Minggu, 8 Nov 2026
light_mode

Andi Kembali Diancam Fatori

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
  • print Cetak


SIANTAR- Kontributor Trans TV Andi Siahaan kembali mendapat ancaman dari Kapolresta Siantar AKBP Fatori SIk, Minggu (5/12) pagi. Kabar ini diketahui melalui berita yang beredar ke email sejumlah wartawan di Siantar. Dalam email tersebut, Andi mengatakan bahwa Fatori mengancam akan menghabisi nyawanya jika keluar dari tahanan.

“Sekitar pukul 8.10 WIB, Minggu (5/12), Fatori mendatangi ruang tahanan. Dia mengancam saya dengan kata-kata, ‘Saya tak takut dicopot, saya masih 15 tahun lagi dinas. Lihat, kalau kamu keluar, akan saya bikin sengsara kamu.’ Setelah itu dia mengatakan saya menfitnah Fatori. Dia bilang tidak melakukan pemukulan. Lalu saya bilang saya tidak memfitnah. Tiba tiba dia meludahi saya. Dan dikatakannya, ‘Saya sudah lama tidak menembak kepala orang dan menjilat darahnya, saya tunggu kamu di luar ya! Peristiwa tersebut disaksikan 7 tahanan lain dan beberapa orang petugas jaga.”

Demikian isi email yang dikatakan berasal dari Andi Siahaan. Hal ini tidak dibantah Jhonli Sinaga SH, kuasa hukum Andi. Jhonli mengatakan, ia juga mendengar ada pengancaman terhadap Andi pada Minggu pagi.

“Benar, saya tadi dengar dari istrinya. Kita tidak tahu bagaimana caranya dia memberi kabar. Kita tunggu sama-sama dia keluar,” kata Jhonly melalui beberapa pesan singkat kepada METRO SIANTAR (grup Sumut Pos).

Sementara, L br Panjaitan, istri Andi, tidak berhasil dimintai keterangan melalui ponselnya, Minggu (5/12) malam. Seorang perempuan yang mengaku keponakannya, mengatakan bahwa L br Panjaitan sedang pergi berobat akibat kurang sehat.

“Baru saja pergi, tante sedang sakit dan pergi berobat,” kata wanita tersebut.
Sebelumnya, Minggu (5/12) pagi, kru koran ini juga menerima sebuah SMS dari nomor 08788551xxxx yang mengaku dari Andi Siahaan. Dalam pesan singkat tersebut, Andi meminta alamat email wartawan dan mengatakan dia belum bebas dari tahanan dan akan mengirim email saat jam besuk.

Sambut Kapolresta Baru
Sementara, sejumlah warga Siantar mengaku gembira mengetahui adanya rencana serah jabatan (sertijab) Kapolresta, Senin (6/12) hari ini. Menurut mereka, keputusan itu sudah tepat dan sebaiknya sudah dilakukan sejak jauh hari.
Iwan, warga Jalan Rakutta Sembiring, mengatakan, selama setahun ini warga Siantar selalu dikejar rasa ketakutan karena banyaknya tindak kejahatan tak tertanggulangi ditambah sikap arogan Kapolresta AKBP Fatori SIk.

Salah seorang anggota kepolisian Polres Simalungun bahkan angkat bicara dan berharap Kapolresta baru bisa menjalin kerja sama yang baik dengan Polres Simalungun dalam menciptakan keamanan di Siantar.

“Kita harap Kapolresta yang baru bisa menjalin kerja sama yang baik dengan masyarakat dan elemen-elemen lain. Tidak seperti yang kemarin,” ujar polisi tersebut.

Dia berharap situasi semasa Fatori tidak terulang kembali, terutama kepada anggota polisi. “Dulu kami juga pernah kena marah sama dia (Fatori, red) sewaktu membantu pemilukada di Siantar dan ketika bertanding sepakbola. Itu kan hal yang sangat tidak patut dilakukan seorang perwira menengah. Semoga Kapolresta yang baru bisa kembali menyegarkan hubungan antara Polresta dengan instansi yang lainnya,” ujarnya lagi.

Sebagaimana diberitakan, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Drs Oegroseno SH mencopot Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Fathori dari jabatannya sebagai Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolres) Siantar.

Pencopotan itu dilakukan terkait insiden penangkapan Andi Siahaan, wartawan salah satu televisi swasta yang bertugas di Pematangsiantar, baru-baru ini. Bahkan, sempat beredar informasi bahwa Kapolresta menganiaya wartawan tersebut yang ditahan di Polres. “Dia kita mutasi dan ditarik bertugas di Polda,” jelas Kapolda Irjen Pol Drs Oegroseno SH usai salat Jumat di Mapolda Sumut, (3/12).

Andi Siahaan dianiaya Fatori di ruang tahanan, yakni dipukul dengan tangan kosong dan sarung tinju. Bahkan dalam keadaan tangan diborgol, tubuh Andi juga dibenturkan ke dinding. Akibatnya, bibir suami L boru Panjaitan ini pecah dan berdarah.

Kepada istrinya, Andi menceritakan kronologis penganiayaan itu dan karena tidak senang dengan perlakuan tersebut, L boru Panjaitan menuju Medan membuat pengaduan ke Polda Sumut, Kamis (2/12). Laporan itu direspon Kapolda dan memerintahkan Kabid Humas Kombes Pol Baharuddin dan Kabid Propam Kombes Pol Edi Napitupulu, melakukan penyelidikan ke Polres Pematangsiantar.

Sebelumnya, Sabtu (8/5) lalu, Fatori juga pernah mengamuk kepada sejumlah wartawan. Kapolresta mengamuk dengan melemparkan tongkat kehormatannya dan topi kepada sedikitnya 8 wartawan yang hendak konfirmasi. Bukan itu saja, Fatori juga mengajak wartawan duel dengan membuka bajunya.

Peristiwa itu berawal saat sejumlah wartawan melakukan peliputan tentang oknum Bikers Mitra Polri (BMP) yang ditahan di Mapolresta Siantar. Diduga penahanan dilakukan terhadap anggota BMP bernama Andika (30), warga Jalan Manambin Kelurahan Timbang Galung tidak sesuai prosedur. Selanjutnya sejumlah wartawan melakukan peliputan di Mapolresta. Setelah satu jam wartawan menunggu selesai pemeriksaan Andika, tiba-tiba Kapolresta Siantar AKBP Fatori SIk tiba di Mapolresta. (ara/mag-16/smg)
Sumber: Sumut POs

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kaki Aldi Masih Bisa Diselamatkan, Tanpa Amputasi

    Kaki Aldi Masih Bisa Diselamatkan, Tanpa Amputasi

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kaki kiri Aldi Subhandi Hasibuan dimungkinkan masih bisa diselamatkan dari ancaman amputasi. Kemungkinan itu diketahui setelah Aldi dibawa keluarganya berobat ke Jakarta dengan pola pengobatan medis plus herbal. “Aldi Hasibuan sekarang sedang menjalani pengobatan medis dan herbal. Menurut dokternya, pengeobatan itu bisa sembuh tanpa operasi (amputasi). Tentu saja, kita sangat bersyukur […]

  • Bupati Dukung Pertumbuhan UMKM Termasuk Kampoeng Kaos Madina

    Bupati Dukung Pertumbuhan UMKM Termasuk Kampoeng Kaos Madina

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Bupati Madina H. Saipullah Nasution   Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution memiliki perhatian terhadap keberadaan UMKM di daerah ini. Termasuk Kampoeng Kaos Madina. Dalam wawancara singkat Mandailing Online via WhatsAap, Jum’at (31/7/2026) beliau berketapan hati mendorong pertumbuhan semua UMKM di Madina. Dalam wawancara itu Mandailing Online secara khusus menyebut Kampoeng Kaos Madina sebagai industri […]

  • DPRD Madina Sahkan Sukhairi-Atika

    DPRD Madina Sahkan Sukhairi-Atika

    • calendar_month Rabu, 9 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) menetapkan mensahkan Jakfar Sukhairi Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution sebagai bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilkada 2020. Pengesahan berlangsung dalam rapat paripurna istimewa, Rabu (9/6/2021) melanjuti surat keputusan KPU Madina, Senin lalu. DPRD Madina juga mengumumkan masa jabatan Bupati Dahlan Hasan Nasution dan Wakil Bupati Muhammad Jakhfar […]

  • BANDARA DI TENGAH JALAN ASPAL (bagian 2)

    BANDARA DI TENGAH JALAN ASPAL (bagian 2)

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum Mengapa Bus, Travel, dan Moda Darat Tetap Menjadi Tulang Punggung Madina Dalam euforia membicarakan bandara, ada satu kelompok yang tidak boleh dilupakan: para pelaku angkutan umum darat. Karena jauh sebelum bandara hadir, yang menjaga keterhubungan Madina dengan dunia luar adalah: * bus AKAP, * travel Medan–Madina, * trayek Madina–Padang, * […]

  • Demokrat Proses Pemecatan Bupati Mandailing Natal
    Tak Berkategori

    Demokrat Proses Pemecatan Bupati Mandailing Natal

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

                    JAKARTA – Partai Demokrat meminta Bupati Mandailing Natal Hidayat Batubara mengundurkan diri dari jabatannya di partai berlambang bintang mercy. Pasalnya, Bupati yang juga Politisi Demokrat telah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Beliau harus mengundurkan diri sesuai pakta integritas,” kata Wasekjen Demokrat Ramadhan Pohan di Gedung DPR, Jakarta, […]

  • THR Bukan Andalan Kesejahteraan

    THR Bukan Andalan Kesejahteraan

    • calendar_month Senin, 11 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Novida Sari, S.Kom Ketua Majelis Taklim Islam Kaffah Mandailing Natal   Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) tengah menggodok aturan detail mengenai pembayaran tunjangan hari raya atau THR pada tahun ini. Bahkan seiring dengan tren pemulihan industri domestik sebagai dampak pandemi dua tahun terakhir, pembayaran THR harus dilakukan secara penuh. Tidak diperbolehkan bagi para pengusaha […]

expand_less