Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

17 % anggota DPR tak pernah bicara

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
  • print Cetak


SEMARANG –
Masih banyak anggota DPR RI yang belum pernah berkomentar bahkan tidak pernah menyampaikan gagasan dan ide yang sebenarnya menjadi salah satu tugas para wakil rakyat itu sejak dilantik pada 2009.

“Jumlahnya sekitar 17 persen anggota DPR tak pernah bicara,” kata Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Pramono Anung di Semarang, siang ini.

Padahal, menurut Pram, demikian dia biasa dipanggil, politik adalah berbicara. Bahkan, kata dia, sejago apapun politisi tidak akan punya arti apapun jika tidak bisa bicara di depan media.

Politisi PDI Perjuangan ini juga melihat ada beberapa anggota dewan yang sebelum dilantik sangat dekat dengan media massa.

Tapi, kata Pram, saat ini mereka juga tak pernah bicara menyampaikan gagasan dan ide untuk kepentingan publik maupun menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.

Dalam kelompok ini, Pram menyebut biasanya adalah para artis sinetron. Sebelum mereka jadi anggota DPR, mereka sangat dekat dengan media.

Tetapi begitu jadi anggota dewan, ternyata mereka tidak pernah berbicara.

Pram memberi contoh sejumlah anggota dewan itu antara lain Primus Yustisio, Eko Patrio, Vena Melinda, dan lain-lain.

Pram mengakui para artis itu memang pernah bicara di depan media. Tapi, kata dia, bahan pembicaraannya kadang tak terkait dengan masalah publik. Misalnya berbicara tentang berapa harga sepatu atau harga tas.

Meski ada anggota DPR yang tak pernah bicara, tapi Pram menyebut ada beberapa anggota DPR yang tiap hari selalu berbicara.

Anggota DPR tersebut selalu menempatkan diri pada posisi yang tepat jika dihadapan media.

Pram mencontohkan anggota DPR yang selalu bicara di media adalah Ruhut Sitompul, anggota Komisi III dari Fraksi Partai Demokrat.

Saat ini, kata Pram, politisi memang suka retorika, sedangkan media sudah mengarah pada hyper-realitas. Akibatnya, yang tampil di televisi hanya orang yang itu-itu saja. Pram menyebut para anggota yang kerap tampil itu misalnya Bambang Soesatyo, Akbar Faisal, Sutan Batugana dan lain-lain.

Pram menyatakan di era konvergensi saat ini, media menempati posisi yang strategis. Sebab, apapun perkataan orang tidak akan ada artinya jika tidak diekspos media. “Kalau tidak bisa gunakan media ya jangan jadi politisi,” katanya.
Sumber : waspadaonline

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Undang Dua Orang Guru Madina Ikuti HUT RI di Jakarta

    Presiden Undang Dua Orang Guru Madina Ikuti HUT RI di Jakarta

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua orang guru SD dari Mandailing Natal (Madina) akan mengikuti HUT RI di Istana Negara Jakarta atas undangan Presiden SBY pada 17 Agustus mendatang. Nama kedua guru itu masing-masing Ismar AMPd, guru SD Negeri 347 Kecamatan Batahan dan Annaita Siregar S.Pd.SE guru di SD 352 Bintungan Bejangkar II Kecamatan Batahan. Kepastian […]

  • Mendulang Prestasi di Tengah Minimnya Apresiasi

    Mendulang Prestasi di Tengah Minimnya Apresiasi

    • calendar_month Kamis, 21 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tak lelah mendulang prestasi dan mengharumkan nama daerah di tengah keringnya apresiasi dari pemerintah tentu tidak mudah. Kondisi itu harus dirasakan Karateka Rahmania Amalia Suayb. Karateka yang berdomisili di Kelurahan Longat, Panyabungan Barat ini seperti buih di tengah lautan. Prestasi yang ia raih tak terlihat oleh pemerintah maupun masyarakat. Padahal alumni […]

  • Anggaran Pilkada Madina Disetujui 25,2 M

    Anggaran Pilkada Madina Disetujui 25,2 M

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim Anggaran Pemerintah Daerah Mandailing Natal  menyetujui anggaran Pilkada sebesar Rp. 25.258.996.085. Itu dikatakan Ketua KPU Mandailing Natal (Madina), Agus Salam Nasution kepada wartawan, kemarin. Pada pertemuan antara pihak KPU Madina dengan bupati Madina, Kepala Dinas PKAD dan  Inspektorat Marwan serta Kesbanglinmas Sabtu (18/4) di aula kantor bupati Madina disetujui […]

  • Soal CPNS Batubara, Unpad tarik MOU

    Soal CPNS Batubara, Unpad tarik MOU

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATUBARA – Universitas Padjadjaran (Unpad) terpaksa menarik MoU dengan Pemkab Batubara sekaitan pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2010 di daerah itu. Selain menerima MoU, pihak Unpad menarik utusan mereka dari Kabupaten Batubara. ‘Ini janji mereka kepada kami yang melakukan pertemuan ke Unpad. Alasannya mereka tidak mau membawa perguruan tinggi ke dalam konflik seperti […]

  • Abrasi Pantai, Pemukiman Tabuyung Bahaya

    Abrasi Pantai, Pemukiman Tabuyung Bahaya

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pemukiman Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal, Sumut dalam bahaya menyusul rangkaian abrasi pantai laut. Pemkab Mandailing Natal (Madina) maupun Pemprov Sumatera Utara (Sumut) didesak bergerak cepat menangani abrasi. Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (DPP Ima Madina) menyatakan pemkab maupun pemprov harus mengindahkan UU Nomor […]

  • Yuk, Nikmati Durian Campur Lemang di Warung Mardiana

    Yuk, Nikmati Durian Campur Lemang di Warung Mardiana

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Sejak 2 pekan terakhir, masyarakat Mandailing Natal (Madina) yang mempunyai kebun durian selalu ramai pengunjung. Salah satunya, Mardiana (27) warga Desa Simaninggir Kecamatan Siabu. Selain menjual durian, Mardiana juga menawarkan pulut dan lemang sebagai pelengkap makan durian. “Lemang ini sengaja saya masak setiap hari. Ini berdasarkan permintaan pengunjung yang datang memakan durian,” ujar Mardiana, […]

expand_less