Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Usai Sholat Ashar, Suaidi Aniaya Kakek Hamzah Hingga Tewas

  • account_circle Ahmad Effendi
  • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
  • print Cetak

Illustrasi

Usai Sholat Ashar, Suaidi Aniaya Kakek Hamzah Hingga Tewas

Mapolres Madina, Mandailingonline
Diusianya yang ke 75 tahun Kakek Hamzah harus menerima nasib naas. Warga desa Hutapadang Kec. Ulupungkut, Mandailing Natal ini, meregang nyawa usai dianiaya oleh Suadi ( 30), warga Desa Aek Marian, Lembah Sorik Merapi. Aksi kekerasan ini berlangsung Sabtu (8/9), usai korban sholat Ashar di Mesjid Al Muklisin Desa Hutapadang.
Subhan (38), salah seorang warga mengatakan, kejadian miris ini berlangsung secara tiba tiba. Tanpa sebab yang jelas, Suadi langsung mendatangi korban yang tengah terbaring di Masjid usai Sholat. Korban kemudian di injak injak oleh Pelaku sehingga terdengar suara gaduh dan rintih kesakitan Korban. Saat itu, Subhan tengah berada di area mesjid bersama dua warga lainnya,Marzuki ( 28) dan Ade (14).
” Mendengar ada kericuhan, langsung ke dalam mesjid, dan mendapati Korban tengah di aniaya Pelaku. Kami berupaya menangkap Pelaku agar menghentikan aksinya. Saat itu korban sudah tidak sadarkan diri” kata Subhan, saat memberikan kesaksian di Mapolres Mandailing Natal.
Akibat kejadian tersebut, Korban mengalami luka memar di beberapa bagian tubuhnya. Hidung korban juga mengalami pendarahan akibat di injak oleh pelaku. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan untuk mengamankan pelaku. Sementara korban sempat dilarikan ke Puskesmas Ulupungkut. Namun nyawanua tidak tertolong.

Lebih lanjut Subhan mengatakan, Pelaku baru tinggal beberapa hari di desa Hutapadang. Pelaku tinggal di rumah kakaknya, usai bercerai dengan istrinya.
” Informasinya si Suaidi ini baru saja di tinggalkan istrinya. Dan mungkin mengalami stres hingga tega melakukan penganiayaan ” tambah Subhan.
Polisi yang mengetahui kejadian tersebut langsung menuju lokasi untuk mengamankan Pelaku dan melakukan penyelidikan.
Kasat Reskrim Polres Madina AKP Edy Sukamto melalui Kaurbin Ops IPDA Bagus Seto membenarkan peristiwa penganiayaan berat tersebut. “Pelaku sudah berada di sel tanahan Polres Madina untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” sebut Bagus.

Atas perbuatannya, Saudi disangkakan pasal 351 ayat 3 dengan ancaman kurungan penjara selama 7 tahun. Namun, sampai berita ini dilansir Satreskrim Polres Madina belum memberikan informasi lebih lanjut, termasuk kebenaran pelaku yang mengalami gangguan jiwa serta motif penganiayaan ini.

Editor: Pendy

  • Penulis: Ahmad Effendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dihadapan Banggar DPRD Madina, Sekda Akui Kualitas Air RSUD Panyabungan Memprihatinkan

    Dihadapan Banggar DPRD Madina, Sekda Akui Kualitas Air RSUD Panyabungan Memprihatinkan

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online : dihadapan pimpinan dan anggota badan anggaran( Banggar ) DPRD Madina, Plt Sekda Madina Sahnan Pasaribu akui kualitas air RSUD Panyabungan tidak begitu baik karena di ambil dari sungai batang gadis yang saat ini tercemar limbah tambang emas ilegal. “Kebutuhan air di RSUD Panyabungan masih langsung diambil dari sungai batang gadis” Ungkapnya dihadapan […]

  • Koperasi Mitra Manindo Gelar Rapat Tahunan Serta Pemilihan Ketua Baru

    Koperasi Mitra Manindo Gelar Rapat Tahunan Serta Pemilihan Ketua Baru

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )-Koperasi Konsumen Mitra Manindo (KMM) menggelar rapat anggota tahunan (RAT) ke -15 akhir pekan lalu di gedung Ladang Sari, Gunung Tua, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). KMM melaksanakan RAT setiap tahun sebagai salah satu kewajiban sebagai lembaga koperasi. Rapat tahunan tersebut menyetujui laporan pertanggung jawaban Dewan Pengurus dan menyetujui […]

  • Kasus Pustu Pastab Jae, Sekda Akui Belum Diberitahu Dinas Kesehatan

    Kasus Pustu Pastab Jae, Sekda Akui Belum Diberitahu Dinas Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 19 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus dugaan pengalihan lokasi proyek rehabilitasi Puskesmas Pembantu (Pustu) dari Desa Pastap Julu ke desa Pastap Jae terus bergulir. Sekrataris Daerah Kabupaten Mandailing Natal, Syafei Lubis yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jum’at (15/7) mengatatakan bahwa dia belum mendapat pemberitahuan bahwa pelaksanaan proyek rehab Pustu di Pastab Julu tersebut berubah lokasi ke […]

  • Korban Ledakan SPBU di Rantauprapat Bertambah

    Korban Ledakan SPBU di Rantauprapat Bertambah

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LABUHANBATU : Korban tewas akibat meledaknya SPBU 14.214.280 Simpang Mangga, Kecamatan Rantau Selatan, Labuhanbatu Minggu (18/9) sekira pukul 16.10 WIB terus bertambah. Legiman (22) karyawan SPBU meninggal Senin (19/9) sekira pukul 03.30 dini hari, menyusul dua rekan kerjanya sebagai karyawan di SPBU itu yang tewas sebelumnya.  Sementara Risma (16) warga lingkungan setempat terpaksa dilarikan ke […]

  • KKM Konversikan Kebudayaan Mandailing ke Industri

    KKM Konversikan Kebudayaan Mandailing ke Industri

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dosen di Universitas Utrecht, Blanda Dr.Hayyan Ul Hag SH, LL.M menyatakan Kampoeng Kaos Madina (KKM) memiliki peran mengkonversi kebudayaan Mandailing ke dunia industri. “Saya terkesan melihat kesungguhan dan komitmen yang diperlihatkan Sobir Lubis dari Kampoeng Kaos Madina yang nota bene seorang pengusaha, tetapi memiliki perhatian serius dalam pengembangan kebudayaan,” katanya usai […]

  • Urang Burok di HUT RI ke-70

    Urang Burok di HUT RI ke-70

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Dua murid Sekolah Dasar Desa Gunung Manaon, Kecamatan Panyabungan turut ambil bagian memakai pakaian “Urang Borok” dalam karnaval peringatan HUT RI ke-70 di Jl. Willem Iskander, Panyabungan, Mandailing Natal. Urang Burok atau Orang Buruk merupakan atraksi berpakaian memakai berbagai jenis daun-daunan sebagai pengganti busana dari kaki hingga topeng menutupi kepala. Atraksi Urang Burok ini […]

expand_less