Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

Elizar Yahmid : Kesejatraan Nelayah di Pantai Barat Madina Hanya Dijanji Politik

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
  • print Cetak

 

Kapal nelayan di Natal saat bersandar ( ist )

NATAL ( Mandailing Online ): Nelayan di wilayah Pantai Barat Kabupaten Mandailing Natal keluhkan tak adanya perhatian Pemerintah Daerah. Kesejahtraan seolah hanya pada saat janji politi saja. Meski TPI ( tempat pelelangan ikan ) telah ada, namun tidak serta merta membantu kesejahtraan nelayan. Harga ikan hasil tangkapan nelayan tetap saja dibawah sebab tidak adanya kontrol pemerintah daerah terhadap pengusaha dari luar daerah.

” perhatian terhadap nelayan jangan diwaktu Pemilihan Kepala Daerah saja, dengan memberikan iming-iming dan janji-janji tapi setelah terpilih perhatian terhadap kebutuhan mendasar nelayan tidak pernah diperhatikan,” kata Elizar Yahmid Senin 7/10/2024.

Ia menilai bahwa mereka hanya dijadilan bahan kampanye dan hanya dapat angan angan serta janji-janji saja tapi setelah terpilih tidak ada yang dipenuhi. “semua omong kosong, nelayan Pantai Barat tetap jauh dari kesejahteraan dan tidak pernah diperhatikan” Tegasnya

Kondisi nelayan di Pantai Barat ini sangat memprihatinkan, seharunya kata Elizar Yahmid Pemerintah memperhatikan harga ikan tangkapan nelayan, jangan sampai dikotak – katik orang dari Sumatera Barat.

Pemerintah kata Elizar Yahmid hanya memfasilitasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) namun tidak serta merta dengan kebutuhan mendasar nelayan untuk menjamin harga jual ikan tangkapan nelayan bertahan. seperti halnya yang terjadi pada Minggu (06/10/24) Harga jual ikan aso – aso hanya laku Rp 20.000′-/Kg, semestinya harga ikan itu Rp 40.000,-/Kg.

Nelayan Pantai Barat khususnya Kecamatan Natal kata Yahmid jauh dari kata menerima bantuan dari Pemkab Madina, kebutuhan mendasar nelayan di Pantai Barat Mandailing ialah bagaimana Pemerintah hadir dalam memberikan jaminan harga ikan agar tidak anjlok dan dipermainkan oleh tengkulak dari luar daerah.

Ia berharap di Pemerintahan yang baru nanti, nelayah pantai barat menjadi perhatian Pemkab Madina tanpa harus beralasan bahwa urusan nelayan tidak lagi menjadi wewenang Pemkab Madina fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Tegaskan Seluruh Wilayah di Madina Setara, Tak Ada yang Dibedakan

    Bupati Tegaskan Seluruh Wilayah di Madina Setara, Tak Ada yang Dibedakan

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menegaskan bahwasanya seluruh wilayah di kabupaten ini setara kedudukannya alias tidak ada yang dikucilkan oleh pemerintah daerah. Bupati tidak ingin siapapun yang mencoba mengucilkan atau membedakan setiap wilayah di Madina, misalnya wilayah Pantai Barat. Pantai Barat, kata bupati, juga tidak terlepas dari perhatian pemerintah, […]

  • Kualitas Tanggul Sungai Aek Pohon Disorot DPRD Sumut

    Kualitas Tanggul Sungai Aek Pohon Disorot DPRD Sumut

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kualitas tanggul penahan banjir di Sungai Aek Pohon, Kelurahan Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Madina menjadi perhatian serius 9 legislator DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Ketahanan tanggul yang dibangun tahun 2021 itu dinilai rendah. Kasus ini akan menjadi bagian dari beberapa poin perhatian DPRD Sumut dalam menilai LPJP (Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Pembangunan) […]

  • Miniatur Gordang Sambilan

    Miniatur Gordang Sambilan

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    DUA MINIATUR MANDAILING – Dua gadis Mandailing memamerkan dua unit miniatur gordang sambilan yang tersusun di naungan bangunan berupa sopo, di base camp Kampoeng Kaos Madina, Mandailing Natal, Jum’at (14/6/2013). Kampoeng Kaos Madina sejauh ini tak henti mengembangkan industri kreatif berbasis kebudayaan. Selain pengembangan ekonomi kreatif, semangat yang disusung juga upaya mempopulerkan aksesoris-aksesoris kebudayaan Mandailing […]

  • Bunga Bangkai Muncul di Panyabungan Utara

    Bunga Bangkai Muncul di Panyabungan Utara

    • calendar_month Senin, 21 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bunga Rafflesia atau sebutan popularnya Bunga Bangkai tumbuh di Desa Rumbio, Panyabungan Utara, Mandailing Natal. Titik tubuhnya tak jauh dari persimpangan tiga Jalan Lintas Sumatera, Mompang Jae  dengan jalan menuju Desa Rumbio. Hendri Panigor, siswa SMA Negeri Rumbio kepada Mandailing Online, Senin (21/5/2018) mengakui bahwa baru kali pertama ini dia melihat […]

  • Warga Tapus Unjuk Rasa ke DPRD Madina, Minta Izin PT.M3 Dicabut

    Warga Tapus Unjuk Rasa ke DPRD Madina, Minta Izin PT.M3 Dicabut

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 300 warga Kelurahan Tapus Kecamatan Lingga Bayu melakukan unjukrasa ke DPRD Mandailing Natal (Madina), Rabu (12/8) meminta pencabutan izin PT. Madinah Madani Mining (M3) yang melakukan usaha penambangan emas di kawasan Desa itu. Massa yang terdiri dari laki-laki dan perempuan itu tiba di gedung DPRD Madina sekira pukul 14.00 Wib […]

  • Beruang Madu Obrak Abrik Tempat Produksi Gula Aren Warga Sopo Tinjak

    Beruang Madu Obrak Abrik Tempat Produksi Gula Aren Warga Sopo Tinjak

    • calendar_month Senin, 7 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Seekor beruang madu ancam pemukiman warga Desa Sopo Tinjak, Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal ( Madina ). Beruang itu memunculkan diri belakang rumah warga dan merusak tempat produksi gula aren milik warga. Anwar salah seorang warga Sopo Tinjak mengaku, kehadiran beruang itu telah membuat warga resah karena sudah menampakkan diri […]

expand_less