Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

17 % anggota DPR tak pernah bicara

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
  • print Cetak


SEMARANG –
Masih banyak anggota DPR RI yang belum pernah berkomentar bahkan tidak pernah menyampaikan gagasan dan ide yang sebenarnya menjadi salah satu tugas para wakil rakyat itu sejak dilantik pada 2009.

“Jumlahnya sekitar 17 persen anggota DPR tak pernah bicara,” kata Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Pramono Anung di Semarang, siang ini.

Padahal, menurut Pram, demikian dia biasa dipanggil, politik adalah berbicara. Bahkan, kata dia, sejago apapun politisi tidak akan punya arti apapun jika tidak bisa bicara di depan media.

Politisi PDI Perjuangan ini juga melihat ada beberapa anggota dewan yang sebelum dilantik sangat dekat dengan media massa.

Tapi, kata Pram, saat ini mereka juga tak pernah bicara menyampaikan gagasan dan ide untuk kepentingan publik maupun menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.

Dalam kelompok ini, Pram menyebut biasanya adalah para artis sinetron. Sebelum mereka jadi anggota DPR, mereka sangat dekat dengan media.

Tetapi begitu jadi anggota dewan, ternyata mereka tidak pernah berbicara.

Pram memberi contoh sejumlah anggota dewan itu antara lain Primus Yustisio, Eko Patrio, Vena Melinda, dan lain-lain.

Pram mengakui para artis itu memang pernah bicara di depan media. Tapi, kata dia, bahan pembicaraannya kadang tak terkait dengan masalah publik. Misalnya berbicara tentang berapa harga sepatu atau harga tas.

Meski ada anggota DPR yang tak pernah bicara, tapi Pram menyebut ada beberapa anggota DPR yang tiap hari selalu berbicara.

Anggota DPR tersebut selalu menempatkan diri pada posisi yang tepat jika dihadapan media.

Pram mencontohkan anggota DPR yang selalu bicara di media adalah Ruhut Sitompul, anggota Komisi III dari Fraksi Partai Demokrat.

Saat ini, kata Pram, politisi memang suka retorika, sedangkan media sudah mengarah pada hyper-realitas. Akibatnya, yang tampil di televisi hanya orang yang itu-itu saja. Pram menyebut para anggota yang kerap tampil itu misalnya Bambang Soesatyo, Akbar Faisal, Sutan Batugana dan lain-lain.

Pram menyatakan di era konvergensi saat ini, media menempati posisi yang strategis. Sebab, apapun perkataan orang tidak akan ada artinya jika tidak diekspos media. “Kalau tidak bisa gunakan media ya jangan jadi politisi,” katanya.
Sumber : waspadaonline

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil Penumpang Terjun ke Sungai

    Mobil Penumpang Terjun ke Sungai

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Satu unit mobil penumpang umum jenis L300 terjun ke Sungai Batang Natal, Selasa (5/4/2022) dini hari tadi. Mobil jurusan Panyabungan – Natal itu dilaporka membawa 6 penumpang. Titik kecelakan di Dusun Ranto Sore, Kelurahan Simpang Gambir, Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal. Dugaan sementara sopir dalam keadaan mengantuk berakibat kekurangan konsentrasi. Ketika […]

  • URGENSI NIAT BAKAL CALON KEPALA DAERAH DALAM PERSFEKTIF SOSIOLOGI AGAMA

    URGENSI NIAT BAKAL CALON KEPALA DAERAH DALAM PERSFEKTIF SOSIOLOGI AGAMA

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

       Oleh : Moechtar Nasution   Tinggal hitungan bulan lagi pilkada Madina akan di ”lounching”kan dan diperkirakan hari H-nya digelar pada pusaran bulan Desember tahun ini. Riak-riak pembicaraan warga masyarakat sudah terasa dan belakangan ini menghangat seiring dengan pendaftaran beberapa orang bakal calon kepala daerah ke beberapa partai politik. Sudah dipastikan ada beberapa putra terbaik […]

  • Atika: Sertifikat Tanah Harus Mensejahterakan dari Sisi Ekonomi

    Atika: Sertifikat Tanah Harus Mensejahterakan dari Sisi Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution menyatakan sertifikat tanah yang diterima seribuan masyarakat memiliki sisi peluang positif. Salah satu peluang itu adalah mendorong penguatan ekonomi warga. “Sertifikat tanah ini juga bernilai guna sebagai modal untuk membuka usaha guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Atika pada pidato penyerahan 1.000 sertifikat tanah untuk […]

  • Warga 4 Desa Minta Lahan Mereka Dikeluarkan dari Izin Lokasi KP USU

    Warga 4 Desa Minta Lahan Mereka Dikeluarkan dari Izin Lokasi KP USU

    • calendar_month Sabtu, 14 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga empat desa di Kecamatan Muara Batang Gadis meminta bupati Mandailing Natal mengeluarkan lahan seluas 2.542 hektar dari Izin Lokasi KP USU. Ini mengindikasikan, bahwa kebijakan pemerintah di era bupati Amru Daulay yang memberikan izin lokasi kepada KP USU tak berterima di tingkat rakyat di empat desa selaku pemilik lahan. Juga […]

  • Aneh, Lurah Longat Tidak Pegang RAB dan Keterangan Berubah-ubah

    Aneh, Lurah Longat Tidak Pegang RAB dan Keterangan Berubah-ubah

    • calendar_month Senin, 22 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LONGAT (Mandailing Online) – Keanehan terus bermunculan pada penganggaran Dana Kelurahan Longat tahun 2021. Terbaru adanya pengakuan Lurah Longat Mukhlis Nasution yang tidak memegang RAB Dana Kelurahan. Padahal sesuai dengan Permendagri Nomor 130 tahun 2018 pasal 12 ayat 1 menyebutkan “Kepala daerah menetapkan lurah selaku Kuasa Pengguna Anggaran untuk melaksanakan kegiatan pembangunan sarana dan prasarana […]

  • 2023 PAD Madina Capai 98,48 Persen, Tahun Ini Terjadi Kenaikan Target

    2023 PAD Madina Capai 98,48 Persen, Tahun Ini Terjadi Kenaikan Target

    • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tahun 2023 lewat, Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) Kabupaten Mandailing Natal ( Madina terealisasi Rp. 124,430,109,539,00 Atau sekitar 98.48 persen dari target realisasi 126,355,615,905,00. Hal ini dikatakan Kepala Badan Pendapatan Daerah Ahmad Yasir Lubis Kamis 25/01/2023. ” ada 10 jenis pajak yang mengalir bagi PAD Madina. BPHTB atau Bea perolehan hak […]

expand_less