Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Benarkah Orang Indonesia Harus Bayar Suap untuk Layanan Publik?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
  • print Cetak

Apa kabar pelayanan publik di Indonesia? Masihkan harus mengeluarkan uang suap untuk mendapatkan kemudahan dan proses cepat? Data Transparency International dalam global corruption barometer 2013 menyebutkan 4 dari 10 orang Indonesia harus mengeluarkan suap untuk layanan publik.

Dalam data TI yang sudah dirilis tahun ini dan dikutip detikcom, Selasa (17/9/2013), disebutkan bahwa responden Indonesia yang disurvei ada 1.000 orang. Mereka tersebar di 5 kota yakni Jakarta, Medan, Surabaya, Makassar, dan Bandung. Survei digelar pada September 2012-Maret 2013.

Data TI itu juga menyebutkan bahwa korupsi sektor publik dinilai sebagai masalah yang sangat serius di Indonesia. Yang cukup mengejutkan ternyata responden akan mendapatkan kemudahan dalam layanan publik bila ada faktor kedekatan dengan petugas.

Data TI juga memaparkan bahwa masyarakat Indonesia amat rendah partisipasinya dalam keterlibatan memerangi korupsi dibanding dengan negara lain di Asia Tenggara. Mulai dari menandatangani petisi sampai ikut serta dalam aksi damai melawan korupsi. Masyarakat Indonesia juga disebut enggan melaporkan kejadian korupsi dibanding negara lain.

Data TI ini yang dikutip Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja dalam pemaparannya. Dalam data TI itu juga disebutkan bahwa lembaga kepolisian dan parlemen sebagai lembaga terkorup.

Pihak kepolisian dan parlemen sudah angkat bicara soal data itu. Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo siap berembug dengan KPK mencari solusi, sedang Ketua DPR Marzuki Alie menyebut anggotanya memang banyak yang terseret kasus korupsi. Tapi Marzuki menegaskan hal itu karena pengaruh pihak lain.(detik.com)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peradaban Sungai Batang Gadis dan Batang Angkola (Bagian II)

    Peradaban Sungai Batang Gadis dan Batang Angkola (Bagian II)

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Falah Nasution Guru Sejarah SMAN 2 Plus Panyabungan/Alumni Pend. Sejarah FIS UNIMED Menurut Drs. Askolani, selaku budayawan Mandailing, mengatakan bahwa sungai Batang Angkola menjadi rute transportasi air dalam pengangkutan kapur barus dan kemenyan dari dataran tinggi Tapanuli Bagian Selatan menuju Barus melewati laut barat Sumatera pada perdagangan kapur barus di Barus saat itu. […]

  • KESUSASTRAAN MANDAILING (3-habis)

    KESUSASTRAAN MANDAILING (3-habis)

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Oleh: Askolani Nasution SASTRA ENTERTAINMENT Sastra dalam lirik lagu patut ditandai sebagai bentuk sastra. Tentu karena kita meyakini bahwa lirik lagu merupakan musikalisasi puisi. Hal ini menjadi penting karena pada saat sastra literer Mandailing meredup, musikalisasi puisi tersebut menguat perannya. Lirik lagu Mandailing bukan hanya ungkapan perasaan, tetapi beberapa penulis lagu ternyata mampu menyelipkan berbagai […]

  • Berniatkah Timur reformasi Polri?

    Berniatkah Timur reformasi Polri?

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Markas Komando (Mako) Brimob Kelapa Dua, Depok Jawa Barat, merupakan lokasi yang mendapatkan pengawalan super ketat dari aparat kepolisian. Namun beberapa tahanan yang berada di Rumah Tahanan (Rutan) ini bisa leluasa berplesiran meninggalkan rutan, seperti yang dilakukan oleh terdakwa mafia hukum, Gayus Halomoan Tambunan. Menurut sumber Waspada Online, hal ini tidak hanya dilakukan […]

  • Prinsip Penyusunan APBD 2022 Terbaik Sepanjang Sejarah Madina

    Prinsip Penyusunan APBD 2022 Terbaik Sepanjang Sejarah Madina

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – APBD Kabupaten Madina TA 2022 disetujui oleh DPRD Madina pada rapat paripurna, Selasa (30/11/2021). Pembahasan APBD ini menjadi yang terbaik dalam sejarah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dari sisi prinsip dan progresnya sebagaimana yang dikehendaki undang-undang penyusunan APBD suatu daerah. Empat poin penting yang dikehendaki Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun […]

  • Kepala Desa Gunungtua Jae Resmi Diberhentikan

    Kepala Desa Gunungtua Jae Resmi Diberhentikan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mardansyah Rangkuti resmi diberhentikan dari jabatan kepala desa Gunungtua Jae, Panyabungan. Pemberhentian Mardan itu sekaligus pengangkatan Ikhsan, S.Pd sebagai Pejabat Kepala Desa. Serah terima jabatan berlangsung di Kantor Camat Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Minggu (14/6/2020) disaksikan Camat Panyabungan, Idris Batubara serta Danramil 13, AK Harahap dan Kapolsek Panyabungan, Andi Gustawi Lubis. Pemberhentian […]

  • Anggota DPRD Madina Divonis 2 Tahun Penjara

    Anggota DPRD Madina Divonis 2 Tahun Penjara

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Mandailing Natal (Madina), Ir. Ali Makmur Nasution alias Jaganding divonis Mahkamah Agung 2 tahun penjara, terkait delik penipuan terhadap calon bupati Madina Aswin Parinduri. Putusan ini diketahui ketika Pengadilan Negeri Panyabungan, Kamis (16/1/2014) sekira pukul 16.00 WIB mengirim salinan putusan kasasi Mahkamah Agung itu ke Kejaksaan Negeri Panyabungan. “Salinan […]

expand_less