Minggu, 8 Nov 2026
light_mode

KIOS DISEGEL BERTAMBAH Plus Pemutusan Aliran Listrik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
  • print Cetak


Penyegelan kios di Pasar Sangkumpal Bonang terus berlanjut. Sebelumnya kios yang disegel hanya 11 unit, kemarin (27/5) jumlahnya bertambah menjadi 73 kios. Ironinya, penyegelan itu disertai pemutusan aliran listrik di masing-masing kios.
Menurut Penasehat Himpunan Pedagang Pasar Sangkumpal Bonang Erwin Saleh Nasution didampingi Wakil Ketua Lukman, Sekretaris Ashari Siregar, dan pedagang lainnya, jumlah itu sesuai laporan yang masuk kepada pihaknya pada Jumat (27/5).
Sejauh ini, kata Erwin, seluruh pedagang sepakat tidak mau membayar uang rekening listrik dan iuran jaga malam. Sebab, kenaikan iuran uang jaga malam tidak relevan sedangkan uang listrik tidak ada patokannya. Selama ini, meteran listrik tidak jadi acuan karena meterannya samasekali tidak berjalan.
“Kenapa kami bilang begitu, karena tidak ada kesamaan uang listrik yang kami bayarkan alias berbeda-beda untuk setiap pedagang. Padahal lampu yang digunakan sama. Lalu, ada yang memakai lampu hanya satu jauh lebih mahal bayarannya ketimbang yang menggunakan empat lampu. Jadi, bagaimana cara penghitungannya, kita perlu keterbukaan dari pengelola,” beber Erwin.
Erwin menambahkan, kenaikan uang rekening listrik dan iuran jaga malam tidak pernah dimusyawarahkan dengan pedagang. Selain itu, juga tidak pernah ada pemberitahuan resmi dari badan pengelola bahwa kios akan disegel dan aliran listriknya diputus.
“Bukan kita tidak mau bayar, maunya kita bayar. Tapi kenaikan ini tidak pernah dimusyawarahkan dengan pedagang. Selama pasar ini berdiri, kios ini sudah menjadi hak pakai kami karena sudah dilunasi,” ungkap Erwin.
Diterangkannya sebelum kenaikan, para pedagang membayar iuran jaga malam sebesar Rp10 ribu per bulan, namun setelah kenaikan menjadi Rp25 ribu. Sedangkan untuk uang rekening listrik, biasanya para pedagang hanya membayar Rp65 ribu per bulan, tapi setelah pihak pengelola menaikkannya, tagihan listrik menjadi Rp100 ribu per bulan.
Untuk itu, ia dan rekannya sesama pedagang meminta pemerintah agar mengambil alih sistem pengelolahan Pasar Sangkumpal Bonang. Alasannya, banyak kebijakan pihak pengelola yang merugikan para pedagang. “Kami meminta agar pasar ini diambilalih oleh pemerintah. Kami sudah tidak tahan lagi dengan sikap arogansi pengelola,” ujar mereka.
Apalagi mereka sama sekali tidak tahu keabsahan badan pengelola, karena entah siapa yang membentuk dan mengangkat badan pengelola, sedangkan sepengetahuan mereka PT ATC selaku pengelola utama sudah habis masa operasinya sejak Januari 2010 lalu.
“Kami sendiri tidak tahu siapa yang mengangkat badan pengelola ini. Sebab, masa operasi PT ATC sudah habis. Jadi, bagaimana bisa kami percaya dengan tindakan mereka,” sebut pedagang.
Jika badan pengelola masih juga melakukan aksi menyegel, maka seluruh pedagang akan mengadukan kejadian kepada aparat penegak hukum dan pemerintah agar ditindaklanjuti.
“Tapi kita masih menunggu hasil apa tindakan yang akan diambil oleh DPRD Psp beberapa hari ke depan ini,” tutur pedagang.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Pasar Sangkumpal Bonang Bahder Harahap tidak berhasil dijumpai di kantornya di lantai III Pasar Sangkumpal Bonang. Saat ditelepon, seseorang yang mengaku asistennya bermarga Hasibuan menjawab bahwa Bahder Harahap sedang melakukan rapat pertemuan dengan manajemen PT ATC.
Ia juga mengaku tidak punya haka berkomentar terkait keluhan pedagang. “Kami tidak bisa memberikan komentar tentang itu. Soalnya pak Bahder Harahap sedang pertemuan dengan manejemen PT ATC,” ujarnya sambil menutup telepon. (phn)
Sumnber :” Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PDI Perjuangan Madina : Kami Wajib Bela Shafron

    PDI Perjuangan Madina : Kami Wajib Bela Shafron

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madina, Teguh W Hasahatan Nasution mulai bersikap terhadap polemik antara para tokoh Pantai Barat versus PT. Tri Bahtera Srikandi soal hutan mangrove. Dalam siaran pers, Teguh menyatakan bahwa PDI Perjuangan wajib membela Shafron yang saat ini menghadapi persoalan hukum di Poldasu. Sikap ketua PDI […]

  • Harapkan Pilkada Madina Berjalan Tanpa Money Politic

    Harapkan Pilkada Madina Berjalan Tanpa Money Politic

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masyarakat Mandailing Natal harapkan Pilkada Madina putaran Ke II tanggal 24 April 2011 berjalan dengan aman serta jauh dari politik uang ( MOL)

  • Ratusan Pejabat Batam Lapor Kekayaan kepada KPK

    Ratusan Pejabat Batam Lapor Kekayaan kepada KPK

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    .BATAM : Ratusan orang pejabat di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau melaporkan kekayaan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi dengan mengisi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara, Rabu 8 Desember 2010. “Pelaporan harta kekayaan dimaksudkan untuk meningkatkan kepatuhan para penyelenggara negara dalam mengisi LHKPN agar dapat terpantau,” kata Wahyudi dari Direktorat Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi […]

  • Ini Parpol yang Sudah Menyerahkan B1- KWK ke Cabub Madina Harun – Ichwan

    Ini Parpol yang Sudah Menyerahkan B1- KWK ke Cabub Madina Harun – Ichwan

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – Mandailing Online : Tiga Partai Politik yakni Partai Gerindra, Golkar dan PAN resmi mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) H. Harun Mustafa Nasution dan Muhammad Ichwan Husein Nst. Partai Terakhir yang diperoleh pasangan ini adalah Partai Amanat Nasional setelah sebelumnya Partai Gerindra dan Golkar. “Alhamdulillah hari ini […]

  • DCS Dapil 1 Gerindra Madina

    DCS Dapil 1 Gerindra Madina

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DAFTAR CALON SEMENTARA ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014 Partai Gerakan Indonesia Raya ( GERINDRA ) Dapil 1 Madina

  • Satu Rumah Terbakar di Panyabungan

    Satu Rumah Terbakar di Panyabungan

    • calendar_month Minggu, 17 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Satu rumah permanen milik Saniah (50), di Kelurahan Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) musnah terbakar bersama isinya, di antaranya 2 sepeda motor, Kamis (14/7), sekitar pukul 02.30 WIB. Saksi mata menyebutkan, rumah tersebut tiba-tiba terlihat mengeluarkan asap besar. Warga sekitar pun langsung berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, api cepat […]

expand_less