Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Generasi Taat Syariat, Radikal?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • print Cetak

Oleh: Siti Rima Sarinah

Kerusakan remaja yang mengarahkan pada dekadensi moral yang sangat parah tengah dialami oleh remaja saat ini. Setiap hari kita dipertontonkan berbagai macam pola tingkah remaja yang membuat orang tua dan masyarakat mengelus dada melihat tingkah pola generasi bangsa ini yang semakin memprihatinkan.

Bullying, tawuran, narkoba, dan pergaulan bebas, menjadi tren gaya hidup remaja yang tampak di hadapan kita. Aktifitas kekerasan yang digandrungi remaja telah menelan korban yang tidak sedikit. Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah untuk mengantisipasi beragam kenakalan remaja yang semakin membahayakan jiwa diri sendiri dan orang lain.

Salah satu upaya untuk menyelamatkan remaja dari kerusakan akibat kenakalan adalah mengarahkan mereka untuk aktif dalam organisasi keIslaman (rohis) ada di sekolah-sekolah. Kegiatan rohis ini, mereka mengkaji Islam dan mampu menjadikan aturan Islam sebagai standar perbuatan mereka. Sehingga mereka memahami baik dan buruk sesuai kacamata syariat  Allah.

Generasi Taat = Radikal

Tidak semua memandang aktifitas rohis di sekolah sebagai aktifitas positif bagi generasi. Aktifitas rohis terkadang dikaitkan dengan paparan ideologi radikal. Bahkan orang tua dihimbau untuk mengawasi aktifitas daring anak untuk mencegah menjadi korban terpapar ideologi keras/radikal ( detiknews, 18/11/2025)

Istilah radikal yang kerap kali dikaitkan dengan organisasi keIslaman, tentu tidak bijak. Karena Islam adalah agama yang tidak mengajarkan kekerasan, melainkan mengarahkan generasi muslim untuk senantiasa melakukan amal kebaikan, bukan sebaliknya.

Jika pemerintah peduli dengan generasi seharusnya mampu mengcounter situs dan konten kekerasan yang beredar bebas di dunia maya. Bukankah kerusakan dan kenakalan generasi akibat konten-konten tersebut dan tidak ada upaya dari pemerintah untuk menutup ataupun memberi sanksi kepada pemilik situs tersebut?

Selamatkan Generasi, Wujudkan Generasi Taat

Seharusnya negara tidak boleh menutup mata dengan maraknya kerusakan dan kenakalan remaja yang bahkan telah menelan banyak korban. Dan menyadari kerusakan dan kenakalan ini terjadi karena sistem yang diterapkan hari ini yang memfasilitasi kerusakan. Maka generasi harus diselamatkan dari berbagai kerusakan tersebut dengan memahamkan mereka tentang Islam.

Tatkala mereka memahami Islam dan menjadikan Islam sebagai standar kehidupan, maka akan terbentuk sosok generasi yang senatiasa berbuat sesuatu untuk kemaslahatan masyarakat. Mereka akan mampu menyelesaikan persoalan kehidupannya dengan cara pandang yang benar, bukan dengan kekerasan yang kerap dilakukan oleh generasi saat ini.

Kita pun harus bijak untuk memberikan istilah radikal atau teroris, pada aktifitas keIslaman yang dilakukan oleh generasi. Karena pada hakikatnya aktifitas tersebut sebagai bentuk menyelamatkan generasi dari segala bentuk kerusakan akibat sistem aturan yang batil diterapkan atas mereka.

Yang terpenting tatkala generasi taat syariat Allah, mereka tidak akan melakukan segala bentuk kekerasan apalagi radikal karena Islam tidak mengajarkan hal demikian. Justru akan muncul sosok-sosok generasi yang senantiasa melakukan amar makruf nahi mungkar di antara mereka. Karena memahami posisi mereka sebagai tonggak estafet peradaban bangsa dan di tangan merekalah nasib bangsa ini dipertaruhkan.**

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pencurian Meningkat, Warga Lintas Timur Desak PLN Buka Jaringan Baru

    Pencurian Meningkat, Warga Lintas Timur Desak PLN Buka Jaringan Baru

    • calendar_month Selasa, 1 Des 2015
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga mendasak PLN membuka jaringan di jalur Lintas Timur Panyabungan dari titik jembatan Aek Pohon, sebab hingga kini belum ada listrik ke sana. Desakan itu juga dalam upaya menekan jumlah tindak kriminal di kawasan tersebut terutama aksi pencurian yang sudah berulang kali dialami warga. Belum lama ini, warga bernama Ismail Nasution […]

  • Demonstran Duduki Gedung DPRD Psp

    Demonstran Duduki Gedung DPRD Psp

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tanyakan Besarnya Anggaran Pansus Sangkumpal Bonang SIDIMPUAN- Sekitar 30-an massa dari Yayasan Kompak dan Komunitas Pinggiran Payung Hitam (Kopi Pahit) berunjuk rasa ke gedung DPRD Padangsidimpuan, Rabu (2/2). Mereka mempertanyakan besarnya anggaran Pansus Pasar Sangkumpal Bonang yang mencapai Rp206 juta serta dugaan korupsi di Sekretariat DPRD. Bahkan, demonstran masuk ke dalam gedung dan menduduki kursi […]

  • APBD Madina 1,5 Triliun, Dibahas Dalam Waktu Singkat

    APBD Madina 1,5 Triliun, Dibahas Dalam Waktu Singkat

    • calendar_month Rabu, 6 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para anggota DPRD Madina yang mensahkan APBD Tahun anggaran 2016 bukan saja bertanggungjawab kepada rakyat, tetapi juga bertanggungjawab kepada Allah SWT jika pembahasan Rancangan APBD itu memiliki unsur kesengajaan tak dibahas secara serius. Pada Selasa (5/1) DPRD mensahkan APBD Mandailing Natal (Madina) sebesar Rp. 1.505.647.106.422. Pembahasan dilakukan hanya sekitar 5 hari […]

  • Madina Diselimuti Kabut Asap

    Madina Diselimuti Kabut Asap

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Selama sepekan terakhir, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diselimuti kabut asap. Kabut asap ini diduga kiriman dari kebakaran lahan gambut yang terjadi di Provinsi Pekanbaru, Riau, belum lama ini. Suasana salah satu kampung di Madina yang diselimuti kabut asap, Senin (2510). Amatan METRO di beberapa daerah di Madina, seperti di Dolok (Gunung) Tor Sihite yang dikenal […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 24)

    MARSIDAO-DAO (episode 24)

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Tar pukul 12 marayak kotu Luhur, parobanan ni mait ma ostang i jolo bagas i. Alak najaji pe madung rongom i alaman i. Si Poso totop do i lambung  ni Muklan. Si Pikek i bagas paombar-ombar jugukanna dohot inang nia. Ngada sajia onok, opat alak kahanggi dohot anakboru paijur […]

  • KPU Madina mulai lipat suara

    KPU Madina mulai lipat suara

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN –  Mulai hari ini Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mandailing Natal (KPU Madina), Sumatera Utara (Sumut), mulai melaksanakan pelipatan surat suara di Gudang KPU Madina, Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan, Madina. Pelipatan kertas suara dipantau langsung oleh Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Madina Henri Pulungan. “Kita akan terus memantau kegiatan kelipatan kertas suara yang […]

expand_less