TNI melarang wartawan mendekat demi alasan keamanan, tetapi wartawan tersebut tetap maju mendekat. Sehingga inilah yang menyebabkan emosi TNI memuncak dan bertindak anarkis.

Azman menambahkan, tindakan anarkis yang dilakukan oleh Letkol Robert Simanjuntak ini akan mendapatkan sanksi yang sesuai.

Tidak hanya penganiayaan, sejumlah oknum TNI yang berjaga-jaga di lokasi insiden pesawat jatuh juga merampas beberapa kamera milik pewarta foto yang tengah bertugas. “Tiba-tiba, begitu saya datang mendekat ke lokasi langsung di pukul di bagian berut,” kata Rian, pewarta Antara.

Rian juga mengaku kehilangan kamera dan kacamata yang ia bawa dan kenakan saat melakukan peliputan di lokasi insiden. “Saya dipukul dibagian wajah dan punggung juga perut hingga memar,” kata Didik, pewarta foto Riaupos.

Didik juga mengaku kamera foto yang dibawanya dirampas oleh oknum TNI usai pemukulan terhadapnya. “Waktu itu saya juga dipijak-pijak, kayak binatang. Untung saja ada Polisi Militer dan saya diamankan ke dalam mobil,” katanya.

Insiden penganiayaan terhadap sejumlah awak media tersebut berlangsung secara beruntun hingga menyebabkan kalangan ini mengalami luka-luka.

Informasi di lokasi kejadian, selain wartawan sejumlah warga juga turut menjadi korban penganiayaan oknum TNI di lokasi insiden pesawat jatuh.

Oknum anggota tersebut juga menyita sejumlah handphone milik warga yang mencoba mengabadikan peristiwa tersebut.
Bahkan peristiwa penganiayaan warga dan sejumlah awak media itu dilakukan di hadapan anak-anak Sekolah Dasar (SD). Sejauh ini, atas sejumlah insiden kekerasan itu, pihak TNI AU belum dapat dikonfirmasi lebih lanjut.(Tvone)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Mompang Julu Kembali Blokir Jalinsum

    Warga Mompang Julu Kembali Blokir Jalinsum

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Warga Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailing Natal, Sumut kembali memblokir jalan lintas sumatera (Jalinsum), Kamis (2/7/2020). Informasi diperoleh, aksi ini buntut dari penangkapan 2 warga Mompang Julu oleh polisi terduga terlibat dalam aksi pembakaran mobil pada kerusuhan 29 Juni 2020. Warga tidak menerima penangkapan warga itu dan menuntut […]

  • Bupati Madina Dahlan Hasan Resmikan Pintu Air Bondar Sira

    Bupati Madina Dahlan Hasan Resmikan Pintu Air Bondar Sira

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Bupati Madina Dahlan Hasan meresmikan pintu air Bondar Sira di persawahan Desa Sihepeng, Kecamatan Siabu, Sabtu (14/11) lalu. Peresmian itu didampingi anggota DPRD Madina dari PKPI Bahri Hasibuan bersama pengawas Sungai Batang Angkola Kaslan Dalimunte, pimpinan SKPD, ulama serta tokoh adat. “Saya mengharapkan dengan diresmikannya pintu air ini akan dapat meningkatkan […]

  • SBY Siapkan Reshuffle Kabinet

    SBY Siapkan Reshuffle Kabinet

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik Daniel Sparingga menegaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengadakan pertemuan tertutup dengan sejumlah pihak terkait reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II di kediamannya Cikeas, Senin (28/02/2011), kemarin. “Saya dengar seperti itu (SBY bicarakan reshuffle),” kata Daniel kepada pers di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (01/03/2011). Dengan […]

  • Anggota KUD Kuala Tunak Sepakati Kepengurusan Koperasi Dilanjutkan Pengurus Lama. Sakwan Lubis : Pihak Luar Jangan Berupaya Provokasi

    Anggota KUD Kuala Tunak Sepakati Kepengurusan Koperasi Dilanjutkan Pengurus Lama. Sakwan Lubis : Pihak Luar Jangan Berupaya Provokasi

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    ndailing Online): Sesuai hasil rapat anggota tahunan ( RAT) Koperasi Kuala Tunak tahun 2024, pembahasan tentang akan berakhirnya masa jabatan pengurus dan pengawas sudah dilempar ke Forum Rapat Anggota. Hasil nya secara bulat anggota meminta pengurus saat ini untuk melanjutkan kepengurusan kedepan masa tugas 2025-2027. Hal ini dikatakan Sakwan Lubis selaku Ketua Pengawas KUD Kuala […]

  • NII Juga Rambah PNS, di Sumut Belum Ditemukan

    NII Juga Rambah PNS, di Sumut Belum Ditemukan

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Seluruh gubernur, bupati dan wali kota hingga camat diminta untuk mengawasi gerak-gerik para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan masing-masing, jangan sampai terpengaruh ajaran kelompok radikal Negara Islam Indonesia (NII). Perintah Mendagri, Gamawan Fauzi ini menyusul pernyataan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah yang mengaku mendapat laporan adanya anggota NII yang menjadi PNS. “Kita sudah […]

  • Kriminalitas Meningkat, Ini Faktor Penyebabnya Versi IPW

    Kriminalitas Meningkat, Ini Faktor Penyebabnya Versi IPW

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA –- Tindak kejahatan kian marak akhir-akhir ini. Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, mengungkapkan ada sejumlah faktor yang membuat angka kriminalitas semakin merajalela. Menurut Neta, menghilangnya patroli polisi, baik menggunakan mobil maupun motor, menjadi penyebab utamanya. Padahal, jelas dia, jika patroli tersebut rutin dilakukan petugas kepolisian, maka pelaku kejahatan akan berpikir […]

expand_less