Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

MenPAN-RB : Jangan Pernah Ubah Hasil TKD CPNS

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Hasil tes kompetensi dasar (TKD) CPNS 2013 tak bisa diubah oleh siapapun. Kalau putera daerah tidak lulus, ke depan pemda dapat meningkatkan kapasitas para calon peserta tes, antara lain melalui bimbingan belajar sejak jauh-jauh hari sebelum seleksi CPNS.

Penegasan ini disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar menanggapi aksi protes oleh beberapa daerah,  lantaran minimnya putera daerah yang tidak lulus tes CPNS.

“Sejak awal kami telah mengumumkan kisi-kisi soal TKD CPNS, yaitu karakteristik pribadi, intelegensia umum dan wawasan kebangsaan. Dan saya selalu menekankan, kalau calon peserta mau lulus tes supaya belajar dan belajar, bukan percaya dengan calo,” ujar Azwar dalam keterangan persnya, Sabtu (4/1).

Azwar mengatakan tidak masuk PNS bukan berarti kiamat, karena PNS bukan satu-satunya lapangan pekerjaan. Selain itu, tahun depan juga masih ada kesempatan lagi untuk mengikuti seleksi.

Dalam seleksi CPNS yang bersifat nasional ini, tidak ada larangan bagi warga negara Indonesia untuk mengikuti tes di daerah lain. Seleksi CPNS 2013, lanjut politisi PAN ini, memang untuk mendapatkan putera-puteri terbaik bangsa, yang diselenggarakan secara transparan, obyektif, bebas dari KKN dan tanpa dipungut biaya.

“Kita betul-betul merekrut calon pegawai memiliki kompetensi, bukan CPNS yang hanya ongkang-ongkang kaki terima gaji buta,” tegasnya.

Dijelaskan, untuk mengontrol sesuatu yang bobrok bukan hal gampang. Harus terus dikontrol, dan bila ditemui ada permainan akan segera ditindaklanjuti. Pemerintah telah membuat berbagai kebijakan untuk menjamin tes berlangsung secara fairness. Tidak boleh lagi peserta lolos karena dekat dengan pejabat atau uang, sehingga PNS menjadi profesi yang membanggakan karena persaingan yang sehat.

“Seleksi CPNS ini menjadi pelajaran penting bagi anak daerah agar senantiasa meningkatkan kemampuannya,” ucapnya.

Upaya tersebut diperkuat dengan adanya Undang-Undang Aparatur Sipil Negara, yang menegaskan tidak ada lagi  PNS daerah atau PNS pusat. Yang ada adalah PNS RI.

Selain melalui bimbingan, bagi pemda yang melakukan tes kompetensi bidang (TKB) sebenarnya dapat membuka ruang bagi putera daerah. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merebut Kembali Sumberdaya Alam Indonesia

    Merebut Kembali Sumberdaya Alam Indonesia

    • calendar_month Selasa, 9 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Dikutip dari : website Hizbut Tahrir Indonesia Banyak warga Indonesia yang tidak menyadari bahwa negeri ini telah lama dicengkeram oleh sistem ekonomi neoliberalisme. Mereka hanya tahu kalau ekonomi Indonesia adalah ekonomi kerakyatan. Itu hanyalah slogan kosong. Apakah neoliberalisme itu? Neoliberalisme adalah wujud pembaruan dari paham ekonomi liberalisme yang telah ada sebelumnya. Ekonomi neoliberalisme […]

  • Sengketa Tanah Ulayat Masyarakat Tapsel-Madina Diimbau Tak Terprovokasi

    Sengketa Tanah Ulayat Masyarakat Tapsel-Madina Diimbau Tak Terprovokasi

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Ketua Dewan Pakar DPP Laskar Merah Putih, Deddy Nasution mengimbau masyarakat Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Mandailing Natal (Madina) jangan mau terprovokasi dalam kaitan berbagai sengketa lahan perkebunan di daerah itu. Seperti dalam persoalan adanya permintaan rakyat di sana agar PT Barumun Raya Padang Langkat mengembalikan tanah ulayat. “Jadi, walau perusahaan tersebut sudah memberikan tanah […]

  • Himbauan Agar Anak-Anak Tetap Riang Belajar dari Rumah, Mungkinkah?

    Himbauan Agar Anak-Anak Tetap Riang Belajar dari Rumah, Mungkinkah?

    • calendar_month Rabu, 28 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Pandemi belum juga landai yang menunjukkan situasi sudah bisa bersahabat kembali. Pasien terinfeksi hingga meninggal terus berjatuhan. Baik yang dirawat di RS maupun yang hanya isolasi mandiri (isoman). Sehingga membuat pemerintah harus memberlakukan PPKM, bahkan memperpanjangnya. Meskipun terjadi pro-kontra dengan kebijakan tersebut, tetap saja diberlakukan. Walhasil, rakyat […]

  • Pendapatan Angkutan Pedesaan Turun 75 Persen

    Pendapatan Angkutan Pedesaan Turun 75 Persen

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) -Penurunan pendapatan angkutan pedesaan menurun sekitar 75 persen dalam 3 pekan terakhir. Itu diungkap Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Mandailing Natal, Palit Nasution menjawab Mandailing Online di Panyabungan, Selasa (7/4/2020). “Kondisi itu sudah sekitar 3 pekan,” ujar Palit. Menurutnya, faktor penurunan itu akibat penurunan perekonomian masyarakat dampak pendemi Corona dan […]

  • IYE Madina Sabut Ada Dugaan” Kong Kalikong” Penanganan Kasus Stanting di Kejatisu

    IYE Madina Sabut Ada Dugaan” Kong Kalikong” Penanganan Kasus Stanting di Kejatisu

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN-Mandailing Online:  Dengan rentang waktu bulan Desember 2024 hingga Juli 2025, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) belum memberikan kejelasan tentang status pihak-pihak yang telah mereka periksa terkait kasus dugaan korupsi stunting Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2022-2023. Lambannya pergerakan dari Kejati Sumut ini menyisakan banyak pertanyaan di publik bahkan pertanyaan tersebut menjurus kearah curiga. […]

  • Lempar Batu dan Telur Busuk Kemendagri Laporkan FPI ke Polda Metro Jaya

    Lempar Batu dan Telur Busuk Kemendagri Laporkan FPI ke Polda Metro Jaya

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, . Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melaporkan Front Pembela Islam (FPI) ke Polda Metro Jaya atas insiden pelemparan batu saat aksi di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, kemarin. Polisi akan menindaklanjuti laporan tersebut. “Urusan dalam Kemendagri sudah lapor kemarin dan sudah diterima tiga saksi yang sudah diperiksa,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya […]

expand_less