Minggu, 1 Nov 2026
light_mode

Sasaran Tanam Padi Madina Capai 36.964 Hektare

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan. Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menargetkan sasaran tanam padi tahun 2012 seluas 36.964 hektare, termasuk di antaranya padi sawah dan padi gogo atau padi darat. Sementara, target panen produksi mencapai 34.948 ton.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Madina Taufik Zulhendra Ritonga melalui Kasubbag Program Dinas Pertanian Rizal Harahap kepada wartawan, Senin (23/1) di Panyabungan mengatakan, dari luas sasaran tanam seluas 36.964 hektare itu untuk padi gogoh seluas 1.217 hektare dengan target produksi sebanyak 1.206 ton.

Sementara jagung 36.993 hektare dengan target produksi 182.739 ton dan kedelai seluas 1.203 hektare dengan target produksi mencapai 1.343 ton. “Memang kalau kita hitung jumlah areal rencana tanam lebih luas dibandingkan hasil yang akan kita capai pada tahun 2012 ini. Ini disebabkan banyaknya masyarakat yang melaksanakan penanaman di bulan Oktober, November dan Desember, sehingga hasil yang akan diperoleh tidak bisa lagi kita hitung untuk panen 2012 ini, melainkan untuk tahun yang akan datang,” jelasnya.

Dari sasaran tanam padi selama tahun 2012 ini diharapkan dapat meningkat, karena selama tahun 2011 yang lalu ada membuka areal persawahan di wilayah pantai barat sehingga di tahun-tahun yang akan datang produksi padi terus meningkat. “Tahun 2011 lalu hasil panen padi sawah kita mencapai 47,72 kwintal per hektar, kita mengharapkan di tahun 2012 ini hasil panen padi sawah kita meningkat menjadi 50 kwintal per hektarnya, dan diharapkan setiap tahun dapat meningkat,” ujar Rizal.

Sementara untuk sasaran tanaman ubi kayu pada tahun 2012 ini Rizal mengatakan, seluas 283 hektare, target produksi sebanyak 280 ton, ubi jalar 154 hektare, target produksi 149 ton, kacang tanah 460 hektare, target produksi 447 ton dan tanaman kacang hijau seluas 177 hektare, dengan target produksi sebanyak 176 ton.

Rizal menjelaskan, kenaikan produksi padi sebelumnya telah dilakukan evaluasi oleh Distan Madina. Kemudian, disepakati antara pihak dinas/instansi terkait, pemerintah daerah dan petani pedesaan.“Berdasarkan hasil evaluasi tanaman padi selama beberapa bulan belakangan ini, ternyata memperoleh produksi panen yang cukup maksimal,” ungkapnya. ( zamharir rangkuti.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KIOS DISEGEL BERTAMBAH Plus Pemutusan Aliran Listrik

    KIOS DISEGEL BERTAMBAH Plus Pemutusan Aliran Listrik

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Penyegelan kios di Pasar Sangkumpal Bonang terus berlanjut. Sebelumnya kios yang disegel hanya 11 unit, kemarin (27/5) jumlahnya bertambah menjadi 73 kios. Ironinya, penyegelan itu disertai pemutusan aliran listrik di masing-masing kios. Menurut Penasehat Himpunan Pedagang Pasar Sangkumpal Bonang Erwin Saleh Nasution didampingi Wakil Ketua Lukman, Sekretaris Ashari Siregar, dan pedagang lainnya, jumlah itu sesuai […]

  • Generasi Stunting Tanggungjawab Negara, Bukan Beban

    Generasi Stunting Tanggungjawab Negara, Bukan Beban

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Intan Marfuah Aktivis Muslimah Pemerintah Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara berhasil mencapai nol kasus stunting berkat program Pemberian Makanan Bergizi (PMB) tambahan yang diluncurkan di berbagai desa. Camat Loa Kulu, Ardiansyah, mengungkapkan bahwa program PMB telah berjalan sejak Juni 2024 dan menjadi salah satu program andalan dalam upaya menurunkan angka stunting di Kutai Kartanegara. […]

  • ICW Nilai KJP Hanya Program Pencitraan Jokowi

    ICW Nilai KJP Hanya Program Pencitraan Jokowi

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi dinilai terlalu memaksakan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) untuk pencitraan. Akibat sistem yang tidak siap, pengelolaan KJP menjadi tidak berjalan maksimal. Riset Indonesia Corruption Watch (ICW) melansir adanya temuan sejumlah masalah dalam program KJP. Pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia, Agus Pambagio meyakini 90 persen data […]

  • Soal Panyabungan Macet, Akibat Keterbatasan Terminal

    Soal Panyabungan Macet, Akibat Keterbatasan Terminal

    • calendar_month Selasa, 12 Jun 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kemacetan di depan Pasar Baru Panyabungan, diduga akiat lemahnya Pemkab Madina melakukan penertiban angkutan umum yang parkir di badan jalan. “Tiap hari itu bang, angkutan umum parkir di badan jalan. Ya, macetlah. Kayaknya Pemkab tak berani sama pengusaha angkutan,” kata Leman Lubis, warga Panyabungan kepada Mandailing Online, Selasa (12/6/2018). Jalan raya […]

  • Hut Kodam I/ BB, Dandim 0212/TS Beserta Ratusan Anggota Laksanakan Karya Bhakti di Madina

    Hut Kodam I/ BB, Dandim 0212/TS Beserta Ratusan Anggota Laksanakan Karya Bhakti di Madina

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Online:  Ratusan personil TNI dibawah naugan Komando Distrik Militer 0112/TS diturunkan untuk gerakan karya bhakti. Dengan alat seadanya TNI, Pemda Madina, Pramuka melakukan aksi bersih bersih sungai aek mata yang ada di pusat kota Panyabungan Jum’at 14/6/2024. Meski memakai pakaian loreng dengan pangkat dipundak, para pimpinan TNI itu tidak merasa risih dengan tumpukan […]

  • Izin Lokasi PT ALN, Ada Dugaan Permainan Sejumlah Pejabat Pemkab

    Izin Lokasi PT ALN, Ada Dugaan Permainan Sejumlah Pejabat Pemkab

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengakuan Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara bahwa dia tidak pernah mengeluarkan izin lokasi untuk PT Agro Lintas Nusantara (ALN) di lahan Koperasi Pengembangan (KP) USU, sebagai pengakuan yang mengejutkan. Ini memberikan indikasi adanya permainan pejabat di lingkaran Pemkab Madina selama ini soal terbitnya izin lokasi itu ditengah riuhnya polemik lahan […]

expand_less