Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Andi Kembali Diancam Fatori

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
  • print Cetak


SIANTAR- Kontributor Trans TV Andi Siahaan kembali mendapat ancaman dari Kapolresta Siantar AKBP Fatori SIk, Minggu (5/12) pagi. Kabar ini diketahui melalui berita yang beredar ke email sejumlah wartawan di Siantar. Dalam email tersebut, Andi mengatakan bahwa Fatori mengancam akan menghabisi nyawanya jika keluar dari tahanan.

“Sekitar pukul 8.10 WIB, Minggu (5/12), Fatori mendatangi ruang tahanan. Dia mengancam saya dengan kata-kata, ‘Saya tak takut dicopot, saya masih 15 tahun lagi dinas. Lihat, kalau kamu keluar, akan saya bikin sengsara kamu.’ Setelah itu dia mengatakan saya menfitnah Fatori. Dia bilang tidak melakukan pemukulan. Lalu saya bilang saya tidak memfitnah. Tiba tiba dia meludahi saya. Dan dikatakannya, ‘Saya sudah lama tidak menembak kepala orang dan menjilat darahnya, saya tunggu kamu di luar ya! Peristiwa tersebut disaksikan 7 tahanan lain dan beberapa orang petugas jaga.”

Demikian isi email yang dikatakan berasal dari Andi Siahaan. Hal ini tidak dibantah Jhonli Sinaga SH, kuasa hukum Andi. Jhonli mengatakan, ia juga mendengar ada pengancaman terhadap Andi pada Minggu pagi.

“Benar, saya tadi dengar dari istrinya. Kita tidak tahu bagaimana caranya dia memberi kabar. Kita tunggu sama-sama dia keluar,” kata Jhonly melalui beberapa pesan singkat kepada METRO SIANTAR (grup Sumut Pos).

Sementara, L br Panjaitan, istri Andi, tidak berhasil dimintai keterangan melalui ponselnya, Minggu (5/12) malam. Seorang perempuan yang mengaku keponakannya, mengatakan bahwa L br Panjaitan sedang pergi berobat akibat kurang sehat.

“Baru saja pergi, tante sedang sakit dan pergi berobat,” kata wanita tersebut.
Sebelumnya, Minggu (5/12) pagi, kru koran ini juga menerima sebuah SMS dari nomor 08788551xxxx yang mengaku dari Andi Siahaan. Dalam pesan singkat tersebut, Andi meminta alamat email wartawan dan mengatakan dia belum bebas dari tahanan dan akan mengirim email saat jam besuk.

Sambut Kapolresta Baru
Sementara, sejumlah warga Siantar mengaku gembira mengetahui adanya rencana serah jabatan (sertijab) Kapolresta, Senin (6/12) hari ini. Menurut mereka, keputusan itu sudah tepat dan sebaiknya sudah dilakukan sejak jauh hari.
Iwan, warga Jalan Rakutta Sembiring, mengatakan, selama setahun ini warga Siantar selalu dikejar rasa ketakutan karena banyaknya tindak kejahatan tak tertanggulangi ditambah sikap arogan Kapolresta AKBP Fatori SIk.

Salah seorang anggota kepolisian Polres Simalungun bahkan angkat bicara dan berharap Kapolresta baru bisa menjalin kerja sama yang baik dengan Polres Simalungun dalam menciptakan keamanan di Siantar.

“Kita harap Kapolresta yang baru bisa menjalin kerja sama yang baik dengan masyarakat dan elemen-elemen lain. Tidak seperti yang kemarin,” ujar polisi tersebut.

Dia berharap situasi semasa Fatori tidak terulang kembali, terutama kepada anggota polisi. “Dulu kami juga pernah kena marah sama dia (Fatori, red) sewaktu membantu pemilukada di Siantar dan ketika bertanding sepakbola. Itu kan hal yang sangat tidak patut dilakukan seorang perwira menengah. Semoga Kapolresta yang baru bisa kembali menyegarkan hubungan antara Polresta dengan instansi yang lainnya,” ujarnya lagi.

Sebagaimana diberitakan, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Drs Oegroseno SH mencopot Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Fathori dari jabatannya sebagai Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolres) Siantar.

Pencopotan itu dilakukan terkait insiden penangkapan Andi Siahaan, wartawan salah satu televisi swasta yang bertugas di Pematangsiantar, baru-baru ini. Bahkan, sempat beredar informasi bahwa Kapolresta menganiaya wartawan tersebut yang ditahan di Polres. “Dia kita mutasi dan ditarik bertugas di Polda,” jelas Kapolda Irjen Pol Drs Oegroseno SH usai salat Jumat di Mapolda Sumut, (3/12).

Andi Siahaan dianiaya Fatori di ruang tahanan, yakni dipukul dengan tangan kosong dan sarung tinju. Bahkan dalam keadaan tangan diborgol, tubuh Andi juga dibenturkan ke dinding. Akibatnya, bibir suami L boru Panjaitan ini pecah dan berdarah.

Kepada istrinya, Andi menceritakan kronologis penganiayaan itu dan karena tidak senang dengan perlakuan tersebut, L boru Panjaitan menuju Medan membuat pengaduan ke Polda Sumut, Kamis (2/12). Laporan itu direspon Kapolda dan memerintahkan Kabid Humas Kombes Pol Baharuddin dan Kabid Propam Kombes Pol Edi Napitupulu, melakukan penyelidikan ke Polres Pematangsiantar.

Sebelumnya, Sabtu (8/5) lalu, Fatori juga pernah mengamuk kepada sejumlah wartawan. Kapolresta mengamuk dengan melemparkan tongkat kehormatannya dan topi kepada sedikitnya 8 wartawan yang hendak konfirmasi. Bukan itu saja, Fatori juga mengajak wartawan duel dengan membuka bajunya.

Peristiwa itu berawal saat sejumlah wartawan melakukan peliputan tentang oknum Bikers Mitra Polri (BMP) yang ditahan di Mapolresta Siantar. Diduga penahanan dilakukan terhadap anggota BMP bernama Andika (30), warga Jalan Manambin Kelurahan Timbang Galung tidak sesuai prosedur. Selanjutnya sejumlah wartawan melakukan peliputan di Mapolresta. Setelah satu jam wartawan menunggu selesai pemeriksaan Andika, tiba-tiba Kapolresta Siantar AKBP Fatori SIk tiba di Mapolresta. (ara/mag-16/smg)
Sumber: Sumut POs

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penerima Raskin di Panyabungan Dikutip Baiya Transpor

    Penerima Raskin di Panyabungan Dikutip Baiya Transpor

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Warga Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengeluhkan harga beras bagi keluarga miskin (Raskin) pada November 2010 sebesar Rp 2.000/kg. Padahal, harga sebelumnya Rp 1.600/kg. Naiknya harga karena warga dibebani biaya transportasi Rp 400/kg. “Kita merasa keberatan karena yang kita tahu harga Raskin hanya Rp 1.600/Kg. Kalau alasannya untuk biaya operasional […]

  • Cukup Bukti, Polres Madina Tahan Kades dan Sekdes Tegal Sari Natal

    Cukup Bukti, Polres Madina Tahan Kades dan Sekdes Tegal Sari Natal

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Kepala Desa dan Sekdes Desa Tegal Sari Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal akhirnyan resmi dilakukan penahanan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mandailing Natal (Madina). Penahanan ini dilakukan sejak selasa pasca ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan anak dibawah umur yang video nya viral “Kedua tersangka ditahan sejak Selasa kemarin pasca […]

  • “Holong Mangalap Holong” Esensi Reses Fahrizal Efendi Nasution

    “Holong Mangalap Holong” Esensi Reses Fahrizal Efendi Nasution

    • calendar_month Jumat, 9 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Falsafah Holong mangalap holong, holong mangalap domu kembali menjadi esensi penting dalam rangkaian reses Anggota DPRD Sumut, H. Fahrizal Efenfi Nasution, SH di Mandailing Natal dalam sepekan ini. Itu merupakan falsafah Mandailing dalam dimensi pereratan hubungan antar individu dalam pranata sosial. Secara harfiah Holong mangalap holong, holong mangalap domu adalah “sayang […]

  • Geng motor kembali merampas

    Geng motor kembali merampas

    • calendar_month Senin, 24 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO)- Untuk kesekian kalinya, komplotan geng motor kembali beraksi di Medan. Aksi kali ini adalah melakukan perampasan sepeda motor M Ikhsan (25) warga Jalan Rahmadsyah Gang Silahturahmi Kelurahan Kota Matsum II Kecamatan Medan Area. Aksi perampasan sepeda motor korban Yamaha Mio BK 2406 MDR warna putihterjadi di Jalan HM Yamin Simpang Jalan Sentosa Baru, […]

  • Harga Karet Membaik di Madina

    Harga Karet Membaik di Madina

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Harga karet dalam satu minggu terakhir beranjak naik di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Di pasar karet Kotanopan, Sabtu (24/8) harga tertinggi mencapai Rp.11.000/ Kg. Di pasar Bukit Malintang, Minggu (25/8) mencapai Rp.8.000/ Kg. Sebelumnya atau selama bulan Ramadhan lalu harga karet masih bercokol di kisaran 5.000 hingga 7.000 rupiah per kilo […]

  • Idris Laena bantah peras BUMN

    Idris Laena bantah peras BUMN

    • calendar_month Kamis, 8 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, (MO) – Anggota DPR RI dari Idris Laena menegaskan dirinya tidak pernah melakukan pemerasan sama sekali terhadap BUMN seperti yang disampaikan Menteri Dahlan Iskan. “Atas tuduhan tersebut, saya menyatakan dengan tegas, tidak benar sama sekali,” kata Idris Laena dalam keterangan persnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis. Ia menambahkan, dirinya juga kecewa kepada Dahlan […]

expand_less