Jumat, 17 Apr 2026
light_mode

Warga Berharap Tanggul Bondar Balian Diperbaiki

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 3 Feb 2013
  • print Cetak



Panyabungan, (MO) –
Masyarakat Gunungtua Raya yang terdiri dari Desa Gunungtua Tonga, Gunungtua Jae, Gunungtua Julu, Gunungtua Iparbondar berharap kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) memperbaiki tanggul Bondar Balian yang rusak. “Rusaknya tanggul Bondar Balian pada sungai (Aek) Rantopuran setelah diterjang banjir pada 26 Pebruari 2012 lalu. Sehingga membuat Bondar Balian tidak dapat lagi mengalirkan air sebagaimana mestinya untuk keperluaran warga seperti selama ini,” kata warga, Edi Saputra Nasution kepada wartawan beberapa waktu lalu di gunungtua Tonga.

Aliran dari sungai Bondar Balian melewati Desa Gunungtua Julu, Gunungtua Tonga, Gunungtua Jae dan Gunungtua Iparbondar. Keberadan bondar balian yang melewati pada lorong-lorong di Gunungtua Raya sangat urgen keberadaannya, selain untuk keperluan sehari-hari, pertanian juga berfungsi sebagai persiapan dini apabila terjadi kebakaran.

Aliran dari sungai Bondar Balian melewati Desa Gunungtua Julu, Gunungtua Tonga, Gunungtua Jae dan Gunungtua Iparbondar. Keberadan bondar balian yang melewati pada lorong-lorong di Gunungtua Raya sangat urgen keberadaannya, selain untuk keperluan sehari-hari, pertanian juga berfungsi sebagai persiapan dini apabila terjadi kebakaran.

Hal senada juga disampikan warga lain, Ismail Nasution. Mereka bersama warga sudah sering melakukan perbaikan secara swakelola dan bergotong royong, namun hasilnya tidak maksimal.

”Kita sudah sering memperbaiki tanggul tersebut namun tidak berhasil. Oleh karena itu kita sangat berharap adanya perhatian pemerintah untuk memperbaiki tanggul tersebut, karena bondar balian ini sangat urgen keberadaannya untuk masyarakat,” katanya.

Begitu juga dengan Amidah seorang ibu rumah tangga, mengtatakan dengan terganggunya aliran sungai bondar balian sangat menyusahkan mereka. Karena keberadaan bondar balian bagi mereka sangatlah penting sebagia tempat untuk mandi mencuci dan keperluan sehari-hari lainya.
”Keberadaan bondar balian selama ini sangat penting bagi kita didalam menunjang pekerjaan rumah tangga sehari-hari. Dengan kondisi yang sekarang ini membuat kita sangat terganggu karena kita mesti mengambil keperluan air tidak seperti biasanya dan lebih jauh sehingga merepotkan kita dalam beraktivitas,” sebut Amidah.

Secara terpisah Kepala Desa Gunungtua Tonga ,Fahruddin Batubara mengatakan bahwa permohonan perbaikan tanggul tersebut sudah disampaikan kepada pemerintah. “Kita berharap agar anggaranya ditampung pada tahun ini sehingga tanggul tersebut dapat diperbaiki. Memang keberadaan bondar balian sangat penting bagi Masyarakat Gunungtua Raya,” jelas Fahruddin. (mb)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditanya soal Kemungkinan Jadi Wakapolri, Ini Jawaban Komjen Buwas

    Ditanya soal Kemungkinan Jadi Wakapolri, Ini Jawaban Komjen Buwas

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakapolri Komjen (Pol) Badrodin Haiti tak lama lagi akan segera naik jabatan jadi Kapolri. Kini, pertanyaan selanjutnya adalah siapa yang bakal menggantikan posisi Badrodin sebagai Wakapolri. Sejumlah nama jenderal bintang tiga santer disebut-sebut. Salah satunya adalah Kepala Bareskrim Polri Komjen Budi Waseso. Namun, Buwas -sapaan Budi Waseso- justru mengaku saat ini masih fokus […]

  • Penebangan Hutan Diduga Penyebab Banjir Aek Rantopuran.

    Penebangan Hutan Diduga Penyebab Banjir Aek Rantopuran.

    • calendar_month Rabu, 20 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan, (Mandailingonline) – Pembukaan lahan perkebunan baru di hulu sungai Rantopuran diduga merupakan penyebab banjir bandang di Kecamatan Panyabungan. Banjir bandang yang melanda 6 desa ini selain selain menghanyutkan perumahan penduduk juga merusak sawah yang siap panen. Pemerintah Kabupaten mandailing Natal diminta tegas melakukan upaya upaya penghentian aksi penebangan hutan di hulu Aek Ranto puran. […]

  • Banjir di Madina Rendam Puluhan Rumah. Ini Penjelasan Kaban BPBD

    Banjir di Madina Rendam Puluhan Rumah. Ini Penjelasan Kaban BPBD

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lantaran sering di diguyur hujan beberapa Desa di Dua Kecamatan yang ada di Kabupaten Mandailing Natal terdampak banjir. Berdasarkan Laporan yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mandailing Natal ada sekitar 70 KK (Kepala Kelurga) yang terdampak. Kata Kepala Badan BPBD Madina Muksin Nasution. Berdasarkan laporan tim hingga minggu pagi […]

  • Syariah Islam Butuh Diterapkan, Bukan Direkontekstualisasi

    Syariah Islam Butuh Diterapkan, Bukan Direkontekstualisasi

    • calendar_month Jumat, 5 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memberikan sambutan pada pembukaan Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) yang ke-20 di Surakarta, Senin (25/10/2021). Dalam sambutan itu, dia antara lain menyampaikan pentingnya melakukan rekontekstualisasi sejumlah konsep fikih dalam rangka merespon tantangan zaman. Dia menambahkan bahwa ketidakstabilan sosial dan politik, perang saudara dan terorisme disebabkan oleh tindakan kelompok-kelompok […]

  • Pabrik Vaksin China di Indonesia, Perbaikan Iklim Investasi Bidang Kesehatan?

    Pabrik Vaksin China di Indonesia, Perbaikan Iklim Investasi Bidang Kesehatan?

    • calendar_month Minggu, 29 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik   Pendemi jadi ladang surga bisnis bagi sebagian pengusaha. Khususnya para kapitalis global termasuk China. Di tengah kondisi ekonomi global yang terus kacau, hanya negeri tirai bambu tersebut yang mampu bertahan secara ekonomi juga mengalami indeks kemajuan yang tidak dimiliki negara-negara lain bahkan AS sendiri. China tidak […]

  • Harimau Muncul di Gutungtua, Pangguris Takut Mangguris

    Harimau Muncul di Gutungtua, Pangguris Takut Mangguris

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Harimau muncul di kebun kawasan Gunungtua raya Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Kemunculan jenis harimau Sumatera ini sudah berlangsung dalam dua pekan terakhir. Akibatnya, banyak petani penyadap karet (pangguris) takut ke kebun menyadap karet (mangguris). Sejumlah warga Desa Gunungtua Julu dan Desa Gunungtua Lumban Pasir, Jum’at (21/6/2019) kepada Mandailing Online di […]

expand_less