Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

FPR DPRD Madina Kunjungi Kampoeng Kaos

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 31 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan. “Cintailah produk sendiri,” kata Ketua Fraksi Perjuangan Reformasi (FPR) DPRD Madina, Ali Hanafiah,(FPR) DPRD Madina, Ali Hanafiah, didampingi bendahara Iskandar Hasibuan ketika bertandang ke dapur Kampoeng Kaos Madina (KKM), Jalan Jambu Lintas Timur Sipolu – polu, Penyabungan Minggu (29/1).
Ali Hanafiah mengaku salut atas kehadiran KKM, karena membuktikan masih ada bibit – bibit berjiwa muda dalam membuka suatu peluang usaha dengan modal sendiri tanpa adanya bantuan dan campur tangan pemerintah.

Iskandar menambahkan, kehadiran KKM ini merupakan bukti bagaimana putra – putra Madina itu memiliki SDM tidak kalah dari daerah lain.

“Kita ketahui bersama bahwa KKM ini bergerak di bidang konveksi kaos dan kita berharap untuk apa lagi membeli produk dari luar jika ada produk sendiri,” harapnya.

Dia mencontohkan bentuk kepedulian atas produk sendiri, semisal untuk pakaian sekolah, Pemkab Madina harusnya memesan dari KKM.

“Saya sebelumnya pernah juga menekuni dunia konveksi, sehingga kita tahu bagiamana kualitas dan harga. Produk KKM kita lihat kualitas kain tidak kalah, harga juga bersaing,” katanya.
Menurut Ali Hanapiah, saat ini pemerintah sedang giat – giatanya mendongkrak UMKM, sehingga tidak ada kata lain bagi Pemkab Madina harus mendukung usaha-usaha local.

“Kita melihat KKM sudah berprestasi dengan berhasil meraih juara I dari Bank Sumut bidang usaha kecil. Prestasi ini merupakan peluang untuk dikembangkan. Apalagi kita dengar sudah beberapa bank menawarkan kerja sama untuk modal. Begitu juga dengan perusahan PT Sorikmas Mining juga sudah bekerja sama” jelasnya.

Dijelaskannya, dari sekian perestasi dan kerja sama tersebut sudah sewajarnya Pemkab Madina membuka mata dengan memberikan perhatian untuk menembus pasar lebih luas bagi produk – produk usaha kecil daerah.

“Ke depan, kita akan bawa ke DPRD hal – hal yang berkaitan dengan usaha kecil ini. Tujuannya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, karena dengan sendirinya nanti peluang – peluang lapangan kerja akan bermunculan,” ujarnya.

Jainal Abidin, bagian produksi KKM mengatakan, untuk saat ini pihaknya masih berusaha keras memperpeluas pasar ke luar daerah. Kalau soal produk, mereka yakin kualitasnya siap bersaing.
“Kalau selama ini untuk kaos olah raga anak – anak sekolah masih di pesan dari Bukit Tinggi, sekarang kita siap siap menampung, dan kami berharap kerja sama dari pihak – pihak terkait,” katanya.
(zamharir rangkuti.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Pembangunan RSU Panyabungan Belum Jelas

    Dana Pembangunan RSU Panyabungan Belum Jelas

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) telah meminta Pemprovsu penundaan dana pembangunan RSU Panyabungan, namun sejauh ini belum rasionalisasinya, baik pemangkasan maupun pengurangan dana BDB (Bantuan Daerah Bawahan) tahun 2013. Rencana pembangunan RSU Panyabungan diproyeksikan bersumber dari BDB sebesar Rp.32 milyar. Plt. Sekda Madina, Marwan Bakti Siregar didampngi Kabag Humasy, Arbiuddin Harahap kepada […]

  • Pulang dari Rantau, Sukses di Budidaya Cabe

    Pulang dari Rantau, Sukses di Budidaya Cabe

    • calendar_month Rabu, 24 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Pulang dati tanah rantau, Abdul Hamid berhasil dalam budidaya cabe di Desa Tanjung Larangan Kecamatan Muara Sipongi, Mandailing Natal. Saat ini panen awal kebun cabe seluas ¼ hektar itu menghasilkan panen yang sangat memuaskan serta harga yang masih tinggi. “Memang pada pertanaman cabe kita pada saat ini alhamdulilah masih bagus, hasilnya […]

  • Wali Kota: Saya Juga Penjudi…

    Wali Kota: Saya Juga Penjudi…

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terkait Penangkapan Staf Khusus Wali Kota Siantar SIANTAR- Polresta Siantar resmi menahan staf khusus Walikota Pematangsiantar Eliakim Simanjuntak (47) dan anggota DPRD Siantar Rondal Tampubolon (33), bersama empat rekannya dalam kasus judi leng, Rabu (6/7). Kapolres Pematang Siantar AKBP Alberd TB Sianipar ketika dikonfirmasi, Kamis (7/7), menyebutkan, setelah dilakukan pemeriksaan, Eliakim Cs ditetapkan sebagai tersangka […]

  • Asap, 28 penerbangan di Kuala Namu ‘delay’

    Asap, 28 penerbangan di Kuala Namu ‘delay’

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Kabut asap yang melanda Sumatera Utara, Minggu, membuat 28 penerbangan dari Bandara Kualanamu tertunda (delay) dan pesawat lain dari Aceh terpaksa mendarat di Kuala Lumpur, Malaysia. “Yah kalau ditotal sejak Minggu pagi hingga pukul 21.00 WIB, ada 28 penerbangan yang terpaksa menunda keberangkatan karena kabut asap sempat membuat jarak pandang di bawah 700 […]

  • 43 Guru Di Madina Raih Penghargaan

    43 Guru Di Madina Raih Penghargaan

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : PGRI Kabupaten Mandailing natal melaksanakan peringatan hari guru sekaligus HUT PGRI yang ke 65 di lapangan terminal Aek Godang panyabungan kamis,( 25/11 ) dalam peringan hari guru tersebut sejumlah 43 orang memperolah penghargaan dari Kadis pendidikan yang terdiri dari 14 guru, 24 pensiunan guru dan 5 siswa berprestasi yang di serahkan lansung oleh […]

  • Tabagsel Mulai Bergerak, Jangan Berhenti di Foto Bersama

    Tabagsel Mulai Bergerak, Jangan Berhenti di Foto Bersama

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Episentrum   Ada sesuatu yang berbeda dari pertemuan para kepala daerah Tapanuli Bagian Selatan di Padangsidimpuan beberapa hari lalu. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, publik melihat sinyal bahwa elite daerah mulai berbicara bukan sekadar atas nama kabupaten masing-masing, tetapi atas nama kawasan. Isu yang dibahas memang tentang bandara: * Bandara […]

expand_less