Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

2 Calhaj Tabagsel Meninggal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
  • print Cetak

.
SIDIMPUAN- Dua jamaah calon haji (calhaj) asal Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) meninggal dunia di tanah suci. Musa Nasution (70), calhaj asal Padangsidimpuan (Psp) menghembuskan nafas terakhirnya, Senin (1/11) usai pulang salat subuh dari Masjid Nabawi, Madinah. Satu calhaj lainnya, Nurbaek Siregar (49), warga Kecamatan Halongonan, Padang Lawas Utara, wafat di Mekkah, Rabu (3/11) siang waktu Arab Saudi.

“Satu calhaj asal Padangsidimpuan meninggal dunia di Madinah. Jenazah Musa Nasution, warga Jalan Tano Bato, Kampung Tobat, Gang Ikhlas, Kelurahan Tobat, Kecamatan Psp Utara, saat ini sudah dimakamkan,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Psp, Drs H Efri H Harahap, kemarin (5/11).

Diutarakan Efri, 401 calhaj lainnya, semuanya dalam keadaan sehat walafiat dan sedang khusuk melaksanakan semua ibadah haji.

Sementara itu Nurbaek Siregar, calhaj asal Desa Pangarambangan, Kecamatan Halongonan, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) meninggal dunia di Mekkah, saat mendapat perawatan tim medis Indonesia.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kecamatan Halongonan, Drs H Haddad Ulum Harahap MAg, saat dikonfirmasi METRO, Jumat (5/11).

Diutarakan Haddad, informasi meninggal calhaj asal Kecamatan Halongonan ini didapatkan dari salah seorang petugas haji Tapanuli Selatan yakni Drs Parmohonan Siregar yang saat ini berada di Mekkah. “Informasi meninggalnya calhaj asal Halongonan ini saya terima melalui SMS (short message service) dari salah seorang petugas haji yakni Drs Parmohonan Siregar. Parmohonan mengabarkan bahwa calhaj asal Halongonan meninggal dunia saat mendapat perawatan tim medis di Mekkah. Kita turut berdukacita atas wafatnya calon haji asal Halongonan ini. Semoga keluarga tabah menerimanya,” ujarnya.

Ketika ditanya penyebab meninggalnya calhaj asal Halongonan tersebut, Haddad menuturkan, calhaj tersebut meninggal dunia diduga karena penyakit bawaannya. “Penyebabnya diduga karena menderita penyakit bawaan. Dan kemungkinan besar, calhaj tersebut akan dimakamkan di Mekkah,” pungkasnya.

Semua Calhaj Madina Sehat

Kepala Kantor Kemenag Mandailing Natal Drs H Muksin Batubara MPd ketika dihubungi METRO melalui staf Kasi Urusan Haji dan Umroh, Erwin SHi, Jumat (5/11) menuturkan, hingga kemarin (5/11), 489 calhaj Madina yang diberangkatkan ke tanah suci Makkah dalam dua kloter, semuanya dalam keadaan sehat walafiat. Kloter 11 berangkat Kamis (21/10) lalu, dan kloter 13 berangkat Sabtu (23/10).

Diutarakan Erwin, Kantor Kemenag Madina terus menanyakan informasi lebih lanjut terkait kondisi kesehatan calhaj yang saat ini berada di tanah suci.

“Kita selalu menanyakan kabar calhaj kita, dan petugas haji yang ikut mengabari kita bahwa belum ada masalah dengan kesehatan mereka (calhaj, red), dan seluruh calhaj masih dalam kondisi sehat,” ucapnya. Sebelumnya, calhaj Kloter 11 berjumlah 450 orang, diberangkatkan dari Panyabungan pada Kamis sore (21/10) menuju asrama haji Medan. Kemudian calhaj kloter 11 diberangkatkan ke tanah suci hari Sabtu (23/10). Calhaj kloter 11 akan dipulangkan dari tanah suci Makkah tiba di embarkasi Medan pada tanggal 3 Desember dini hari. Siang harinya jamaah akan istirahat di asrama haji Medan dan pulang ke Panyabungan sore harinya. Jamaah haji akan tiba kembali di Panyabungan di Masjid Agung Nur Alannur tanggal 4 Desember.

Sementara calhaj kloter 13 sebanyak 39 orang tersebut digabungkan ke rombongan calhaj asal Kota Psp, diberangkatkan dari Panyabungan menuju Psp pada hari Minggu (24/10) ke asrama haji embarkasi Medan. Mereka berangkat ke tanah suci pada Selasa (26/10). Kemudian jamaah haji kloter 13 ini akan pulang dari tanah suci dan tiba di embarkasi Medan pada tanggal 6 Desember, serta tiba di Panyabungan tanggal 7 Desember.

Dari jumlah calhaj sebanyak 489 orang itu, Kepala Kantor Kemenag Madina Drs H Muksin Batubara MPd yang juga sekaligus Kepala Staf Haji Madina menyebutkan, calhaj tertua berusia 85 tahun, yakni Ballia. Sedangkan calhaj termuda yakni Muhammad Nurdin berusia 26 tahun. “Ibu Ballia juga masih dalam kondisi sehat di tanah suci,” jelas Erwin. (phn/thg/wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pusat Ambil Alih Izin Lingkungan dari Pemda

    Pusat Ambil Alih Izin Lingkungan dari Pemda

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Pemerintah Pusat mengambil alih izin terkait perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dari Pemerintah Daerah dalam Omnibus Law Rancangan Undang-undang Cipta Kerja. Dalam draf yang diperoleh CNNIndonesia.com, Pasal 24 ayat 1 menyebut dokumen Amdal (analisis mengenai dampak lingkungan) merupakan dasar uji kelayakan lingkungan hidup. “Uji kelayakan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 dilakukan oleh Pemerintah Pusat,” tulis Pasal 24 […]

  • Penyidik Segera Jemput Paksa Mantan Walikota Binjai

    Penyidik Segera Jemput Paksa Mantan Walikota Binjai

    • calendar_month Minggu, 17 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Mantan Wali kota Binjai Ali Umri yang statusnya masih sebagai saksi dalam dugaan kasus tindak pindana korupsi di Komita Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Binjai enggan memenuhi panggilan polisi. Polisipun diketahui sudah membentuk tim khusus yang menyebar di sejumlah daerah untuk memantau dan mencari Ali Umri. Tak ayal, Polda Sumut mengatakan segera menjemput paksa […]

  • Ketua Partai Demokrat Dicopot

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PALUTA – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat  Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) Basri Harahap, dicopot dari jabatannya karena dinilai gagal memimpin partai berlambang mercy tersebut. Untuk selanjutnya tugas pimpinan dilaksanakan Tiaisyah Ritonga yang telah ditunjuk DPP Partai Demokrat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Partai Demokrat Paluta. Hal tersebut ditegaskan, Sekretaris DPC […]

  • Dana Untuk Sampah Minim, Panyabungan Tak Kunjung Bersih

    Dana Untuk Sampah Minim, Panyabungan Tak Kunjung Bersih

    • calendar_month Senin, 10 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Anggaran dana pengelolaan sampah di Mandailing Natal dinilai penyebab kota Panyabungan tak bisa bersih. “Bagaimanalah pula kota Panyabungan ini bisa bersih kalau anggaran dana untuk mengelola sampah sangat minim,” kata Wakil Sekretaris PDI Perjuangan Madina, Salman Rais Daulay kepada mandailing Online, Senin (10/10/2016) di Panyabungan. Disebutkannya, berdasar data yang ada dalam […]

  • CPNS tak Harus Putra Daerah

    CPNS tak Harus Putra Daerah

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 2Komentar

    JAKARTA – Banyaknya protes dari daerah lantaran yang lolos tes CPNS bukan putra asli daerah, mendapat tanggapan dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang juga Ketia Panselnas Pengadaan CPNS 2013, Eko Sutrisno. Dikatakan, sebagai abdi masyarakat, seorang pegawai negeri harus bersedia ditempatkan di mana saja. Selain itu, lanjutnya, pegawai negeri juga menjalankan peran sebagai penyatu […]

  • Boby Nasution Kunjungi Kampoeng Kaos Madina

    Boby Nasution Kunjungi Kampoeng Kaos Madina

    • calendar_month Jumat, 15 Des 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Boby Nasution, mengungjungi Kampoeng Kaos Madina  di Panyabungan, Mandailing Natal, Jum’at (15/12/2017). Kunjungan menantu Presiden Jokowi  ke Kampoeng Kaos ini merupakan salah satu titik lawatan selama berada di Mandailing Natal (Madina). Dia menyatakan mengagumi Kampoeng Kaos Madina sebagai satu industri kreatif yang berbasis budaya Mandailing. Di Kampoeng Koas dia didampingi bupati […]

expand_less