Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

DPRD Sumut: Kaji ulang ambil alih jembatan timbang

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2015
  • print Cetak

MEDAN – Kementerian Perhubungan diharapkan mengkaji ulang rencana pengambilalihan pengelolaan jembatan timbang di daerah yang selama ini dikelola Dinas Perhubungan.

“Kita berharap agar rencana itu dievaluasi,” kata Wakil Ketua Komisi D DPRD Sumut HM Nezar Djoeli di Medan, hari ini.

Menurut Nezar, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) diharapkan dapat mememahi jika keberadaan jembatan timbang tersebut merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli daerah (PAD), baik di Sumut mau pun provinsi lain.

Untuk Sumut, pengambilalihan tersebut kemungkinan besar akan mempersulit kas daerah yang selama ini justru mengalami defisit.

“Jadi, tolonglah rencana itu disikapi dengan bijaksana,” kata politisi Partai NasDem tersebut.

Kemungkinan, kata dia, rencana pengambilalihan itu disebabkan pemerintah pusat menilai pengelolaan jembatan timbang yang dilakukan di daerah selama ini kurang baik.

Penilaian itu didasarkan pada kondisi infrastruktur jalan yang cepat rusak akibat pengelola jembatan timbang yang kurang cermat dalam memantau muatan kendaraan.

Padahal pemerintah pusat telah mengeluarkan anggaran yang cukup besar dalam membangun dan membenahi kerusakan jalan tersebut.

“Makanya, pemerintah pusat menilai perlu memantau dan mengendalikan jembatan timbang,” katanya.

Meski demikian, rencana tersebut tetap perlu dikaji secara mendalam untuk memberikan kesempatan lebih besar bagi daerah, baik dalam meningkatkan PAD mau membenahi kekuarangan yang ada.

Namun pihaknya tetap akan mematuhi dan mendukung rencana pemerintah tersebut jika direalisasikan karena diperkirakan telah melalui proses pengkajian yang mendalam.

Ia mengatakan, Pemprov Sumut harus berbenah dan menganggap rencana kemenhub tersebut sebagai salah satu “cambuk” untuk memperbaiki kinerja dan pengelolaan jembatan timbang.

Demikian juga dengan kemungkinan pembuatan jembatan timbangan elektronik guna memudahkan pengawasan sehingga potensi pemasukan bisa lebih dimaksimalkan.

Kemudian, Pemprov Sumut harus dapat menyiapkan berbagai program perbaikan, mulai dari pemasangan kamera pengawas (closed circuit television/CCTV) hingga pembinaan bagi petugas jembatan timbang.

Pemprov Sumut juga harus dapat memberikan sanksi yang tegas dan menimbulkan efek jera bagi jajaran Dinas Perhubungan yang bertugas di jembatan timbang jika terbukti menyalahgunakan wewenangnya. “Petugasnya harus siap dimutasi atau diberhentikan dari kedinasan,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyatakan, Kemenhub siap mengambialih pengelolaan jembatan timbang di seluruh Indonesia agar terjadi standarisasi pelayanan dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian.

“Mulai tahun 2016, seluruh jembatan Timbang harus dikelola dengan standar nasional. Selama ini banyak yang tidak terurus, bahkan ada tidak beroperasi,” katanya dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (28/1).

Sumber : waspada

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi OTT Oknum Ketua LSM di Madina

    Polisi OTT Oknum Ketua LSM di Madina

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Madina melakukan Operasi Tangkap Tangan( OTT ) terhadap seorang Ketua LSM Komunitas Pemburu Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) pada kamis 24/7/2025 di kelurahan pasar kotanopan, kecamatan kota nopan. Ketua LSM KPK RI yang diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Mandailing Natal (Madina) berinisial FS. Ia ditangkap karena  memeras Kepala Sekolah SMPN […]

  • Demo M3, Minta Ketua DPRD Madina Mundur

    Demo M3, Minta Ketua DPRD Madina Mundur

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kejaksaa Juga Diminta Tuntaskan Kasus-kasus Korupsi   Panyabungan (MO)-Puluhan massa dari Gerakan Masyarakat Madina Care dan DPP Ikatan Mahasiswa Muslim Madina (M3) melakukan unjuk rasa ke DPRD Madina, Kamis (9/2) mengusung lima agenda yang menyangkut pemerintahan, mosi tak percaya kepada ketua DPRD Madina, PT.Sorikmas Mining, Geotermal dan kasus percetakan sawah. Massa yang berjumlah sekitar 60 […]

  • TKA di Madina Dominasi dari Negara China

    TKA di Madina Dominasi dari Negara China

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA : Mandailing Online– Data Tenaga Kerja Asing ( TKA) di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) masih di nominasi perusahaan panas bumi PT. Sorik Marapi Geotermal Power ( SMGP ) yang beroperasi di Kecamatan Puncak Sorik Marapai. Kepala Dinas Tenaga Kerja Madina menyebut, ada 28 orang TKA dari Negara China yang bekerja di PT. […]

  • Biaya Penerbitan Sertifikat Tanah Capai 1,2 Juta

    Biaya Penerbitan Sertifikat Tanah Capai 1,2 Juta

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Biaya penerbitan sertifikat tanah 1.000.000 hingga 1.200.000 rupiah. Akibatnya warga menjerit. Sejumlah warga Desa Air Apa, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengungkapkan, aparat desa mematok target rupaiah itu untuk pengurusan satu sertifikat tanah. Padahal, pemerintah pusat sudah menegaskan bahwa biaya penerbitan sertifikat gratis alias tak ada pungutan biaya. “Kami […]

  • Ikhwanul Muslimin, Mesir dan Kemerdekaan Indonesia

    Ikhwanul Muslimin, Mesir dan Kemerdekaan Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PERAN MESIR YANG DIPELOPORI OLEH IKHWANUL MUSLIMIN SANGATLAH BESAR DAN BERARTI BAGI KEDAULATAN RAKYAT INDONESIA. SEBAB ATAS DESAKAN IKHWANUL MUSLIMIN LAH PEMERINTAH MESIR MENJADI NEGARA PERTAMA YANG MENGAKUI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA. (Dikutip dari arrahmah.com) Sebelum tanggal 22 MARET 1946 Indonesia selalu diklaim Belanda sebagai masalah dalam negeri negara penjajah itu. Belanda tetap mengklaim Indonesia sebagai […]

  • Alokasikan 1,3 Triliun untuk Jalan, Bobby Tata Ekonomi Sumut

    Alokasikan 1,3 Triliun untuk Jalan, Bobby Tata Ekonomi Sumut

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Infrastruktur Digeber Besar-Besaran. Tetapi Sumut Masih Menyimpan Satu Pertanyaan Besar: Setelah Aspal Dibentang, Ekonomi Mau Dibawa ke Mana? Di Sumatera Utara, alat berat mulai bergerak lagi. Jalan dibuka. Jembatan dibangun. Wilayah terisolir mulai disentuh. Pemerintahan Bobby Nasution menggelontorkan anggaran Rp1,372 triliun untuk pembangunan infrastruktur tahun 2026, dengan target pembangunan […]

expand_less