Jumat, 15 Mei 2026
light_mode

LKPJ Bupati Madina ditolak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 2 Sep 2010
  • print Cetak

Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) akhir masa jabatan Bupati Madina tahun anggaran 2005-2010 kembali ditolak fraksi Partai Keadilan sejahtera (PKS).

Penolakan itu berdasarkan hasil rapat paripurna DPRD Madina yang dipimpin langsung ketua DPRD As Imran Khatamy Daulay, dihadiri Bupati Madina, Amru Daulay. Dalam rapat paripurna, cuma enam fraksi DPRD Madina menerima LKPJ dengan catatan.

“Sebelum melangkah lebih jauh untuk melakukan introveksi dengan menggunakan hati nurani dan akal sehat, kebijakan pembangunan telah bertolak belakang dengan kebijakan anggaran,” kata Riyadi, fraksi PKS, tadi sore.

Ia mencontohkan, pada anggaran 2009, kebijakan anggaran untuk belanja pegawai Rp470 miliar. Sedangkan yang diperuntukkan hanya Rp94 miliar. Sementara pencapaian keberhasilan tidak didukung dengan data yang dapat dipercaya.

Padahal, jika melihat kondisi dan fakta dilapangan, tidak sesuai dengan laporan. Sebagai perbandingan, adalah pelaksanaan ujian nasional. Dari keterangan yang dihimpun, baik siswa maupun guru, jawaban yang diberikan, sebelum ujian dilaksanakan.

Dijelaskan, selama periode kepemimpinan Amru Daulay, ada beberapa catatan penting untuk diperhatikan. Yakni, audit BPK tahun 2009 tentang pengelolaan keuangan. Hal ini jelas dinayatakan telah terjadi kerugian daerahRp6,3 miliar setiap tahunnya.

Kemudian dalam bidang pendidikan, masih banyak persoalan menumpuk. Misalnya, pernyaluran dana BOS, guru, dan mutu tenaga pendidik yang masih rendah. Pada bidang kehutanan dan perkebunan terdapat tumpang tindih perizinan. Sehingga menimbulkan konflik antara masyarakat dengan pihak perusahaan.

“Bidang pertanian dan ketahanan pangan, banyak terdapat persoalan program cetak sawah di Desa Tegal Sari tahun anggaran 2007 dengan dana Rp1,6 miliar. Begitu juga pada tahun 2008-2009 yang total anggaran Rp2,5 miliar,” ujarnya.

Bahkan Dinas Pasar banyak juga terjadi pungutan liar. Sedangkan bidang perikanan dan kelauatan, terdapat program pembangunan Balai Benih Ikan di Saba Jambu dan Tanjung Mompang yang kurang maksimal.

Pembangunan dermaga dan TPI di Kecamatan Natal, proyek bantuan lima kapal dan alat tangkap ikan yang memakan biaya Rp1.658.727.000 tidak berjalan dengan baik. Sementara bidang pembangunan, fraksi PKS pun sangat kecewa.

“Hal tersebut disebabkan sistem pengawasan pembangunan yang lemah, sehingga berakibat kualitas bangunan dan volume tidak sesuai, perencanaan proyek pembangunan fisik di Kabupaten Madina banyak yang tidak didasari perencanaan dan kajian yang matang,” ungkapnya.
sumber : waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Darul Mursyid Raih Nilai Tertinggi se-Sumut

    Darul Mursyid Raih Nilai Tertinggi se-Sumut

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid mendapat nilai tertinggi akreditas I se-Sumatera Utara dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah Madrasah (BAN-SM). Perolehan nilai A dari BAN-SM ini bukan kali pertama diperoleh Darul Mursyid, melainkan sudah beberapa kali. Hanya saja, nila A yang terkandung kali ini cukup tinggi yakni 96 atau tertinggi. Kepala […]

  • Bupati Harus Tegas Menuntut Pertanggungjawaban PT SMGP

    Bupati Harus Tegas Menuntut Pertanggungjawaban PT SMGP

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution diminta harus tegas menuntut pertanggungjawaban PT SMGP atas keracunan yang menimpa warga Desa Sibanggor Julu pada Minggu (6/3) lalu. Hal itu disampaikan Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Madina Muhammad Irwansyah Lubis, Jumat (11/3). ”Lima hari pascakejadian, suara dan desakan yang mengecam […]

  • PT Sawit Sukses Sejati di MBG Salurkan Hak Karyawan Yang Meninggal Dunia

    PT Sawit Sukses Sejati di MBG Salurkan Hak Karyawan Yang Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- PT Sawit Sukses Sejati ( SSS ) yang berlokasi di Kecamatan Muara Batang Gadis , Mandailing Natal( Madina )akhirnya menyerahkan hak karyawannya yang meninggal dunia karena kecelakaan kerja pada rabub27/9/2023 lewat. Penyerahan hak karyawan itu sendiri berlangsung Senin 2/10/2023 di rumah duka yang diterima langsung oleh istri korban Hendriani . […]

  • Pemkab Beri 45 Juta kepada 3 Koperasi, Apakah Efektif?

    Pemkab Beri 45 Juta kepada 3 Koperasi, Apakah Efektif?

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    Sejumlah kaum ibu anggota Koperasi Produsen Wanita Mandiri, Desa Huta Padang Kecamatan Ulupungkut, memeras kedelai dalam proses pembuatan tahu, pekan lalu. Koperasi ini dibentuk bulan lalu oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Penanaman Modal Koperasi UKM Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Dua koperasi lain juga dibentuk bersamaan, yakni Koperasi Aek Mais Nauli Desa Pastab Kecamatan Tambangan dan Koperasi […]

  • Mahasiswa Jangan Terkecoh Rayuan Calo

    Mahasiswa Jangan Terkecoh Rayuan Calo

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mahasiswa diminta berhati-hati, jangan tertipu calo untuk mendapatkan bewasiswa dari Pemkab Madina. “Proses seleksi ini sangat rentan dimamfaatkan dan dijadikan alat meraih keuntungan bagi oknum-oknum tidak bertanggung jawab,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Madina M. Yasir Nasution, S.Pd, kemarin. Himbauan itu terkait masih berlangsungnya proses penyeleksian penerima beasiswa untuk mahasiswa berprestasi […]

  • 30 Tahun Beroperasi, Izin Galian C PT KPPN Langkat Mati

    30 Tahun Beroperasi, Izin Galian C PT KPPN Langkat Mati

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Selesai, Izin lokasi pertambangan galian C milik PT Karsa Prima Permata Nusa (KPPN) sudah tidak berlaku lagi alias mati. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Langkat Iskandarsyah di Stabat, Rabu (09/02/2011). Kata Iskandar, pihaknya telah menyurati pihak PT KPPN supaya memperpanjang izinnya. Jika surat tersebut tidak diindahkan, Pemkab Langkat akan menurunkan tim […]

expand_less