Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Seluruh Bank di Aceh Wajib Sistem Syariah di Tahun 2022

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 17 Apr 2021
  • print Cetak

JAKARTA (Mandailing Online) – Sesuai dengan qanun yang berlaku di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) seluruh bank sudah bersistem syariah sejak Januari 2022.

Sejumlah cabang bank nasional di NAD sudah mempersiapkan diri sejak 2019 menuju bank syariah itu.

Sejauh ini bank yang akan menerapkan sistem syariah itu antara lain bank BRI, BNI, Mandiri, CIMB Niaga.

Sedangkan bank Panin dikabarkan memilih mundur dari NAD.

Dilansir madia CNBC Indonesia, mayoritas bank akan menutup kantor cabang konvensional mereka dan mengalihkannya ke lini bisnis syariah.

Keputusan ini diambil perbankan karena harus menaati aturan dari Pemerintah Provinsi Aceh. Aturan tertuang dalam Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah yang berlaku sejak diundangkan pada 4 Januari 2019.

“Lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh berdasarkan prinsip syariah. Aqad keuangan di Aceh menggunakan prinsip syariah,” ungkap Pasal 2 Qanun LKS seperti dikutip CNNIndonesia.com, Jumat (16/).

Artinya, seluruh layanan bank dan produk keuangan yang boleh diakses di Aceh hanyalah yang berskema syariah. Dengan begitu, aktivitas keuangan konvensional atau nonsyariah harus ditutup dan tidak boleh diberlakukan.

Pasal 5 menyatakan kebijakan ini sengaja diambil agar perekonomian Aceh semakin Islami ke depan. Apabila Qanun dilanggar, ada beberapa sanksi yang akan diberikan, yaitu denda uang, peringatan tertulis, pembekuan kegiatan usaha, pemberhentian direksi, hingga pencabutan izin usaha.

Maka dari itu, seluruh lembaga jasa keuangan konvensional diberi waktu untuk mengikuti Qanun tersebut sejak aturan berlaku pada awal 2019 hingga akhir 2021. Sebab, mulai Januari 2022 sudah tidak boleh lagi ada lembaga jasa keuangan konvensional atau yang tidak menggunakan prinsip syariah untuk beroperasi di Aceh.

“Pada saat Qanun ini mulai berlaku, lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh wajib menyesuaikan dengan Qanun ini paling lama tiga tahun sejak Qanun ini diundangkan,” terang Pasal 65.

Bank nasional yang punya kantor cabang di Aceh pun mulai melakukan penyesuaian. BRI misalnya, akan menutup 11 kantor cabang di Aceh sampai akhir tahun ini.

Begitu juga dengan BNI yang akan menutup 32 kantor cabang dan Bank Mandiri 47 kantor cabang. Tapi, tiga bank pelat merah ini akan mengganti layanan dengan bank syariah hasil bentukan bersama, yaitu PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI.

Langkah yang sama juga dilakukan CIMB Niaga. Bank swasta itu akan menutup dua kantor cabang dan mengalihkannya ke kantor cabang CIMB Niaga Syariah yang merupakan anak usahanya.

Berbeda dengan keempat bank besar itu, Bank Panin justru memilih hengkang selamanya. Corporate Secretary Bank Panin Jasman Ginting mengatakan perusahaan memilih untuk tidak meneruskan bisnis mereka di Aceh, meski sebenarnya punya lini bisnis syariah, yaitu PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk.

“Strategi pengembangan usaha anak perusahaan kami sejalan dengan perkembangan teknologi disertai pertimbangan lain. Saat ini belum membutuhkan pembukaan cabang di Banda Aceh,” kata Jasman.

Maka dari itu, satu kantor cabang dan satu kantor kas akan ditutup operasionalnya pada Juni 2021. Kendati begitu, belum ada informasi lebih lanjut dari manajemen Bank Panin mengenai nasib karyawan di kantor cabang dan kantor kas mereka ke depan setelah operasional resmi tutup.

Sumber: CNBC Indonesia
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korupsi & Pelayanan Publik Daerah

    Korupsi & Pelayanan Publik Daerah

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hasil survei KPK dan TII secara bersamaan menempatkan Medan sebagai kota yang korup dan buruk pelayanan publiknya Tanggal 1 November 2010 KPK telah mempublikasikan hasil survei terhadap instansi pusat, instansi vertikal dan pemerintah daerah yang disebut Indeks Integritas Nasional (IIN) 2010. Ini merupakan indeks gabungan antara nilai rata-rata di instansi pusat, instansi vertikal dan Pemko. […]

  • Tahanan Tewas Mendadak

    Tahanan Tewas Mendadak

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KARO- Bangun Ginting tahanan Polres Karo, tewas Kamis (24/3) sekira pukul 23.00 WIB. Padahal, tahanan kasus pencurian angkutan umum jurusan Sigantang Sira ini, baru saja ditangkap anggota Sat Reskrim Tanah Karo, Kamis (23/3) sekira pukul 12.30. Sebelum ditangani polisi, Bangun Ginting sudah dikeroyok oleh supir angkot yang tidak senang atas perbuatan Bangun Ginting. Penyebab kematian […]

  • Kasus Politik Uang Pilkada Madina Bisa Ke Ranah Hukum

    Kasus Politik Uang Pilkada Madina Bisa Ke Ranah Hukum

    • calendar_month Selasa, 15 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Panwaslih Madina, M Husein menyatakan pihaknya akan melanjutkan pengaduan politik uang Pilkada Madina kepada Gakumdu jika materi pengaduan mencukupi persyaratan. “Perlu kami sampaikan, apabila laporan ini telah memenuhi syarat, maka kami akan berkordinasi dengan Gakkumdu, dan melakuka kajian masing-masing. Dan apabila disimpulkan ini mencukupi ranah pidana (politik uang), maka akan […]

  • SEBARAN POTENSI & MANFAAT ENERGI PANAS BUMI DI INDONESIA

    SEBARAN POTENSI & MANFAAT ENERGI PANAS BUMI DI INDONESIA

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: J. Simanjuntak  (Anggota Ikatan Ahli Panas Bumi Indonesia)   Berdasarkan data dari PLN yang dilansir pada tahun 2004, Indonesia ke depan akan kekurangan pasokan listrik. Situasi ini memaksa pemerintah untuk menambah kebutuhan energi. Masalah ini menjadi semakin berat dengan semakin menipisnya cadangan minyak negara (± 10 tahun mendatang) dan juga batubara. Energi geothermal […]

  • IMA Tabagsel Demo Lagi, Minta Poldasu Usut Tambang di Linggabayu

    IMA Tabagsel Demo Lagi, Minta Poldasu Usut Tambang di Linggabayu

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        MEDAN (Mandailing Online) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam IMA-Tabagsel, Rabu (13/11/2019) mendesak Poldasu menertibkan aktivitas tambang di Linggabayu, Madina. Desakan itu disampaikan dalam aksi unjukrasa di depan Poldasu. Desakan kepada Poldasu itu terkait dugaan PT. Capital Mining Hutana (CMH) belum mengantongi izin pertambangan emas di Linggabayu. Penambangan itu juga ditengarai berakibat pada […]

  • Tingkatkan Mutu Perawat, PPNI Madina Gelar Ukomnas Retaker

    Tingkatkan Mutu Perawat, PPNI Madina Gelar Ukomnas Retaker

    • calendar_month Minggu, 9 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangka meningkatkan keahlian, keterampilan, jaminan keselamatan pasien, keselamatan tenaga kesehatan, dan peningkatan mutu pelayanan perawat, Persatuan, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar Uji Kompetensi Nasional (Ukomnas) Khusus Perawat. Demikian disampaikan Ketua PPNI Madina, H. Ilman, A.MK saat meninjau pelaksanaan ujian tersebut di laboratorium komputer SMA N […]

expand_less