Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Hampir Setahun Laporan Penganiayaan Mengendap di Polres Madina

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • print Cetak

MADINA ( Mandailing Online ): Penganiayaan yang dialami oleh seorang Jurnalis Media Siber bersama istrinya di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sebagaimana telah dilaporkan melalui Satuan Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Resor (Polres) Madina pada Jum’at (14/02/25) Tahun lalu, tidak kunjung diproses dengan tuntas.

Sebagaimana dimuat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor : STPL/107/III/2025/SPKT/POLRES MANDAILING NATAL/POLDA SUMUT, Tanggal 14 Maret 2025, M Syawaluddin telah melaporkan suatu tindak pidana penganiayaan secara bersama terhadap istrinya, di Kelurahan Panyabungan III.

Sementara itu melalui Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SPPHP) Nomor : B/18/RES.1.6./ 2026/ Reskrim, Penyidik menjelaskan bahwa saksi-saksi dalam perkara yang dilaporkan belum bersedia hadir untuk dimintai keterangannya.

Sebelumnya Laporan yang disampaikan statusnya sudah ditingkatkan dari Penyelidikan menjadi Penyidikan sebagaimana termuat dalam Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) Nomor : B /67/VII/RES.1.6./2025/Reskrim.

Namun walau telah dinaikan status perkara ke tingkat penyidikan belum ada penetapan tersangka terhadap pelaku penganiayaan, serta hingga Rabu (25/02/26) terduga pelaku penganiayaan terhadap Istri dari M Syawaluddin masih bebas berkeliaran.

“Saya berharap Pihak Penyidik Sat Reskrim Polres Madina pro porsional dalam menjalankan tugas dan dalam proses hukum bekerja sebagaimana diatur dalam KUHAP baru, agar proses hukum yang berkeadilan dapat berjalan sebagaimana mestinya” ungkap Syawaluddin, Rabu (25/02/26).

Dia berharap pelaku penganiayaan terhadap istrinya segera di tahan dan diajukan ke Persidangan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya secara hukum.

Sementara itu Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy SIK, M.Si yang melalui Kasi Humas Polres Madina AKP Megawati menjelaskan bahwa perkara tersebut sudah masuk pada tagap penyidikan dan penyidik sudah dua kali melakukan pemanggilan terhadap saksi -saksi untuk didengarkan keterangannya, namun saksi tidak hadir,

“untuk laporan sudah naik sidik,
saksi – saksi sudah dipanggil 2 kali, tapi tidak hadir,
tinggal menunggu kehadiran saksi-saksinya, baru bisa kita gelarkan untuk penetapan TSK nya” Jelas Kasi Humas Polres Madina.Jum’at (27/02/26). ( Ril)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Tersandung Kasus Cabul

    Anggota DPRD Tersandung Kasus Cabul

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Oknum Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berinisial BEH, dilaporkan ke Polres Madina, terkait kasus pencabulan. Oknum anggota dewan yang terhormat dilaporkan NA, penduduk Desa Hutapuli, Kecamatan Siabu, Madina. Oknum Anggota DPRD Madina BEH tidak berhasil dikonfirmasi melalui telepon, Kamis (25/11/2010). Dicek ke Kantor DPRD Madina, juga belum berhasil dijumpai. Menurut staf yang oknum […]

  • Kaban Pertamanan Belum Tahu

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PAYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Ahmad Ansyari Nasution menyatakan akan memanggil Kabid Kebersihan dan Pertamanan terkait pulau jalan Jalinsum Siabu. Hal itu dinyatakan Ahmad Asyari kepada wartawan Jum’at, terkait keluhan belum adanya perbaikan pulau jalan tersebut meski dananya telah diberikan seorang pengendara kepada Kabid Kebersihan […]

  • Cabut Izin KP USU, Bupati Madina Kangkangi Putusan MA

    Cabut Izin KP USU, Bupati Madina Kangkangi Putusan MA

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution dinilai mengangkangi keputusan Mahkamah Agung karena mencabut Izin Usaha Perkebunan (IUP) Koperasi Perkebunan Universitas Sumatera Utara (KP USU). Itu diungkapkan Humas KP USU, Umar Bazer, Minggu (6/9) di Panyabungan. Sebelumnya, Lembaga Bantuan Hukum Medan juga menilai Bupati Madina tidak menjalankan amanah atau kepercayaan […]

  • Perolehan PAD Madina Masih 31 Persen

    Perolehan PAD Madina Masih 31 Persen

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Realisasi perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mandailing Natal hingga pertengahan September 2016 masih sekitar 31 persen. Itu terungkap dalam rapat antara Badan Anggaran DPRD Mandailing Natal (Madina) dengan Pemkab Madina di gedung dewan, Kamis (15/9) membahas serapan anggaran untuk semester pertama APBD 2016. Rendahnya perolehan PAD itu menimbulkan aura […]

  • Desa Silogun Gelap Gulita

    Desa Silogun Gelap Gulita

    • calendar_month Senin, 30 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Apakah masih ada desa yang tak dimasuki aliran listrik PLN? Ada. Dan masih banyak di Kabupaten Mandailing Natal. Salah satunya Desa Silogun. Kecamatan Pakantan. Kabupaten Mandailing Natal. Sumatera Utara. Penduduk desa itu belum menikmati apa itu cahaya listrik. Masih seperti zaman dulu. Zaman dimana belum ada listrik. Di desa lain justru penduduk sudah […]

  • Buat Baju Berbahan Emas Demi Dapatkan Perempuan Pujaan

    Buat Baju Berbahan Emas Demi Dapatkan Perempuan Pujaan

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Ungkapan ‘Uang tak bisa membeli cinta’ tampaknya tak berlaku bagi Datta Phuge, pria asal Pimpri-Chinchwad, India. Ia malah membuat kemeja berbahan emas seharga 14 ribu Poundsterling atau setara dengan Rp210 juta untuk menemukan perempuan yang akan menjadi jodohnya kelak. Pria berusia 32 tahun itu mempekerjakan 15 perajin emas untuk membuat baju tersebut selama dua pekan. […]

expand_less