Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Mudik Dilarang, WNA Bebas Datang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 7 Mei 2021
  • print Cetak

Oleh: Khadijah Nelly, M.Pd
Akademisi dan Pemerhati Kebijakan Publik

Viral! kedatangan puluhan warga negara asing (WNA China) ke tanah air dengan menggunakan pesawat carter di saat pemberlakuan larangan mudik mendapat kritikan dan kecaman dari berbagai pihak. Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon kembali memberikan tanggapan atas bolehnya warga asing ke Indonesia. Fadli Zon secara terang-terangan menilai pemerintah telah melakukan diskriminasi terhadap masyarakat (7/5).

Ya, kebijakan membolehkan warga asing datang ke tanah air memang patut dipertanyakan. Sebab seperti yang diketahui saat ini masyarakat tengah menahan diri untuk tidak pulang kampung karena larangan mudik dari pemerintah. Namun, ketika rakyat tidak mudik pemerintah malah membiarkan WNA China terus menerus datang ke Indonesia pada saat pandemi. Menurut pemerintah kebijakan pelarangan mudik diberlakukan demi menekan angka penyebaran Covid-19 yang hingga saat ini masih terjadi di Indonesia dan di seluruh dunia.

Akan tetapi yang mesti dipertanyakan, kebijakan itu berbanding terbalik dengan para WNA, yang justru malah lancar masuk ke Indonesia pada waktu pelarangan mudik diberlakukan. Padahal seperti diketahui, bahwa asal mula terjadinya pandemi Covid-19 adalah dari negara China sendiri. Jika alasannya adalah sebab warga asing tersebut bekerja di Indonesia, mengapa tidak digantikan saja dengan warga negara sendiri yang saat ini juga sedang kesulitan mendapat  pekerjaan di tengah pandemi.

Dari sini memang terlihat terjadi inkonsisten kebijakan yang dibuat oleh pemerintah. Mudik dilarang namun memberikan kebebasan pada warga negara asing datang ke dalam negeri. Seperti ada keistimewaan bagi WNA tanpa ketegasan kebijakan. Jangan harap pandemi akan segera berakhir, jika para punggawa sendiri inkonsisten terhadap aturan kebijakan. Dengan ini, tentu saja kepercayaan masyarakat juga akan berkurang, sebab terlihat pemerintah hanya tegas pada warga negara sendiri, namun lemah terhadap larangan terhadap masuknya WNA ke tanah air.

Maka, sudah seyogianya para petinggi negeri harus serius dalam penanganan Covid-19. Jika memang pemberlakuan larangan mudik adalah untuk antisipasi agar tak semakin tersebarnya virus corona, maka mestinya semua pintu yang akan menyebabkan penyebaran virus juga harus ditutup termasuk menutup semua pintu masuknya WNA ke Indonesia. Pun, berharap jangan lagi ada diskriminasi kebijakan pada rakyat. Sebab dalam urusan mudik itu adalah momen dan hal utama bagi masyarakat yang ingin silaturahmi dan kumpul bersama keluarga di kampung halaman tatkala datangnya hari raya Idul Fitri. Alangkah kecewanya rakyat, jika mudik dilarang, di sisi lain ada kebebasan warga dari luar keluar masuk ke tanah air. Semoga para pemegang kebijakan dapat bertindak lebih bijak lagi dan tak membuat aturan hanya berdasar berbagai kepentingan semata. 

Di sinilah urgensi adanya pemimpin yang amanah dan bertanggungjawab pada rakyatnya, serta sistem aturan yang sesuai dengan fitrah manusia. Ya, tentunya tak lain adalah kembali pada aturan dari Sang Khalik. Sebab hanya dengan sistem dari Allah SWT yang pasti benar dan berkeadilan dan akan melahirkan pemimpin sholeh yang taat pada Allah dan Rasulnya serta akan memprioritaskan pengurusan kepentingan umat di atas yang lain. Itulah sistem Islam, yang sudah terbukti dan teruji selama berbad-abad lamanya memimpin hingga 2/3 belahan dunia yang mampu mensejahterakan baik muslim maupun nonmuslim. Saatnya untuk beralih dan mengadopsi sistem aturan Ilahi untuk kehidupan berkah dan menuntaskan setiap persoalan manusia.

Wallahu’alam

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Pekerjaan Relokasi Pasar Baru Panyabungan Masih Misteri

    Dana Pekerjaan Relokasi Pasar Baru Panyabungan Masih Misteri

    • calendar_month Selasa, 24 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengerjaan pematangan lahan untuk relokasi Pasar Baru Panyabungan sudah berjalan sekitar sebulan. Namun, sember dananya hingga kini masih misteri. Kepala Dinas Keuangan Kabupaten Mandailing Natal, Kamal Rangkuti mengaku belum ada pencairan dana untuk biaya relokasi sementara Pasar Baru Panyabungan itu. Estimasi biaya untuk relokasi ini juga belum diumumkan Pemkab Madina. Namun, […]

  • 2 Siswa Darul Mursyid Wakili Sumut ke OSN Bandung

    2 Siswa Darul Mursyid Wakili Sumut ke OSN Bandung

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Dua siswa Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid berhasil mendapat tiket mewakili Sumatera Utara pada even Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Bandung bulan September mendatang. Kedua siswa itu adalah Hilmy Mahdy Daulay mata pelajaran ekonomi dan Hamdian Noor Harahap mata pelajaran biologi. Kedua siswa tersebut dipastikan mewakili Sumatera Utara pada OSN […]

  • Konten Sosial Media dan Hilangnya Harga Sebuah Nyawa

    Konten Sosial Media dan Hilangnya Harga Sebuah Nyawa

    • calendar_month Sabtu, 11 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Djumriah Lina Johan Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban Seorang perempuan di Leuwiliang, Kabupaten Bogor ditemukan tewas dengan kondisi leher menggantung di seutas tali. Korban berinisial W (21 tahun) tersebut tewas saat membuat konten candaan gantung diri di hadapan teman-temannya via video call. “Dari kata keterangan dari saksi, dia (korban W) itu lagi bikin konten […]

  • KPU Sidempuan loloskan 1 jalur independen

    • calendar_month Sabtu, 7 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Satu pasangan calon, yakni Amir Mirza Hutagalung dan Nurwin Nasution dinyatakan lolos untuk mengikuti pemilihan kepala daerah di Kota Padang Sidempuan, Sumatera Utara karena memenuhi persyaratan berupa dukungan masyarakat. Ketua KPU Padang Sidempuan Arbanur Rasyid mengatakan, berdasarkan hasil verifikasi faktual, pasangan Amir Mirza Hutagalung dan Nurwin Nasution mampu mengumpulkan bukti dukungan berupa fotocopy KTP sebanyak […]

  • DPRD Madina Harus Konsisten Soal Hak Interplasi

    DPRD Madina Harus Konsisten Soal Hak Interplasi

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wacana para anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) melakukan interplasi kepada bupati yang sempat dimulai pekan lalu, hingga kini belum terwujud alias belum sampai ke tingkat paripurna. Sejauh ini belum diketahui dimana mendegnya progress persiapan hak interplasi itu. Sebelumnya sudah sempat beredar tandatangan sekitar 24 dari total 40 orang anggota dewan yang […]

  • Pengacara Rahudman Belum Tau Isi Putusan MA

    Pengacara Rahudman Belum Tau Isi Putusan MA

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Hasrul Benny Harahap, selaku kuasa hukum Rahudman dalam perkara TPAPD Tapsel, juga mengaku belum menerima salinan putusan. Benny menjelaskan belum dapat berkomentar lebih jauh saat ditanya apakah pihaknya akan menempuh jalur PK. “Belum ada saya terima salinan putusan. Jadi belum ada mengambil sikap. Belum bisa mengambil sikap, karena isinya (salinan putusan) juga belum […]

expand_less