Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

Golkar pasca Amru "Mau dibawa kemana"

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 28 Agt 2010
  • print Cetak

Perjalanan Pilkada madina telah usai namun bagi Golkar selama ini sebagai partai pendukung incumbent masih terus menyisakan banyak pertanyaan. Mungkin persoalannya masih agak sedikit mengambang, artinya memang perlu waktu tetapi kalau kritikan itu justru sangat mendasar dan disampaikan maka sudah semestinya perlu di terima, di evaluasi dan dikerjakan dengan lebih baik. Dari awal Partai golkar telah solid mengarah pada satu calon yaitu pasangan nomor 5 yakni pasangan Arsyad-Azwar yang notabene-nya bukanlah sebagai penggerak dan yang berkecimpung dalam wilayah politik golkar di Madina. Lalu kemana suara pendukung setia Golkar selama ini?
Membaca peta politik seperti berhitung matematika kuadrat, hasil yang akan dihitung tetap berdasar pada hasil persamaan dan hasil pembagi. Dari kebanyakan yang terjadi dalam sebuah internal partai faktor dominan persamaan adalah karena keberhasilan dominasi pada pemerintahan. Suka atau tidak nama besar partai golkar di madina adalah bukan hanya karena nama “besar” bupatinya sebagai ketua umumnya.Hasil pembagi-nya adalah kepercayaan pemilih yang mulai beranjak “cerdas” tidak lagi sekedar ikut ikutan. Seterusnya aspek kepentingan yang utama menjadi stagnan dan fragmatis, golkar tidak bisa berjalan tanpa didukung secara internal dan dana yang cukup untuk bisa memenangkan hasil pilkada madina 2010. Para pendukung partai golkar yang selama ini didukung penuh oleh kekuasaan menjadi seperti kebingungan. Di satu sisi mendukung arsyad-azwar sebagai bupati pilhan dan sisi lain terdorong ke pasangan lain yang memanfaatkan ketidak tahuan(kurang sosialisasi) subjektif pilihannya
Kembali lagi ke kenyataan metamorfosis opportunis dari masyarakat madina yang cenderung memilih kekuatan politik”nama besar” sebagai pilihan utama dan tidak terlepas juga dari tujuan uang sebagai asaz pendorong. Dan sementara para politisi menganggap kekuasaan sebagai tujuan utama pencapaian pribadi, bukan atas nama rakyat seperti yang didengung-dengungkan ketika kampanye. Saya tidak heran dengan politik opportunis ini, setiap ada kesempatan harus bisa dimaksimalkan sebagaimana mestinya. Ada pencalonan menjadi anggota dewan, banyak yang bisa menang karena kecukupan modal. Ada pencalonan menjadi bupati, mencari jaring kesempatan dengan uang, lalu yang tidak punya uang tinggalkan saja.
Sulit dipungkiri, Madina yang semestinya madani ini tengah menghadapi persoalan serius terkait merosotnya moralitas dan tanggung jawab para elite hampir di semua tingkat. Ironisnya, para elite yang memperoleh mandat politik cenderung ”masa bodoh” karena mata hatinya tertutup kekuasaan meskipun ada juga yang ingin berubah menjadi lebih baik.
Yang jelas Golkar sebagai partai besar jika tidak ingin “ngadat” harus segara berbenah diri menjadi ‘saudara tua” yang bijak untuk menjaring aspirasi dan mungkin harus menjadi oposisi bukan menjadi oportunis.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Al Habib Atthos Al Hafidz bersama Bupati H.M.Ja'far Sukhairi Nasution saat dijamu di Rumah Dinas Bupati Madina ( ist )

    Bupati Sukhairi : Kehadiran Al-Habib Atthos Al Hafidz Semoga Menjadi Keberkahan Untuk Madina

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Tiba di Mandailing Natal ( Madina ) Al Habib Atthos Al Hafids dijamu oleh Bupati H.M.Ja’far Sukhairi Nasution di rumah Dinas Bupati Rabu malam 23/8/2023. ” suatu keberkahan bagi Kabupaten ini, Alhabib Atthos Al Hafidz hadir di Daerah ini, dan malam ini Alhabib akan beristirahat di Rumah Dinas” kata Sukhairi. […]

  • 25 Tahun PT Sorikmas Mining di Madina Tak Produksi

    25 Tahun PT Sorikmas Mining di Madina Tak Produksi

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Mandailing Online )- sejak tahun 1998 izin PT Sorikmas Mining dikeluarkan, sampai tahun ini, perusahaan tambang emas yang berlokasi di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Sumatera Utara itu tak kunjung produksi meski izin explorasinya dan izin kontruksi sudah keluar. Sejumlah anggota DPRD Madina dari berbagai Fraksi dan Komisi pun mulai bersuara, mereka menilai Perusahaan […]

  • Wabup Madina Tidak Berniat Hadiri Sidang Hidayat Batubara

    Wabup Madina Tidak Berniat Hadiri Sidang Hidayat Batubara

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    MEDAN, – Wakil Bupati Madina Dahlan Nasution memberi jawaban diplomatis ketika ditanyakan kesiapannya menjadi Plt Bupati Madina jika Hidayat Batubara dinonkatifkan sebagai orang nomor satu di Madina. “Ini bukan masalah siap atau tidak siap. Ini kan sudah dikatakan diatur undang-undang,” katanya via sambungan telepon. Alih-alih menyatakan kesiapannya, Dahlan malah menyebut pengalamannya sebagai Penjabat Bupati Madina […]

  • Satpol PP Razia Kafe Dan Warung Maksiat

    Satpol PP Razia Kafe Dan Warung Maksiat

    • calendar_month Senin, 11 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Berita): Satpol Pamong Praja Kabupaten Mandailing Natal, Jum’at (8/10) merazia kafe-kafe dan warung-warung yang di duga tempat maksiat. Sat Pol PP melakukan pembonghkaran di kafe-kafe dan waryng yang pondoknya tertutup Plt Kakan Satpol PP, Nur Kholis, saat dikonfirmasi wartawan, Jum’at (8/10) mengukapkan, razia ini di lakukan atas dasar perintah Bupati Madina Ir Aspan Sofian […]

  • Relasi Kadin dan Pemkab Madina Penting di Progres KEK

    Relasi Kadin dan Pemkab Madina Penting di Progres KEK

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Progres Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menjadi wacana penting di Rapat Kerja Daerah Kadin Madina, selain aspek-aspek kinerja lainnya. Rapat Kerja Daerah (Raker) itu berlangsung di aula Hotel Rindang, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Sabtu (22/2/2020) dihadiri Ketua Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara bersama pengurus Kadin Sumut lainnya, juga dihadiri Bupati Madina, […]

  • Balun Balun Bide Ningna Boto Caritoi

    Balun Balun Bide Ningna Boto Caritoi

    • calendar_month Sabtu, 9 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Salolot naon ning jabulele balun amakmu ningnado istilahna, anggo dungro amantai madung maruba, balun-balun bide doma boto, balun sambalu nai marompot potangko ari, ningna ma carito nia salaos manyirup kopi di lopo sijabolboli, salos ibuatia antong sigaeret panama, bope idokon dongan sigaret panggirik-girik ni supping anggo jabulele halakna anggo salain sigaert panama emmajolo. Madung maincatdo […]

expand_less