Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Mudik Dilarang, WNA Bebas Datang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 7 Mei 2021
  • print Cetak

Oleh: Khadijah Nelly, M.Pd
Akademisi dan Pemerhati Kebijakan Publik

Viral! kedatangan puluhan warga negara asing (WNA China) ke tanah air dengan menggunakan pesawat carter di saat pemberlakuan larangan mudik mendapat kritikan dan kecaman dari berbagai pihak. Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon kembali memberikan tanggapan atas bolehnya warga asing ke Indonesia. Fadli Zon secara terang-terangan menilai pemerintah telah melakukan diskriminasi terhadap masyarakat (7/5).

Ya, kebijakan membolehkan warga asing datang ke tanah air memang patut dipertanyakan. Sebab seperti yang diketahui saat ini masyarakat tengah menahan diri untuk tidak pulang kampung karena larangan mudik dari pemerintah. Namun, ketika rakyat tidak mudik pemerintah malah membiarkan WNA China terus menerus datang ke Indonesia pada saat pandemi. Menurut pemerintah kebijakan pelarangan mudik diberlakukan demi menekan angka penyebaran Covid-19 yang hingga saat ini masih terjadi di Indonesia dan di seluruh dunia.

Akan tetapi yang mesti dipertanyakan, kebijakan itu berbanding terbalik dengan para WNA, yang justru malah lancar masuk ke Indonesia pada waktu pelarangan mudik diberlakukan. Padahal seperti diketahui, bahwa asal mula terjadinya pandemi Covid-19 adalah dari negara China sendiri. Jika alasannya adalah sebab warga asing tersebut bekerja di Indonesia, mengapa tidak digantikan saja dengan warga negara sendiri yang saat ini juga sedang kesulitan mendapat  pekerjaan di tengah pandemi.

Dari sini memang terlihat terjadi inkonsisten kebijakan yang dibuat oleh pemerintah. Mudik dilarang namun memberikan kebebasan pada warga negara asing datang ke dalam negeri. Seperti ada keistimewaan bagi WNA tanpa ketegasan kebijakan. Jangan harap pandemi akan segera berakhir, jika para punggawa sendiri inkonsisten terhadap aturan kebijakan. Dengan ini, tentu saja kepercayaan masyarakat juga akan berkurang, sebab terlihat pemerintah hanya tegas pada warga negara sendiri, namun lemah terhadap larangan terhadap masuknya WNA ke tanah air.

Maka, sudah seyogianya para petinggi negeri harus serius dalam penanganan Covid-19. Jika memang pemberlakuan larangan mudik adalah untuk antisipasi agar tak semakin tersebarnya virus corona, maka mestinya semua pintu yang akan menyebabkan penyebaran virus juga harus ditutup termasuk menutup semua pintu masuknya WNA ke Indonesia. Pun, berharap jangan lagi ada diskriminasi kebijakan pada rakyat. Sebab dalam urusan mudik itu adalah momen dan hal utama bagi masyarakat yang ingin silaturahmi dan kumpul bersama keluarga di kampung halaman tatkala datangnya hari raya Idul Fitri. Alangkah kecewanya rakyat, jika mudik dilarang, di sisi lain ada kebebasan warga dari luar keluar masuk ke tanah air. Semoga para pemegang kebijakan dapat bertindak lebih bijak lagi dan tak membuat aturan hanya berdasar berbagai kepentingan semata. 

Di sinilah urgensi adanya pemimpin yang amanah dan bertanggungjawab pada rakyatnya, serta sistem aturan yang sesuai dengan fitrah manusia. Ya, tentunya tak lain adalah kembali pada aturan dari Sang Khalik. Sebab hanya dengan sistem dari Allah SWT yang pasti benar dan berkeadilan dan akan melahirkan pemimpin sholeh yang taat pada Allah dan Rasulnya serta akan memprioritaskan pengurusan kepentingan umat di atas yang lain. Itulah sistem Islam, yang sudah terbukti dan teruji selama berbad-abad lamanya memimpin hingga 2/3 belahan dunia yang mampu mensejahterakan baik muslim maupun nonmuslim. Saatnya untuk beralih dan mengadopsi sistem aturan Ilahi untuk kehidupan berkah dan menuntaskan setiap persoalan manusia.

Wallahu’alam

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zubeir Lubis Dihunjuk Menjadi Wakil Ketua DPRD Madina

    Zubeir Lubis Dihunjuk Menjadi Wakil Ketua DPRD Madina

    • calendar_month Jumat, 4 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ir. Zubeir Lubis dihunjuk untuk menjadi Wakil Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina). Hunjukan itu ditetapkan Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengisi kursi wakil ketua DPRD Madina yang ditinggalkan Ja’far Sukhairi Nasution karena mencalonkan diri sebagai wakil bupati Madina di Pilkada 2015 yang lalu. “Kita telah menerima SK atas nama Ir.Zubeir […]

  • Bibit Padi Yang Diduga Kadaluarsa, Dinas Pertanian Madina Tuding Dinas Pertanian Sumut

    Bibit Padi Yang Diduga Kadaluarsa, Dinas Pertanian Madina Tuding Dinas Pertanian Sumut

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Dinas Pertanian Madina belum memberikan konfirmasi soal bantuan bibit padi varietas Mekongga yang diterima petani sebagai bibit yang diduga kadaluarsa. Mandailing Online tak berhasil menemui Kepala Dinas Pertanian Mandailing Natal (Madina), Taufik Zulhandra Ritonga, ketika Mandailing Online mendatangi kantornya, Rabu (8/2/2016). Kepala Bidang Holtikultura, Juli juga tak ditemukan di kantor […]

  • Beginilah Kronologis Penyerangan Kantor Polsek Hamparan Perak

    Beginilah Kronologis Penyerangan Kantor Polsek Hamparan Perak

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Rabu (22/9/2010) sekira pukul 00.30 WIB suasana hening menggelayuti kawasan Hamparan Perak, Deliserdang, Sumatera Utara. Sebagian besar warga telah tertidur lelap. Namun, tiba-tiba datang segerombolan orang menaiki delapan unit sepeda motor mendatangi kantor Polsek yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan 01, Hamparan Perak. Empat sepeda motor memasuki kawasan halaman polsek, sedangkan empat sepeda motor lagi […]

  • Kritik Marx Terhadap Penyelenggaraan Pemilu Raya Mahasiswa UIN Jakarta

    Kritik Marx Terhadap Penyelenggaraan Pemilu Raya Mahasiswa UIN Jakarta

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : AGUSTIAR HARIRI LUBIS Mantum Himpunan Mahaiswa Mandailing Natal Jakarta Periode 2017-2018   Karl Marx, tanpa perlu dipertanyakan lagi pemikiran canggihnya yang masih dipergunakan sampai sekarang, pastinya, Aktivis mahasiswa mengetahui apa dan bagaimana pemikiran Karl Marx yang tertuang dalam DAS KAPITAL sehingga mampu mempengaruhi kehidupan sosial disetiap sudut bumi, termasuk kehidupan sosial di pojok […]

  • Usai Sholat Ashar, Suaidi Aniaya Kakek Hamzah Hingga Tewas

    Usai Sholat Ashar, Suaidi Aniaya Kakek Hamzah Hingga Tewas

    • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
    • account_circle Ahmad Effendi
    • 0Komentar

    Usai Sholat Ashar, Suaidi Aniaya Kakek Hamzah Hingga Tewas Mapolres Madina, Mandailingonline Diusianya yang ke 75 tahun Kakek Hamzah harus menerima nasib naas. Warga desa Hutapadang Kec. Ulupungkut, Mandailing Natal ini, meregang nyawa usai dianiaya oleh Suadi ( 30), warga Desa Aek Marian, Lembah Sorik Merapi. Aksi kekerasan ini berlangsung Sabtu (8/9), usai korban sholat […]

  • Pemkab Madina Alokasikan Anggaran Kematian dan Kecelakaan Kerja. Segini Besarannya

    Pemkab Madina Alokasikan Anggaran Kematian dan Kecelakaan Kerja. Segini Besarannya

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) alokasikan dana Belanja Iuran Jaminan Kematian bagi Pekerja Rentan dan Belanja Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja bagi Pekerja Rentan untuk 2500 orang di Seluruh Kabupaten. Dari data yang dihimpun Mandailing Online alokasi dana itu bersumber dari APBD tahun 2025 Senilai Rp. Rp. 201.008.000., total […]

expand_less