Minggu, 19 Apr 2026
light_mode

Kejati Periksa 20 Saksi Dugaan Korupsi Pemkab Batubara

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
  • print Cetak


Medan,

Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) telah memeriksa sedikitnya 20 saksi terkait dugaan korupsi dana pembangunan kantor tujuh Satuan Kerja Prangkat Daerah (SKPD) senilai Rp6,7 miliar.

“Sudah ada 20 saksi setingkat kepala dinas kita periksa, disamping sejumlah rekanan proyek,” kata Kasi Penerangan Hukum/Humas Kejati Sumut Edi Irsan Kurniwan Tarigan di Medan, Kamis (14/04/2011).

Dari keterangan saksi, penyidik banyak mendapatkan informasi terkait pengungkapan kasus ini. Namun, tim penyidikan bidang Pidana Khusus (Pidsus) belum menetapkan tersangka kasus ini. ”Bukti permulaan memang sudah ada kita dapatkan, tapi, belum utuh, jadi tidak bisa kita tergesa-gesa menetapkan tersangka, “ tegasnya.

Menurut Tarigan, begitu penyidik mendapat bukti yang sempurna, maka segera akan diumumkan siapa tersangkanya. ”Memang ada mantan dan pejabat yang sudah dibidik karena perannya dalam kasus itu sudah didukung bukti meski belum untuh,” tegas Tarigan.

Menurut Tarigan, dalam penyelidikan kasus ini, penyidik sudah turun ke Batubara untuk meneliti kondisi fisik bangunan apakah sudah sesuai dengan anggaran yang sudah dikucurkan. ”Untuk meneliti semua ini, kami melibatkan tim ahli dari Dinas Tata Ruang Pemukiman Pemprov Sumut,” beber Tarigan.

“Tim masih memaksimalkan pemeriksaan sejumlah saksi dan akan bekerja tampa tebang pilih. Yang terlibat baik langsung maupun tidak langsung akan disikat dengan catatan, bukti dan keterangan saksi pendukung tang ada, tandas Tarigan.

Dugaan korupsi dana pembangunan tujuh kantor SKPD itu yakni Dinas Pekerjaan Umum (PU), Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) dan Badan Kepegawaian Daerah. Total dananya Rp6,7 miliar.

Berdasarkan penyelidikan awal, pembangunan ketujuh SKPD ini tidak sesuai dengan kontrak. Misalnya, pembangunan gedung yang seharusnya batu, jadi kayu. Jadi mengurangi anggaran yang sebenarnya. Selain itu, diduga volume atau luas lahan yang ditetapkan dalam kontrak juga tidak sesuai dengan pelaksanaannya. (BS-021)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolang Kaling, Buah Laris Di Bulan Ramadan

    Kolang Kaling, Buah Laris Di Bulan Ramadan

    • calendar_month Selasa, 24 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Permintaan terhadap buah kolang-kaling terus meningkat di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sejak memasuki bulan Ramadan. Peningkatan permintaan ini menjadi momen tersendiri bagi pemetik buah aren ini untuk menambah inkam keluarga. Bagaimana pengolahan buah ini dari kondisi bergetah gatal kepada layak konsumsi? Mawar (16) seorang pengolah kolang kaling dari Desa Sipapaga Kecamatan Panyabungan […]

  • Jalan ke Sawah Hancur, Warga Hutapuli Tuntut CV Reza Ratu Contraktor

    Jalan ke Sawah Hancur, Warga Hutapuli Tuntut CV Reza Ratu Contraktor

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Masyarakat Desa Huta Puli Kecamatan Siabu merasa kesal kepada manajemen CV Reza Ratu Contraktor yang mengerjakan pekerjaan Rehabilitasi Normalisasi Saluran di Desa Huta Puli Kecamatan Siabu Madina, pasalnya pihak Kontraktor melewati jalan sentra Produksi mereka dan lahan pertanian mereka sehingga menyebabkan hancurnya jalan dan lahan persawahan masyarakat di Desa tersebut. Kekecewaan […]

  • Badan Pemangku Adat Jangan Dibawa ke Ranah Politik

    Badan Pemangku Adat Jangan Dibawa ke Ranah Politik

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Pelantikan Badan Pemangku Adat Mandailing Julu seharusnya tidak dibarengi dengan pernyataan sikap dan dukungan terhadap salah satu pasangan calon Bupati. Itu dikatakan Ketua DPP Himpunan Pemuda Mandailing (HIPMA), M. Suhairy Lubis, S. Fil, kemarin, terkait adanya rangkaian acara pengumuman dukungan Badan Pemangku Adat Mandailing Julu kepada calon bupati Dahlan Hasan […]

  • Dispen Madina Diminta Kaji Ulang Pelantikan Kepsek SMPN 1 Lingga Bayu

    Dispen Madina Diminta Kaji Ulang Pelantikan Kepsek SMPN 1 Lingga Bayu

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pendidikan Mandailing Natal dihimbau memeriksa ulang berkas pengangkatan kepala Sekolah SMP Negeri 1 Lingga Bayu. Pasalnya, beredar informasi, kepala sekolah yang dilantik itu dikabarkan 3 bulan lagi akan pensiun sebelum dilantik menjadi kepala sekolah SMP Negeri 1 Lingga Bayu. Sejumlah warga Kecamatan Lingga Bayu kepada Mandailing Online, Rabu […]

  • Propam dalami penganiayaan wartawan

    Propam dalami penganiayaan wartawan

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Penganiayaan yang dilakukan mantak Kapolres Pematang Siantar, AKBP Fathori terhadap Andi Siahaan, salah satu wartawan televisi swasta di dalam sel Polresta P. Siantar, kini didalami penyidik Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) serta Direktorat Reskrim Polda Sumut. Kapoldasu Irjen Oegroseno mengatakan, dugaan penganiayaan yang dilakukan Fathori saat menjabat Kapolresta P. Siantar sudah ditangani […]

  • Mandailing dan Kebenaran yang Memerdekakan

    Mandailing dan Kebenaran yang Memerdekakan

    • calendar_month Rabu, 15 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Keluhuran ilmu pengetahuan adalah anugrah yang sangat penting yang diberikan tuhan kepada manusia. Dengan  ilmu pengetahuan, kita semakin memahami semua yang ada di sekeliling kita, termasuk sejarah masa lampau. Kebenaran mampu diungkap manusia dengan perangkat-perangkat ilmu pengetahuan itu. Oleh karenanya, wahyu yang diturunkan Allah Swt kepada Rasululah SAW adalah “iqra”. Bacalah. Kebenaran itu memerdekakan. Demikian […]

expand_less