Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

MenPAN-RB : Jangan Pernah Ubah Hasil TKD CPNS

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Hasil tes kompetensi dasar (TKD) CPNS 2013 tak bisa diubah oleh siapapun. Kalau putera daerah tidak lulus, ke depan pemda dapat meningkatkan kapasitas para calon peserta tes, antara lain melalui bimbingan belajar sejak jauh-jauh hari sebelum seleksi CPNS.

Penegasan ini disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar menanggapi aksi protes oleh beberapa daerah,  lantaran minimnya putera daerah yang tidak lulus tes CPNS.

“Sejak awal kami telah mengumumkan kisi-kisi soal TKD CPNS, yaitu karakteristik pribadi, intelegensia umum dan wawasan kebangsaan. Dan saya selalu menekankan, kalau calon peserta mau lulus tes supaya belajar dan belajar, bukan percaya dengan calo,” ujar Azwar dalam keterangan persnya, Sabtu (4/1).

Azwar mengatakan tidak masuk PNS bukan berarti kiamat, karena PNS bukan satu-satunya lapangan pekerjaan. Selain itu, tahun depan juga masih ada kesempatan lagi untuk mengikuti seleksi.

Dalam seleksi CPNS yang bersifat nasional ini, tidak ada larangan bagi warga negara Indonesia untuk mengikuti tes di daerah lain. Seleksi CPNS 2013, lanjut politisi PAN ini, memang untuk mendapatkan putera-puteri terbaik bangsa, yang diselenggarakan secara transparan, obyektif, bebas dari KKN dan tanpa dipungut biaya.

“Kita betul-betul merekrut calon pegawai memiliki kompetensi, bukan CPNS yang hanya ongkang-ongkang kaki terima gaji buta,” tegasnya.

Dijelaskan, untuk mengontrol sesuatu yang bobrok bukan hal gampang. Harus terus dikontrol, dan bila ditemui ada permainan akan segera ditindaklanjuti. Pemerintah telah membuat berbagai kebijakan untuk menjamin tes berlangsung secara fairness. Tidak boleh lagi peserta lolos karena dekat dengan pejabat atau uang, sehingga PNS menjadi profesi yang membanggakan karena persaingan yang sehat.

“Seleksi CPNS ini menjadi pelajaran penting bagi anak daerah agar senantiasa meningkatkan kemampuannya,” ucapnya.

Upaya tersebut diperkuat dengan adanya Undang-Undang Aparatur Sipil Negara, yang menegaskan tidak ada lagi  PNS daerah atau PNS pusat. Yang ada adalah PNS RI.

Selain melalui bimbingan, bagi pemda yang melakukan tes kompetensi bidang (TKB) sebenarnya dapat membuka ruang bagi putera daerah. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harlan Batubara Harus Buka Nama Pejabat Penerima Aliran Dana Terminal

    Harlan Batubara Harus Buka Nama Pejabat Penerima Aliran Dana Terminal

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Perhubungan Madina, Harlan Batubara dihimbau agar mengungkapkan kepada siapa saja aliran dana penggelembungan dana pembelian lahan terminal Panyabungan. “Janganlah Pak Harlan dan pak Zulalikan (PPTK  di Dinas Perhubungan) saja yang menangung resiko, pasti ada pejabat diatasnya yang terlibat,” kata Abdul Mukmin Pulungan, warga Panyabungan kepada Mandailing Online, Rabu (6/4/2016) […]

  • Pemkab Madina Minta Semua Desa Aktifkan BUMDes untuk Program Ketahanan Pangan

    Pemkab Madina Minta Semua Desa Aktifkan BUMDes untuk Program Ketahanan Pangan

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, Irsal Pariadi, SSTP mengaku sudah memberikan instruksi kepada seluruh Kepala Desa di agar segera membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk persiapan menjalankan program nasional yakni Ketahanan Pangan (Ketapang). “Melalui Camat sudah kita rapatkan berkali-kali, arahannya adalah Pemda meminta seluruh […]

  • 10.649 Pelamar CPNS Tak Lulus

    10.649 Pelamar CPNS Tak Lulus

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Dari 14.679 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemko Medan, 3.707 pelamar ternyata tidak mengikuti ujian untuk memperebutkan 324 formasi. Dengan demikian, 10.649 pelamar CPNS Pemko Medan dinyatakan tidak lulus. Sebagian di antara mereka menjadi pengangguran. Informasi dihimpun wartawan dari salah seorang staf di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan, Rabu (22/12/2010), ada […]

  • Buka FGD SPBE, Wabup Atika Soroti Banyaknya Kepala OPD yang Tidak Hadir

    Buka FGD SPBE, Wabup Atika Soroti Banyaknya Kepala OPD yang Tidak Hadir

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam Pembukaan Focus Group Discusson (FGD) penyusunan rencana Induk Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) di aula Kantor Bupati Mandailing Natal (Madina) pada Kamis (2/12), Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution menyoroti banyaknya kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak hadir. Atika menilai saat ini sangat perlu fokus pada pembentukan sistem pemerintahan […]

  • Mencuri Kayu, Pemkab Takut Kepada PT. MMM

    Mencuri Kayu, Pemkab Takut Kepada PT. MMM

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Maraknya pencurian kayu di Madina yang sudah berjalan bertahun tahun membuktikan kinerja aparat Dinas Kehutanan Madina dan Kepolisian Madina seakan tidak bernyali bila berhadapan dengan pengusaha. “Seperti illegal loging yang terjadi di hutan Kelurahan Tapus, Kecamatan Linggabayu dimana pelakunya diduga kuat adalah PT. Madinah Mas Mining (PT.MMM) bekerja sama dengan masyarakat […]

  • Pelestarian Kesenian Mandailing Masih Kurang Serius

    Pelestarian Kesenian Mandailing Masih Kurang Serius

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dinilai masih kurang serius melestarikan kesenian asli Mandailing. Selain itu, perhatian terhadap para seniman juga masih rendah. Kondisi ini bisa berakibat buruk ke depan, yaitu hilangnya kesenian asli Mandailing, dan diperparah oleh derasnya budaya asing masuk ke daerah yang akan mempercepat kemungkinan buruk tersebut […]

expand_less