Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Generasi Taat Syariat, Radikal?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • print Cetak

Oleh: Siti Rima Sarinah

Kerusakan remaja yang mengarahkan pada dekadensi moral yang sangat parah tengah dialami oleh remaja saat ini. Setiap hari kita dipertontonkan berbagai macam pola tingkah remaja yang membuat orang tua dan masyarakat mengelus dada melihat tingkah pola generasi bangsa ini yang semakin memprihatinkan.

Bullying, tawuran, narkoba, dan pergaulan bebas, menjadi tren gaya hidup remaja yang tampak di hadapan kita. Aktifitas kekerasan yang digandrungi remaja telah menelan korban yang tidak sedikit. Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah untuk mengantisipasi beragam kenakalan remaja yang semakin membahayakan jiwa diri sendiri dan orang lain.

Salah satu upaya untuk menyelamatkan remaja dari kerusakan akibat kenakalan adalah mengarahkan mereka untuk aktif dalam organisasi keIslaman (rohis) ada di sekolah-sekolah. Kegiatan rohis ini, mereka mengkaji Islam dan mampu menjadikan aturan Islam sebagai standar perbuatan mereka. Sehingga mereka memahami baik dan buruk sesuai kacamata syariat  Allah.

Generasi Taat = Radikal

Tidak semua memandang aktifitas rohis di sekolah sebagai aktifitas positif bagi generasi. Aktifitas rohis terkadang dikaitkan dengan paparan ideologi radikal. Bahkan orang tua dihimbau untuk mengawasi aktifitas daring anak untuk mencegah menjadi korban terpapar ideologi keras/radikal ( detiknews, 18/11/2025)

Istilah radikal yang kerap kali dikaitkan dengan organisasi keIslaman, tentu tidak bijak. Karena Islam adalah agama yang tidak mengajarkan kekerasan, melainkan mengarahkan generasi muslim untuk senantiasa melakukan amal kebaikan, bukan sebaliknya.

Jika pemerintah peduli dengan generasi seharusnya mampu mengcounter situs dan konten kekerasan yang beredar bebas di dunia maya. Bukankah kerusakan dan kenakalan generasi akibat konten-konten tersebut dan tidak ada upaya dari pemerintah untuk menutup ataupun memberi sanksi kepada pemilik situs tersebut?

Selamatkan Generasi, Wujudkan Generasi Taat

Seharusnya negara tidak boleh menutup mata dengan maraknya kerusakan dan kenakalan remaja yang bahkan telah menelan banyak korban. Dan menyadari kerusakan dan kenakalan ini terjadi karena sistem yang diterapkan hari ini yang memfasilitasi kerusakan. Maka generasi harus diselamatkan dari berbagai kerusakan tersebut dengan memahamkan mereka tentang Islam.

Tatkala mereka memahami Islam dan menjadikan Islam sebagai standar kehidupan, maka akan terbentuk sosok generasi yang senatiasa berbuat sesuatu untuk kemaslahatan masyarakat. Mereka akan mampu menyelesaikan persoalan kehidupannya dengan cara pandang yang benar, bukan dengan kekerasan yang kerap dilakukan oleh generasi saat ini.

Kita pun harus bijak untuk memberikan istilah radikal atau teroris, pada aktifitas keIslaman yang dilakukan oleh generasi. Karena pada hakikatnya aktifitas tersebut sebagai bentuk menyelamatkan generasi dari segala bentuk kerusakan akibat sistem aturan yang batil diterapkan atas mereka.

Yang terpenting tatkala generasi taat syariat Allah, mereka tidak akan melakukan segala bentuk kekerasan apalagi radikal karena Islam tidak mengajarkan hal demikian. Justru akan muncul sosok-sosok generasi yang senantiasa melakukan amar makruf nahi mungkar di antara mereka. Karena memahami posisi mereka sebagai tonggak estafet peradaban bangsa dan di tangan merekalah nasib bangsa ini dipertaruhkan.**

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Diminta Tangkap Penculik dan Perampok Gubernur LIRA Sumut

    Polisi Diminta Tangkap Penculik dan Perampok Gubernur LIRA Sumut

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    MEDAN: Pihak kepolisian diharapkan segera menangkap kawanan pelaku perampokan dan kasus penganiayaan terhadap Gubernur Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sumatra Utara Rizaldi Mavi. “Kami berharap pihak kepolisian bisa segera menangkap para perampok sekaligus mengusut tuntas kasus perampokan disertai penganiayaan yang menimpa Gubernur LIRA Sumatra Utara Rizaldi Mavi,” kata Wali Kota LIRA Medan Ganda Manurung kepada pers […]

  • Pesantren Musthofawiyah Tak Akui Alumni Yang Deklarasi Jokowi

    Pesantren Musthofawiyah Tak Akui Alumni Yang Deklarasi Jokowi

    • calendar_month Rabu, 13 Feb 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Deklarasi mendukung Jokowi oleh sekitar 700 massa yang mengatasnamakan Alumni Musthofawiyah Nahdiyin di Panyabungan, berbuntut panjang. Deklarasi yang dihadiri menantu Jokowi, Bobby Nasution berlangsung di lapangan Aek Galoga, Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Rabu (13/2/2019) itu menuai protes dari Keluarga Abituren Musthafawiyah, organisasi resmi alumni Pesantren Musthofawiyah. Ketua Lembaga Bantuan Hukum DPP […]

  • Ini Persentase Mencoblos Pilgubsu di Madina

    Ini Persentase Mencoblos Pilgubsu di Madina

    • calendar_month Jumat, 29 Jun 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Persentase penduduk Mandailing Natal dalam menyalurkan hak pilih di Pilgubsu 2018 bervariasi, walau tak mencolok jauh. Berdasar penelusuran Mandailing Online di infopemilu.kpu.go.id, Jum’at (29/6/2018), kisaran persentasenya berada di antara 55 hingga 78 persen. Kecamatan Batahan sekitar 60,4 %. Kecamatan Batang Natal sekitar 67,0 %. Kecamatan Bukit Malintang sekitar 69,1 %. Kecamatan […]

  • Imran Khaitamy Sebut Saipullah Paling Cocok Memperbaiki Madina

    Imran Khaitamy Sebut Saipullah Paling Cocok Memperbaiki Madina

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tokoh politik senior Kabupaten Mandailing Natal (Madina) As Imran Khaitamy Daulay menaruh harapan besar kepada pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati nomor urut 2 Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) bakal mampu mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Madina dengan memperbaiki tata kelola pertanian, perkebunan, dan peternakan. Jika Paslon SAHATA […]

  • Dianggap Kurang Bermasyarakat, Warga Minta Bupati Copot Lurah Panyabungan III

    Dianggap Kurang Bermasyarakat, Warga Minta Bupati Copot Lurah Panyabungan III

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online )- Dianggap kurang perduli terhadap keagamaan dan sosial, Andi Bugis Lurah Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) diminta warga agar di ganti karena karena sudah 3 tahun menjabat sebaga lurah, jarang mengikuti kegiatan keagamaan dan sosial. Hal ini diungkapkan warga pada saat memperingati Maulid Nabi Muhammad 12 Rabiul […]

  • Raih Prestasi Dengan Berolahraga

    Raih Prestasi Dengan Berolahraga

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pusat Kegiatan Olahraga Mengantar Prestasi Provinsi Sumatera Utara (Pugar Mentari Sumut) berkomitmen untuk terus memotivasi siswa di seluruh kabupaten/kota di Sumut terutama di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) untuk lebih menekuni dan giat berolahraga sebagai upaya menerapkan jiwa kreasi bagi anak didik di sekolah. Hal ini disampaikan Ketua Pugar Mentari Sumut Panataran SH MHum di […]

expand_less