Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

10.649 Pelamar CPNS Tak Lulus

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
  • print Cetak


Medan, Dari 14.679 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemko Medan, 3.707 pelamar ternyata tidak mengikuti ujian untuk memperebutkan 324 formasi. Dengan demikian, 10.649 pelamar CPNS Pemko Medan dinyatakan tidak lulus. Sebagian di antara mereka menjadi pengangguran.

Informasi dihimpun wartawan dari salah seorang staf di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan, Rabu (22/12/2010), ada satu formasi yang tidak terisi, yakni Teknik Planologi Penata Ruang. “Memang ada yang melamar empat orang, tapi saat ujian mereka tidak hadir,” ujar staf di BKD Medan.

Dijelaskannya, empat hari sejak Kamis (23/12/2010), dilakukan pemberkasan bagi pelamar yang dinyatakan lulus. Berkas yang harus dilengkapi adalah surat lamaran, ijazah yang dilegalisir, surat pernyataan, SKCK, surat kesehatan jasmani dan rohani dari rumah sakit pemerintah, surat bebas narkoba dari RS pemerintah, pasfoto 4 x 6 enam lembar.

Pemberkasan pelamar dari formasi pendidikan dilakukan 23 Desember, kesehatan 27 Desember dan tenaga teknis 28-29 Desember. “Pada tanggal 31 Desember, berkas ini harus sudah sampai di BKN Pinangbaris,” ujar staf tersebut.

Sedangkan pengumuman kelulusan CPNS Pemko Medan dapat dilihat di media atau mengakses situs www.pcpns.pemkomedan.go.id. “Kita telah menetapkan pengumuman CPNS Pemko Medan, Rabu (22/12/2010). Peserta bisa melihatnya di hampir media massa atau situs www.pcpns.pemkomedan.go.id,” kata Kepala BKD Kota Medan Lahum.

Dikatakan Lahum, pengumuman ini dipublikasikan setelah nama-nama peserta yang lulus ujian tersebut ditandatangani Walikota Medan Rahudman Harahap. “Setelah itu, baru kita publikasikan melalui media,” ucapnya.

Ketika ditanya mengapa pengumuman nama dan ranking tidak secara serentak, Lahum menjawab tidak. Menurutnya yang diumumkan hanya nama dan nomor peserta yang lulus seleksi CPNS. “Yang kita umumkan hanya nama dan nomor peserta saja. Kalau peserta ingin melihat rankingnya bisa dilihat di Kantor BKD Medan,” katanya. (BS-024)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saat Jamaah Pengajian MT Puncak Barokah Rebutan Photo dengan Istri Cabup dan Cawabup Madina

    Saat Jamaah Pengajian MT Puncak Barokah Rebutan Photo dengan Istri Cabup dan Cawabup Madina

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Bukit Malintang ( Mandailing Online ) : Usai mendengarkan kajian islam di Majlis Taklim Puncak Barokah di Desa Bange, Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal Minggu 13/10. emak emak pengajian Puncak barokah rebutan photo bareng dengan Ibu Calon Bupati dan Ibu Calon Wakil Bupati Madina Devi Sibayang dan Andini Surya Pravista. ” mana istrinya calon […]

  • Utusan HAM PBB kembali kunjungi Myanmar

    Utusan HAM PBB kembali kunjungi Myanmar

    • calendar_month Senin, 30 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Yangon (MO) – Utusan hak asasi manusia PBB, Tomas Ojea Quintana, dijadwalkan akan tiba di Nay Pyi Taw melalui Yangon pada Senin malam, dalam perjalanan ke Myanmar untuk melanjutkan menilai situasi hak asasi manusia di negara tersebut. Ini adalah kunjungan keenam Quintana ke Myanmar sejak ia ditunjuk sebagai Pelapor Khusus PBB tentang Hak Asasi Manusia […]

  • Tambang Emas Ilegal di Huta Bargot Madina ‘Bom Waktu’

    Tambang Emas Ilegal di Huta Bargot Madina ‘Bom Waktu’

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Keberadaan tambang emas ilegal di Kecamatan Huta Bargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), diprediksi bakal menjadi “bom waktu”. Selain limbah tambang yang sangat berbahaya, kondisi areal tambang emas juga sudah semakin membahayakan. Pantuan beritasumut.com, Senin (28/02/2011), wajah para pekerja Galundung mulai pucat dan matanya kuning seperti kurang darah diduga akibat limbah air raksa (merkuri). Galundung […]

  • Tidak Lama Lagi Bendum PDIP Jadi Tersangka Hambalang

    Tidak Lama Lagi Bendum PDIP Jadi Tersangka Hambalang

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Hiruk piku Pilpres tak membuat lengah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)‎ dalam bekerja. Dalam waktu dekat lembaga anti rasuah ini bakal menetapkan Bendahara Umum PDIP, Olly Dondokambey, sebagai tersangka. "KPK selalu bekerja profesional. Dalam putusan TBMN, dijelaskan keterlibatan Olly Dondokambey. Jadi sekarang fasenya tinggal penyidik merampungkan, lalu disampaikan ke pimpinan. Kalau sudah diserahkan ke pimpinan, nanti […]

  • Dandim Evakuasi Napi Hamil

    Dandim Evakuasi Napi Hamil

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    LABUHAN RUKU, – Aparat baik dari TNI/Polri terus melakukan negosiasi dengan ratusan narapidana menyusul kerusuhan yang terjadi di lapas Labuhan Ruku yang berada di Kabupaten Batubara, Minggu (18/8). Negosiasi masih terus dilakukan tadi malam. Menurut Hermanto, napi narkoba penghuni Lapas Labuhan Ruku saat diwawancarai, dari hasil negosiasi tersebut, hanya petugas TNI yang diperkenankan masuk ke […]

  • Mengikat Anggotanya di Tiang Bendera, Polisi Main Hakim Sendiri

    Mengikat Anggotanya di Tiang Bendera, Polisi Main Hakim Sendiri

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) angkat bicara dengan langkah Kepolisian Sektor Gambir yang mengikat salah seorang oknum anggotanya di tiang bendra karena diduga mengonsumsi narkoba. Hukuman tersebut dinilai sangat tidak tepat. Bahkan berpotensi melanggar aturan perundang-undangan yang ada. “Menurut saya kurang pas kalau anggota harus diikat. Sebaiknya serahkan provost biar diperiksa,” ujar Komisioner Kompolnas […]

expand_less