Minggu, 18 Okt 2026
light_mode

Andi Kembali Diancam Fatori

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
  • print Cetak


SIANTAR- Kontributor Trans TV Andi Siahaan kembali mendapat ancaman dari Kapolresta Siantar AKBP Fatori SIk, Minggu (5/12) pagi. Kabar ini diketahui melalui berita yang beredar ke email sejumlah wartawan di Siantar. Dalam email tersebut, Andi mengatakan bahwa Fatori mengancam akan menghabisi nyawanya jika keluar dari tahanan.

“Sekitar pukul 8.10 WIB, Minggu (5/12), Fatori mendatangi ruang tahanan. Dia mengancam saya dengan kata-kata, ‘Saya tak takut dicopot, saya masih 15 tahun lagi dinas. Lihat, kalau kamu keluar, akan saya bikin sengsara kamu.’ Setelah itu dia mengatakan saya menfitnah Fatori. Dia bilang tidak melakukan pemukulan. Lalu saya bilang saya tidak memfitnah. Tiba tiba dia meludahi saya. Dan dikatakannya, ‘Saya sudah lama tidak menembak kepala orang dan menjilat darahnya, saya tunggu kamu di luar ya! Peristiwa tersebut disaksikan 7 tahanan lain dan beberapa orang petugas jaga.”

Demikian isi email yang dikatakan berasal dari Andi Siahaan. Hal ini tidak dibantah Jhonli Sinaga SH, kuasa hukum Andi. Jhonli mengatakan, ia juga mendengar ada pengancaman terhadap Andi pada Minggu pagi.

“Benar, saya tadi dengar dari istrinya. Kita tidak tahu bagaimana caranya dia memberi kabar. Kita tunggu sama-sama dia keluar,” kata Jhonly melalui beberapa pesan singkat kepada METRO SIANTAR (grup Sumut Pos).

Sementara, L br Panjaitan, istri Andi, tidak berhasil dimintai keterangan melalui ponselnya, Minggu (5/12) malam. Seorang perempuan yang mengaku keponakannya, mengatakan bahwa L br Panjaitan sedang pergi berobat akibat kurang sehat.

“Baru saja pergi, tante sedang sakit dan pergi berobat,” kata wanita tersebut.
Sebelumnya, Minggu (5/12) pagi, kru koran ini juga menerima sebuah SMS dari nomor 08788551xxxx yang mengaku dari Andi Siahaan. Dalam pesan singkat tersebut, Andi meminta alamat email wartawan dan mengatakan dia belum bebas dari tahanan dan akan mengirim email saat jam besuk.

Sambut Kapolresta Baru
Sementara, sejumlah warga Siantar mengaku gembira mengetahui adanya rencana serah jabatan (sertijab) Kapolresta, Senin (6/12) hari ini. Menurut mereka, keputusan itu sudah tepat dan sebaiknya sudah dilakukan sejak jauh hari.
Iwan, warga Jalan Rakutta Sembiring, mengatakan, selama setahun ini warga Siantar selalu dikejar rasa ketakutan karena banyaknya tindak kejahatan tak tertanggulangi ditambah sikap arogan Kapolresta AKBP Fatori SIk.

Salah seorang anggota kepolisian Polres Simalungun bahkan angkat bicara dan berharap Kapolresta baru bisa menjalin kerja sama yang baik dengan Polres Simalungun dalam menciptakan keamanan di Siantar.

“Kita harap Kapolresta yang baru bisa menjalin kerja sama yang baik dengan masyarakat dan elemen-elemen lain. Tidak seperti yang kemarin,” ujar polisi tersebut.

Dia berharap situasi semasa Fatori tidak terulang kembali, terutama kepada anggota polisi. “Dulu kami juga pernah kena marah sama dia (Fatori, red) sewaktu membantu pemilukada di Siantar dan ketika bertanding sepakbola. Itu kan hal yang sangat tidak patut dilakukan seorang perwira menengah. Semoga Kapolresta yang baru bisa kembali menyegarkan hubungan antara Polresta dengan instansi yang lainnya,” ujarnya lagi.

Sebagaimana diberitakan, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Drs Oegroseno SH mencopot Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Fathori dari jabatannya sebagai Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolres) Siantar.

Pencopotan itu dilakukan terkait insiden penangkapan Andi Siahaan, wartawan salah satu televisi swasta yang bertugas di Pematangsiantar, baru-baru ini. Bahkan, sempat beredar informasi bahwa Kapolresta menganiaya wartawan tersebut yang ditahan di Polres. “Dia kita mutasi dan ditarik bertugas di Polda,” jelas Kapolda Irjen Pol Drs Oegroseno SH usai salat Jumat di Mapolda Sumut, (3/12).

Andi Siahaan dianiaya Fatori di ruang tahanan, yakni dipukul dengan tangan kosong dan sarung tinju. Bahkan dalam keadaan tangan diborgol, tubuh Andi juga dibenturkan ke dinding. Akibatnya, bibir suami L boru Panjaitan ini pecah dan berdarah.

Kepada istrinya, Andi menceritakan kronologis penganiayaan itu dan karena tidak senang dengan perlakuan tersebut, L boru Panjaitan menuju Medan membuat pengaduan ke Polda Sumut, Kamis (2/12). Laporan itu direspon Kapolda dan memerintahkan Kabid Humas Kombes Pol Baharuddin dan Kabid Propam Kombes Pol Edi Napitupulu, melakukan penyelidikan ke Polres Pematangsiantar.

Sebelumnya, Sabtu (8/5) lalu, Fatori juga pernah mengamuk kepada sejumlah wartawan. Kapolresta mengamuk dengan melemparkan tongkat kehormatannya dan topi kepada sedikitnya 8 wartawan yang hendak konfirmasi. Bukan itu saja, Fatori juga mengajak wartawan duel dengan membuka bajunya.

Peristiwa itu berawal saat sejumlah wartawan melakukan peliputan tentang oknum Bikers Mitra Polri (BMP) yang ditahan di Mapolresta Siantar. Diduga penahanan dilakukan terhadap anggota BMP bernama Andika (30), warga Jalan Manambin Kelurahan Timbang Galung tidak sesuai prosedur. Selanjutnya sejumlah wartawan melakukan peliputan di Mapolresta. Setelah satu jam wartawan menunggu selesai pemeriksaan Andika, tiba-tiba Kapolresta Siantar AKBP Fatori SIk tiba di Mapolresta. (ara/mag-16/smg)
Sumber: Sumut POs

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Golkar Hunjuk Atika Bertarung di Pilkada Madina 2024

    Golkar Hunjuk Atika Bertarung di Pilkada Madina 2024

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Atika Azmi Utammi Nasution memperoleh surat perintah dari DPP Partai Golkar untuk bakal calon kepala daerah (Bacakada) di Pilkada Madina 2024. Atika saat ini menjabat Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina). Didampingi pengurus Golkar Madina, Atika secara resmi menerima surat perintah itu yang diserahkan melalui DPD Golkar Sumatera Utara, Rabu (13/12/2023). Surat […]

  • Anggota DPRD Madina Digarap KPK

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua orang anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Ali Mutiara Rangkuti dan Muhammad Zein, Selasa (28/5/2013). Keduanya diperiksa dalam kapasitas saksi untuk melengkapi berkas tersangka Bupati Madina, Hidayat Batubara. “Mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka HB,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi. Pada perkara ini, selain […]

  • Tim Teknis Telusuri Batas Tapsel-Madina

    Tim Teknis Telusuri Batas Tapsel-Madina

    • calendar_month Kamis, 8 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim teknis mulai melakukan penelusuran area perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan dengan Kabupaten Mandailing Natal. Kegiatan ini menindaklanjuti MoU (Memorandum Of Understanding) yang ditandatangani bupati kedua kabupaten. Tapal batas antar kabupaten bertetangga ini menjadi polemik selema beberapa tahun terakhir terutama polemik di tingkat warga desa di perbatasan. Tim teknis dipimpin Kabag Tapem […]

  • Selamatkan Generasi Dari Kaum Pelangi

    Selamatkan Generasi Dari Kaum Pelangi

    • calendar_month Kamis, 20 Jul 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Merajelela! Semakin berani terang-terangan! Kalimat-kalimat tersebut tentu saja muncul dibenak umat ketika mengetahui pergerakan kaum Pelangi yang semakin tidak terkendali. Mereka bukan lagi sosok-sosok yang memiliki rasa malu karena kebodohan pilihannya, tetapi sebaliknya. Kebanggaan yang ditonjolkan karena merasa tidak bersalah sama sekali dari sudut pandang apapun. Keberanian kaum […]

  • Pegawai Honorer Jadi Kades. Ini Kata PMD Madina

    Pegawai Honorer Jadi Kades. Ini Kata PMD Madina

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Terkait Kepala Desa Batang Gadis yang masih ber status honorer di Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas PMD Madina Anjur Brutu mengatakan. Tidak ada aturan yang melanggar hal tersebut selagi Kades itu diberhentikan dari statusnya tenaga honorer apabila ia menang dalam pemilihan […]

  • DCS Dapil 3 Demokrat Madina

    DCS Dapil 3 Demokrat Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 3 Demokrat Madina

expand_less