Senin, 9 Mar 2026
light_mode

Pengunjuk Rasa Desak Kejari Madina Ungkap Identitas Politisi dan Bupati Diduga Menikmati Dugaan Korupsi Dana Desa Digital

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
  • print Cetak

MADINA-Mandailing Online : Lambannya penanganan dugaan korupsi desa digital atau Smart Village di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) membuat Generasi Muda (GM) Grib Jaya Madina berunjuk rasa di kantor  Kejaksaan Negeri Madina, Rabu (24/09/2025). pengunjuk rasa meminta kejaksaan profesional dan tidak tebang pilih terhadap siapa saja yang terduga menikmati aliran dana proyek desa digital yang nilainya mencapai 9,4 miliar tersebut.

“Kami tidak akan berhenti bersuara. Korupsi adalah kejahatan luar biasa yang merampas hak-hak masyarakat, khususnya di desa. Dengan kerugian negara mencapai Rp9,4 miliar, ini jelas pukulan berat bagi pembangunan dan kesejahteraan rakyat, untuk itu jaksa penyidik jangan tebang pilih. Periksa terduga penikmat aliran dana proyek itu” kata Sutan Paruhuman Nasution di sela aksi berlangsung Rabu 24/9/2025.

Dalam aksi tersebut, ada 7 poin tuntutan ke Kejaksaan diantaranya meminta Kejari Madina untuk transparan dalam penanganan proses hukum kasus Smart Village yang telah memasuki tahap penyidikan.

Pengunjuk rasa juga menuntut agar  Kejari Madina mengungkap secara terbuka keterlibatan politisi partai dan pejabat eselon II serta mantan Bupati Madina yang diduga kuat  ikut menikmati aliran dana dari kegiatan Smart Village tersebut.

Dalam aksi itu, Ketua Generasi Muda GRIB Jaya Madina, Sutan Paruhuman Nasution menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal jalannya proses hukum dalam kasus ini.

Sementara itu Kejari Madina melalui Kasi Intelijen, Jupri W Banjarnahor, SH, MH yang menerima aksi menyatakan meminta waktu untuk mengungkap kasus ini. Karena proses hukumnya baru berjalan selama 2 minggu.

“Beri kami waktu untuk mengungkap kasus ini, sebab dalam mentersangkakan orang harus cukup bukti-buktinya dan kami harus tahu peristiwanya. dan kami akan transparan dalam proses hukumnya,”ujar Kasi Intelijen, Jupri W Banjarnahor, SH, MH

Pantauan wartawan, setelah massa aksi menyampaikan aspirasi dan diterima pihak Kejaksaan, massapun membubarkan diri . Namun mereka mengaku akan terus aksi apabila kejaksaan dinilai tidak akomodir perkembangan tuntutan mereka (*)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabut Asap Kian Tebal

    Kabut Asap Kian Tebal

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga saat ini kabut asap belum ada tanda-tanda berkurang, malah semakin hari semakin tebal. Ini mengganggu aktivitas serta kesehatan masyarakat Kabupaten mandailing Natal (Madina). Pantauan Rabu (12/3/2014) di sepanjang jalan Willem Iskander ketebalan asap sangat tinggi dan jarak pandang berkisar 300 Meter. Sejauh ini Dinas Kesehatan Madina belum terdengar pernyataanya seputar […]

  • Kasus Pencabutan IUP PT.SMGP Bukti Kelemahan Pemda Menjaga Stabilitas Investasi

    Kasus Pencabutan IUP PT.SMGP Bukti Kelemahan Pemda Menjaga Stabilitas Investasi

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pencabutan IUP eksplorasi panas bumi untuk pembangkit listrik oleh bupati Mandailing Natal (Madina) kepada PT. Sorik marapi Geothermal Power (PT.SMGP) akan berdampak buruk bagi Madina dari sisi peluang investasi di masa-masa mendatang. “Ini menjadi preseden buruk. Sebab investor dikhawatirkan akan mem-black list Madina dari daftar tujuan investasi,” kata pengamat ekonomi […]

  • PAW Anggota DPRD Madina Dari Partai PKB Berlangsung Hikmat

    PAW Anggota DPRD Madina Dari Partai PKB Berlangsung Hikmat

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Secara resmi Hj Riadoh Rangkuti telah duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal periode 2009-2014 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Pelantikan Riadoh dilakukan melalui proses Pengganti Antar Waktu (PAW) dari Alm H Abdurahman Mustofa Nasution , yang telah meninggal dunia beberapa waktu ya lewat. Pengambilan sumpah janji Hj Riadoh berlangsung di ruang sidang […]

  • Jakfar Sukhairi (memegang mikrofon) dan disebelahnya Atika Azmi Utammi Nasution dalam temu pers, Sabtu (24/4/2021)

    Sukhairi: Tidak Ada Lagi 01, 02, 03 Mari Bersama Membangun Madina

    • calendar_month Sabtu, 24 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Tidak ada lagi 01, 02, 03. Kita semua saudara dan kami juga sangat ingin dukungan dalam membangun Mandailing Natal ini bersama”. Itu ditegaskan HM Jakfar Sukhairi Nasution di kediamannya, Pasar Lama Panyabungan, Sabtu malam (24/4/2021) dalam temu pers. Pasangan HM Jakfar Sukhairi Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution, B.AppFin.MFin memenangi Pilkada Madina usai […]

  • Hentikan!! Jangan Gadaikan Aqidahmu dengan Perayaan Umat Lain

    Hentikan!! Jangan Gadaikan Aqidahmu dengan Perayaan Umat Lain

    • calendar_month Rabu, 23 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Novida Sari Ketua Forum Muslimah Peduli Mandailing Natal   Warga Nahdlatul Ulama (NU) di Surabaya, Jawa Timur ikut terlibat mempersiapkan kebutuhan perayaan Natal di Gereja Katolik Kristus Raja, Surabaya. Salah satu warga NU yang kerap disapa Ustaz Nur Kholis Saleh, ikut merangkai pohon Natal yang terbuat dari masker dan hand sanitizer. Ustaz yang […]

  • Muara Soma Pernah Banjir Setinggi 4 Meter Tahun 1862

    Muara Soma Pernah Banjir Setinggi 4 Meter Tahun 1862

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sungai Batang Natal pernah meluap luar biasa tahun 1862. Surat kabar Java Bode yang terbit di Batavia masa kolonial, tanggal 15 Januari 1862, memberitakan bencana banjir di Mandailing. Ketinggian air rata-rata 6-7 depa di beberapa titik. Antara Muara Soma dan Sikumbu genangan air sampai 4 meter di atas permukaan jalan. Lima […]

expand_less