Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Sulit Didapat, Harga Meroket

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Sudah sulit diperoleh, harga minyak tanah juga meroket di sejumlah desa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sejak sebulan terakhir. Bahkan ada yang harganya mencapai Rp 10 ribu per liter. Hal ini cukup meresahkan masyarakat sehingga tak sedikit yang beralih menggunakan kayu bakar.

Pantauan wartawan di Desa Lumbandolok, Kecamatan Siabu, misalnya. Banyak ibu rumah tangga mengeluh terkait sulitnya memperoleh minyak tanah yang merupakan salah satu kebutuhan primer bagi ibu rumah tangga.

Kalaupun ada warung yang menjual minyak tanah harganya terlalu mahal yakni Rp 8-10 ribuan per liter. Hal ini tentunya sangat menyulitkan mereka untuk membelinya apabila dibandingkan dengan penghasilan yang diperoleh.

“Untuk memperoleh minyak tanah sangat sulit. Kalaupun ada harganya mahal hingga Rp 9 ribu per liter,” sebut Hasanah (25), seorang ibu rumah tangga warga Desa Lumbandolok, Rabu (22/12/2010).

Dia juga menjelaskan minyak yang diperoleh dari pangkalan hanya sekali seminggu. Itu pun terkadang hanya sebagian warga yang kebagian sedangkan warga lainnya terpaksa mencari pengecer di desa lain dengan harga yang cukup tinggi.

“Banyak warga yang tak sanggup lagi untuk membeli minyak tanah karena terlalalu mahal sehingga beralih menggunakan kayu bakar. Ini tentunya juga sangat menyulitkan karena kita harus mencari kayu bakar ke kebun. Karena kalau dibeli, harganya juga cukup mahal,” tambahnya diamini ibu rumah tangga lain sambil menyebutkan di Desa Lumbandolok banyak warung yang menjual minyak tanah dengan harga antara Rp 7-10 ribu per liter.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Madina melalui Kasubbag Yuri kepada wartawan lewat telepon mengakui bahwa pihaknya baru mengetahui kondisi harga minyak tanah meroket sejak 2 hari lalu.

Menanggapi permasalahan yang terjadi, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan kroscek ke lapangan atau ke pengecer resmi minyak tanah apakah benar pengecer resmi menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 3.500 perliter.

Kalau ditemukan ada pengecer resmi yang menjual minyak tanah di atas HET maka pihaknya akan menindaknya.

Berbeda dengan pengecer minyak tanah semisal pemilik warung yang menjual minyak tanah di atas HET atau seharga Rp 9-10 ribu per liter, maka yang menindak bukan Bagian Perekonomian melainkan pihak berwajib.

“Kami hanya menindak pengecer resmi yang menjual minyak tanah di atas HET yang ditetapkan yakni Rp 3.500 perliter, sedangkan warga yang menjual minyak tanah dengan harga yang mahal itu bukan tanggung jawab kami. Itu hal yang ilegal dan warga diharapkan melaporkannya ke pihak berwajib, karena polisi yang memiliki wewenang untuk itu,” terang Yuri.

Yuri juga mengakui pasokan minyak tanah untuk Madina belum sesuai kebutuhan. Saat ini untuk Kecamatan Siabu hanya disediakan 5 ribu liter selama seminggu dan itu merupakan jumlah yang sangat sedikit dibandingkan kebutuhan masyarakat.

“Namun demikian kami berharap dukungan masyarakat supaya jumlah ini bisa bertambah lagi. Karena kami masih mengupayakannya ke Pertamina supaya pasokan minyak tanah untuk Madina ditambah,” tambahnya mengakhiri. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 75 % anggota DPRD Sumut “wajah baru”

    75 % anggota DPRD Sumut “wajah baru”

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Sejumlah 75 persen anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara periode 2014-2019 yang dilantik di Medan, merupakan “wajah baru”. Sedangkan 25 persen lagi merupakan “wajah lama” karena menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut periode 2009-2014 yang berasal dari tujuh partai politik (parpol). Ke-25 wajah lama itu adalah Ajib Shah, Helmiati, […]

  • Madina Terancam Jadi Kawasan Wisata Seks

    Madina Terancam Jadi Kawasan Wisata Seks

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang dikenal sebagai daerah santri, berpotensi menjadi tempat wisata seks menyusul semakin banyaknya PSK, kafe, karaoke yang menyediakan minuman keras dan wanita penghibur. Hal tersebut disampaikan Bendahara GP Ansor Madina, Khairul Andi Nasution di Panyabungan, pekan lalu. “Saya miris melihat Kabupaten Madina ini sekarang. Pasalnya sekarang […]

  • Pencarian Identitas Diri Muslimah Spanyol

    Pencarian Identitas Diri Muslimah Spanyol

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        NEW YORK (Mandailing Onlne) – Kalene Santana (19 tahun) masih tergolong muda saat berani memutuskan berpindah keyakinan dari Katolik menjadi seorang muslimah. Perempuan Hispanik keturunan Puerto Rico dan Dominika ini merasa kehidupannya kini lengkap. Lantaran ia hidup dan mencintai kehidupan khas Spanyol, berbahasa Inggris, namun beribadah dengan cara Islam. Santana pun meyakinkan dirinya […]

  • Ini Dia Daftar Pantangan Bagi PNS di Pilkada

    Ini Dia Daftar Pantangan Bagi PNS di Pilkada

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ini dia daftar pantangan bagi pegawai negeri sipil (PNS) dalam hal dukung mendukung calon bupati/wakil bupati pada Pilkada serentak tahun 2015. PNS tak boleh mengajak keluarga dan warga mendukung salah satu pasangan calon. PNS tak boleh menghimbau atau menyerukan berupa seruan mendukung salah satu pasangan calon. PNS yang punya jabatan tak […]

  • Aturan Syariat Terhadap Perempuan Kembali Dipropogandakan Negatif!

    Aturan Syariat Terhadap Perempuan Kembali Dipropogandakan Negatif!

    • calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Semenjak Taliban menguasai Afganistan, isu miring terhadap perempuan dan syariat kembali dihembuskan. Siapa lagi kalau bukan sekelompok pemikir liberal yang mengatasnamakn perjuangan hak-hak perempuan. Merekalah kaum feminis yang diracuni pemikirannya jauh dari nilai-nilai Islam dan mendewakan budaya kebebasan Barat liberal. Implementasi sebagian syariat Islam bagi kaum perempuan […]

  • Akri “Patrio” dan Henky Tornado Jadi Kandidat Wakil Bupati Bogor

    Akri “Patrio” dan Henky Tornado Jadi Kandidat Wakil Bupati Bogor

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bogor, (Mandailingonline) – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada 8 September 2013 mendatang, dua artis ibu kota turut meramaikan bursa calon Bupati dan calon Wakil Bupati Bogor. Mereka adalah Muhammad Akri Falak atau yang akrab disapa Akri Patrio dan Henky Tornando. Mereka masing-masing direkrut birokrat setempat untuk bersaing sebagai kandidat wakil […]

expand_less