Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Di Madina Habis Bimtek Kades Muncul Bimtek BPD

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
  • print Cetak

Ilustrasi

PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Ternyata Dana Desa di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tidak hanya dibuat untuk Bimtek Kepala Desa Saja. Tahap ke III Pencairan dana desa tahun 2023 ini juga dialokasikan anggaran untuk Bimtek BPD ( Badan Permusyawaratan Desa ). Anggarannya mencapai Rp.4000.000/ desa nya.

Di Kecamatan Siabu sendiri ada 26 Desa. Sebagian besar desa di Kecamatan ini telah melaksanakan Bimbingan Teknis BPD tersebut, namun sebagian masih menunggu SK pengangkatan BPD terbaru karena masa jabatan BPD telah habis.

Dari pengakuan sejumlah Kades yang enggan disebut namanya mengaku, kegiatan itu dikelola oleh pihak Kecamatan, Desa mengalokasikan anggaran Rp.4000.000 untuk kegiatan Bimtek BPD tersebut.

Camat Siabu Sukur Soripada yang dikonfirmasi Selasa 5/13/2023 membenarkan ada kegiatan itu. namun ia menepis bahwa kegiatan Bimtek BPD itu dilaksanakan oleh Kantor Camat.

” Sosialisasi tugas BPD dilaksanakan desa di desa. Pelaksananya adalah TPK Desa. Kami hanya narasumber bersama petugas dari PMD,” kata Sukur Soripada lewat pesan singkat ke Redaksi Mandailing Online Selasa 5/12/2023.

Pengakuan Camat Siabu itu seolah bertolak belakang dengan pengakuan sejumlah Kades yang dihubungi.

Sejauh ini, Bimtek BPD ini belum diketahui apakah programnya juga ada di Kecamatan lain yang ada di Kabupaten Madina. Apabila Bimtek BPD ini juga berlaku di Kecamatan lain di Madina, maka anggaran dana desa di tahap III ini dipastikan sama seperti pencairan tahap I dan II dana desa tahun 2023 hanya untuk kegiatan Bimtek Kepala Desa yang dilaksanakan melebihi kuwota.

Sesuai peraturan menteri keuangan PMK No. 201/PMK.07/2022 tentang Pengelolaan Dana Desa untuk memenuhi amanat Pasal 14 ayat (7) UU No. 28 Tahun 2022 yabg mengatur tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2023. Peraturan ini mengatur penganggaran, penatausahaan, pertanggungjawaban, pelaporan, pemantauan dan evaluasi terhadap Dana Desa.

Dana Desa diutamakan penggunaannya untuk:

1. Program pemulihan ekonomi berupa perlindungan sosial dan penanganan kemiskinan ekstrim dalam bentuk BLT Desa paling sedikit 10% dan paling banyak 25% dari anggaran Dana Desa.

2. Dana operasional pemerintah Desa paling banyak 3% dari anggaran Dana Desa.

3. Program ketahanan pangan dan hewani paling sedikit 20% dari anggaran Dana Desa termasuk pembangunan lumbung pangan Desa.

4. Dukungan program sektor prioritas di Desa berupa bantuan permodalan kepada BUMDes, program kesehatan termasuk penanganan stunting, dan pariwisata skala desa sesuai dengan potensi dan karakteristik desa serta program atau kegiatan lain. (red )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Marga Nasution Dilantik Jadi Menteri Besar Negeri Perak, Malaysia

    Marga Nasution Dilantik Jadi Menteri Besar Negeri Perak, Malaysia

    • calendar_month Sabtu, 12 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KUALA KANGSAR, Malaysia (Mandailing Online) – Ahmad Faizal bin Dato Azumu Nasution dilantik menjadi Menteri Besar Negeri Perak, Malaysia. Pria etnis Mandailing berusia 48 tahun ini dilantik oleh Sultan Perak, Sultan Nazrin Muizzuddin Shah di Istana Iskandariah, Sabtu (12/5/2018). Ahmad Faizal menjadi Menteri Besar Perak ke-12. Menteri Besar serupa dengan gubernur di Indonesia. Pelantikan dihadiri […]

  • Hak Interpelasi Bukan Menjatuhkan Bupati

    Hak Interpelasi Bukan Menjatuhkan Bupati

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengusulan hak interpelasi kepada bupati Madina bukan dalam rangka menjatuhkan sang kepala daerah, melainkan meminta penjelasan soal kondisi Madina dan pengelolaan pemerintahan yang dinilai banyak masalah dewasa ini. Dalam temu pers, Rabu (10/12) Ketua Fraksi Golkar Madina, As Imran Khaitamy Daulay menyatakan bahwa usul hak interplasi DPRD Madina bertujuan […]

  • Ibu Bunuh Anak Kandung, Buah dari Demokrasi

    Ibu Bunuh Anak Kandung, Buah dari Demokrasi

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Radayu Irawan, S.Pt Tinggal di Padangsidimpuan Lagi, dan terus berulang. Bak buih di lautan. Kali ini kasus pembunuhan anak kandung berasal dari Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara. Ibu muda (30) berinisial MT tega membunuh ketiga anak balitanya yang berinisial YL (5), SL (4), dan DL (2). Ketiganya tewas dalam keadaan leher tergorok. […]

  • Sorikmas Mining Didesak Berproduksi atau Angkat Kaki

    Sorikmas Mining Didesak Berproduksi atau Angkat Kaki

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski telah 24 tahun berada di Mandailing Natal, namun PT. Sorikmas Mining belum juga berproduksi. Itu sangat disesalkan DPRD Mandailing Natal (Madina). Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis mendesak manajemen PT Sorikmas Mining segera menyelesaikan pembangungan konstruksi agar cepat dapat beroperasi, sehingga dapat berkontribusi terhadap ekonomi daerah. “Kalau tidak mampu, ya […]

  • Survei: Pancasila Masih Dibutuhkan "Masih ada diskriminasi terhadap Pancasila, belum diakui, pemerintah masih setengah hati."

    Survei: Pancasila Masih Dibutuhkan "Masih ada diskriminasi terhadap Pancasila, belum diakui, pemerintah masih setengah hati."

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Badan Pusat Statistik menemukan dalam surveinya, publik masih membutuhkan Pancasila. Dari 12.000 responden yang ditanya, 79,26 persen menyatakan Pancasila penting dipertahankan. “Sementara 89 persen masyarakat berpendapat permasalahan bangsa, disebabkan kurangnya pemahaman nilai-nilai Pancasila,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melansir hasil survei itu dalam pidato kebangsaan di Gedung MPR, Rabu 1 Juni 2011. Berdasarkan survei itu, […]

  • Ketidakpastian Nasib Honorer

    Ketidakpastian Nasib Honorer

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Natal) – Ketidakpastian nasib sedang menyelimuti honorer Tenaga Suka Rela (TKS) di Mandailing Natal (Madina). Situasi ini bermula saat kepala OPD mengeluarkan surat edaran pada awal januari 2022 yang menyebutkan masa bakti tenaga honorer untuk tahun 2021 telah berakhir. Sejak saat itu sampai hari ini, Rabu (20/4) baik gaji maupun SK penugasan untuk […]

expand_less