Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

2 Calhaj Tabagsel Meninggal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
  • print Cetak

.
SIDIMPUAN- Dua jamaah calon haji (calhaj) asal Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) meninggal dunia di tanah suci. Musa Nasution (70), calhaj asal Padangsidimpuan (Psp) menghembuskan nafas terakhirnya, Senin (1/11) usai pulang salat subuh dari Masjid Nabawi, Madinah. Satu calhaj lainnya, Nurbaek Siregar (49), warga Kecamatan Halongonan, Padang Lawas Utara, wafat di Mekkah, Rabu (3/11) siang waktu Arab Saudi.

“Satu calhaj asal Padangsidimpuan meninggal dunia di Madinah. Jenazah Musa Nasution, warga Jalan Tano Bato, Kampung Tobat, Gang Ikhlas, Kelurahan Tobat, Kecamatan Psp Utara, saat ini sudah dimakamkan,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Psp, Drs H Efri H Harahap, kemarin (5/11).

Diutarakan Efri, 401 calhaj lainnya, semuanya dalam keadaan sehat walafiat dan sedang khusuk melaksanakan semua ibadah haji.

Sementara itu Nurbaek Siregar, calhaj asal Desa Pangarambangan, Kecamatan Halongonan, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) meninggal dunia di Mekkah, saat mendapat perawatan tim medis Indonesia.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kecamatan Halongonan, Drs H Haddad Ulum Harahap MAg, saat dikonfirmasi METRO, Jumat (5/11).

Diutarakan Haddad, informasi meninggal calhaj asal Kecamatan Halongonan ini didapatkan dari salah seorang petugas haji Tapanuli Selatan yakni Drs Parmohonan Siregar yang saat ini berada di Mekkah. “Informasi meninggalnya calhaj asal Halongonan ini saya terima melalui SMS (short message service) dari salah seorang petugas haji yakni Drs Parmohonan Siregar. Parmohonan mengabarkan bahwa calhaj asal Halongonan meninggal dunia saat mendapat perawatan tim medis di Mekkah. Kita turut berdukacita atas wafatnya calon haji asal Halongonan ini. Semoga keluarga tabah menerimanya,” ujarnya.

Ketika ditanya penyebab meninggalnya calhaj asal Halongonan tersebut, Haddad menuturkan, calhaj tersebut meninggal dunia diduga karena penyakit bawaannya. “Penyebabnya diduga karena menderita penyakit bawaan. Dan kemungkinan besar, calhaj tersebut akan dimakamkan di Mekkah,” pungkasnya.

Semua Calhaj Madina Sehat

Kepala Kantor Kemenag Mandailing Natal Drs H Muksin Batubara MPd ketika dihubungi METRO melalui staf Kasi Urusan Haji dan Umroh, Erwin SHi, Jumat (5/11) menuturkan, hingga kemarin (5/11), 489 calhaj Madina yang diberangkatkan ke tanah suci Makkah dalam dua kloter, semuanya dalam keadaan sehat walafiat. Kloter 11 berangkat Kamis (21/10) lalu, dan kloter 13 berangkat Sabtu (23/10).

Diutarakan Erwin, Kantor Kemenag Madina terus menanyakan informasi lebih lanjut terkait kondisi kesehatan calhaj yang saat ini berada di tanah suci.

“Kita selalu menanyakan kabar calhaj kita, dan petugas haji yang ikut mengabari kita bahwa belum ada masalah dengan kesehatan mereka (calhaj, red), dan seluruh calhaj masih dalam kondisi sehat,” ucapnya. Sebelumnya, calhaj Kloter 11 berjumlah 450 orang, diberangkatkan dari Panyabungan pada Kamis sore (21/10) menuju asrama haji Medan. Kemudian calhaj kloter 11 diberangkatkan ke tanah suci hari Sabtu (23/10). Calhaj kloter 11 akan dipulangkan dari tanah suci Makkah tiba di embarkasi Medan pada tanggal 3 Desember dini hari. Siang harinya jamaah akan istirahat di asrama haji Medan dan pulang ke Panyabungan sore harinya. Jamaah haji akan tiba kembali di Panyabungan di Masjid Agung Nur Alannur tanggal 4 Desember.

Sementara calhaj kloter 13 sebanyak 39 orang tersebut digabungkan ke rombongan calhaj asal Kota Psp, diberangkatkan dari Panyabungan menuju Psp pada hari Minggu (24/10) ke asrama haji embarkasi Medan. Mereka berangkat ke tanah suci pada Selasa (26/10). Kemudian jamaah haji kloter 13 ini akan pulang dari tanah suci dan tiba di embarkasi Medan pada tanggal 6 Desember, serta tiba di Panyabungan tanggal 7 Desember.

Dari jumlah calhaj sebanyak 489 orang itu, Kepala Kantor Kemenag Madina Drs H Muksin Batubara MPd yang juga sekaligus Kepala Staf Haji Madina menyebutkan, calhaj tertua berusia 85 tahun, yakni Ballia. Sedangkan calhaj termuda yakni Muhammad Nurdin berusia 26 tahun. “Ibu Ballia juga masih dalam kondisi sehat di tanah suci,” jelas Erwin. (phn/thg/wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puskesmas Patiluban Adakan Pengobatan Gratis

    Puskesmas Patiluban Adakan Pengobatan Gratis

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Puskesmas Patiluban Mudik mengadakan pengobatan gratis di Desa Pasir Pasar II Natal, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kamis (14/10/2010). Pengobatan gratis ini untuk membantu masyarakat misikin supaya lebih sehat dan untuk memberantas penyakit di tengah-tengah masyarakat. Saat dikonfirmasi wartawan, Kepala Puskesmas Sri Windumi mengatakan, pihaknya melakukan pengobatan gratis setiap bulannya, tetapi berpindah-pindah desa. […]

  • 17 Rumah Rusak Dihantam Banjir

    17 Rumah Rusak Dihantam Banjir

    • calendar_month Sabtu, 27 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Plt Bupati Beri Bantuan PALAS – Plt Bupati Palas H Ali Sutan Harahap (TSO) membantu korban banjir di wilayah Desa Sianggunan dan Hulim, Kecamatan Sosopan pada Kamis (25/10) kemarin pasca terjadi banjir Aek Sosopan yang mengalir di sekitar pemukiman warga yang mengakibatkan 17 unit rumah rusak dua hari lalu. Dalam kesempatan tersebut, Kaban Penanggulangan Bencana […]

  • DCS dapil 3 Nasdem Madina

    DCS dapil 3 Nasdem Madina

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 3 Nasdem Madina

  • Tipikal Bupati Madina ke Depan Harusnya Sosok Berpikiran Generalis

    Tipikal Bupati Madina ke Depan Harusnya Sosok Berpikiran Generalis

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tipikal figur bupati yang akan memimpin Madina ke depan idealnya sosok berwawasan generalis, berkarakter seperti kepala “kahanggi”. Itu dicuatkan budayawan Mandailing, Askolani Nasution dalam acara “Diskusi Publik Pilkada Madina 2015” dengan topik “Mencari  Figur Ideal Calon Bupati Madina”, Kamis (2/4) di café Hotel Rindang, Panyabungan yang diselenggarakan The Rindang Magnitude […]

  • KTNA Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dan Pestisida Nabati

    KTNA Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dan Pestisida Nabati

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) : Pertumbuhan pemakaian pupuk organik dan pestisida nabati harus terus digenjot dalam upaya mengurangi pemakaian berbahan kimia. Selain sebagai upaya menekan ketergantungan tanaman terhadap pupuk kimia dan pestisida kimia, pemakaian organik dan bahan nabati merupakan tuntutan tren pasar, karena konsumen di dalam negeri masa mendatang akan menjauhi bahan pangan yang mengandung […]

  • Tragedi SMGP, Bola Ada di Tangan Pemerintah Pusat

    Tragedi SMGP, Bola Ada di Tangan Pemerintah Pusat

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Musibah demi musibah tiada henti dari dampak aktivitas pengeboran panas bumi oleh PT SMGP di Sibanggor, Mandailing Natal, Sumut. Musibah hari ini, Minggu (24/4/2022) adalah peristiwa besar kali ketiga sejak perusahaan itu mengelola pembangkit listrik tenaga panas bumi di Mandailing Natal. Sekitar 21 warga dan kru perusahaan dilarikan ke RSU Panyabungan menyusul semburan lumpur dan […]

expand_less