Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Timor Leste v Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
  • print Cetak

Pantang Anggap Remeh

SIDOARJO, – Perjalanan Indonesia untuk menjadi juara piala AFF U-19 tahun 2013 kian dekat. Dalam laga babak semifinal, Indonesia akan berjumpa dengan saudara mudanya, Timor Leste yang bakal digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo sore (20/9) ini (Siaran langsung MNC TV pukul 16.00 WIB).

Kedua tim menunjukkan kesiapannya dalam latihan kemarin sore. Berlatih secara terpisah, Garuda Jaya-julukan Indonesia U-19-berlatih di Gelora Delta Sidoarjo. Sementara itu, Timor Leste berlatih di stadion Jenggolo. Status juara grup A yang disematkan pada penggawa Timor tentu tak bisa dianggap remeh oleh pasukan Garuda.

Indra Sjafri, pelatih Indonesia, menjelaskan bahwa saat ini dirinya sudah menyiapkan stragtegi untuk melawan Negeri Timor Loro Sae, sebutan Timor Leste. “Kami sudah lihat video pertandingan mereka. Dalam latihan ini sudah kami simulasikan,” katanya kemarin.

Cara bermain Garuda Jaya yang mengandalkan umpan-umpan pendek dan kecepatan pemainnya masih menjadi andalan Indra. “Gaya permainan yang sudah ada tetap akan kami pertahanankan,” imbuhnya. Tentu dengan variasi umpan silang dan true pass yang biasa dilakukan Evan Dimas diharapkan terus bisa terapkan.

Sejauh ini, pemain Indonesia cukup siap dengan segala jeda istirahat yang mepet yang dimiliki. Hansamu Yama Pranata dan M Fatchu Rahman sudah siap dimainkan. “Semua pemain sudah siap. Termasuk yang cedera dan yang terkena akumulasi kartu,” terangnya.

Saat disinggung soal penjagaan pemain Timor, Indra mengakui tak akan menerapkan penjagaan khusus. “Sejak awal kita tak menjaga satu posisi pemain. Semua pemain Garuda Jaya harus fokus di posisinya masing-masing,” bebernya. Namun begitu, Indra memang mengakui bahwa Timor Leste saat ini menjadi kekuatan baru di sepakbola Asean khususnya kelompok junior.

Di lain sisi, Norio Tsukitate, pelatih Timor Leste menjelaskan bahwa timnya memang cukup takut menghadapi timnas Indonesia. “Kami akan mewaspadai Indonesia. Mereka tim bagus,” katanya. Norio mengakui bahwa pemain Indonesia punya kualitas teknik dan skill individu yang mumpuni.

“Itu yang jersey nomor 6 (Evan Dimas, red) Indonesia, punya kualitas yang bagus. Dia terlihat menonjol bagi Indonesia,” jelasnya. Dirinya akan menginstruksikan timnya untuk melakukan penjagaan ekstra kepada pemain Garuda Jaya. Norio menjelaskan bahwa pemain Indonesia punya kecepatan dan pola serangan yang berbahaya.

“Aspek tersebut akan kami jadikan bahan untuk strategi yang akan kami matangkan malam ini (kemarin, Red),” jelasnya. Pelatih asal jepang itu pun menekankan bahwa pemainnya tak perlu takut berlebihan.

Karena, menurutnya semua pemain Timor Leste punya fighting spirit yang tinggi. “Kami yakin dengan semangat anak-anak,” tandasnya. (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPBD Hanya Datang untuk Foto-foto

    BPBD Hanya Datang untuk Foto-foto

    • calendar_month Jumat, 24 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – BPBD Mandailing Natal (Madina) dinilai setengah hati dalam melakukan pencarian korban hanyut di Natal. Bahkan BPBD disebut hanya datang untuk foto-foto. Demikian pengakuan Izhar Basri Batubara, kakak sulung Zein Bisri Batubara korban hanyut di sungai Batang Natal pada Minggu (19/12) pekan lalu. Meski demikian, Ishar tetap menyampaikan ucapan terima kasih atas […]

  • GERAKAN AMAL “KOIN CINTA UNTUK KARNIAWAN NASUTION”

    GERAKAN AMAL “KOIN CINTA UNTUK KARNIAWAN NASUTION”

    • calendar_month Rabu, 27 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Balita Malang Lahir Tanpa Anus, Usus Terburai Dan Tanpa Testis) Oleh : Nurhakimah Lubis, S.Pd.I Ada ungkapan sindiran dan protes sosial “Orang Miskin Dilarang Sakit” yang sudah akrab ditelinga kita. Sebuah realitas miris yang berbanding lurus dengan kenyataan pahit yang dialami Karniawan Nasution (balita Malang dengan usia 15 bulan asal Desa Muara bangko Kec. Ranto […]

  • Jiwa Yang Terpenjara

    Jiwa Yang Terpenjara

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Esai : Lastriana Limbong, S.Ds   Pernah nggak sih kalian merasa kalau hidup tuh gitu-gitu aja. Rasanya rutinitas harian kian membosankan. Bangun tidur, mandi, makan, kerja, makan lagi, mandi lagi, makan lagi, tidur lagi. Siklusnya konstan, berputar bagai lingkaran bianglala. Hidupmu bagai penjara, resah, tidak ada bahagia yang paripurna. Kamu mendamba kehidupan penuh gairah seperti […]

  • Target Razia Kosong, Wabup Atika: Tidak Ada Kebocoran Informasi

    Target Razia Kosong, Wabup Atika: Tidak Ada Kebocoran Informasi

    • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga tempat yang menjadi target razia Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) pada Jumat (28/1) ditemukan dalam keadaan kosong. Kosongnya ketiga tempat itu, kata Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, bukan karena adanya kebocoran informasi razia. “Dalam kegiatan ini tidak ada istilah tidak membuahkan hasil. Kita, kan, sudah nasehati pemilik tempat. […]

  • Ini Penjelasan Atika Tentang Lingkup Tugas Tim Investigasi PLTP

    Ini Penjelasan Atika Tentang Lingkup Tugas Tim Investigasi PLTP

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga kini masih banyak masyarakat Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara yang belum memahami lingkup tugas Tim Investigasi Daerah yang melakukan investigasi pasca peristiwa dugaan paparan zat beracun di lokasi PT SMGP 6 Maret 2022. Akibanya muncul simpang siur penilaian masyarakat terhadap kinerja Tim Investigasi Daerah yang dibentuk Pemkab Madina dan […]

  • 28 Pucuk Senjata Api Rakitan Disita Polisi

    28 Pucuk Senjata Api Rakitan Disita Polisi

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SAMBAS – Polres Sambas menyita sebanyak 28 pucuk senjata rakitan dari tangan masyarakat yang merupakan sisa dari kerusuhan etnis di Sambas beberapa tahun lalu. “Sebanyak 28 pucuk senjata api ini, merupakan hasil kesadaran masyarakat untuk memberikannya kepada pihak kepolisian untuk dimusnahkan,” ujar Kapolres Sambas, AKBP Pahala Hotma Mangatur Panjataitan, Kamis (28/04/2011). Menurutnya 28 pucuk senjata […]

expand_less